| Beranie Gagal Commercial |
Cara Pasang Banner
|
| Donasikan Blog Ini |
|
|
| Beranie Gagal Award |
|
| Beranie Gagal Partners |

BERHADIAH 30 JUTA KLIK DISINI
|
| Hubungi Kami |
|
|
| Quote's Of The Day |
|
|
|
| Friday, July 31, 2009
|
|
Menentukan Prioritas Bisnis
|
Tiga kriteria mesti dipertimbangkan untuk menentukan prioritas:
1. Apa yang penting (important) 2. Apa yang mendesak (urgent), pertimbangan jangka-panjang vs jangka-pendek, dan apa yang realistis vs yang visioner. 3. Penting artinya relevan dengan tujuan (goals) perusahaan.
Oleh karena itu menyusun tujuan dan sasaran perusahaan yang baik (dengan takaran SMART: specific, measurable, attainable, reliable, time phased) merupakan prasyaratnya. Mendesak (urgent) artinya mendahulukan berdasarkan pertimbangan waktu dan proses. Mana yang mesti didahulukan karena tanpanya proses berikutnya tidak mungkin dijalankan, atau mana yang mungkin berjalan paralel sehingga hemat waktu dan bisa memotong panjangnya proses.
Pertimbangan jangka-panjang vs jangka-pendek serta apa yang realistis vs visioner menggiring kita untuk melihat dengan jernih kenyataan organisasi dan sumber-sumber daya yang ada (kompetensi orang, modal uang, infrastruktur alat-alat, budaya perusahaan, dll). Mana yang sudah kita punya, mana yang belum dan bisa segera kita beli dengan modal yang ada. Mana yang membutuhkan aliansi strategis dengan pelbagai mitra eksternal (bank, pamasok, agen, konsultan, badan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dlsb).
Mesti diingat, bahwa dalam menyusun skala prioritas konsekuensinya adalah mereduksi beberapa aktivitas (tanpa mengorbankan esensi strategi). Karena realitas waktu dan sumberdaya yang terbatas maka Anda perlu memilih. Tentang pertimbangan jumlah berapa yang mesti menjadi prioritas membutuhkan rasionalitas analisa intelektual serta pertimbangan kebijaksanaan (wisdom) seni kepemimpinan.
Sumber: Tabloid Bisnis KONTAN, Mg IV Juli 2009Labels: beranie gagal, motivasi, motivation, prioritas bisnis Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 9:37:00 PM
  |
|
|
|
| Thursday, July 30, 2009
|
|
Seandainya Aku Masih Hidup Hingga Malam Nanti
|
Seorang pria bertopi putih dan jaket hitam berjalan melintas. Ditangannya terlihat tas beroda yang terasa begitu berat. Berjalan memasuki sebuah ruangan dan tak lama kemudian..BUUUMMMMM !!!!
Entah sudah berapa kali video ini diputar oleh berbagai stasiun TV. Rasanya hampir setiap orang di Indonesia paling tidak pasti pernah menyaksikannya minimal satu kali. Pemboman Ritz Calton dan J.W. Marriot.
Tetapi baru kemarin malam aku melihat sisi lain dari video itu. Dan itu membuatku terpengarah…
Beberapa saat sebelum kejadian itu. Segalanya tampak biasa saja. Orang lalu lalang diloby. Penjaga pintu menyapa tamu dengan ramah. Demikian juga dua orang wanita, yang sedang bercakap-cakap begitu riang, berjalan menuju restaurant. Lalu seorang pria, dalam video yang berbeda, berbaju putih, bertubuh agak gemuk, berjalan mondar-mandir, kemudian perlahan-lahan seolah digiring berjalan kedalam restaurant dan tiba-tiba saja….BUMMMMMM !!!
Perhatikan ekspresi orang-orang itu.
Yang jelas, mereka semua sama sekali tidak memperkirakan kejadian itu. Asyik menjalani rutinitas dan tiba-tiba saja….maut merenggut. Tidak sempat berpamitan, tidak sempat mengucapkan maaf, dan tidak sempat memohon ampun.
Sebenarnya bukan hal yang baru. Sedang tidur-tiduran tiba-tiba saja ada pesawat nyasar yang menabrak rumah. Sedang asyik mengendara mobil eh ketimpa pohon yang tumbang. Sedang sarapan eh kena bom. Sedang ketawa-tawa eh ketimpa papan iklan. Main tenis kemudian kena serangan jantung. Dan selanjutnya…dan selanjutnya…skenarionya bisa jadi tak terbatas.
Siapakah yang dapat memperkirakan apa yang akan terjadi padanya satu menit kemudian dalam hidupnya ? Bahkan Mama Laurent yang biasa berkomentar : Si A akan begini, nanti begitu, besok beginu dan lain sebagainyapun pasti akan membisu, kalau saja diberi pertanyaan : “Ramalan Anda tentang hidup Anda sendiri bagaimana ?”. Seandainya dia tahu –tentunya dengan tidak menipu- aku akan berlari bugil mengitari Senayan !
Jika demikian,siapa yang dapat menjamin bahwa ia tetap masih hidup, satu jam kedepan ? Tidak ada.
Apakah benar hidup ini demikian rapuh ?
Bagi sebagian orang jawabannya adalah : ya ! Tetapi belum tentu buat yang lain. Banyak pula orang yang “dipanggil pulang” dengan cara yang mulia.
Sama sekali tidak bermaksud menghakimi siapapun. Tetapi jika seandainya aku mendapat kasih karunia untuk memilih, kiranya Ia mengijinkanku pulang dengan tenang. Setelah genap umurku, selesai tugasku dan dalam keadaan siap.
Takdir memang kadang terasa liar, bebas dan tidak berpihak. Easy come, easy go. Semau-maunya. Untunglah ada DIA, Sang Penguasa Takdir. Kehadiran Nya menjamin tidak akan ada yang kebetulan dalam hidup ini. Tidak ada.
Agaknya aku bukanlah pemilik sebenarnya diri ku. Hidup ini adalah milik-Nya. DIA lah pemilik tunggal : orang tua, istri, anak, tetangga, saudara dan teman. Pada saat Sang Pemilik ingin mengambilnya, maka tidak ada yang dapat mempertahankannya. Sehebat apapun dia berusaha.
Jadi seandainya saja aku masih bernafas detik ini, maka aku harusnya menghormati “kemurahan-Nya” itu. Setiap pagi harusnya aku sambut dengan sujud syukur.
Aku sewajarnya berusaha hidup menurut standard Nya. Berprestasi habis-habisan. Mengasihi istri, orang tua, keluarga, pembantu sedalam-dalamnya. Memberikan kontribusi sebesar mungkin bagi orang lain. Bukannya malah menyia-nyiakan hidup dengan kekawatiran, frustasi, dendam, iri hati dan segala yang menghabiskan waktuku dengan percuma. Benar-benar kesempatan yang harus digunakan sebaik mungkin.
Terima kasih TUHAN, jika selama ini Engkau masih bersabar menungguku berkubang dalam kebebalan. Maafkan ketidaktahudirian ku ini ya TUHAN. Terlalu sering aku memperlakukan hidup ini bukan sebagai anugrah luar biasa dari Mu. Memperlakukannya seolah aku adalah pemilik nyawaku sendiri. Memperlakukannya seolah-olah Engkau tidak tahu apa yang ku pikirkan, apa yang ku katakan dan apa yang ku perbuat.
Terima kasih jika selama ini pasukan malaikat Mu, tanpa aku sadari selalu berjaga-jaga atas ku. Memindahkan paku berkarat yang tergeletak dijalanku. Menggembosi ban mobilku, agar aku tidak melintasi jalan yang akan ditumbangi pohon itu. Membuat aku terlambat, agar tidak menaiki pesawat yang akan celaka itu. Semata-mata agar aku mendapat kesempatan “pulang” dengan selamat. ***
with friendship, respect & blessing Made Teddy Artiana, S. KomLabels: beranie gagal, hidup, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:19:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, July 29, 2009
|
|
Kontras Antara 'Tampak Luar' Dan 'Daleman' Seseorang
|
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
Sudah menjadi kelaziman jika kita terpukau oleh ’tampilan luar’ segala sesuatu. Kita suka pada orang-orang yang ’kelihatannya’ baik, pintar, bijaksana dan berwibawa. Tak jarang kita mengidolakan mereka secara berlebih-lebihan. Namun, kadang-kadang rasa suka itu berbalik menjadi kekecewaan begitu kita tahu bahwa ’ternyata’ ada sisi gelap yang dimiliki oleh orang yang kita kagumi itu. Walhasil, rasa hormat kita berubah menjadi kebencian. Atau setidak-tidaknya, kita tidak lagi bersedia mendengar suara-suara kebijaksanaan darinya. Padahal, kebenaran tetaplah kebenaran, meskipun dia datang dari dalam lumpur. ’Kekurangan’ atau sisi gelap seseorang mestinya tidak menjadikan nilai-nilai luhur lain yang disampaikannya kehilangan makna. Sebab, jika kita hanya bersedia mendengar ’orang-orang yang tidak memiliki kekurangan’ maka kita tidak akan pernah menemukan orang semacam itu. Walhasil, kita tidak bisa saling belajar satu sama lain.
Saya sedang bekendara dengan istri saya ketika sebuah mobil mewah mendahului mobil yang saya kendarai. Karena saya belum mampu memiliki mobil mewah seperti itu, maka secara otomatis mata saya tertuju kepadanya. Mengikuti gerakannya yang seolah bersinar laksana rembulan tengah purnama. Memukau. Dan mengagumkan. Apalagi mobil itu terlihat bersih karena sang pemilik merawatnya dengan baik. Namun, ketika mobil itu tepat berada didepan, saya melihat ada sesuatu yang janggal. Bamper belakangnya tidak ada. Mungkin dicopot dibengkel untuk diperbaiki sehingga sekarang saya bisa melihat ’daleman’ mobil mewah yang selama ini tertutup oleh bamper. Sungguh, body mobil yang tidak tertutup bamper itu tidak terlihat indah. Ternyata, kalau tidak dibungkus dengan ’tampilan luar’ itu, mobil paling mewah sedunia pun tidak terlihat sempurnanya.
Saya menjadi teringat celetukan seseorang yang berbunyi kira-kira begini;”Ngapain aku dengerin omong dia? Wong sama istrinya saja dia cerai kok. Pake khotbah kayak gitu segala.....”
