| Beranie Gagal Commercial |
Cara Pasang Banner
|
| Donasikan Blog Ini |
|
|
| Beranie Gagal Award |
|
| Beranie Gagal Partners |

BERHADIAH 30 JUTA KLIK DISINI
|
| Hubungi Kami |
|
|
| Quote's Of The Day |
|
|
|
| Wednesday, November 30, 2011
|
|
Dua Kotak
|
"Ada di tanganku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga." kata-Nya.
"Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam. Dan masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna emas."
Aku melakukan apa yang Tuhan katakan. Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam.
Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak berwarna emas.
Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat. Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula. Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam.
Kini aku tahu jawabannya. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar.
Aku tunjukkan lubang itu pada Tuhan dan bertanya,
"Kemanakah perginya semua penderitaanku?"
Tuhan tersenyum hangat padaku.
"AnakKu, semua penderitaanmu berada padaKu." Aku bertanya kembali,
"Tuhan, mengapa Engkau memberikan dua buah kotak, kotak emas dan kotak hitam yang berlubang?"
"AnakKu, kotak emas Kuberikan agar kau senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu."
Ingat-ingatlah semua kebahagiaanmu agar kau senantiasa merasakan kebahagiaan. Campakkan penderitaanmu agar kau melupakannya...
Sumber: Anonymous Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:21:00 AM
  |
|
|
|
| Thursday, November 24, 2011
|
|
Gagal Jadi OB Malah Jadi Milliarder
|
|
Selamat pagi sahabat Miracle (sammy). Setelah beberapa hari tidak menyapa sahabat, maka terasa begitu kangen ingin menyapa sahabat-sahabat yang penuh keajaiban. Hari ini tentunya adalah hari yang selalu menghadirkan keajaiban khan. Sahabat Miracle (Sammy), beberapa hari yang lalu saya ditemui seorang client yang begitu terpuruknya akibat tidak lulus masuk di Perguruan Tinggi yang diinginkan nya. Sejak saat itu ia tidak memiliki motivasi dan dorongan kuat untuk memikirkan masa depan. Ia hanya menjalani hidup dengan biasa. Bagi dia, peristiwa kegagalan yang ia alami membuat nya jatuh dan ia seolah merasakan dirinya adalah orang yang paling tidak beruntung.
Sahabat Miracle (Sammy), kita banyak menemui orang seperti itu di luar sana, biasanya mereka hidup secara prefeksionis dan menolak kegagalan mereka. Hal berbeda terjadi pada seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.
"Anda diterima bekerja" katanya. "Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja." Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '. "Maafkan aku", kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan. "
Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku. Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10kg peti tomat. Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.
5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa. Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan. Ketika percakapan broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.
Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."
broker itu menjawab ingin tahu mengapa ia tidak punya email,
'Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? "
Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"
Sahabat Miracle (sammy), selalu ada keajaiban dibalik kegagalan yang kita alami. Saat kita fokus dengan tujuan dan bukan nya dengan proses yang terjadi maka keajaiban dengan mudahnya hadir dalam diri kita. Kunci kedua adalah membangun rasa syukur pada kegagalan, karena kegagalan adalah salah satu dari 7 keajaiban yang ada pada diri manusia.
Selamat Beraktivitas, BE MIRACLE CAUSE MIRACLE IN YOU
Yudhi K Gunawan #1 Miracle Coach in Indonesia Coaching | Clinical Therapy | Trainer Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:31:00 AM
  |
|
|
|
| Tuesday, November 22, 2011
|
|
Beranie Gagal Oktober 2011 Versi PDF Sudah Ada
|
Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!
Sekarang sudah tersedia Blog Beranie Gagal Oktober 2011 versi PDF (offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book Beranie Gagal > Arsip 2011.
Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!
Selamat Membaca!
Salam sukses!
Ryan - Doddy Founder & Moderator BeranieGagal.com Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 12:44:00 AM
  |
|
|
|
| Monday, November 21, 2011
|
|
Beban Berat Menuju Puncak Sukses
|
Suatu ketika, seorang pemuda berpetualang ke sebuah tempat untuk mendaki gunung dan menuju ke puncak. Pria ini kemudian berjalan menyusuri jalan setapak menuju lembah gunung untuk memulai pendakian...
