<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891</id><updated>2012-02-09T23:03:26.660+07:00</updated><category term='terima kasih'/><category term='wirausaha'/><category term='rabu'/><category term='pensil'/><category term='berimajinasi'/><category term='kaya'/><category term='jangan menyerah'/><category term='pelajaran hidup'/><category term='boss'/><category term='wiraswasta muda'/><category term='jangan menyalahkan'/><category term='sukses'/><category term='kerja ikhlas'/><category term='bawaan lahir'/><category term='offline'/><category term='potensi hidup'/><category term='modal usaha'/><category term='kemampuan'/><category term='niat baik'/><category term='kelinci'/><category term='martha  tilaar'/><category term='Belajar Dari Arnold Schwarzenegger'/><category term='pemenang'/><category term='memaafkan'/><category term='kemampuan diri'/><category term='rasa khawatir'/><category term='e-book'/><category term='perjalanan'/><category term='motivation'/><category term='pekerja smart'/><category term='cerdik'/><category term='iman'/><category term='kolam renang'/><category term='berubah'/><category term='tips'/><category term='siap'/><category term='tanggung jawab'/><category term='alasan'/><category term='pemberhentian'/><category term='keahlian'/><category term='tolong'/><category term='pinter'/><category term='kegagalan'/><category term='sholat subuh'/><category term='hidup sederhana'/><category term='senyum'/><category term='myspace'/><category term='life is challenge'/><category term='usaha'/><category term='domba garut'/><category term='realistis'/><category term='kekurangan'/><category term='entreprenuer'/><category term='blind man'/><category term='facebook'/><category term='bantuan'/><category term='mungkin'/><category term='life is rhytm'/><category term='motivasi'/><category term='sederhana'/><category term='pikiran'/><category term='luar biasa'/><category term='jaringan'/><category term='knowing better about me'/><category term='bermain'/><category term='bersyukur'/><category term='ibu kandung'/><category term='michael jackson'/><category term='power rangers'/><category term='daleman'/><category term='prioritas bisnis'/><category term='bodoh'/><category term='bangkrut'/><category term='syukur'/><category term='walt disney'/><category term='tukul arwana'/><category term='merubah dunia'/><category term='preparation'/><category term='bebas depresi'/><category term='maksimal'/><category term='pemimpin'/><category term='networking'/><category term='pdf'/><category term='wordpress'/><category term='minggu'/><category term='fenomena dunia'/><category term='nyamuk'/><category term='ambisi'/><category term='belajar'/><category term='forrest gump'/><category term='kemauan'/><category term='bisnis'/><category term='semangat'/><category term='energi'/><category term='kesan'/><category term='langkah pertama'/><category term='tampak luar'/><category term='kamis'/><category term='yang baik'/><category term='masalah untuk maju'/><category term='komentator'/><category term='percaya diri'/><category term='nyalakan merahmu'/><category term='belalang'/><category term='google'/><category term='yahoo'/><category term='sabtu'/><category term='eksekutif'/><category term='ember'/><category term='senin'/><category term='seberapa cepat'/><category term='kesuksesan'/><category term='tua'/><category term='ebay'/><category term='orang kalah'/><category term='beranie gagal'/><category term='Tuhan'/><category term='youtube'/><category term='optimis'/><category term='kontras'/><category term='bijaksana'/><category term='pengusaha'/><category term='kepuasan'/><category term='ebook'/><category term='financial'/><category term='lonely planet'/><category term='pilihan sederhana'/><category term='impian'/><category term='membangun bisnis pribadi'/><category term='laba-laba'/><category term='goblok'/><category term='happiness'/><category term='konsep marketing'/><category term='kesempurnaan'/><category term='piano'/><category term='benar'/><category term='miskin'/><category term='mata duitan'/><category term='rekor dunia'/><category term='batu rubi'/><category term='be yourself'/><category term='menguntungkan'/><category term='ilmu'/><category term='hidup'/><category term='nikmat'/><category term='cash flow usaha'/><category term='kesehatan'/><category term='selasa'/><category term='kecantikan'/><category term='be professional'/><category term='citra diri positif'/><category term='proses'/><category term='keberhasilan'/><category term='dilarang mendahului'/><category term='dompet hilang'/><category term='investasi'/><category term='maaf'/><category term='jumat'/><category term='lupakan masa lalu'/><category term='Sakit Dahulu Senang Kemudian'/><category term='blog'/><category term='menjadi diri sendiri'/><category term='supervisor'/><category term='Never Fall in Love With Your Company'/><category term='dapat dipelajari'/><category term='blackberry'/><category term='pesan ibu'/><category term='penghalang diri'/><category term='sikap mental positif'/><category term='pemuda'/><category term='be positive'/><category term='adaptasi'/><category term='bahaya otak kanan'/><category term='dosa'/><category term='ISBA award'/><category term='penghambat sukses'/><category term='pekerja keras'/><category term='pemancing'/><category term='kesulitan'/><category term='raja'/><category term='achiever'/><category term='perjuangan'/><category term='bis kota'/><category term='gaji'/><category term='mozilla firefox'/><category term='be'/><category term='kesuksesan besar'/><category term='rahasia untung'/><category term='balon terbang'/><category term='harga kesuksesan'/><title type='text'>Beranie Gagal! Motivate yourself..!</title><subtitle type='html'>Berani gagal, ungkapan yang jarang kita dengar... Kegagalan adalah sukses yang tertunda, itulah yang sering kita dengar. Blog ini menyajikan artikel-artikel yang dapat memotivasi diri anda untuk selalu bangkit dari kegagalan, mungkin kami dapat menginspirasi anda untuk selalu tidak menyerah dalam menghadapi segala masalah. Kehidupan itu seperti roda, jadi jangan pernah menyerah untuk meraih sukses anda yang tertunda! Salam Sukses!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1204</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8869314950807461112</id><published>2012-02-07T12:19:00.000+07:00</published><updated>2012-02-07T12:20:22.895+07:00</updated><title type='text'>Katak dan Siput</title><content type='html'>Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siput menjawab: "Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari, tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih."&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katak menjawab: "Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan: Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah apa yang kita miliki. Hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur dan kebahagiaan bagi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.andriewongso.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8869314950807461112?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8869314950807461112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8869314950807461112' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8869314950807461112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8869314950807461112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/02/katak-dan-siput.html' title='Katak dan Siput'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-9219807143564043772</id><published>2012-02-06T15:28:00.002+07:00</published><updated>2012-02-06T15:42:20.253+07:00</updated><title type='text'>Tips Ijin Maksa "JADI PENGUSAHA" pada Orang Tua...</title><content type='html'>1. Tips Ijin Maksa "JADI PENGUSAHA" pada Orang Tua...&lt;div&gt;&lt;br /&gt;2. Kata Bapakmu: "ngapain kamu kuliah jauh2, kalo lulus juga cuma jualan! Itu si Kokom gak sekolah aja juga jualan! Apa guna gelarmu itu?!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;3. Kata Bapakmu: "mending kamu jd PNS, dpt pensiun! Ato jd pegawe bank perlente pakai dasi! Ato kerja di gedung2 tinggi di jakarta sana!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;4. Kata Bapakmu:"bapak bayarin kamu kuliah itu biar lulus langsung kerja enak!Dikantor mewah! Perlente dan wangi gak perlu keringetan lagi!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;5. Kata Bapakmu:"orang usaha itu butuh modal, lah kamu siapa yg mau modali? Dengkulmu apa bisa buat modal? Gundulmu apa laku?"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;6. Kata Bapakmu: "kalo kamu usaha! Bangkrut, siapa yg mau nanggung? Kamu mau dikejar-kejar debt colector! Kamu mau dicap tukang utang?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;7. Kata Bapakmu: "mending kamu segera nglamar di kantor XXX! Bapak punya channel disana, pimpinannya kawan bapak, kamu pasti diterima!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;8. Kata Bapakmu: "kamu itu pokoknya gak usah neko2! Kuliah yg rajin, lulus cepet, kerja jd pegawai dah! Nyamaaaan hidupmu!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;9. Kata Bapakmu: "kamu itu nurut sama orang tua! Kalo kamu gak nurut sama saja kamu gak hargai orang tua..!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;10. Kata Bapakmu: "anaknya pak Budi itu lho, lulus dr UGM lgsg ke Kalimantan jd pegawai departemen, sdh mapan! Lah kamu?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;11. Kata Bapakmu: "contoh si wawan, lulus ITB lgsg kerja di Jakarta, gajinya besar! Tiap pulang penampilannya perlente dan terhormat!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;12. Kata Bapakmu: "Bapak ibumu pengen kamu jd org yg berdasi! Biar ngangkat harga diri.. Kamu gak kumel kayak gitu terus!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;13. Kata Bapakmu: "kamu tau enggak, banyak itu berita di televisi pengusaha yg berurusan dg polisi! Mereka nyogok sana sini! Mau kyk gitu?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;14. Kata Bapakmu: "kalo kamu jd pegawai di Dinas itu, kamu cukup kerja santai, habiskan hidupmu disana, pensiun menunggu!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;15. Kata Bapakmu: " kalo kamu jd pegawe bank, kamu bakal tiap hari pegang duit gede! Gak kayak kere yg jarang pegang duit!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;16. Kata Bapakmu: "kamu lulus besok gelarnya ST, Sarjana Teknik!! Apa kata tetangga kalo kamu cuma jualan kayak anak lulusan SMA?!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;17. Kata Bapakmu: "Org usaha itu butuh bakat! Nah kamu? Bakat dari mana? Simbah moyangmu sampai bapakmu pegawai semua!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;18. Kata Bapakmu: "orang usaha itu butuh niat! Lah kamu?! Sejak SMA aja sdh bandel hamburkan uang! Lah kok mau jd pengusaha!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;19. Kata Bapakmu: "wiss manut sama bapakmu! Lulus kamu harusss segera nglamar kerja, di bank, di departemen, di BUMN! Dah aman hidupmu!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;20.Kata Bapakmu: "kalo kamu sampai gagal, ngeyel, gak manut orang tua, ya wisss bapak dah gak ngurusin kamu lagi! Terserah mau jadi apa!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;21. Kata Ibumu: " wis to le, nduk.. Kamu denger kata bapakmu, segera lulus kuliah, IPnya tinggi, biar gampang diterima kerja..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;22. Kamu terdiam... Gak tau jawab apa.... Nunduk... Suasana hening... Klakep..&lt;br /&gt;.................................&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;23. Baca Doa... Biar lidahmu gak keselip! Fokus pada apa yg kamu katakan...&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;24. Tegakkan kepalamu! Senyumlah... Lihat ke wajah bapak dan ibumu.. Tunjukkan senyum termanismu..yg paling tulus.. Tarik nafas..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;25. Sttt... Jawabannya nomer 27 sampai habis wajib kamu pahami! Bukan hanya apalan! Jangan sampai bapak ibumu tau kalo AKU YG NGASIH TAU!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;26. Inget yaaaa.. Janji! Jangan bilang dari aku....!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;27.#Katamu: "Bapak Ibu, tanpa mengurangi sayang dan bakti ananda ijinkan ananda sharing tentang pilihan hidup ananda..."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;28.#Katamu: "semua pekerjaan itu mulia dimata اَللّهُ asal dilakukan sbg ibadah utk mencari Rizkinya yg halal.. "&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;29.#Katamu: "mau jd pegawai, PNS, karyawan pabrik, tentara, polisi, pengusaha, semua pekerjaan MULIA, asal semua dikerjakan dg KEJUJURAN!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;30.