Orang yang seperti teman saya ini tidak hanya satu. Mungkin banyak sekali. Yang meskipun tidak salah untuk bersikap begitu, namun juga tidak sepenuhnya fair. Jika kita mengharapkan seseorang menjadi ’manusia super’ terlebih dahulu sebelum bersedia berbagi sistem nilai dan prinsip-prinsip kebajikan, maka artinya tidak seorangpun didunia ini yang mampu melakukan itu. Dan itu juga berarti bahwa jika kita punya gagasan positif, kita tidak bisa berbagi gagasan itu dengan orang lain sebelum kita bisa menjadi manusia yang benar-benar suci. Oleh karena itu, kita perlu bersikap proposional, rasional, sekaligus realistis. Dengan begitu, kita bisa tetap objektif tanpa harus menutup mata kepada nilai-nilai kebenaran dan keluhuran budi. Dan untuk bisa begitu, kita perlu mengambil langkah sekurang-kurangnya seperti ini:
Pertama, benar-benar bersedia menerima kenyataan bahwa orang lain tidak berbeda dengan kita, dalam konteks sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Berfokus kepada kelebihan untuk dicontoh dan kepada kekurangan untuk dihindari, jauh lebih produktif daripada mempermasalahkan kekurangan seseorang.
Kedua, menghindari terlampau mengidolakan seseorang. Kekaguman secara berlebihan bisa menjebak kita kepada dua kutub ekstrim. Yaitu, kutub tertutupnya mata batin kita, sehingga ketika orang yang terlampau kita idolakan itu terpeleset sedikit saja sudah menjadikan kebencian kita memuncak sepuncak-puncaknya. Sebaliknya, kita juga bisa masuk kekutub ekstrim lain berupa tertutupnya mata lahir kita oleh kezaliman dan keburukan orang yang kita kagumi itu, sehingga kita menjadi terlampau permisif. Itulah sebabnya banyak orang T-O-P-B-G-T yang meskipun melakukan kezaliman tetapi tidak tersentuh oleh hukum negara maupun hukum sosial. Kita menutup mata dengan sikap dan perilaku buruknya. Maka dari itu, kekaguman pada seseorang mestilah ada dalam kadar yang wajar.
Ketiga, perlu dibedakan antara kekurangan seseorang yang bersifat kelemahan manusiawi, dan kejahatan atau kebejatan moral. Seseorang yang ’tercela’ karena ketidakmampuannya atau kelemahannya tetapi masih bisa menjaga kesucian nilai kemanusiaannya adalah gambaran seorang manusia apa adanya. Begitulah manusia. Dia punya kelemahan. Sehingga hendaknya kita tidak memvonis buruk reputasinya, dan menutup mata dan telinga dari kebaikan dan kebijaksanaan yang masih bisa ditebarkannya. Seperti kasus teman saya itu; perceraian seseorang dengan istri atau suaminya tidak serta merta mengisyaratkan dia orang yang buruk.
Berbeda dengan orang-orang yang memang berperilaku buruk, kriminal, dan melanggar norma. Misalnya, seorang sahabat bercerita kepada saya tentang seseorang yang dikenal sangat bijaksana, berbicara tentang moral disana-sini; namun, jika berurusan dengan uang, dia seolah lupa atas semua yang pernah dikatakannya. ”Seolah dia tidak takut lagi pada Tuhan,” begitu kira-kira ungkapannya. Ada juga orang yang bergembar-gembor soal keluhuran moral dan etika, namun diketahui sering bersikap asusila dengan perempuan-perempuan yang bukan muhrimnya. Atau, mereka yang dikenal bijak dan pantas dijadikan tempat berguru tapi ternyata sering menyakiti hati tetangganya dan tidak peduli jika tetangganya itu terganggu oleh ulahnya.
Hal ini semakin menegaskan kepada kita, bahwa seperti mobil mewah tadi; ’daleman’ seseorang tidak selalu semulus dan sekelimis tampilan luarnya. Meski begitu, tidak berarti bahwa kita boleh mencampakkannya begitu saja. Namun, juga tidak berarti kita boleh mentolelir tindakan amoral dan kriminal yag dilakukannya. Ini menegaskan kita bahwa bersikap objektif dan proporsional itu penting. Sehingga, kita tidak kehilangan makna atas keyakinan kita bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Agar kita bisa terus saling belajar, sambil tetap memberi ruang kepada setiap pribadi untuk melakukan kesalahan dalam koridor keterbatasannya sebagai seorang manusia. Dan pada saat yang sama, kita mengatakan ’tidak’ pada kebejatan moral dan perilaku tercela lainnya.
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman Natural Intelligence Learning Facilitator http://www.dadangkadarusman.com/ Talk Show setiap Jumat jam 06.30-07.30 di 103.4 DFM Radio Jakarta
Catatan Kaki: Ada bedanya antara kelemahan dan kebejatan. Kita boleh menerima kelemahan, namun menolak tindakan dan perilaku buruk yang datang dari hati yang kotor.Labels: beranie gagal, daleman, kontras, motivasi, motivation, tampak luar Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:40:00 PM
  |
|
|
|
| Monday, July 27, 2009
|
|
Kisah Dompet yang Hilang, Nilai Sebuah Kejujuran
|
|
Sebuah pengalaman yang menyentuh saya alami sendiri dua hari yang lalu. Kejujuran, yang merupakan "barang" langka di zaman sekarang, masih saya jumpai di dalam sosok seorang supir taksi sederhana. Cerita berawal dari jadwal saya untuk berseminar dalam rangka undangan dari BCA Kanwil XI di Balikpapan, pada hari Rabu, 27 Mei 2009. Seminar dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 siang itu. Saya sudah tiba di sana dua jam sebelumnya. Saya berkesempatan bertemu dan meluangkan waktu bersama seorang teman, Bapak Boge. Beliau mengajak saya untuk makan siang di restoran miliknya, sebuah restoran ayam goreng terkenal, Boyolali. Saya langsung menyetujuinya. Karena supir Pak Boge hanya mengantar beliau ke hotel tempat saya menginap, Hotel Menara Bahtera, dan langsung pergi mengurus kepentingan yang lain, kami pun pergi ke restoran dengan naik taksi. Jadwal seminar yang akan berlangsung tidak lama lagi, membuat saya harus langsung kembali ke hotel setelah makan siang, dan bersiap-siap. Namun, saat hendak memulai seminar, saya baru menyadari, dompet saya hilang! Kepanikan melanda saya. Maklum, kartu identitas dan beberapa kartu kredit ada di dalamnya, dan tidak sedikit uang yang tersimpan di dalamnya. Staf keamanan hotel ikut membantu mencari, dan mencoba menghubungi supir taksi yang tadi mengantar saya ke restoran. Karena, siapa tahu dompet saya terjatuh di dalam taksi. Bahkan Pak Boge juga ikut membantu. Tak terkecuali Bapak Harijanto, Kakanwil BCA wilayah XI, langsung membantu memblokir kartu kredit BCA saya, untuk mejaga agar kartu kredit saya tidak disalahgunakan. Dengan konsentrasi penuh pada topik yang saya bawakan, seminar pun berlangsung dengan seharusnya, lancar dan penuh semangat. Saat jeda istirahat, di dalam lubuk hati yang terdalam, tiba-tiba muncul perasaan yang mengatakan bahwa dompet saya akan kembali dalam keadaan utuh. Perasaan itu timbul begitu saja, yang sempat saya utarakan kepada asisten saya yang mendampingi waktu itu, David. Dan, memang benar itu terjadi! Telah berulang kali saya buktikan, dengan keyakinan yang teguh, apa pun yang Anda harapkan, bisa terwujud! Supir taksi yang tadi mengantar saya dan Pak Boge ke restoran, sudah menunggu saya saat seminar selesai. Ia pun menyerahkan dompet saya, masih dalam keadaan utuh, tidak ada kekurangan apa pun. Mengalirlah sebuah cerita yang menyentuh dari mulutnya. Katanya, seorang penumpang setelah saya, menemukan dompet itu dan langsung menyerahkan kepadanya. Si supir pun tanpa pikir panjang, datang ke tempat saya untuk mengembalikan dompet itu. Saya benar-benar merasa takjub dengan kejujuran yang dimiliki supir taksi, juga penumpang yang menemukan dompet tersebut. Sebagai tanda terima kasih dan penghargaan atas sebuah kejujuran dan kebaikan yang telah dilakukannya, saya pun memberikan supir taksi itu sejumlah uang, juga kepada para staf kemanan yang telah membantu. Dengan harapan, semoga ke depannya, perbuatan baik akan selalu dilakukan. Dari sini kita tahu, semua hal yang terjadi dalam kehidupan ini tersambung dalam sebuah mata rantai. Apa yang selama ini selalu saya utarakan dalam seminar-seminar, bahwa sudah sepatutnya kita selalu berbuat baik, telah saya temukan contoh nyatanya. Saya telah mendapatkan pertolongan dari seorang supir taksi yang baik hati. Karena saya sadar, bisa saja dia mengaku tidak menemukan dompet saya, dan tidak mengembalikannya kepada saya. Atau, mungkinkah juga keyakinan saya yang begitu kuat, mendorong hal itu terjadi. Apa pun teori di balik peristiwa ini, pastilah ada pembelajaran yang bisa kita ambil. Di mana, butuh kehati-hatian dalam menyimpan barang milik kita sendiri, menjaganya agar tidak hilang. Di mana sebuah kejujuran sangatlah indah untuk dilakukan dan patut dihargai. Dan, di mana kekuatan pikiran benar-benar bekerja saat Anda meyakini sesuatu hal dengan sungguh-sungguh. Dan ingatlah selalu, dengan senantiasa melakukan perbuatan baik dan membantu siapa pun yang membutuhkan bantuan, Tuhan juga akan membantu kita dengan caraNya. Salam sukses luar biasa, Andrie Wongso
Labels: beranie gagal, dompet hilang, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 8:09:00 PM
  |
|
|
|
| Sunday, July 26, 2009
|
|
Orang Kalah
|
Saya pernah menjadi orang kalah. Bukan kekalahan besar, tetapi sekadar kekalahn dalam lomba vocal group di sekolah. Tapi karena main gitar masih menjadi sisi penting hidup saya, maka seluruh dunia ini rasanya tak ada yang lebih penting dari gitar. Jadi cukup hanya dengan kalah lomba vocal saya merasa dunia otomatis runtuh. Butuh berhari-hari bagi saya untuk berani keluar kamar kos dengan tenang. Rambut saya cukur pelontos, kuku jari saya potongi dan dua hari saya membolos. Untuk apa semua ini? Untuk marah dan protes pada keadaan.