Di tengah perjalanan, ia melihat banyak sekali sampah berserakan di sepanjang jalan. Sampah-sampah itu mungkin berasal dari pengunjung yang membuangnya. Sampah tersebut membuat sepanjang jalan menjadi kotor dan tidak nyaman dipandang mata.
Begitu pula dengan pemuda tersebut. Ia sungguh tidak tahan melihat sampah yang berserakan di sepanjang jalan yang dilaluinya. Karena itulah ia memungut sampah itu dan menaruhnya ke dalam kantong plastik. Lalu ia memasukkannya ke dalam tas ransel yang dibawanya. Semakin jauh ia berjalan, semakin banyak pula sampah yang dipungutnya. Tas ranselnya semakin lama semakin berat. Sampai-sampai ia terpaksa menenteng sampah tersebut di tangannya karena tas ranselnya sudah tidak muat lagi.
Tas ranselnya yang semakin berat membuat perjalanannya terhambat. Jalannya semakin melambat, bahkan terlihat kelelahan. Apalagi jalannya semakin menanjak ke atas, ia terlihat makin kesulitan dan terengah-engah.
Kemudian ia bertemu dengan seorang pendaki yang baru saja turun. Pendaki itu merasa aneh dan bertanya pada pemuda itu, "Boleh tahu apa yang sedang kamu bawa? Mengapa bawaanmu banyak sekali?"
Pemuda itu menjawab sambil mengatur napas, "Oh, ini sampah yang kupungut di jalan. Orang-orang sungguh tidak bertanggungjawab membuangnya sembarangan. Aku tidak tahan melihatnya, jadi kuambil saja dan akan kubuang setelah turun nanti."
Pendaki itu tersenyum geli mendengar penjelasan pemuda tersebut. Ia berkata, "Aku kagum dengan tindakanmu. Tapi tahukah kamu sampah yang kamu bawa itu telah memberatkan perjalananmu ke atas sana?"
Pemuda itu sedikit tersadar. Pendaki itu melanjutkan, "Semakin berat bawaanmu, semakin sulit kamu mencapai puncak. Itu semua menguras tenaga dan staminamu. Itu terlihat dari napasmu yang terengah-enagh. Lagipula untuk apa membawa sampah-sampah seperti itu ke atas puncak. Bukankah lebih baik Anda baru memungutnya setelah turun nanti? Bawalah barang seperlunya saja. Semakin ringan diri Anda, semakin mudah mencapai puncak." Lalu pendaki itu pun turun meninggalkannya.
Pesan kepada pembaca:
Dalam perjuangan kita mencapai kesuksesan, seringkali muncul suara-suara yang tidak mengenakkan. Suara-suara itu muncul dalam bentuk ejekan, hinaan, cemoohan, kritikan negatif dan sebagainya. Sebagian orang menerima suara-suara negatif itu dan memasukkannya ke dalam hati. Mereka terus teringat dengan suara-suara negatif sepanjang hari tanpa pernah bisa melupakannya. Sebagian lainnya tidak peduli, cuek dan terus melangkah jauh. Mereka tidak memasukkannya dalam hati, bahkan mereka tidak mempermasalahkannya sedetik pun.
Jika kita terus membawa suara-suara negatif tersebut, langkah kita menuju kesuksesan akan terasa berat. Suara-suara negatif itu bagaikan racun yang bisa melumpuhkan kita sampai tidak bisa berjalan lagi (menyerah). Ini sama seperti pemuda dalam cerita di atas yang membawa sampah tidak berguna yang hanya memberatkan pendakiannya ke puncak gunung.
Jika Anda ingin melangkah dengan ringan menuju kesuksesan, Anda harus bisa menutup telinga Anda dari suara-suara seperti itu dan terus melangkah maju. Suara-suara seperti itu adalah 'sampah' yang hanya mengganggu perjalanan Anda. Anda harus bisa membuang sampah seperti itu, yang hanya akan merepotkan Anda nantinya.
Sampah-sampah negatif seperti itu akan selalu berserakan di sepanjang perjalanan hidup ini. Kita tidak akan bisa menghindarinya. Suara-suara yang positif dan negatif akan silih berganti muncul dalam hidup kita. Tapi keputusan untuk memilih ada di tangan kita. kita bisa memilih untuk membuang suara(sampah) negatif atau memilih untuk membawanya bersama kita.