#katamu:"tapi اَللّهُ menciptakan manusia dg otak, hati, fikiran, dan anggota badan agar mereka MENENTUKAN nasibnya sendiri!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;31.#katamu:"termasuk dalam mencari rejeki pak, ternyata manusia diberikan ladang rejeki yg amaaat banyak pintunya! Dan bisa memilih"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;32.#katamu:"kata Nabi, dari 10 pintu rejeki ternyata 9 itu dari pintu PERNIAGAAN.. Nabi pedagang, sahabat2 juga pedagang.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;33.#katamu:"jd kalo msh ada yg meremehkan profesi pedagang maka kita kembali ke jaman yg lebih terbelakang dari jaman nabi"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;34.#katamu:"pak..saya kuliah bkn utk mndpatkan IPK yg tinggi,krn ssungguhnya saya belajar di Universitas Alam Raya yg mngajarkan kehidupan"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;35.#katamu:"saya terbelalak ketika tau bahwa SARJANA PENGANGGURAN di Indonesia mencapai 800.000 orang.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;36.#katamu:"kalo saya lulus dan hanya jadi pengangguran, maka data itu akan semakin membengkak gak karuan.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;37.#katamu:"belum lagi kawan2 dikampus saya, sekali wisuda sampai 4000 orang, mau kemana mereka semua? Masih buta.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;38.#katamu:"mereka semua sarjana pak, tapi ini tahun 2011, bukan tahun 1980 yg sarjana masih jadi level highclass! Level atas.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;39.#katamu:"tahun 2011 dan seterusnya semakin kejam pak, SARJANA BERCECERAN DIMANA-MANA..yg gelarnya SH,ST,SE,SSi kayak diobral"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;40.#katamu:"aku tidak mau jd PENGEMIS PEKERJAAN pak, aku mau bikin lapangan kerja untuk orang banyak!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;41.#katamu:"pak, bukankah orang terbaik di mata اَللّهُ adalah orang yg BERMANFAAT?..aku ingin jadi salah satu orang itu.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;42.#katamu:"aku gak mau pak demi sebuah pekerjaan aku menghalalkan segala cara! bagaimana nanti bertanggungjawab di akhirat??&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;43.#katamu:"aku gak mau kayak kakak kelasku, demi jadi PNS di Sumatera dia rela menyogok hingga 150juta.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;44.#katamu:"aku gak mau kayak kawanku demi jd karyawan bank dia harus dengan bantuan Omnya yg jadi pimpinan cabang"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;45.#katamu:"bayangkan pak, kalo aku sperti mereka, aku MENGAMBIL HAK ORANG LAIN yg terus kumakan.. Ada darah haram di rejekiku!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;46.#katamu:"aku gak mau kayak kawanku, stlh kerja di perusahaan, terkenal jd penjilat atasan dan bikin onar.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;47.#katamu:"aku gak mau sprti kakak kelasku, lulus dgn IPK 4,1 kerja kontrak 2 tahun, habis itu tetep jadi pengangguran susah cari kerjaan"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;48.#katamu:"aku gak mau pak,ketika hari wisuda, statusku berubah drastis dari MAHASISWA menjadi PENCARI KERJA!!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;49.#katamu:"aku malu pada bapak, kalo sampai 2 bulan sejak diwisuda dg gelar didada, tp statusku masih PENGANGGURAN tanpa KERJAAN!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;50.#katamu:"aku malu pada bapak, kalo sampai 2 bulan sejak diwisuda dg gelar didada, tp statusku masih PENGANGGURAN tanpa KERJAAN!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;51.#Katamu:"aku malu dgn gelar sarjana, tapi tanganku masih tengadah meminta jatah pada bapak dan ibu.. Aku maluuuu"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;52.#katamu:"aku yakin pak, اَللّهُ MAHA KAYA! Rejekinya terhampar dimana-mana, dan aku ingin meraih 9 pintu rejekinya!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;53.#katamu:"pak, aku siap sambil kuliah buka usaha! Apapun itu AKU GAK MALU pak, jual koran dikiospun aku siap.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;54.#katamu:"pak, aku siap MENUNDA KESENANGANKU.. Kuhabiskan keringatku kuliah sambil usaha, demi masa depanku!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;55.#katamu:"pak, mereka yg sukses jadi pengusaha ternyata melewati kegalauan sperti diriku.. Tapi mereka BISA MELEWATINYA!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;56.#katamu:"pak, bukankah tangan ATAS lbh baik dr tangan dibawah? Aku ingin menjadi KRAN yg memancarkan rejeki اَللّهُ utk orang banyak!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;57.#katamu:"pak, aku lebih bangga 5 thn lagi pulang dg pakaian biasa tp aku punya usaha yang bermanfaat untuk orang banyak!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;58.#katamu:"daripada aku kembali dengan pakaian berdasi namun aku egois hanya bermanfaat untuk diriku sendiri.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;59.#katamu:"harta bukan segalanya pak, tapi dgn mengusai 9 pintu rejeki aku bisa LEBIH BANYAK BERBAGI.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;60.#katamu:"pak, aku ingin bekerja dengan hatiku.. Dengan pagar kejujuran, Aku tidak mau makanan haram dr pekerjaanku"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;61.#katamu: "aku sedih pak, seorang kawan berkata, satu2nya cara utk punya mobil sendiri adalah dengan KORUPSI.. Ngeri pak!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;62#katamu:"aku mau membuat bapak ibu bangga bukan dgn gelarku, tp seberapa MANFAAT aku untuk dunia!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;63.#katamu:"Pak, Bu.. Doa dan restu bapak ibu adalah pembuka jalan rejekiku.. Ijinkan ananda berjuang demi masa depanku.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;64. Lalu....??&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;65. Dekati mereka, cium tangan mereka, peluk mereka... Itu adalah ENERGI luar biasa untuk memulai langkahmu!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;66........ Uwiss aaah!!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;67. Segera bergerak!! MOVE!! MOVE!! MOVE!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber : ray-studio.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-9219807143564043772?