Sementara keadaan yang saya protes itu ternyata tak menggubris protes saya. Matahari tetap muncul dan tenggelam seperti biasa. Hanya karena saya sedang sedih misalnya, matahari juga tidak otomatis mengucapkan belasungkawa, ntuk mau sejenak terbit terbalik muncul dari barat dan tenggelam di timur. Ketika ini benar-benar terjadi tentu saya akan merasa gembira dan ditemani. Saat seluruh penduduk dunia kaget, mereka pasti bertanya-tanya, ada apa ini? ‘'Ooo ini ada orang yang tinggal di sebuah kampung di ujung kota Semarang sana, namanya Prie GS sedang murung karena kalah lomba vocal group!''
Betapa senang kalau hal itu benar-benar terjadi. Tapi nyatanya tidak. Tak peduli apakah saya memangkas rambut atau sekalian memotong kepala karena kekalahan itu bakul-bakul di pasar tetap berjualan seperti biasa. Mereka sama sekali tidak pernah tahu kekalahan saya. Jangankan cuma kalah lomba, sekalipun vocal group itu tidak pernah ada di dunia, apa peduli mereka. Pendek kata, sebetulnya tidak ada yang peduli dengan urusan kita, termasuk kekalahan, kemarahan, kejengkelan, kedengkian kita, kecuali diri kita sendiri. Kita terlalu serius pada urusan diri sendiri sementara orang lain juga pasti terlalu sibuk dengan urusan mereka. Maka menyangka bahwa mereka sibuk mengurus urusan kita termasuk kekalahan kita adalah sebuah kekeliruan. Tetapi keliru prasangka itulah yang diteruskan hingga hari ini. Jika sebuah partai kalah , atau seorang caleg gagal misalnya, langit memang terasa runtuh. Tapi langit yang runtuh itu pasti cuma mereka. Langit yang asli masih baik-baik saja. Mereka merasa orang di seluruh dunia tengah menyorakinya. Padahal tidak. Jangankan untuk menyoraki, untuk menghafal nama-nama mereka saja warga dunia ini tak punya waktu. Tapi karena mereka menyangka kita semua ini tengah gembira melihat si kalah itu kecewa dan malu, tergeraklah si kekalahan itu untuk menyalahkan daftar pemilih bermasalah, mengobrak-abrik Kantor KPU sampai hendak memboikot hasil pemilu. Padahal yang menyoraki kekalahan itu tidak ada. Kalau pun ada jumlahnya paling sedikit saja. Penyorak terbesar pasti diri kita sendiri. Untuk itulah kenapa kita butuh menyalahkan dunia seisinya untuk sakit hati atas kekalahan ini. Ketika saya kalah lomba itu, tak pernah terlintas sekalipun di pikiran saya untuk menyalahkan diri sendiri, untuk mengakui kemenangan lawan dan untuk menghargai keputusan dewan juri. Ketika saya sednag kalah itu yang muncul adalah tudingan yang seluruhnya mengarah ke pihak lain. Itu juri pasti kena suap, itu si pemenang pasti cuma beruntung, atau itu penontonnya pasti goblok semua. Sama sekali tak peanh saya pikir bahwa kekalahan saya itu karena mutu permainan gitar saya yang jelek dan lagu saya yang buruk mutunya. Jika partai saya kalah dan saya adalah caleg gagal, sulit untuk menghentikan sumber kekalahan itu cukup di satu soal saja: yakni karena saya memang benar-benar tak disukai massa. Menjadi kalah adalah saatnya untuk mengada-ada. Namanya juga mengada-ada, ia pasti mengadakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Prie GS Labels: beranie gagal, motivasi, motivation, orang kalah Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 2:41:00 PM
  |
|
|
|
| Friday, July 24, 2009
|
|
Belajar Goblok Dari Forrest Gump
|
Novel karya Winston Groom ini akhirnya sukses besar setelah diangkat kesebuah layar lebar. Forrest Gump, film di tahun 1994, berhasil menggondol enam penghargaan dari Academy Award. Sepintas lalu kesan yang kutanggap ketika pertama kali menonton film ini adalah : aneh, lucu, ngawur. Dan memang benar adanya.
Film ini bercerita tentang seorang pemuda idiot, bernama Forrest Gump –diperankan oleh Tom Hanks- yang akhirnya mendapatkan keberuntungan-keberuntungan hidup yang luar biasa, justru karena keidiotannya. Kebodohan Forrest begitu nampak tidak hanya dari mimik wajah, bahasa tubuh dan kejadian-kejadian konyol dalam hidupnya. Tidak hanya itu, sang sutradara Robert Zemeckiz, juga merasa perlu untuk menyisipkan sebuah dialog unik yang selalu berulang.
“Are You stupid or something ?”
Demikian pertanyaan yang sering dilontarkan lawan bicara Forrest, tentu lengkap dengan ekspresi sinis atau kening berkerut atau aneh. Untungnya Forrest yang memiliki seorang ibu yang begitu luar biasa, telah dilengkapi sebuah jawaban pamungkas-yang besar kemungkinan sebenarnya juga tidak dimengerti olehnya.
“Stupid is as stupid does”
Kebodohan itu tergantung perbuatannya, kira-kira demikian.
Herannya meskipun sangat tolol, ia selalu saja beruntung. Hidup Forrest seakan sebuah mata uang, memiki dua sisi yang berlainan. Kebodohan disisi yang satu, dan “keajaiban” disisi yang lain.
“Miracle happen everyday”, begitu kata ibunya.
Waktu kecil, Forrest yang sebenarnya memiki kelainan di kedua kaki nya, harus menggunakan sebuah alat bantu berjalan, yang membuat Forrest seolah sebuah robot aneh. Suatu saat, beberapa anak nakal melempari Forrest dengan batu, sambil meneriakinya “Bodoh !”. Jenny sahabat Forrest menyuruhnya berlari. “Run..Forrest..Ruuuuuuunnnnn !!!!” . Forrest menurut. Dengan susah payah ia berusaha berlari. Dan keajaibanpun terjadi. Alat bantu berjalan berupa besi yang melingkari kedua kakinyapun, terlepas dan hancur berkeping-keping. Forrest berlari, tanpa tersusul oleh ketiga lawan nya meskipun mereka bersepeda. Sejak saat itu Forrest tidak hanya dapat berjalan normal, tetapi juga berlari secepat angin.
Kejadian yang sama terjadi ketika Forrest dewasa. Tiga orang pemuda melemparinya dengan batu, meneriakinya bodoh. “Run..Forrest Ruuuunnn!”. Adegan berulang. Hanya saja seekarang Forrest lari tunggang langgang bukan dikejar sepeda, tetapi mobil ! Tiba-tiba saja ia berbelok da melintasi sebuah lapangan yang didalamnya tengah berlangsung pertandingan American Football. Forrest berlari disela-sela pemain, bahkan melewati seorang pemain yang tengah berlari memegang bola. Semua orang tercengang. Bukan hanya karena kecepatannya berlari, tetapi lebih karena kebodohan Forrest. Baru kali ini seseorang berlari demikian tidak perduli, melintasi suatu pertandingan. Keajaiban terjadi kembali. Salah seorang pelatih merekrut Forrest menjadi pemain. Forrest menjadi bintang lapangan. Bintang lapangan yang aneh. Ia akan terus berlari tidak terkendali dan tanpa pernah tahu dimana harus berhenti. Forrest mendapat beasiswa, dan menamatkan college, hanya dengan cara sesederhana itu.
Forrest kemudian memutuskan untuk mengikuti wamil. Menjadi tentara. Ia dan sahabatnya Bubba dikirim berperang ke Vietnam. Pada suatu saat pasukan mereka disergap oleh tentara Vietkong. Tiba-tiba seseorang berteriak “Ruuuunnnn!”. Forrest berlari tanpa memperdulikan sekitar. Hanya berlari. Ternyata sebagian besar dari mereka tewas, sedangkan Forrest hanya tertembak di bagian pantatnya saja. Keajaiban terjadi lagi. Ia berhasil menyelamatkan beberapa rekannya., termasuk Leutenant Dan, yang akhirnya menjadi patner bisnisnya dikemudian hari. Untuk itu negara menganugerahinya penghargaan.
Begitu seterusnya. Kebodohan dan keajaiban itu selalu berpasangan hingga akhirnya Forrest memiliki perusahaan besar, menikah dengan Jenny, bahkan memiliki anak yang cerdas. Tidak sama dengan ayah nya.
Mungkin film itu terlalu menyederhanakan sesuatu dan melebih-lebihkan yang lain. Tetapi terus terang Forrest Gump begitu membekas dihatiku. Aku mungkin tidak sebodoh Forrest, tetapi menghadapi hidup yang misterius membuat aku seringkali tersesat disuatu sisi, dan tersadar telah melakukan kebodohan. Strategi basi. Mengambil tikungan yang ternyata buntu. Mengantri dibarisan yang keliru. Dan itu terus terulang. Untunglah disetiap kebodohanku ada mata uang lain bernama “keajaiban” yang selalu menolong hidup. Mengangkatku dari labirin, Menjadi jembatan disebuahjalan yang terputus. Entah apa jadinya jika TUHAN mendesain hidup ini tanpa sentuhan keajaiban.
Aku rasa kehidupan ku, di mata TUHAN, tidak jauh berbeda dengan Forrest Gump. Sama-sama bodoh. Sama-sama tidak mengerti. Hanya saja ada sebuah perbedaan besar disini. Forrest tidak pernah mengklaim karena “aku”, malah ia selalu menggunakan kata “and just like that…” atau dengan kata lain “bukan aku”, tetapi sesuatu di luar sana. Sesuatu yang berada jauh mengatasi logika. Tetapi aku…ehmmm sebaliknya. Aku begitu sering menampilkan seolah-olah semua keberhasilan ini karena otak ku. Karena kecerdasanku, karena banyaknya buku yang kubaca, karena strategi-strategi jitu yang sudah kurancang. Ini adalah kesuksesanku !!! Tanpa menyisakan syukur, terhadap semua keajaiban yang selalu menopangku. Tidak ada ruang untuk berterimakasih. Bagaikan membusungkan dada yang keropos oleh TBC. Benar-benar memalukan.