Maka, bawalah yang berguna dan masukkan ke dalam 'tas ransel' Anda suara-suara yang positif. Sebelumnya, keluarkan semua suara-suara negatif dan buanglah. Dengan begitu, langkah Anda akan lebih ringan dalam mencapai puncak kesuksesan.
From: SUHARDI (penulis buku motivasi "PATTERNS OF SUCCESS") Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 9:52:00 AM
  |
|
|
|
| Friday, November 18, 2011
|
|
Kisah Monyet dan Kuda
|
Alkisah, di tepi sebuah hutan, ada sekawanan monyet melihat pasukan berkuda melintas di depan mereka. Menyaksikan kegagahan para prajurit berkendara di atas pelana kuda, seekor monyet pun menyombongkan diri bahwa menunggang kuda itu masalah mudah! Untuk membuktikan perkataannya, saat pasukan berkuda istirahat, si monyet mengendap-endap mendekati seekor kuda di sana. Hup! Dengan lincah, si monyet naik ke atas punggung kuda.
Kuda yang merasakan hentakan berat di atas punggungnya, terkejut. Ia juga merasa kesakitan karena tarikan erat pada surainya. Maka, ia pun segera meringkik, berlari kencang, sambil menggoyangkan liar badannya ke kiri dan ke kanan. Monyet yang tidak bisa mempertahankan keseimbangan badannya, terpelanting dan jatuh ke tanah dengan keras.
Hewan-hewan lain di hutan, ramai menertawakan kebodohan si monyet. Monyet pun tertunduk malu sambil menahan rasa sakit yang menjalari tubuhnya. Ternyata menunggang kuda tidak semudah yang ia kira!
Katanya, "Kapok deh. Cukup sekali saja aku menunggang kuda! Ternyata tidak sehebat dan seenak yang aku bayangkan. Memang sudah menjadi nasibku, aku tidak akan menunggang kuda lagi seumur hidupku. Aku tidak mau mengulangi lagi kesalahan yang sama."
Saat itu, monyet yang tertua di kelompoknya menjawab, "Jatuh memang menyakitkan, tetapi bukan berarti di kemudian hari kamu tidak akan jatuh lagi, entah dari pohon dan darimana pun. Yang perlu ketahui dan dipelajari adalah mengapa kamu jatuh? Jika kita mau belajar untuk tahu kenapa bisa jatuh, maka kita tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari."
Pembaca yang budiman,
Manusia semasa kecil dan mulai belajar berjalan, tidak peduli berapa kali kita terjatuh, mungkin sakit dan menangis, tetapi secara alami pasti akan bangkit lagi. Melalui proses jatuh bangun, akhirnya manusia bisa berjalan dan berlari seperti sekarang.
Sayangnya justru setelah dewasa, manusia yang sudah jauh lebih pandai, saat mengalami jatuh/ gagal walaupun tanpa rasa sakit, begitu takut untuk bangkit kembali.
Selagi masih muda kita perlu belajar mengenal lebih dekat sifat kegagalan. Bagi saya sendiri, kegagalan adalah vitamin kesuksesan, tidak ada orang besar di dunia ini yang bisa sukses tanpa mengalami kegagalan! Orang-orang sukses mampu mengetahui mengapa mereka gagal, sekaligus siap memperbaiki dan berani berjuang lagi demi mensukseskan apa yang menjadi cita-cita besar mereka.
Mari, jangan takut gagal! Pelajari dan ketahui mengapa kita gagal. Dapatkan jawabannya dan tetapkan target cari cara yang paling efektif, siap menjadi pemenang sejati.
Penulis : Team Andriewongso.com Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 9:18:00 AM
  |
|
|
|
| Tuesday, November 15, 2011
|
|
Ubahlah Sudut Pandang
|
Alkisah, suatu hari, seorang ayah muda membawa anaknya yang baru berusia sekitar 4 tahun untuk bermain di taman hiburan. Mereka sedang menantikan parade menyambut ulang tahun taman hiburan tersebut yang akan digelar mulai petang hari. Setengah jam sebelum atraksi dimulai, si ayah mengajak anaknya menuju tempat menunggu yang dianggap paling strategis untuk menonton parade.