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/9219807143564043772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=9219807143564043772' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9219807143564043772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9219807143564043772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/02/tips-ijin-maksa-jadi-pengusaha-pada.html' title='Tips Ijin Maksa &quot;JADI PENGUSAHA&quot; pada Orang Tua...'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3162313712844483727</id><published>2012-02-03T10:12:00.000+07:00</published><updated>2012-02-03T10:13:53.065+07:00</updated><title type='text'>Ayo, Jadi Kecap Nomor Dua..!</title><content type='html'>Memang tidak ada kecap yang diberi label nomor 2 di pasar, semua nomor 1.  Trik seperti ini dilakukan tidak saja untuk membuat calon konsumen tergiur, tapi juga sekaligus untuk “menggertak” pesaing agar berfikir 2 kali sebelum terjun ke kancah yang sama.  Dan memang bagi yang bernyali kecil, daripada harus berdarah-darah bertarung dengan si nomor 1, lebih baik cari lahan lain yang lebih aman saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak bagi yang bermental jawara.  Kemarin orang lain boleh muncul sebagai nomor 1 – dan saya nomor 2 -- namun hari ini harus saya yang nomor 1.  Kalau hari ini masih orang lain yang nomor 1 – dan saya nomor 2 -  besok giliran saya yang nomor 1. Kalau besok masih juga orang lain yang menjadi nomor 1, itu artinya besok lusalah giliran saya. Demikian kira-kira falsafah hidup mereka.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para jawara tidak pernah putus asa, apalagi kalah sebelum berperang. Bagi mereka, nomor 2 berarti PERINGKAT UTAMA dari sederetan penantang.  Dan, itu sungguh  terhormat. Kenyataannya, sebagian masyarakat justru menaruh respek pada si nomor 2 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, sewaktu film “The Man From UNCLE” menjadi top box office, David McCallum yang memerankan tokoh nomor 2 Illya Kuryakin, tidak kalah populer dengan pemeran utamanya, Robert Vaughn yang melakonkan tokoh Napoleon Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jackie Chan, selama bertahun-tahun menjadi nomor 2, karena citranya selalu jatuh di bawah bayang-bayang sang maestro, Bruce Lee.  Namun, setelah sadar bahwa ia tidak mungkin menjiplak tokoh idolanya itu, ia berhasil menjadi diri sendiri yang pada akhirnya membuat dirinya  sukses, kaya dan populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Ali malah mungkin belum pantas dianggap nomor 2 ketika berhadapan dengan juara dunia kelas berat Sony Liston, yang telah membunuh sejumlah petinju di atas ring (dalam arti sebenarnya!).  Tapi toh ia bisa menang.  Demikian juga dengan Evander Hollyfield, sang nomor 2 yang mengkanvaskan si leher beton Mike Tyson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepsi Cola selama puluhan tahun menjadi nomor 2 di mata masyarakat.  Namun apakah itu berarti Pepsi kurang populer atau kurang berkualitas? Sama sekali tidak.  Pepsi sangat dikenal dan dihormati tidak saja sebagai produk bermutu, tapi boleh dikata ialah yang dinobatkan orang sebagai pesaing terberat Coca Cola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apple tidak pernah surut bersaing dengan IBM.  Meski diterpa berbagai kesulitan yang menyebabkannya harus jatuh bangun, Apple tetap menjadi salah satu bintang terang di dunia teknologi informasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti semua itu? Tidak lain bahwa, dalam kehidupan ini tidak seyogyanyalah kita merasa kecil.  Tidak peduli kita ada di peringkat berapa saat ini, nomor 2 atau 200 sekali pun, itu tidak penting.  Yang penting adalah kita saat nanti, saat perjuangan  mati-matian telah kita lakukan, maka sedikit atau banyak, kecil atau besar, perubahan pasti terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis: &lt;b&gt;Rusman JH   &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3162313712844483727?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3162313712844483727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3162313712844483727' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3162313712844483727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3162313712844483727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/02/ayo-jadi-kecap-nomor-dua.html' title='Ayo, Jadi Kecap Nomor Dua..!'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-712691333809742129</id><published>2012-02-02T11:46:00.000+07:00</published><updated>2012-02-02T11:47:09.516+07:00</updated><title type='text'>Kisah Petani Jagung</title><content type='html'>James Bender dalam bukunya, "How to Talk Well" [New York; McGray-Hill Book Company,Inc., 1994], menyebutkan sebuah cerita tentang seorang petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan petani dengan jagung terbaik sepanjang musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara dan menggali rahasia kesuksesan petani tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama setiap tahunnya?" tanya wartawan, dengan penuh rasa heran dan takjub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah dan membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain. Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang. Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus pula," jawab petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani ini sangat menyadari hukum keterhubungan dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan, mereka yang ingin menikmati kebaikan, harus memulai dengan menabur kebaikan pada orang-orang di sekitarnya. Jika Anda ingin bahagia, Anda harus menabur kebahagiaan untuk orang lain. Jika Anda ingin hidup dengan kemakmuran, maka Anda harus berusaha meningkatkan taraf hidup orang-orang di sekitar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak akan mungkin menjadi ketua tim yang hebat, jika Anda tidak berhasil meng-upgrade masing-masing anggota tim Anda. &lt;b&gt;KUALITAS ANDA DITENTUKAN OLEH ORANG-ORANG DI SEKITAR ANDA. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Cerdas sejatinya adalah orang yang mencerdaskan orang lain, begitu pula orang yang baik adalah orang yang mau membaikkan orang lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menebarkan kebaikan di manapun anda berada.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Anonymous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-712691333809742129?