Aku rasa mereka, orang-orang pintar itu juga mengalami hal yang sama. Hidup menyembunyikan petunjuk, kemudian rencana-rencana mereka mempermainkan diri mereka sendiri. Sebagian dari mereka menyembunyikan semua itu laksana aib, tetapi yang lain, setelah mereka sukses, kaya dan makmur mempertontonkan semua itu sebagai bahan pelajaran buat yang lain. Seolah-olah mereka berhasil mengatasi semua itu dengan kekuatan mereka sendiri. Dan peramal-peramal itu tak jauh beda. Mereka hanya bisa menerawang, berkicau tentang hidup orang lain. Si J akan meninggal. Bencana begini akan terjadi. Musibah itu akan terjadi. Kamu cocok nya di air. Kamu di udara. Dan seterusnya. Tetapi cobalah bertanya tentang apa yang akan terjadi pada hidup mereka sendiri. Tentulah mereka hanya bisa diam membisu, karena semua itu tersembunyi bagi mata mereka.
Ah…hidup memang menjadi demikian memusingkan terutama jika aku membiasakan diri menghadapinya hanya dengan otak semata-mata. Untunglah TUHAN memberikan sebuah senjata lain, yang jauh lebih dahsyat. Hati. Dengan hati, aku tahu bahwa aku tidak akan pernah berjalan seorang diri. Dengan hati, hidup terasa begitu indah. Dengan hati pulalah hidup menghadirkan sentuhan-sentuhan penuh keajaiban.
Terima kasih “keajaiban”…terima kasih sudah menutupi “kebodohan” ku sedemikian lama.
with friendship, respect & blessing Made Teddy Artiana, S. KomLabels: beranie gagal, forrest gump, goblok, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:01:00 PM
  |
|
|
|
| Tuesday, July 21, 2009
|
|
Nyalakan Merah Mu
|
Pernah menonton iklan atau mendengar celotehan "Nyalakan Merahmu.."? Ya, ini iklan terbaru dari Gudang Garam Merah yang cukup mencuri perhatian saya belakangan ini. Coba saja anda perhatikan tayangannya. Iklan tersebut menyajikan seorang pemuda status karyawan yang baru saja mengalami PHK sambil mengemasi perabotan di tempat kerjanya dan nampak menyiratkan sedikit kekecewaan di wajahnya karena harus segera meninggalkan status karyawannya karena di PHK. Tapi, tidak berlangsung lama.., mantan karyawan ini tampak mengutak atik sepeda motornya dengan penuh semangat, kemudian singkatnya pemuda tersebut berhasil membuka usaha bengkel sepeda motor.
Lepas dari produk yang di iklankan tapi materi iklan tersebut cukup menggugah & meng-inspirasi kita untuk tidak segera putus asa. Pemutusan Hubungan Kerja bukanlah akhir dari kisah hidupnya namun ternyata pada saat itulah ia memulai hidupnya yang baru yaitu menjadi seorang Pengusaha Bengkel Sepeda Motor. Iklan tersebut seolah memberi tahu kita, masih banyak jalan lain, melatih kita untuk memutar otak secara kreatif bahwa bekerja di tempat orang bukanlah satu-satunya tempat mencari uang. Banyak cara yang dapat di tempuh.
Nah..buat teman-teman yang baca tulisan ini mulai hari ini.., Nyalakan Merah Mu!
Salam Street Smart http://www.ridwanfirdaus.comLabels: beranie gagal, motivasi, motivation, nyalakan merahmu Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:44:00 PM
  |
|
|
|
| Monday, July 20, 2009
|
|
Pikiran Belalang
|
Seekor belalang telah lama terkurung di dalam sebuah kotak. Suatu hati ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya. Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, “Mengapa Kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, “Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan .” Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Kadang-kadang kita manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukan Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa di ikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil… Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda mau menyingkirkan “penjara” itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda? Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda sendiri, bukan dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk Anda.
Sumber: AnonymousLabels: belalang, beranie gagal, motivasi, motivation, pikiran Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 3:10:00 PM
  |
|
|
|
| Friday, July 17, 2009
|
|
Sebuah Renungan Tentang Kesuksesan
|
Sukses itu sederhana,
sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret, sukses itu tidak perlu dikejar,SUKSES adalah ANDA! karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua...
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga...
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat...
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Anda yang kelima...
Sukses terjadi setiap hari, Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal...
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya...
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta,rumah mewah,mobil sport,jam Rolex,pensiun muda,menjadi pengusaha,punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia...
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati.
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.
Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang Uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll...
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh... Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa....
Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun...
Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja
oh...ternyata. ..
Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat suami / istri / kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Anda.
Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.
Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .
Enjoy Ur Life,
LIFE is so SHORT my dear friend....
Sumber: www.indiaaccesories.comLabels: beranie gagal, kesuksesan, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:23:00 PM
  |
|
|
|
| Thursday, July 16, 2009
|
|
Walt Disney Planning Strategies Pattern
|
Apa kabar sahabat hari ini?
Semoga hari-hari yang kita lalui menjadi anchor semangat kita menjadi lebih baik lagi dihari ini.
Mungkin diantara sahabat ada yang pernah jalan-jalan ke Disneyland, atau mungkin juga di antara sahabat telah melihat atau mendengar sebuah taman wisata termegah di dunia yang bernama Disneyland itu. Mungkin dari Koran, dari Televisi maupun juga dari Internet.
Dalam kesempatan kali ini, saya ingin mengajak anda bukan untuk bercerita tentang Megahnya Disneyland akan tetapi untuk mengenal dengan Pak Disney sang Disneyland Creator tersebut,terutama tentang pemikirannya yang luar biasa.
Pak Disney ini memiliki nama lengkap Walter Elias Disney, lahir pada tanggal 5 Desember 1901. Berasal dari keluarga biasa saja bahkan beliau pernah pula bekerja di perusahaan Koran dalam perjalanan hidupnya hingga kemudian dipecat dengan alasan tidak mampu berkreatif dalam perusahaan Koran tersebut.Bersama saudara kandungnya, Roy Oliver Disney, Walt mendirikan The Walt Disney Company dan sekarang terkenal dengan berbagai film dan taman bermainnya, seperti Disneyland dan Disney Resort Paris.
Yang membuat saya tertarik dengan sosok Disney adalah ketika Peresmian Disney land Paris di tahun 1992, ada seorang wartawan yang menyayangkan akan ketidakberadaan Walt Disney kepada kerabat Pak Disney karena pada saat itu Pak Disney sudah meninggal. Dengan sederhananya istri mendiang pak Disney berkata, “Sesungguhnya Pak Disney telah melihat ini semua di dalam alam imajinasinya.” Ya, ternyata Pak Disney melakukan seperti kata pepatah, bahwa segala sesuatu yang diciptakan berada dalam dua tahap, pertama di dalam alam fikirannya dan yang kedua ketika menjadi realita.
Demikian cerdas pak Disney dalam merancang dan membayangkan apa yang ingin diimpikannya dan akhirnya impiannya tersebut menjadi kenyataan. Kecerdasan beliau dalam pemikiran dan imajinasinya yang luar biasa ini pun akhirnya dikembangkan sebagai salah satu teknik dalam NLP untuk menggapai kesuksesan oleh Robbert Dilts yang dikenal dengan Walt Disney Planning Strategy
Anything is Possible
Semuanya itu mungkin, kalau MAU …
Demikian guru saya , Kang Krishnamurti senantiasa mengedepankan dalam Training Motivasinya
Kembali ke Pak Disney, Apa yang diimpikan oleh pak Disney tentang sebuah taman hiburan dimana orang-orang merasakan kebahagiaan akhirnya terwujud dan menjadi kenyataan. Karena Pak Disney tidak sekedar bermimpi (Dreamer) sederhana saja namun juga membuat tahapan - tahapan lainnya di dalam impiannya sehingga menjadikan impian membuat Disneyland seolah sudah menjadi realita di dalam impiannya.
Setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata ada Pattern / Pola dalam tahapan yang dilakukan oleh Pak Disney ketika mengcreate impiannya tersebut sehingga menjadi kenyataan. Mudahnya pola tersebut adalah sebagai berikut
1. Be A Dreamer
Pertama –tama mulailah dengan membuat impian yang kita inginkan/bayangkan. Jadilah seorang Dreamer. Catatlah apa yang kita impikan. Perbesar impian tersebut. Lihatlah apa yang ada dalam impian. Gunakan dan manfaatkan Panca Indra untuk memperjelas dalam pembuatan impian tersebut. Perjelas bayangan dari impian tersebut. Dengarlah apa saja suara yang diinginkan didalam impian. Serta rasakan betapa impian itu seolah (as if) menjadi kenyataan. Sehingga anda seolah benar-benar berada di dalam impian tersebut
2. Be A Realist
Setelah mendapatkan impian tersebut telah dibuat dan didapatkan, tahap selanjutnya adalah menjadi diri sebagai orang yang realistis terhadap apa yang kita impikan tersebut. Be A Realist, keluarkan sisi netral dari dalam diri untuk menilai impian tersebut. Pandanglah impian tersebut dengan kondisi netral, tidak begitu memuja maupun mencerca. Catatlah apa yang ada didalam fikiran ketika berada di dalam posisi sebagai orang yang netral dan realistis
3. Be A Critic
Tahap Ketiga setelah menjadi orang yang netral adalam jadikan diri sebagai Pengkritik (A Critic). Kritiklah impian tersebut seolah-olah kita menjadi kritikus yang sedang mencari kelemahan dari impian. Dan ingatlah untuk mencatat apa yang ada didalam fikiran ketika berada di dalam posisi pengkritik
Setelah melalui tiga fase strategi tersebut , barulah kita seolah-olah menjadi orang netral diatara ketiga posisi tersebut. Hal ini supaya kita jauh lebih netral dalam memandang dan merasakan ketiga pemikiran kita sendiri yang telah ditulis tersebut. Posisi ini biasa disebut dengan Meta Position.
Setelah menimbang dalam Meta Position, bisa saja kita kembali berfikir sebagai Dreamer untuk memperkaya impian kita menjadi lebih realistis dan lebih dinamis.
Cara ini lah yang ternyata membuat Pak Disney berhasil membangun impiannya menjadi kenyataan. Beliau dengan pandainya memainkan sisi Dreamer, Realist dan Critic yang dimilikinya sehingga mendapatkan impian yang kreatif dan realistis untuk dijadikan kenyataan.
Mau Mencoba?
Justru saya menuliskan artikel ini dengan harapan Anda dan Saya pun bisa menggunakan tips sederhana ini untuk mewujudkan impian kita yang luar biasa menjadi kenyataan seperti Pak Disney misalnya.
Semoga Bermanfaat untuk kita semua
Salam Berbagi Senantiasa
A. Setiawan,CM.NLP Hypno CoachMaster Pract NLPLabels: beranie gagal, motivasi, motivation, walt disney Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:30:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, July 15, 2009
|
|
A Blind Man Story
|
Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: 'Saya buta, tolong saya.' Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.
Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis. Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini.
Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, 'Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?'
Pria itu berkata, 'Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran.. Saya menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda.'
Apa yang ia telah tulis adalah: 'Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya.'
Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja? Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta. Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif?
Moral dari cerita ini:
Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah kreatif. Jadilah innovatif. Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dan positif. Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat. Jalani hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal.
Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan untuk tersenyum. Hadapi masa lalumu tanpa sesal. Tangani saat sekarang dengan percaya diri. Bersiaplah untuk masa depan tanpa rasa takut.
Peganglah iman dan tanggalkan ketakutan. Orang bijak berkata, 'Hidup harus menjadi sebuah proses perbaikan yang terus berlanjut, membuang kejahatan dan mengembangkan kebaikan...
Jika engkau ingin menjalani hidup tanpa rasa takut, engkau harus memiliki hati nurani yang baik sebagai tiketnya. Hal yang terindah adalah melihat seseorang tersenyum. Tapi yang terlebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya !!!
Sumber: AnonymousLabels: beranie gagal, blind man, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:19:00 PM
  |
|
|
|
| Tuesday, July 14, 2009
|
|
Matthew Mullenweg: Rajanya Blog WordPress
|
Saat ini, dengan mudahnya orang punya akses internet. Karena itu, media internet semakin jadi idola untuk menyampaikan apa saja. Mulai dari berita resmi, gosip, hingga uneg-uneg belaka. Untuk soal uneg-uneg, sekarang terkenal istilah blogging alias membuat catatan harian, semacam diary di internet. Salah satu media yang paling dikenal untuk nge-blog adalah Wordpress (www.wordpress.com).
Ternyata, media blog yang sangat terkenal itu digawangi oleh seorang muda yang penuh inspirasi. Ia adalah Matthew Charles Mullenweg. Pria kelahiran Houston Texas ini baru akan berusia 25 tahun pada 11 Januari tahun depan. Tapi, di usianya yang masih sangat belia itu, dengan Wordpress, ia sudah menangguk keuntungan sekitar US$40 juta!
Di tengah prestasinya, Matthew tetap tampil sahaja. Dalam beberapa kali wawancara, ia menyebut kesuksesan yang didapat Wordpress adalah buah dari kerja samanya dengan banyak orang. "Saya bekerja dengan orang-orang yang luar biasa dan membantu mendemonstrasikan kegiatan publishing di website. Inilah yang membuat Wordpress berkembang pesat," sebut pria yang kini tinggal di San Francisco Amerika tersebut.
Sikap Matthew memang patut diteladani. Salah satu sikap yang menonjol darinya adalah kemauan untuk belajar. Konon, meski berhubungan dengan banyak coding atau bahasa teknis komputer saat membuat Wordpress, Matthew pada awalnya justru tak tahu banyak. Ia bahkan mengaku harus belajar banyak untuk mengetahui coding demi pengembangan Wordpress. Tapi, menurutnya, justru bukan semata soal coding yang diperlukan untuk mengembangkan sebuah program, tapi sentuhan "komunikasi"-nya yang perlu diperhatikan. "Code bukan hal terpenting dalam sebuah software. Justru soal desain, warna, pencitraan merek, dan kegunaanlah yang perlu diperhatikan," sebutnya.
Memang, saat ini, Wordpress dilihat dari sisi kegunaan dan kemudahan menjadi salah satu media blogging yang paling sederhana. Kekuatan kesederhanaan inilah yang justru jadi nilai lebih dari Wordpress.
Semua itu pun berawal dari niatan sederhana. Sekitar pertengahan tahun 2002, Matthew menggunakan software blog b2/cafelog untuk melengkapi foto-foto yang didapat ketika mengunjungi Washington. Beberapa bulan setelah pengembangan software b2 dihentikan, pada Januari 2003, pria yang akrab dipanggil Matt ini kemudian mengumumkan bahwa dirinya akan mengembangkan b2 agar sesuai dengan standard web saat itu. Ia pun mengajak rekannya, Mike Little dan kemudian juga dibantu oleh pengembang asli dari b2, Michel Valdrighi.
Sejak saat itu, berbagai fasilitas tambahan terus dibuat untuk menyempurnakan Wordpress. Pengembangan demi pengembangan membuat Wordpress makin disukai penggunanya. Totalitas Matthew membuat Wordpress makin lengkap. Mulai dari fasilitas untuk add-on, pembuatan statistik, hingga anti spam. Inilah yang membuatnya sempat dinobatkan sebagai 50 orang paling penting di dunia web oleh PC World. Hebatnya, semua perolehan itu disebutnya hanya bagian dari kesenangan yang timbul dari motivasinya. "Bagi saya, uang dan gaji bukanlah motivasi utama. Tapi fokus pada yang kita sukai adalah motivasi sebenarnya."
Kemauan belajar dan kerendahatian menjadi kombinasi yang klop sebagai jalan sukses bagi seorang Matthew Charles Mullenweg. Keberhasilannya mengembangkan Wordpress sebagai salah satu media blog tersukses adalah contoh nyata buah kerja kerasnya. Sungguh, sikap yang patut diteladani oleh generasi muda kita
Oleh : Team Andriewongso.comLabels: beranie gagal, motivasi, motivation, wordpress Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:56:00 PM
  |
|
|
|
|
|
Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan
|
"In character, in manner, in style, in all things, the supreme exellence is simplicity. - Dalam karakter, sikap, gaya, dalam segala hal, kesederhanaan adalah hal yang terindah." ~Henry Wadsworth Longfellow~ Hidup sederhana sangat menyenangkan. Terlebih dalam kehidupan modern dimana kita tak pernah dapat lepas dari banyak sekali pilihan dan jalan sekaligus kesulitan. Berusaha hidup sesederhana mungkin akan sangat membantu kita menemukan banyak keuntungan dan hidup lebih baik meskipun kita harus dihadapkan pada kondisi krisis ekonomi global seperti saat ini. Selain itu, hidup sederhana akan membuat kita lebih menikmati apa yang ada saat ini, karena tidak terlalu khawatir akan masa depan atau opini negatif orang lain. Sebagaimana Sir Chinmoy mengatakan, "Simplicity is our natural or conscious awareness of reality. - Kesederhanaan adalah kesadaran alamiah akan kenyataan diri kita sendiri." Kesadaran tersebut akan membantu kita lebih fokus pada potensi diri sendiri dan semangat untuk lebih giat berusaha, tak hanya berangan-angan atau meratapi kegagalan masa lalu. Dengan demikian, kita dapat meraih harapan lebih cepat dan lebih banyak dari yang diinginkan. Kesederhanaan dalam hidup semua berawal dari pikiran. Hidup sederhana sama artinya dengan terus belajar menjernihkan pikiran dan tidak membiarkan diri kita dikuasai oleh pemikiran-pemikiran negatif. Dengan kata lain, kesederhanaan membuat kita menemukan ketenangan pikiran. Kemauan untuk selalu hidup sesederhana mungkin dapat menumbuhkan kreatifitas. Cobalah bertanya kepada diri sendiri tentang apa yang dapat Anda lakukan dengan apa yang Anda miliki? Pertanyaan tersebut akan mendorong Anda untuk memutar otak guna memecahkan suatu masalah dengan memanfaatkan apa yang sudah Anda miliki, daripada mencoba untuk 'membeli' solusi yang berarti pengeluaran uang lagi. Keuntungan lain dari hidup sederhana lainnya adalah tidak menimbulkan kecemburuan sosial, kesibukan yang berkurang, sehingga lebih banyak waktu untuk istirahat, mengembangkan diri, berbagi dengan orang lain dan lain sebagainya. Keuntungan yang terpenting adalah kita menjadi lebih bahagia dengan apapun yang kita miliki. Sementara keuntungan selalu ada dari hidup sederhana adalah biaya hidup menjadi lebih ekonomis. Harus dipahami bahwa hidup sederhana bukan kehidupan kaum miskin. Sebab banyak milyuner kelas dunia hidup sangat hemat dan sederhana atau jauh dari kemewahan. Kita coba perhatikan Warren Buffet yang disebut majalah Forbes edisi bulan Agustus 2008 sebagai pria terkaya di dunia dengan total kekayaan senilai 62 milyar USD. Keseharian hidup pria yang mendapat gelar Sage of Omaha atau Oracle of Omaha karena kehebatan pikirannya tersebut sangat dekat dengan prinsip hidup hemat dan mungkin dapat kita jadikan pedoman. Ketika diwawancara televisi CNBC beberapa waktu yang lalu, Warren Buffet menyatakan bahwa ia masih tinggal di rumah sederhana berkamar 3 di kota Ohama. Rumah itu sudah ia tempati bersama keluarga sejak menikah tahun 1959. Walaupun rumah itu jauh dari kesan mewah, tetapi ia mengatakan, "Saya memiliki segalanya di rumah ini."
Oleh : Andrew Ho Labels: beranie gagal, hidup sederhana, menguntungkan, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:43:00 PM
  |
|
|
|
| Sunday, July 12, 2009
|
|
Pilihan Sederhana
|
|
Bila dihadapkan pada pilihan, apakah anda memiliki untuk sehat, makmur, punya banyak teman, dan bahagia, ataukah anda memilih hidup miskin, sakit-sakitan, dibenci, dan sengsara…? Pilihan ini tentu gampang. Semua orang tentu akan mengambil pilihan pertama tanpa pikir panjang. Tapi mengapa yang ada dalam pilihan pertama tidak seluruhnya hadir dalam kehidupan anda…? Adalah kenyataan, bahwa sebenarnya anda punya pilihan, tetapi tidak diberikan sekaligus seperti yang ada di awal tulisan ini. Pilihan itu melainkan diberikan secara bagian per bagian dalam setiap sisi kehidupan anda. Hari demi hari, saat demi saat - semua yang anda pilih dalam hidup sebenarnya adalah bagian dari pilihan di atas. Dan pilihan andalah yang menjadi kenyataan hidup anda. Pilihan-pilihan sederhana yang anda buat, yang mungkin anda anggap sepele, akan membentuk jawaban besar. Pilihan-pilihan sederhana ini yang mempengaruhi hidup anda. Di sepanjang jalan kehidupan, anda akan terus berhadapan dengan pilihan-pilihan sederhana, untuk itu tetaplah fokus pada arah mana tujuan hidup anda bergulir. Buatlah pilihan yang tepat - sekalipun sederhana -karena hidup anda akan ditentukan oleh pilihan-pilihan yang anda buat… by Resensinet Labels: beranie gagal, motivasi, motivation, pilihan sederhana Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 5:31:00 PM
  |
|
|
|
| Saturday, July 11, 2009
|
|
Martha Tilaar: Membangun Istana Kecantikan Dari Garasi
|
Jangan pernah meremehkan sebuah panggilan hati, meski itu bertentangan dengan apa yang menjadi sikap keseharian kita! Itulah yang terjadi pada sosok Martha Tilaar. Barangkali, melihat kiprah perempuan yang masih terlihat segar di usia yang tak lagi muda ini pasti kita membayangkan masa mudanya tak bakal jauh dari urusan seputar kecantikan? Pastilah ia berhubungan erat dengan keelokan, keanggunan, dan kemolekan ala kraton Jawa yang terbentuk baik dari sikap maupun penampilan.