Tak lama kemudian, orang yang berkumpul pun semakin banyak saat parade hendak dimulai. Si anak bergerak ke sana-sini dengan tidak sabar.
"Papa, kapan mulai paradenya?" beberapa kali suara kecilnya nyaring bertanya.
"Sebentar Nak, tuh...sebentar lagi mulai. Sabar ya," kata si ayah menenangkan anaknya.
Tidak lama, terdengar suara sirine tanda dimulainya iring-iringan parade. Drumband pun terdengar menyemarakkan suasana diikuti dengan barisan artis dengan gaun yang berwarna-warni, kereta bunga, sepeda hias; semua indah dan seru. Tetapi si anak kecil yang tadinya berada di baris depan, terdesak ke tengah dan berakhir di pinggang gendongan ayahnya pun mulai menangis.
Si ayah dengan nada tidak sabar berkata, "Ssttt. Diamlah sayang. Parade sudah dimulai, kenapa kamu menangis? Lihat tuh si komodo lewat. Eeehhh, kalau kamu nangis begini, lain kali papa enggak mau ngajak nonton parade lagi lho."
Tetapi si anak tidak menjawab malahan suara tangisnya semakin keras. Akhirnya ayahnya melepaskan gendongannya dan berjongkok untuk melepas kejengkelannya. Tiba-tiba si ayah menyadari, yang dilihat anaknya adalah kerumunan orang, panas dan kepengapan udara. Walaupun sudah digendong di pinggangnya, tetapi tetap saja kerumunan orang membuat anaknya pengap dan tidak bisa melihat parade dengan jelas. Si ayah pun segera mengangkat anaknya dan menaruh di bahunya. Kebebasan dari sesak napas dan melihat parade yang indah, isak kecilnya tidak lama berubah dengan senyum dan keceriaan. Akhirnya mereka berdua bersenang-senang melihat seluruh atraksi dan pertunjukan kembang api hingga di penghujung acara. Waktu tidur pun terlewatkan karena keasyikan menonton keramaian.
Di perjalanan pulang, si kecil tertidur pulas di pangkuan ayahnya. Si ayah pun sibuk membelai sayang putra tunggalnya, tersenyum puas karena kualitas waktu yang bisa disisihkan untuk kebersamaan mereka dan kemampuannya memperbaiki kesalahan, yang mampu mengubah tangis si kecil dengan tawa ceria. Semoga kenangan manis ini akan selalu mereka bawa di perjalanan kehidupan nantinya.
Netter yang Luar Biasa!!
Sama dengan cerita anak kecil yang digendong, kalau tidak diangkat ke atas maka penglihatannya terganggu dan tidak bisa menikmati parade dengan puas.
Dalam kehidupan kita juga sama, kalau pandangan hidup kita sempit, kerdil, pendek maka apa yang kita peroleh juga sama, tidak akan memuaskan.
Untuk menikmati kehidupan ini dengan maksimal dan berarti, kita perlu melatih dan memiliki pandangan hidup yang besar, tinggi, luas sehingga kita mampu senantiasa menguasai masalah dan problem yang muncul. Dan tentu, mampu mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan, susah menjadi senang, dan meraih prestasi yang lebih baik dan lebih luar biasa lagi.
Salam sukses luar biasa!!
Penulis: Andrie Wongso Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 9:58:00 AM
  |
|
|
|
| Thursday, November 10, 2011
|
|
Jika Amal Tak Kunjung Berbalas
|
Sudah sedekah habis-habisan, sholat dhuha dan tahajud pol-polan bahkan masih dilengkapi juga dengan puasa sunnah senin kamis tanpa putus. Tapi mana buktinya? Mana katanya akan dibalas 10x lipat, 100x lipat bahkan 700x lipat?
Pernah mengalami seperti itu? Dalam ucapan mungkin tidak, tapi dalam hati mungkin iya. Saya sendiripun terkadang selintas pernah juga berpikiran begitu. Untungnya mengeluhnya kembali kepada Allah dan ndak cerita ke orang-orang (lha sekarang kok cerita? hehehe).
Berdasarkan pengalaman selama ini dan alhamdulillah ternyata cocok juga dengan cerita para pencinta sedekah lainnya, ternyata cara Allah membalas amal ibadah kita itu unik banget. Bahkan ketika tahu bagaimana itung-itungan balasan Allah, saya jadi nangis sendiri, gak pantas kayaknya kita masih mengeluh ketika amal kita tak kunjung berbalas.