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/712691333809742129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=712691333809742129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/712691333809742129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/712691333809742129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/02/kisah-petani-jagung.html' title='Kisah Petani Jagung'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-9113147097813870586</id><published>2012-02-01T11:59:00.001+07:00</published><updated>2012-02-01T12:01:36.184+07:00</updated><title type='text'>T.H.I.N.K.B.I.G</title><content type='html'>Ben Carson dikenal sebagai ahli bedah saraf dunia yang hebat. Padahal peraih penghargaan The Presidential Medal of Freedom 2008 dari Presiden AS ini waktu kecil dikenal sebagai anak miskin dan bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali ibunya menyadarkannya bahwa ia sebenarnya bukan anak bodoh hanya kurang belajar. Maka sang ibu menekannya agar ia banyak membaca buku baik buku pelajaran maupun buku lainnya. Meski mereka miskin dan tak mampu beli banyak buku, ibunya meminjam buku-buku dari perpustakaan umum untuk dipelajari Ben. "Dalam kondisi miskin kita tak akan punya kesempatan untuk pergi ke mana-mana. Namun dengan buku kita bisa pergi ke mana pun kita mau, bisa jadi orang seperti apapun, dan bisa melakukan apapun yang kita inginkan," tutur ibunya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat disiplin yang ditanamkan ibunya itu akhirnya Ben sukses jadi ahli bedah saraf dunia. Ia berbagi kiat suksesnya dalam sejumlah buku, salah satunya Think Big. Selalu berpikir besar (Think Big) inilah yang mendorongnya jadi orang sukses. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebenarnya apa &lt;b&gt;Think Big&lt;/b&gt; menurut Carson? Ia punya rumusan singkat, bahwa Think Big terdiri dari 8 kunci sukses yang diurai dari delapan huruf &lt;b&gt;(T-H-I-N-K-B-I-G) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;T&lt;/b&gt; - berati&lt;b&gt; talent&lt;/b&gt; (bakat) atau time (waktu). Kenalilah bahwa waktu dan bakat adalah hadiah dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;H&lt;/b&gt; - adalah &lt;b&gt;"hope"&lt;/b&gt;, harapan untuk hal-hal yang baik dan jujur (honest).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I&lt;/b&gt; - adalan &lt;b&gt;"Insight"&lt;/b&gt;, wawasan yang diperoleh dari orang atau buku-buku bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;N&lt;/b&gt; - adalah &lt;b&gt;"to be Nice to all people"&lt;/b&gt;, berbuat baiklah pada semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;K&lt;/b&gt; - adalah &lt;b&gt;"knowledge"&lt;/b&gt; (ilmu pengetahuan), kenalilah ilmu pengetahuan sebagai kunci kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;B&lt;/b&gt; - adalah &lt;b&gt;"book"&lt;/b&gt; (buku), bacalah buku sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I&lt;/b&gt; - "&lt;b&gt;In-dept"&lt;/b&gt;, belajar dan perdalamlah keterampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;G&lt;/b&gt; - adalah &lt;b&gt;"God"&lt;/b&gt;, Tuhan. Semua orang punya Tuhan. Jangan lupa pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyimpulkan semua itu dari pelajaran diberikan ibunya. &lt;i&gt;"Ketika saya sedang belajar ibu saya selalu bilang, ‘Kamu bisa melakukan apa saja yang orang lain lakukan, hanya saja kamu harus melakukannya dengan lebih baik',"&lt;/i&gt; katanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber: Anonymous&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-9113147097813870586?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/9113147097813870586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=9113147097813870586' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9113147097813870586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9113147097813870586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/02/thinkbig.html' title='T.H.I.N.K.B.I.G'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8098280623675724645</id><published>2012-01-30T10:37:00.001+07:00</published><updated>2012-01-30T10:43:46.243+07:00</updated><title type='text'>Buah Kerja Keras Tukang Cuci Piring di AS</title><content type='html'>&lt;b&gt;Sekitar 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2005, pria bernama Rudi Suparto ini terbang ke Amerika Serikat demi mencari uang lebih. Namun ternyata, mantan sales manager ini tak bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik selain tukang cuci piring di sebuah restoran.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal kehidupannya di Amerika Serikat terbilang tidak mudah bagi pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini. Betapa tidak, ia sebenarnya tidak bisa berbahasa Inggris. Alhasil, hanya tukang cuci piringlah yang bisa dijadikan nafkah penghidupannya di tahun-tahun pertama di negeri Paman Sam ini. "Sedih sekali sebenarnya waktu itu. Saya tidak biasanya memegang sampah dan kotoran makanan," kisah Rudi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasanya, kondisi menyedihkan ini tidak membuat Rudi pantang menyerah. Justru ia menjadikan keadaannya itu sebagai bahan pelajaran sehingga pada akhirnya ia mengetahui cara memasak dan seluk beluk restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan dan kegigihannya selama beberapa tahun tersebut akhirnya menghasilkan sebuah restoran cepat saji miliknya sendiri, yang diberi nama Wok Express. Restoran ini terletak di jalan utama kompleks kasino, Las Vegas, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat kacang yang tak lupa akan kulitnya, Rudi pun ikut membantu sesama imigran asal Indonesia. Seluruh karyawannya adalah orang Indonesia, dan hanya juru masaknya saja yang warga China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sudah memiliki kehidupan mapan di Amerika, Rudi tetap berencana untuk menghabiskan masa tuanya di Indonesia. Karena itu, ia selalu berusaha berbahasa Indonesia dengan anak-anaknya supaya bahasa ibu mereka tidak hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian Rudi Suparto ini membuktikan bahwa setiap peluh kerja keras di bidang apa pun bila ditekuni dengan niat baik dapat berbuahkan kesuksesan yang manis. Selain itu, apa yang dilakukan Rudi juga patut dicontoh. Sejauh apa pun kita melalang buana dan apalagi menuai keberhasilan di negeri orang, layaknya kita tidak melupakan kampung halaman. Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.andriewongso.