Ternyata, masa muda perempuan kelahiran Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937 ini jauh dari kesan cantik dan anggun. Malah, ia tumbuh jadi gadis tomboy, lincah, bahkan bandel. Ia sangat tidak suka merawat diri jika dibandingan dengan saudara-saudaranya. Bayangkan, hobinya main layang-layang dan berenang di sungai! Karena itu, kulitnya jauh dari kesan mulus dan bahkan rambutnya pun memerah. Ibunda Martha muda sering menegur dirinya agar berpenampilan layaknya seorang perempuan.
Masa remajanya, Martha mengambil kuliah jurusan sejarah di IKIP Negeri Jakarta. Sejak lulus tahun 1962, ia kemudian mengajar sejarah. Profesinya sebagai guru membuat dirinya makin sering diperingatkan sang bunda untuk berpenampilan lebih layak di depan murid-murid. Akhirnya, ia lantas dipaksa untuk ikut les kecantikan. Konon, diantar sang ibu ia belajar tata kecantikan ke Titi Purwosoenoe. Rupanya, di sinilah jiwa perempuan Martha terpanggil. Entah siapa yang memengaruhi, atau entah itu merupakan panggilan hati, Martha mulai jatuh cinta dengan dunia kecantikan.
Maka, saat sebuah kesempatan menghampirinya, Martha pun menyempatkan diri belajar kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, AS. Saat itu, ia mengikuti tugas belajar suaminya ke Amerika. Dari hasil pendidikannya, ia kemudian membuka praktik salon. Ia terjun ke lapangan sendirian untuk mempromosikan usahanya. Mulai dari masuk kampus-kampus, hingga mendatangi ibu-ibu yang ikut suami tugas di sana. Martha juga menyempatkan diri melamar bekerja sebagai salesgirl produk kosmetika Avon. Setiap sore ia keluar masuk asrama mahasiswa dan mengetuk pintu untuk lalu berteriak lantang, "Avon Calling!"
Dari sini, jiwa wirausahanya terus bergolak. Maka, sekembalinya ke Indonesia, ia pun memutuskan membuka salon. Karena belum mempunyai rumah sendiri, garasi rumah orangtuanya jadi laboratorium usaha yang ia beri nama "Martha Salon". Di sebuah ruangan berukuran 6x4 meter daerah Menteng Jakarta itu, tepat pada tanggal 3 Januari 1970, menjadi hari bersejarah penentu arah hidup Martha Tilaar. Di sana, ia mulai membuat produk-produk kecantikan dari bahan alam dengan nama Sariayu Martha Tilaar, merek yang jika diartikan "Sarinya Wong Ayu".
Dari garasi itulah, perjalanan bisnis Martha Tilaar teruji dengan berbagai hal. Meski produknya mulai diterima oleh banyak orang, ia sempat ditolak saat hendak menyewa beberapa mal dan plaza terkemuka di Jakarta. Produknya dianggap tidak memiliki image berkelas.
Martha Tilaar lantas menjawab tantangan tersebut dengan mendirikan Puri Ayu Martha Tilaar pada kisaran Mei 1995. Tepatnya di daerah Kuningan Jakarta Selatan, ia membuat gerai jamu dan kosmetika Sariayu. Berkat perjuangannya, gerai tersebut mampu berkembang dan bahkan punya cabang di kota-kota besar lain di Indonesia. Usaha yang kini dinamai Martha Tilaar Group berkembang dengan sekitar 11 anak perusahaan dan mampu mempekerjakan setidaknya 6000-an orang.
Kini, dengan kesuksesannya, ia mendirikan Yayasan Martha Tilaar untuk mendidik kaum perempuan tentang kecantikan. Yayasan ini bertujuan mendidik kaum perempuan agar mempunyai keterampilan tentang kecantikan hingga bisa jadi modal saat terjadi krisis seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).
Kisah perjuangan Martha Tilaar dari nol hingga menjadi sukses luar biasa patut diteladani oleh siapa saja. Kekuatan tekad untuk mendobrak tantangan yang ada adalah inspirasi bahwa siapapun yang mau berusaha dan berjuang, pasti akan menemukan jalan keberhasilan.
Oleh : Team Andriewongso.comLabels: beranie gagal, kecantikan, martha tilaar, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 12:19:00 PM
  |
|
|
|
|
|
Masalah itu Tantangan Untuk Maju
|
Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam, keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali. MASALAH adalah TANTANGAN tuk Maju Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah dalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan dibalik setiap masalah. Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah. Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati. Mutiara Kata : Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi. Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama! Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah msalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan. Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjauangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun bila anda terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, anda akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus! Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian anda. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar. Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun rela berkorban untuk keberhasilan anda. Seorang bijak berujar. “Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.” Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan. Sumber : safruddin.wordpress.com
Labels: beranie gagal, masalah untuk maju, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:38:00 AM
  |
|
|
|
|
|
Raja dan Laba-laba
|
Dahulu kala di negeri Skonlandia, ada seorang raja bernama Bruce. Dia sudah enam kali memimpin pasukannya menuju medan perang melawan sang agresor dari England, namun selama enam kali pertempuran itu, pasukannya selalu babak belur dihajar oleh musuh, hingga terpaksa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke hutan. Akhirnya, dia sendiri juga bersembunyi di sebuah gubuk kosong di dalam hutan belantara. Suatu hari, hujan turun dengan derasnya, air hujan menerobos dari atap rumah yang bocor mengenai muka Bruce, sehingga dia terbangun dari tidurnya. Sesaat dia merenungi nasibnya yang malang karena tidak dapat mengalahkan musuh, walaupun dia telah mengerahkan segala daya upaya. Semakin dia memikirkan hal ini, hatinya semakin pedih dan hampir putus asa. Pada saat itu, mata Bruce menatap ke atas balok kayu yang melintang diatas kepalanya, disana ada seekor laba-laba sedang merajut sarangnya. Dia dengan seksama memperhatikan gerak gerik laba-laba tersebut, dihitungnya usaha si laba-laba yang telah enam kali berturut-turut berusaha sekuat tenaga mencoba mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu yang berada di seberangnya, namun akhirnya gagal juga. “Sungguh kasihan makhluk kecil ini.” kata Bruce, “Seharusnya kau menyerah saja!” Namun, sungguh diluar dugaan Bruce, walaupun telah enam kali si laba-laba gagal mengaitkan ujung benangnya, dia tidak lantas putus asa dan berhenti berusaha, dia coba lagi untuk yang ke tujuh kalinya, dan kali ini dia berhasil. Melihat ini semua, Bruce sungguh merasa kagum dan lupa pada nasib yang menimpa dirinya. Bruce akhirnya berdiri dan menghela napas panjang, lalu dengan lantang dia berteriak: “Aku juga akan bertempur lagi untuk yang ketujuh kalinya!” Bruce akhirnya benar-benar mendapatkan semangatnya kembali, ia segera mengumpulkan dan melatih lagi sisa-sisa pasukannya, lalu mengatur strategi dan menggempur lagi pertahanan musuh, dengan susah payah dan perjuangan yang tak kenal menyerah, akhirnya Bruce berhasil mengusir pasukan musuh dan merebut kembali tanah airnya. Note : Dalam kehidupan, manusia terkadang mudah mengeluh dan meyerah dengan situasi. Tapi dengan dorongan akan orang-orang yang kita cintai di sekitar kita, semangat kita akan bangkit kembali dan meraih kemenangan. Oleh: Safruddin Labels: beranie gagal, laba-laba, motivasi, motivation, raja Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:31:00 AM
  |
|
|
|
| Wednesday, July 08, 2009
|
|
Pelajaran dari Sebuah Ember
|
|
Suatu hari, seorang guru berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnisnya, dan ia berusaha mengajarkan sesuatu dengan memakai ilustrasi yang tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia mengeluarkan ember berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam ember. Ketika batu itu memenuhi ember sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya: "Apakah toples ini sudah penuh?" Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!" Kemudian dia berkata, "Benarkah?" Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi: "Apakah ember ini sudah penuh?" Kali ini para siswanya hanya tertegun, "Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab. "Bagus!" jawab sang guru. Kembali dia meraih ke bawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam ember, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia bertanya, "Apakah ember ini sudah penuh?" "Belum!" serentak para siswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, "Bagus!" Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam ember, sampai ember itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si guru ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: "Apakah maksud dari ilustrasi ini?" Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!" "Bukan!", jawab si guru, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa: JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM EMBER TERSEBUT. *** "Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami atau istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu". Inilah salah satu yang diajarkan dalam manajemen waktu dimana manajemen waktu dapat berupa perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas atas waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien. Efektivitas terlihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan efisien tidak lain mengandung dua makna, yaitu: makna pengurangan waktu yang ditentukan, dan makna investasi waktu menggunakan waktu yang ada. Manajemen waktu bertujuan kepada produktifitas yang berarti rasio output dengan input. Tampak dan dirasakan seperti membuang-buang waktu dengan mengikuti fungsi manajemen dalam mengelola waktu. Merencanakan terlebih dahulu penggunaan waktu bukanlah suatu pemborosan melainkan memberikan pedoman dan arah bahkan pengawasan terhadap waktu. Dari tinjauan secara komprehensif pekerjaan yang hendak dikerjakan dan rumusan tertulis sebuah rencana dapat diketahui prioritas hubungan antar aktivitas yang akan dikerjakan sendiri serta didelegasikan. Jebakan yang sering muncul disini adalah rasa percaya diri dapat cepat bila dikerjakan sendiri dimana itu perasaan yang kurang tepat. Setelah pengorganisasian terjadi maka penggerakan pun dilakukan yang mencakup pelaksanaan sendiri dan pemberian motivasi kepada pemegang delegasi. Satu hal yang penting ialah komitmen kuat untuk konsisten pada rencana dan mengeliminasi gangguan-gangguan termasuk permintaan bantuan dari atasan maupun bawahan dengan cara berani mengatakan "TIDAK". Akhirnya setelah selesai tuntas pekerjaan dilakukan pengawasan berdasarkan rencana, yang tidak lupa memberikan reward terhadap keberhasilan. Dalam situasi waktu sesuai rencana belum habis sedangkan pekerjaan telah tuntas seyogyanya dipergunakan untuk menambah kuantitas, merencanakan pekerjaan selanjutnya dan atau investasi waktu. Akhirnya, kualitas manajamen waktu berpedoman kepada empat indikator,yaitu: tetap merencanakan, tetap mengorganisasikan, tetap menggerakkan, dan tetap melakukan pengawasan.