Kata kuncinya cuma satu, saat anda menghitung balasan itu berdasarkan materi, atau saat anda menganggap yang dimaksud balasan itu hanya rupiah (atau dollar), maka hendaknya anda juga menilai semua pemberian Allah dengan uang juga.
Oke, kita coba hitung yuk berapa yang sudah kita berikan pada Allah. Misalnya kita sedekah 1 juta, ditambah sholah dhuha 4 rakaat selama sebulan ditambah tahajud+witir 11 rakaat selama sebulan dan puasa senin kamis selama sebulan (8 kali). Anggap aja nilai semua amal kita adalah 1 juta. Mau kan dibayar 1 juta untuk tiap rakaat sholat? Pasti mau! Dan untuk puasa sunnah kita dibayar 10 juta per puasa. Mau dong ya?
Oke, inilah hasilnya:
Sedekah = 1 juta Dhuha 4x30x1 juta = 120 juta Tahajud 11x30x1 juta = 330 juta Puasa sunnah 8×10 juta = 80 juta
TOTAL = 531 juta
Nah, kita sudah memberi Allah amal senilai 531 juta. Trus sesuai janji Allah, maka kita akan dapat 10x lipat instant!! benar ndak kita dapat 5,31 Milyar? Kita hitung yuk:
- Biaya agar mata tetep bisa melihat sebulan (17,5 juta per operasi)
- Biaya oksigen selama sebulan (50.000/4 jam atau 6x30x50.000 = 9 juta)
- Biaya supaya darah tetep bisa jalan mulai dari jantung, muter sampai jantung lagi
- Biaya supaya darah tetep bersih (cuci darah 900.000 2x seminggu = 7,2 juta )
- Jaminan keselamatan di jalan selama sebulan
- Biaya agar otot tetap bekerja
List ini akan makin panjang kalau kita lebih teliti lagi merincinya. Dan saya yakin seandainya semua itu dinonfungsikan oleh Allah 5 menit saja, uang 500 juta yang kita punya takkan sanggup untuk membayarnya. Tapi untunglah bukan seperti itu perhitungannya. Untungnya Allah ndak seperti kita yang suka hitung-hitungan dalam beramal. Protes saat jatah kita tak kunjung tiba. Allah tidak menuntut kita membayar semua nikmatnya ini. Dan kenyataannya, amal yang kita lakukan memang bukan untuk itu. Semua amal itu adalah agar Allah lebih memperhatikan kita sebagaimana seorang anak yang mencari perhatian ibunya. Semua amal itu untuk diri kita sendiri. Bahkan seandainya semua makhluk didunia ini menentang Allah, niscaya tak sedikit-pun berkurang kekuasaan-Nya.
Lha terus kenapa amal saya gak kunjung dibalas?
Ada beberapa skenario yang mungkin disiapkan Allah untuk kita. Pertama mungkin Allah sedang menguji kesungguhan kita dalam beribadah. Benarkah kita beribadah semata-mata hanya untuk-Nya. Ataukah kita hanya ibadah pas butuh saja? Jika kita dinilai sebagai ahli ibadah pas butuh saja, maka Allah sengaja menunda pemberiannya agar kita jadi ahli ibadah lebih lama sedikit
Skenario kedua, ibadah kita tak layak dibalas di dunia. Rasanya dunia ini terlalu kecil untuk menerima hadiah dari Allah. Maka balasan itu ditangguhkan-Nya hingga di hari akhirat kelak. Sementara itu, semua kebutuhan kita dipenuhi Allah dari arah yang tidak disangka-sangka. 10 juta yang kita harapkan telah dibalas Allah dalam bentuk kecil-kecil yang kita tak pernah menyadarinya.
Skenario ketiga adalah ibadah dibalas dengan yang jauh lebih besar. Saking besarnya sampai kita tak mampu melihatnya. Contohnya kita sedekah 10 juta, kita memang tidak mendapat rejeki nomplok 100 juta gitu aja, tapi anak kita tiba-tiba jadi baik, mau sholat. Anak yang biasanya nilainya pas-pasan jadi naik semua hingga 3 besar padahal ndak pernah belajar atau saat kita kesulitan ada aja jalan mudah untuk keluar dari kesulitan itu.