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8098280623675724645?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8098280623675724645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8098280623675724645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8098280623675724645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8098280623675724645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/buah-kerja-keras-tukang-cuci-piring-di.html' title='Buah Kerja Keras Tukang Cuci Piring di AS'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7720227480911968809</id><published>2012-01-26T14:48:00.002+07:00</published><updated>2012-01-26T14:53:23.472+07:00</updated><title type='text'>Time to Change</title><content type='html'>Sebagai seorang manusia jika kita ingin hidup kita berubah menjadi lebih baik tentu kita harus berubah. Merupakan suatu kemustahilan jika kita hidup kita berubah menjadi baik bila kita tidak berubah dan tetap melakukan hal yang sama seperti yang biasa kita lakukan.&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan bagaimana caranya kita dapat berubah ? Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan jika Anda ingin berubah, yaitu:&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Analisa Diri Anda &lt;/b&gt;&lt;i&gt;(Mengenali Kondisi Anda saat ini)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Langkah pertama yang Anda lakukan, yaitu Anda harus mengenai kondisi Anda saat ini. Ajukan beberapa pertanyaan kepada diri Anda, lalu tuliskan pada sebuah catatan:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Apa aspek dalam kehidupan Anda yang sesuai dengan tujuan hidup Anda yang utama yang ingin segera Anda capai ? &lt;i&gt;(misalnya: Karier atau Bisnis Anda, Kesehatan Anda, Kehidupan Percintaan Anda, Rumah Tangga Anda, Kehidupan Sosial Anda, Kehidupan Rohani Anda, dll)&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa hal yang sudah Anda mulai dan tuliskan detail kondisinya saat ini &lt;i&gt;(sebagai contoh untuk bisnis, apa bisnis Anda, apa produk/jasa yang Anda buat, apa kelebihannya, siapakah target market Anda, dan apakah pembeli Anda sudah sesuai dengan target market Anda, apakah kelebihan produk Anda merupakan yang target market Anda cari, dll.)&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari apa yang ingin Anda capai tersebut jika diberikan Angka 1 (untuk paling awal) sampai 10 (Anda mencapainya), Anda sudah mencapai Angka berapa ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuliskan faktor-faktor internal Apa saja yang Anda miliki dalam diri Anda yang dapat membantu Anda dalam mencapainya ! &lt;i&gt;(misalnya: talent (bakat), knowledge, communication skill, wisdom, charisma, etc)&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuliskan faktor-faktor eksternal Apa saja yang Anda miliki  yang membantu Anda dalam mencapainya ! &lt;i&gt;(misalnya: network, mentor, friendship, family, environment, money/capital, opportunity, etc)&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Goal Setting&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(Tentukan Anda ingin menjadi seperti Apa ?)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Langkah kedua yaitu Anda harus menentukan Goal sampai mana pencapaian yang Anda ingin peroleh (misalnya untuk karier sebutkan nilai bisnis yang Anda inginkan, bila ingin bentuk tubuh ideal sebutkan berapa berat badan/ tinggi badan yang Anda inginkan) Anda wajib menuliskan Angka dan Gambar agar otak Anda dapat menyimpan dalam alam bawah sadar Anda, tanpa target yang jelas (angka dan gambar) maka Anda seperti ingin pergi menuju sebuah tempat tanpa tujuan, hasilnya Anda tidak akan kemana-mana. Buatlah beberapa tingkatan untuk target pencapaian misalnya, target 1 tahun, target 5 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya berikan contoh target pencapaian dalam Bisnis:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dalam Bisnis, Target 1 tahun, Anda ingin memiliki bisnis senilai 4 Milyar rupiah, 5 tahun Anda ingin bisnis Anda senilai 64 Milyar rupiah. Berarti Anda harus melipat gandakan nilai bisnis Anda 2x/tahun, tahun pertama 4 Milyar, tahun kedua 8 Milyar, tahun ketiga 16 Milyar, tahun keempat 32 Milyar,  tahun kelima 64 Milyar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara menghitung nilai bisnis Anda yaitu net income Anda dalam 1 tahun x 7, jadi jika Anda ingin memiliki bisnis senilai 64 Milyar rupiah maka net income Anda dalam 1 tahun minimal harus 9,14 Milyar atau sekitar 760jt/bulan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan net income Anda di tahun pertama yang Anda ingin capai. 4 Milyar : 7 =  Rp 571.00.000,-  atau Rp 47.583.000,-/Bulan Anda bisa genapkan jadi Rp. 48.000.000,-/bulan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika Anda ingin memiliki bisnis senilai 64 Milyar dalam 5 tahun dimana Anda bisa melipat gandakan net income Anda tiap tahunnya, Anda cukup memulai dengan net income Rp. 48.000.000,-/bulan di tahun pertama memulai target tersebut. Dengan Goal setting yang baik maka Anda akan mulai melihat bahwa Goal Anda dapat dicapai dan masuk akal.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Action Plan&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(Menentukan Langkah-langkah apa yang perlu Anda ambil untuk mencapai apa yang Anda inginkan.)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Langkah selanjutnya Anda perlu menyusun Action Plan, dari target tersebut susunlah Action Plan. Tentukan hal apa saja yang perlu Anda lakukan agar dapat mencapai target tersebut. Misalnya Anda perlu membangun team, melatih team Anda, melatih marketing Anda, bikin seminar promosi, press release, membuat affiliate program, dan lain-lain. Susunlah Action Plan, Rencana Aktifitas Per bulan, Rencana Aktifitas Per minggu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Konsistensi &lt;/b&gt;&lt;i&gt;(Konsisten dengan Action Plan yang sudah Anda buat)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Konsisten menjalankan apa yang sudah Anda lakukan sesuai dengan Action Plan Anda adalah kunci sukses Anda. Untuk membuatnya menjadi konsisten Anda memerlukan pengorbanan, Anda harus bisa focus dengan tujuan dan rencana Anda, tanpa terganggu dengan hal-hal lain misalnya (peluang bisnis baru yang lebih menggiurkan, godaan-godaan untuk yang menghalangi Anda melakukan apa yang Anda telah rencanakan.)