Oleh : Sugeng Dwi Triswanto
Labels: beranie gagal, ember, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 12:59:00 PM
  |
|
|
|
| Tuesday, July 07, 2009
|
|
Melampaui Keserakahan Seekor Nyamuk
|
Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
”Enough is not enough when we can get more.” Mungkin anda pernah mendengar ungkapan itu. Cukup itu tidaklah cukup, jika kita bisa memperoleh lebih banyak lagi. Dalam konteks tidak cepat berpuas diri, kalimat itu sungguh sangat memotivasi. Karenanya, ketika kita berhasil meraih pencapaian hingga tahap tertentu, maka kita terus memacu diri. Namun, dalam konteks pengendalian hawa nafsu, kita perlu menggunakan sudut pandang yang berbeda sama sekali. Sebab, hawa nafsu yang tidak mengenal batas membentuk kita menjadi pribadi serakah (greedy), sehingga ’mengambil lebih banyak lagi’ menjadi dogma yang mesti kita patuhi. Sampai-sampai, kita tidak bisa membedakan antara semangat untuk terus mengeksplorasi kapasitas diri dengan keserakahan.
Dipenghujung musim hujan, para nyamuk menggeliat bangun. Sehingga, pada masa-masa awal musim kemarau seperti saat ini dirumah saya sudah mulai beterbangan mahluk haus darah itu. Jika sudah begitu, ketenangan malam-malam kami menjadi terusik. Kami sering dibuat tidak berdaya untuk menangkis serangan-serangan udara layaknya pesawat tempur canggih yang menggempur pemukiman penduduk yang tak berdaya. Hebatnya lagi, nyamuk jaman sekarang sudah semakin canggih melakukan manuver sehingga jangan harap bisa menepuknya ketika dia terbang. Bahkan, ketika dia menggigitpun tingkat kewaspadaannya tetap tinggi. Jadi, saat kita menepuk, dia cepat-cepat terbang lagi. Nyamuk lolos, malah paha kita yang terasa pedas karena terkena pukulan sendiri.
Tapi, tentu Anda tahu bahwa ada ’saat dimana kita bisa menangkap’ nyamuk dengan amat sangat mudah. Yaitu, ketika nyamuk sedang kekenyangan. Ketika kenyang, nyamuk tidak bisa terbang. Boro-boro terbang, untuk sekedar bergerak saja sudah sulit. Sehingga, kita bisa menepuknya dengan teramat gampang.
Setiap kali saya mendapati nyamuk kekenyangan seperti itu saya selalu memiliki dua perasaan yang bercampur baur. Pertama, perasaan puas, karena anda tahulah apa yang saya lakukan kepada nyamuk yang telah menyakiti anak-anak saya yang tengah tertidur pulas itu. Kedua perasaan miris. Miris? Iya. Karena saya melihat sifat nyamuk itu didalam diri saya. Setelah saya memikirkan dalam-dalam, ternyata bukan hanya nyamuk yang memiliki sifat serakah, tetapi juga manusia. Bahkan, mungkin manusia lebih serakah dari nyamuk. Nyamuk memang serakah. Tetapi, yang dia ambil hanya sebatas memenuhi isi perutnya. Tetapi, keberhasilan manusia untuk memenuhi seluruh rongga perutnya tidak akan pernah berhasil menghentikan hasratnya untuk ’mengambil lebih banyak’ lagi. Sebab, selain memiliki rongga perut untuk menyimpan, manusia juga memiliki bank, surat berharga, emas batangan, dan berbagai macam bentuk penyimpanan lainnya. Karena kapasitas tempat penyimpanan itu nyaris tidak terbatas, maka cocoklah dengan sifat rakus manusia yang tidak kenal batas ini.
Seandainya nyamuk itu tidak mengumbar nafsu serakahnya, misalnya dengan menghisap darah secukupnya saja, mungkin dia akan tetap bisa menyelamatkan diri. Tetapi, keserakahan telah menjadikan dirinya terlampau bernafsu untuk mengambil sebanyak-banyaknya sehingga perutnya kepenuhan. Dan karenanya dia menjadi tidak berdaya. Kita sudah melihat begitu banyak bukti bahwa manusia-manusia yang serakah seringkali pada akhirnya harus berhadapan dengan hukum, dan bermuara dibalik jeruji penjara. Jika pun mereka bisa meloloskan diri, mereka harus berpura-pura menjadi manusia terhormat, padahal namanya terpampang dalam DPO alias daftar pencarian orang dengan titel buronan.
Sungguh beruntung bagi sang nyamuk. Sebab, dia hanya berurusan dengan dunia. Sedangkan manusia? Selain dunia, kita memiliki urusan dengan akhirat. Jika nyamuk serakah mati, maka mati pulalah semua ’dosa’ yang pernah diperbuatnya. Namun, jika manusia mati, maka abadilah ’semua amal perbuatannya’. Jika amal itu baik, maka kebaikan itu akan menjadi bekal kehidupan sesudah kematiannya. Namun, jika amal perbuatannya itu berupa keburukan; akan tetap menjadi beban bagi kehidupan keduanya kelak. Padahal, hidup kelak beda dengan hidup kini. Kini, uang bisa menjadi hakim pengganti hukum. Namun nanti, uang tidak bernilai lagi.
Tiba-tiba saja saya merasa beruntung karena ’tidak memiliki kesempatan’ untuk melampiaskan semua bentuk keserakahan itu. Saya bersyukur karenanya. Sebab, seandainya saja saya mendapatkan kesempatan itu; mungkin saya tidak akan mampu mengendalikan nafsu serakah ini. Tetapi, saya juga merasa miris lagi. Karena, meski tidak seserakah itu; saya masih memiliki bibit keserakahan dihati ini. Sehingga, kadang-kadang saya begitu egoisnya sampai berani mengabaikan kepentingan orang lain.
Hari ini, saya belajar sesuatu dari sang nyamuk. Bahwa jikapun kita harus mengambil, maka kita hanya berhak mengambil sesuai dengan hak kita. Yaitu sejumlah kadar kepantasan tertentu. Jika kita mengambil melebihi tingkat kepantasan itu, maka kita telah berubah menjadi mahluk yang lebih rendah dari sang nyamuk. Sebab, keserakahan nyamuk dibatasi oleh ukuran perutnya. Sedangkan keserakahan kita, hanya dibatasi oleh kematian. Sifat serakah kita tidak mati sebelum kita sendiri yang mati. Sementara dalam serakahnya itu, sang nyamuk mati dalam seluruh kebaikan hidup. Sebab, ketika dia mati, dia datang menghadap Tuhan. Lalu dia katakan; ”Tuhan, saya sudah menunaikan tugas yang Engkau perintahkan.” Maka malaikat yang mendampinginya berkata;”Tuhanku, sesungguhnya kami menyaksikan hambamu ini menunaikan tugasnya seperti yang Engkau perintahkan....”
Lalu batin saya bertanya kepada sang malaikat. ”Wahai Malaikat suci, apakah sesungguhnya tugas yang Tuhan berikan kepada sang nyamuk itu?” Balas malaikat:”Tuhan menugaskan nyamuk untuk memberikan pelajaran kepada umat manusia, agar mereka menghindari sifat serakah dan berlebih-lebihan.....” Lalu pagi itu, saya terbangun dengan beberapa ekor nyamuk yang gemuk. Saya kesal karena dia telah mengambil darah dari tubuh ini. Namun, saya juga kagum kepadanya. Karena demi menjalankan perintah Tuhan, dia rela untuk mengorbankan dirinya. Sehingga para manusia, bisa menarik pelajaran penting darinya....
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman
Natural Intelligence Learning Facilitator
http://www.dadangkadarusman.com/
Talk Show setiap Jumat jam 06.30-07.30 di 103.4 DFM Radio Jakarta Catatan Kaki: Memberi adalah membuka kesempatan bagi orang lain untuk menerima. Sedangkan menerima adalah membuka kesempatan bagi orang lain untuk memberi. Karenanya, kesediaan untuk memberi dan menerima menghindarkan kita dari keserakahan.Labels: beranie gagal, motivasi, motivation, nyamuk Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:59:00 PM
  |
|
|
|
|
|
Bukan Warna Yang Membuat Balon Itu Terbang
|
Siang itu dedepan sebuah taman ramai sekali anak-anak bermain dan sebagian besar anak membeli balon gas atau balon terbang. Ada yang membeli warna merah, warna kuning, warna hijau.
Si Abang pedagang balon ini sepertinya lagi kebanjiran rezeki dan ketika balonnya sudah hampir habis dan yangg tersisa hanya warna hitam, seorang anak berniat membeli balon, namun si anak itu sedikit ragu-ragu dan si anak tersebut bertanya?
“Bang, ..apakah balon warna yang hitam bisa terbang juga..?" dan Si Abang dengan santun menjawab.
”..Ya pasti bisa dong Nak, karena bukan warna yang membuat balon itu terbang, tapi sesuatu “isi” didalamnya”.. yang membuat balon itu bisa terbang.."
Hmm...sama halnya seperti kita, siapapun pasti bisa terbang, “terbang” untuk mencapai impian yg diinginkannya, karena bukan “warna” atau tampilan luar yang membuat kita bisa "terbang", tetapi “isi” didalam diri kita yang membuat kita bisa terbang.
Jadi, bagi yang fisiknya masih kurang ok, ngak keterima di ABRI, pramugari, atau apapun yang mengutamakan fisik. Tampang kurang cakep, kurang cantik, ngak keterima Audisi Indonesian IDOl, KDI, AFI dsb atau “semampai” semeter tak sampai,kurus atau “overweight”, terlalu “item”, kurang kuat, terlalu muda, terlalu tua, karena menganggap diri keturunan orang tidak mampu secara materi/financial.