Nah, mari kita coba renungkan apa sih yang diinginkan Allah pada kita. Jangan pernah berhenti untuk berdoa. Kita sangat diijinkan untuk berdoa, meminta sesuatu dengan washilah amal ibadah kita. Tapi justru ketika amal itu tak kunjung berbalas, pada kenyataannya adalah kita sudah mendapatkan perhatian lebih-Nya.
Penulis: Lutvi Avandi www.lutviavandi.com Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 4:29:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, November 09, 2011
|
|
6 Kesalahan Terbesar Entrepreneur Yang Jarang Dibahas
|
Perjalanan kita pada jatuhnya ke suatu hutang yang dalam adalah sebuah proses, sama dengan perjalanan kita dalam membangun kekayaan adalah juga sebuah proses.
Kalau ada orang yang bisa kaya raya dalam 1 hari maka kemungkinan besarnya dia bisa miskin dalam waktu 10 tahun. Kekayaan di bangun dengan sebuah proses.
Tantangan di Indonesia saat ini adalah menciptakan pengusaha sebanyak-banyaknya dan seharusnya bisa membuat mereka kuat sebanyak-banyaknya.
Fakta yang ada di Amerika:
50% bisnis sebelum tahun ke dua jatuh 80% bisnis jatuh sebelum tahun kelima 96% tidak pernah berulangtahun yang ke sepuluh
ini di amerika, mungkin di indonesia angkanya lebih parah :)
Artinya kalau memilih berkarir jadi tentara 10 tahun kemudian pangkat dan penghasilannya sudah naik berapa kali lipat, tapi yang memilih membuka bisnis 10 tahun yang lalu mungkin alamatnya sekarang sulit untuk dicari, yang dulu menggebu2 dan pinter banget telponnya udah ganti.
Fakta menarik adalah orang yang pernah membangun bisnis sekali dan benar-benar sukses , ketika kita suruh membangun bisnis apapun kemungkinan besar 80% dia akan sukses. Bagaimana cara mereka bergerak dan memutuskan benar-benar berbeda dengan orang kebanyakan.
Kadang kita gak bisa bedakan orang yang sukses dan kelihatan sukses.
Banyak buku2 tentang cara membangun kesuksesan, bagaimana Microsoft membangun, Toyota membangun, dll? Tapi banyak yang tidak bisa menerapkannya di Indonesia.Karena memang ada hal2 esensial yang mereka tidak bisa lihat kenapa hal itu terjadi.
Tulisan ini bukan tulisan motivasi dan strategi sukses...tapi amatlah fundamental karena membahas kenapa suatu usaha bisa gagal, agar kita bisa intropeksi bagaimana cara menghindarinya.
BAGAIMANA KITA DAPAT MENJADI BAGIAN 4% DAN MEMILIKI KEUNTUNGAN LEBIH DARI 20M/TAHUN?
Kunci dari bisnis adalah :
1. CLARITY = POWER
Everytime you unclear , you tend not to act Tanya kepada orang yang lebih ahli, ikut seminar2 bisnis, baca buku. 2. Segala sesuatu yang kita lakukan, lakukan dengan really really well LAKUKAN YANG TERBAIK!
Ternyata!
Tidak banyak2 hal yang membuat suatu perusahaan itu gagal!
Kesulitan keuangan, SDM yang tidak loyal,penjualan yang menurun itu hanya suatu sindrom. Kenalilah penyebab utamanya.
6 KESALAHAN BESAAR ENTREPRENEUR
1. Obsesion to product (percaya diri tak perlu berlebihan dengan produk)
Kadang begitu banyak ide-ide bagus tapi pada kenyataannya tidak meledak dipasaran.
It is like Mother loves her baby.
Misalnya, siapa yang tidak mengakui kalau mobil tenaga matahari bukan ide bagus. Mobil itu sudah ditemukan sejak tahun 1970an tapi berapa banyak orang yang memakai mobil itu sekarang.
Begitu banyak burger yang rasanya lebih enak dari Mc Donalds, tapi berapa banyak yang bisa menjual jauh lebih banyak dari Mc Donald.