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Correction&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(Analisa mengapa Anda tidak memperoleh hasil yang Anda harapkan ?)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sudah melakukan tetapi tidak memperoleh hasil seperit yang Anda harapkan, lakukan analisa, apa faktor-faktor yang membuat Anda gagal, atau perubahan apa yang telah terjadi sehingga strategi yang Anda telah susun tidak berhasil.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Always Improvement&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(Tingkatkan terus apa yang terus Anda kerjakan)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika apa yang Anda lakukan telah membawa hasil, berarti apa yang Anda buat benar, maka Anda dapat terus menggunakan cara yang sama tetapi dengan melakukan improvement. Improvement tidak melulu harus menambah usaha dan waktu Anda dalah melakukan usaha, melainkan Anda dapat mengupgradenya dengan cara yang lebih baik. Misalnya dulu Anda melakukan promosi dengan seminar dan content promosi A dan berhasil, mungkin contentnya tetap sama tapi cara penyebarannya yang ditingkatkan misalnya dulu hanya dengan seminar promosi, sekarang Anda meningkatkan dengan membuat online seminar, otomatis akan meleverage usaha Anda dalam melakukan promosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Thomas Joseph&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Digitalpreneur Maestro&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;www.futuremediatrix.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7720227480911968809?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7720227480911968809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7720227480911968809' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7720227480911968809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7720227480911968809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/time-to-change.html' title='Time to Change'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3327679392918962921</id><published>2012-01-24T11:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-24T11:50:35.188+07:00</updated><title type='text'>Satu Koin</title><content type='html'>Pernahkan kita pergi atau mengajak anak mengunjungi wahana permainan, seperti Time zone, yang ada dipusat-pusat perbelanjaan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di wahana itu aturannya biasa adalah kita harus membeli koin dulu untuk bisa memainkan alat-alat permainan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada begitu banyak permainan, maka kita juga harus bijak menggunakan koin itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak anak yang memang kemudian hanya memaikan satu dua permainan saja meski koin yang mereka punyai ada banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu adalah pilihan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana jika sesekali kita hanya memberikan anak hanya satu Koin saja?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan pelit, tapi karena dari situ kita bisa melatihnya memiliki Tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hanya satu koin, maka setidaknya ia akan melakukan dua hal;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, ia akan lebih hati-hati dalam menentukan permainan apa yang akan ia mainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, setelah memilih ia akan bermain dengan lebih sungguh-sungguh karena begitu selesai, ia tidak bisa main lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya waktu yang Tuhan berikan pada kita inipun adalah seperti sebuh Koin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita akan memilih hidup yang lebih banyak berisi ketidakpuasan, marah, protes, kesedihan, dan pesimisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kita mau memilih hidup yang lebih Optimis, yg mau terus berkembang, yang bersemangat, karena kita bisa bersyukur, itu adalah pilihan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koin juga menggambarkan waktu dan kesempatan yang kita miliki setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mau bekerja dengan Sukacita meski masalah, cobaan banyak kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa koin kita hanya satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan dalam "permainan" yang kita hadapi akan tetap sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah, cobaan, harus kita hadapi. Namun kita punya satu kesempatan memilih, apakah hendak memainkan "Game" sukacita atau "Game" bersungut sungut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana cara kita bermain sehingga koin itu tidak sia sia?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita bermain dengan strategi?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita bekerjasama, dan sudahkah kita minta petunjuk pada Master Kehidupan ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan koin sebaik-baiknya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber: Anonymous&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3327679392918962921?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3327679392918962921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3327679392918962921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3327679392918962921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3327679392918962921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/satu-koin.html' title='Satu Koin'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4771237290931591003</id><published>2012-01-19T17:23:00.000+07:00</published><updated>2012-01-19T17:24:08.078+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal November &amp; Desember 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal November &amp;amp; Desember 2011 versi PD&lt;/b&gt;F (offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian &lt;b&gt;E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011. &lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Doddy&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4771237290931591003?