Atau ngak keterima di tempat kerja yang mengharuskan anda sarjana SE, SH, ST, DRS, DR, MM, dsb dan hal-hal lain yang tampak luarnya “kurang”, jangan takut kita pasti bisa “terbang”, karena" isi" di diri kita yang membuat bisa "terbang" Cari kegiatan yang bisa membuat kita "terbang", tidak terbatasi oleh tampak luar, cari potensi diri kita yang lain, krn dibalik kekurangan kita, pasti tersimpan kelebihan kita... ..ayooo kita "terbang.."
Best Regards,
Sumirat, 081519591456 email: sumirat2001@yahoo.com YM! : sumirat2001 Facebook : Sumirat Sammy http://www.Sumirat-DBS.blogspot.com, Jaringan aktif, mandiri, cerdas, n bermanfaat http://www.dikania.blogspot.comLabels: balon terbang, beranie gagal, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 11:07:00 PM
  |
|
|
|
| Saturday, July 04, 2009
|
|
Meningkatkan Cash Flow Usaha Kecil
|
Menjalankan usaha membutuhkan keterlibatan secara emosional dan finansial. Tentu saja ini tuntutan yang sangat tinggi, terlebih jika bisnis baru saja dimulai atau mengalami masalah cash flow.
1. Mengelola dengan bijak Seseorang yang menjalankan usahanya harus mengabdikan seluruh waktunya untuk mengelola bisnisnya jika ingin menutup investasinya dan membuat profit yang diinginkan. Sikap disiplin diperlukan dalam mengelola usaha terlebih usaha kecil sampai menengah.
2. Cash Flow adalah segala-galanya Cash flow bisnis mengacu pada pendapatan usaha dan kecocokan pengeluaran. Dalam istilah yang sederhana, cash flow usaha menunjukkan bisnis memang menghasilkan keuntungan atau merugi. Dengan menentukan cash flow usaha, pengusaha bisa membuat perhitungan jika usaha dijalankan sendiri, yang berarti mampu membayar pengeluaran usaha dengan uang yang berasal dari usahanya tersebut.
Cash flow negatif berarti bisnis tidak bisa berjalan dengan sendirinya dan memerlukan dukungan finansial tambahan setiap bulannya. Jika ini terjadi, yang terbaik adalah melihat lebih dekat apa yang salah dalam operasional bisnis untuk menghindari kerugian lebih jauh.
3. Menentukan Flow Anda Untuk menentukan cash flow bisnis, pemilik harus mencatat pengeluaran bisnis setiap bulannya dan melihat darimana pembayaran pengeluaran ini berasal. Jika pendapatan usaha mampu mendukung dan membayar pengeluaran bisnis, maka ini merupakan cash flow yang baik atau positif. Jika tidak, bisnis akan bermasalah dan membutuhkan evaluasi yang serius.
4. Mengelola Dana Secara Strategis Jadi, bagaimana seorang pengusaha meningkatkan cash flow usahanya? Cash flow positif membutuhkan pengelolaan cash yang strategis. Ini berarti pengusaha harus mencari cara strategis untuk meningkatkan inflow pendapatan dan mengurangi jumlah pengeluaran bisnis. Artinya, meningkatkan profit margin bisnis dibandingkan dengan pendapatan dan pengeluaran yang dihasilkan.
5. Menentukan harga produk dengan cerdas Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan cash flow adalah dengan meningkatkan harga produk atau jasa yang dijual. Tentu, ini bukan solusi yang mudah karena akan mempengaruhi pola konsumen yang selalu mengamati kenaikan harga.
Jika produk yang dijual dianggap efisien dan sangat bermanfaat bagi konsumen, maka menaikkan harga bukanlah masalah karena mereka akan melihat efektivitas biaya atas produk yang dibeli. Banyak konsumen yang sangat memperhatikan harga tapi mereka menjadi lebih kritis dengan kualitas produk.
6. Menjaga Mutu Untuk memelihara kelangsungan hidup suatu produk dan meningkatkan penjualan, pengusaha harus menjaga mutu produk atau jasanya. Produk-produk yang tidak mengalami masalah meski harga naik adalah produk yang dianggap terbaik dalam kategorinya, produk di ceruk pasar dan produk yang selalu dibutuhkan dan hanya dihasilkan oleh beberapa pabrik.
Ketika memilih strategi ini, pengusaha harus menganalisa dampak kenaikan harga dalam volume penjualan. Harga produk tertentu bisa dinaikkan tanpa membuat konsumen kesal melalui pengembangan fitur.
7. Meminimalkan Pengeluaran Cara lain untuk meningkatkan cash flow usaha adalah dengan meminimalkan pengeluaran khususnya biaya pemeliharaan usaha. Dengan memilih mesin bisnis yang bermanfaat, bisnis bisa berjalan lebih produktif dengan upah buruh yang lebih rendah. Pengusaha juga bisa mengawasi fungsi outsource bisnis yang tidak dibutuhkan usaha secara reguler atau yang lebih murah jika dioutsourcekan daripada jika dijalankan sendiri.
Sebagian besar pengeluaran overhead terkait dengan upah buruh, sehingga pengusaha harus mengevaluasi staf untuk menentukan posisi bisa dilakukan secara efisien oleh satu orang atau posisi tersebut sama sekali tidak diperlukan..
8. Memiliki Sistem Billing Profesional Usaha dengan cash flow negatif harus mereview pemasukan yang tidak terkumpul atau adanya kredit yang melebihi jatuh tempo. Pengusaha harus mengupayakan strategi yang efisien untuk merubah hutang usaha menjadi uang tunai. Usaha yang mengalami cash flow negatif dikarenakan kegagalan merubah check atau hutang menjadi uang tunai .
Oleh: Trevor Marshall Sumber:www.weknowca shflow.info. comLabels: beranie gagal, cash flow usaha, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 8:03:00 PM
  |
|
|
|
|
|
Bank of Happiness
|
To members of "The Happiest Day of Your Life"
She married him today.
At the end of the wedding party, her mother gave her a newly opened bank savings passbook, with $1000 deposited in it.
She told her, "My dear daughter, take this passbook. Keep it as a record of your married life. Whenever something happy and memorable happens in your new life, put some money in. Write down what it's about next to the amount. The more memorable the event is, the more money you can put in. I've done the first one for you today. Do the others with your husband. When you look back after years, you will know how much happiness you've both shared.'
She shared this with him after getting home. Both of them thought it was a great idea and couldn't wait to make the next deposit! This is what the passbook looked like after a while:
- 7 Feb: $100, his first birthday celebration after marriage - 1 Mar: $300, she gets a salary raise - 20 Mar: $200, vacation to Bali - 15 Apr: $2000, She's pregnant! - 1 Jun: $1000, He gets the big promotion and so on...
However, as the years went by, they began fighting and arguing over trivial things. They didn't talk much. They regretted that they had married the most nasty person in the world...There was no more love.
One day she talked to her Mother. 'Mom, we can't stand it anymore. We have decided to divorce. I can't imagine how I decided to marry this guy!'
Her mother replied, 'Sure, that's no big deal. Just do whatever you want, if you really can't stand it. But before that, do one thing. Remember the savings passbook I gave you on your wedding day? Take out all money and spend it first. You shouldn't keep any record of such a poor marriage.'
She agreed with her. So she went to the bank, and was waiting in the queue to cancel the account. While she was waiting, she took a look at the passbook record. She looked, and looked, and looked. Then the memory of all the previous joyful moments came back to her. Her eyes were filled with tears. She left and went home.
When she got home, she handed the passbook to him and asked him to spend the money before getting divorced.
So the next day, he went to the bank, and was waiting in the queue to cancel the account. While he was waiting, he took a look at the passbook record. He looked, and looked, and looked. Then the memory of all the previous joyful moments came back to him. His eyes were filled with tears. He left and went home.
He gave the passbook back to her. She found a new deposit of $5000. And a line next to the record: 'This is the day I realized how much I've loved you throughout all these years. How much happiness you've brought me.'
They hugged and cried, putting the passbook back into the safe.
by : Nithya ShantiLabels: beranie gagal, happiness, motivasi, motivation Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 8:01:00 PM
  |
|
|
|
| Wednesday, July 01, 2009
|
|
Sang Pemecah Rekor Dunia
|
|
Keajaiban selalu terjadi di dunia ini. Keajaiban yang diciptakan manusia membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai. Kekuatan manusialah yang mengubah apa yang dulunya mustahil menjadi sebuah kenyataan yang mungkin bahkan tidak pernah kita percayai. Sayangnya, beberapa dari mereka tidak mempercayai adanya keajaiban. Mereka tidak meyakini bahwa manusia diciptakan dengan memiliki kekuatan yang sangat tidak terbatas untuk melakukan dan meraih apa pun yang menjadi tujuan mereka. Mereka tidak menyadari, begitu lahir, mereka memiliki potensi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Jika Anda belum mempercayai sepenuhnya, marilah lihat contoh nyata dari seseorang yang berhasil menciptakan keajaiban yang sungguh luar biasa. Seorang anak gadis yang baru berusia 9 tahun memang pantas dianugerahi penghargaan sebagi jenius cilik. Gadis asal India yang bernama M. Lavinashree berhasil lulus ujian Microsoft Certified Professional. Ia adalah orang termuda yang berhasil lulus ujian ini dan berhasil memecahkan rekor baru yang sebelumnya dicetak Arfa Karim, anak gadis asal Pakistan yang berusia 10 tahun. Bukan hanya itu saja, ia sebelumnya pernah menciptakan rekor dengan menghafal 1300 dongeng Tamil berusia 2000 tahun. Setelah lulus ujian, ia dikabarkan sedang berusaha menyelesaikan ujian Microsoft Certified Systems Engineer. Jika kita berpikir dengan logika dan akal sehat, tentunya tidak mungkin seorang anak ingusan memiliki keahlian mencengangkan ini. Meskipun tidak percaya, memang inilah kenyataannya. Inilah bukti bahwa manusia memiliki kekuatan besar atau raksasa tidur yang jika dimaksimalkan, akan membuat kita semua kagum. Oleh karena itu, jangan meremehkan kemampuan Anda. Jangan pernah menghakimi bahwa Anda orang yang biasa-biasa. Manusia adalah makhluk yang luar biasa yang sudah dilengkapi dengan senjata mutakhir bernama potensi. Jika Anda mampu mempergunakan dan mengasahnya, potensi ini akan mengantarkan Anda kepada impian-impian yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. Potensi ini jugalah yang mengubah Anda dari yang biasa menjadi luar biasa.
Oleh : Suhardi Labels: beranie gagal, motivasi, motivation, rekor dunia Selengkapnya...
|
posted by Ryan - Dodi
@ 10:20:00 PM
  |
|
|
|
|
|