It's never what you do but it's how you do
MILIONER FORMULA :
a. Ketahui apa yang diinginkan konsumen b. Buat produk yang diinginkan konsumen c. Berikan kepada mereka
Selalu sederhana
Mereka lupa produk yang bagus bukan jaminan kesuksesan suatu bisnis.
2. Speed (hati-hati terhadap kecepatan. Perusahaan yang cepat naik, cepat pula turun).
Profesi entrepreneur membutuhkan keahlian seperti profesi lainnya. Semakin besar suatu usaha semakin dibutuhkan peningkatan keahlian atau kapasitas kita sebagai entrepreneur.
Ibarat dahulu kita menggerakan usaha kita dengan sepeda roda tiga, bila kita ingin beralih ke mobil agar lebih cepat maka kita perlu mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengendarainya. Ingin lebih cepat lagi kita gunakan pesawat jet, tapi ingat semakin cepat kendaraan yang kita gunakan maka kita harus semakin terampil dengan instrument yang ada. Bagaimana membaca parameter yang ada dikokpit pesawat seperti ketinggian, altitude dll, lalu Tuas mana yang harus kita tarik segera bila pesawat sedang menukik ke bawah, menghadapi gunung dsb.
Sebagai entrepreneur juga banyak parameter-parameter keuangan yang harus dibaca dan apa yang harus dilakukan di masing-masing kondisi dari besar usahanya.
Jangan sampai kita mengendarai pesawat F 16 dengan keahlian mengendarai sepeda roda tiga. Bisa kacau kan? Semakin cepat semakin bahaya kalo gak paham.
Tapi banyak dari kita udah punya bisnis besar omzet milyaran yang gak tahu akan hal ini..dan Alhamdulillah penumpangnya gak pada tau. kalo tahu bisa turun semua deh. Dan kalaupun masih selamat, semata2 itu karena pertolongan dari Allah, jadi jangan lupa bersyukur.
Bagaimana cara membedakan antara speed dan growth?
Unstopable to learn, practice, improve your self
Ibaratnya kita ingin memiliki seorang anak, ya harus sabar menunggu sampai 9 bulan. Mentang2 banyak duit kita gak mungkin paksakan dengan 9 ibu biar masing2 ibu hamilnya cuma 1 bulan. xixixi.
Tapi kejadiannya memang seperti itu, kita gak sabar belajar, pingin cepet2 dapet untung besar. kalo perlu ngutang sana-sini.
Financial literacy penting bagi perusahaan yang sudah berjalan agar kita semakin fasih membaca dan melakukan tindakan yang penting dengan percaya diri berdasarkan laporan keuangan. Karena number tell the story.
3. Technical success
Bila anda suka berkebun, sangat disarankan untuk tidak membuka perkebunan. Loh kok Kenapa?
Karena anda hanya akan senang di kebun, sedangkan uang tidak diciptakan di kebun tapi di pasar.
Jangan hanya berlandaskan keahlian dan kesenangan, pikirkan marketingnya . tambah dengan bisnis skill dan siapkan manajemen.
Tapi jika Anda tetap senang berkebun, silakan membayar atau bermitra dengan orang yang memiliki bisnis skill.
Yang namanya sukses dalam bisnis, peran dari keterampilan teknis itu hanya 15%, sisanya yg 85% itu adalah bisnis skill.
4. Irrational exuberance
Kadang banyak proposal bisnis ditawarkan dengan begitu menjanjikan atau muluk. (terlalu exited terhadap produk tsb dan tidak peduli masukan orang lain, terlalu optimis / hilang kepekaan).
Jangan emosional, tapi lakukan bisnis dengan hati yang lapang, ringan. Risk and Reward analysis.
Bisnis itu bukan sekedar feeling tapi tetap harus dihitung dengan kalkulator. Masih ingat dulu kasus PT QSAR, banyak orang gak pake intelektual lagi waktu menanam modalnya karena bagi hasil yang besar. (mudah2an disini gak ada yang pernah jadi korbannya).
High risk high return..biarlah jadi slogan orang lain.
Tapi low risk high return menjadi slogan kita.
Bisnis is an intelektual sport not an emotional sport. Bila emosi kita naik, maka intelektual/kecerdasan kita akan turun. Siapa orang yang bisa berhitung dengan tenang kalau rumahnya kebakaran. Maka bukan hanya sekedar kemampuan tapi kemauan untuk belajar bersikap tenang dan tidak emosional menghadapi peluang ataupun masalah.Bahasa italinya grusa grusu.
5. Lack of second idea
(kehilangan ide kedua. Terjadi pada perusahan yang awalnya sukses sekali, terjebak pada kesuksesan masa lalu) kenapa? Karena pasar berubah.
Begitu banyak produk yang sukses di masa lalu, tapi tidak ada kabarnya sekarang.
Contoh : merk ODOL, yang bertahan saat ini adalah PEPSODENT dengan variannya dan bilangnya selalu NEW formula.
Jadi kita harus terus berinovasi.
6. Run out of cash (kehabisan uang cash)
Banyak perusahaan yang berkembang dan penjualannya meningkat, tapi merasa tidak ada duitnya. Rasanya hanya cukup gaji karyawan saja.
Sebagai seorang entrepreneur harus sangat paham membedakan antara "profit" dan "cash".
Menurut Anda mana yang lebih baik, profit atau cash?
Suatu usaha walau tidak profit akan tetap bertahan asalkan ada cash. Tapi suatu usaha walau profit, tidak akan bertahan lama tanpa cash.
Sebagai contoh:
Saya punya uang Rp 1000 saya belikan barang untuk dijual lagi seharga Rp1200, tapi karena tidak laku akhirnya saya obral dengan harga cash Rp 900. Berarti saya rugi Rp 100 kan?
Nah dari uang cash Rp 900 itu saya belikan lagi barang lain yang menurut saya akan lebih bisa terjual. Ternyata memang saya bisa menjual barang lain tsb dengan harga Rp 1200 cash. Dan saya bisa memutarkan cash saya ke barang lain lagi
Ilustrasi lain:
Saya punya uang cash Rp 1000 saya belikan barang, dan ternyata laku dengan harga Rp 1500 dengan tempo pembayaran 2 bulan. Secara perhitungan saya untung Rp 500 kan? Tapi selama 2 bulan, saya tidak memiliki uang cash untuk membayar kebutuhan operasional saya (upah, supplier,dll) dan akhirnya usaha terpaksa saya harus tutup. Defisit dan Profit hanyalah istilah akutansi yang bisa ditulis di atas kertas, tapi kalo cash itu tidak bisa diutak-atik harus ada…ibaratnya itu adalah darahnya perusahaan.
Kita gak mungkin bayar gaji, beli barang pake profit ..tapi pake cash. Idealnya memang asset kita bisa terjual dengan profit dan dibayar cash. Mungkin diantara kita teman2 pengusaha pernah melakukan 6 kesalahan di atas, walau Cuma satu sebenarnya sudah cukup untuk membunuh usaha kita .
Selamat berwirausaha
Tuti Owner niagamuslim.com & mutif.net
Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 1:57:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, November 02, 2011
|
|
Waktu
|
Tak seorangpun tahu, kapan waktu mulai bergerak Dan entah kapan sang waktu berhenti berjalan Yang pasti, sampai detik ini dia terus bergerak dan terus bergulir Entah Anda menghargai waktu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya? Atau selalu menyia-nyiakan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat?
Dia tetap dia Dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapapun, tanpa membantu siapapun Tetapi dia bernilai untuk siapapun Dia tidak pernah kalah dan tidak akan usang Dia selalu baru, selalu segar dan tegar. Hanya kitalah sebagai manusia lambat atau cepat, pasti akan termakan oleh proses sang waktu
Waktu untuk kehidupan seseorang manusia tidak lama dan sangat terbatas Maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini dengan produktivitas yang sangat bermanfaat Baik dari diri pribadi dan bagi manusia-manusia lainnya.
Kesadaran akan nilai waktu harus selalu diingatkan Dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap Sang Pencipta Dengan demikian, kita akan menghargai nilai keberadaan sang waktu dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia sehingga kita akan selalu berusaha untuk dapat menikmati proses waktu itu dengan kualitas kehidupan yang makin lama makin indah, nikmat, bahagia dan sangat berarti...
Nikmati waktumu yang masih ADA! Hargai waktumu yang masih TERSISA!
Salam Sukses Luar Biasa!
Andrie Wongso Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 2:48:00 PM
  |
|
|
|
|
|