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4771237290931591003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4771237290931591003' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4771237290931591003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4771237290931591003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/beranie-gagal-november-desember-2011.html' title='Beranie Gagal November &amp; Desember 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7687306437783907208</id><published>2012-01-18T10:40:00.001+07:00</published><updated>2012-01-18T10:41:59.064+07:00</updated><title type='text'>Kisah Petani Dan Kudanya</title><content type='html'>Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik &amp;amp; gagah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu &amp;amp; menawarkan harga yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-temannya menyayangkan &amp;amp; mengejek dia karena tidak menjual kudanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, kuda itu hilang dari kandangnya. Maka teman-temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal kalau kemarin di jual kamu kaya, skrg kudamu sudah hilang."&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si petani miskin hanya diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-temannya berkata : "Wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si petani hanya diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-kuda baru mereka terjatuh dan kakinya patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman petani berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si petani tetap diam tanpa komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian terjadi peperangan diwilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si petani kemudian berkomentar : "Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Syukuri &amp;amp; terima keadaan yang terjadi saat ini, apa yang kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok. Apa yang buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang PASTI : Tuhan paling tahu yang terbaik buat kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian kita adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengucap syukurlah dalam segala hal"...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber: Anonymous&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7687306437783907208?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7687306437783907208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7687306437783907208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7687306437783907208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7687306437783907208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/kisah-petani-dan-kudanya.html' title='Kisah Petani Dan Kudanya'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6299134470601374228</id><published>2012-01-17T11:32:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T11:33:55.162+07:00</updated><title type='text'>Joko Wi - Sosok Kecil dengan Ide Besar</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;Wali Kota Solo ini sedang jadi bintang hari-hari belakangan ini. Keputusannya menggunakan mobil buatan anak SMK (Kiat Esemka) untuk tugas sehari-hari menggegerkan negeri ini. Namun seperti apa sosok sebenarnya seorang Joko Widodo itu?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh dari keluarga miskin yang tinggal di daerah bantaran kali yang kumuh, membuatnya tumbuh menjadi seorang pemimpin yang peka terhadap penderitaan dan berbagai problematika masyarakat miskin. Terlebih ketika spirit itu berpadu dengan pengalamannya selama 23 tahun bergelut di bidang ekspor, maka lahirlah berbagai kebijakan populis yang tak hanya membela dan melindungi kepentingan masyarakat bawah, tetapi juga berhasil menggeser paradigma jajaran pemerintahan kota yang dipimpinnya secara revolusioner.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pertama dari empat bersaudara yang lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi ini, sekolah SD sampai SMA di kota Solo. Kemudian melanjutkan kuliah bidang teknologi kayu di UGM, Yogyakarta. Setelah lulus kuliah ia sempat bekerja di Aceh selama 2 tahun, sebelum akhirnya mulai merintis usaha di kota kelahirannya. "Saya memulai usaha dari minus, bukan dari nol. Pelan-pelan merintis. Ya sekarang masih kecil, tapi paling tidak produksi yang kami hasilkan sudah diekspor," kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula ia mengaku tak berniat mencalonkan diri menjadi wali kota. Perhatiannya selama ini hanya tersita untuk urusan usaha yang telah dirintisnya. Sampai suatu ketika, ia merasa prihatin atas perkembangan dan pembangunan kota kelahirannya yang dirasa berhenti di tempat. "Saya melihat kok tidak semakin baik, tapi malah semakin turun dan semakin tidak baik. Sehingga saya merasa tergelitik, saya pikir mengelola kota itu apa sulitnya, sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran sederhana itulah yang membuat Joko Wi merasa tertantang. "Tapi saya juga tidak serius-serius amat, karena saya juga merasa tidak terkenal. Jadi boleh dibilang, menjadi wali kota ini bagi saya seperti sebuah kecelakaan," kelakarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika akhirnya ia betul-betul terpilih menjadi orang nomor satu di jajaran pemerintahan kota Solo, maka Joko Wi segera "mendiagnosa" berbagai penyakit yang membonsai pertumbuhan kotanya. Lalu apa yang ia temukan? &lt;b&gt;"Saya kira masalah yang pertama adalah tak adanya leadership. Dan yang kedua adalah problem di sistem manajemennya. Karena ketika saya hidup di ekspor selama 23 tahun, ada tiga hal yang ‘tidak boleh tidak' harus dipenuhi; Yaitu, yang pertama masalah Quality [kualitas]. Kedua, masalah Price [harga]. Artinya kita harus selalu efisien, sehingga harga kita bisa kompetitif. Dan yang ketiga, adalah masalah On time delivery [ketepatan waktu pengiriman]. Ketiga hal ini saya kira sangat bepengaruh sekali dalam pengelolaan kepemerintahan dan pengelolaan sebuah kota, khususnya mempengaruhi kebijakan atau policy yang saya ambil," &lt;/b&gt;paparnya. Sungguh luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Tim AndrieWongso&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6299134470601374228?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6299134470601374228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6299134470601374228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6299134470601374228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6299134470601374228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/joko-wi-sosok-kecil-dengan-ide-besar.html' title='Joko Wi - Sosok Kecil dengan Ide Besar'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7459073529816111657</id><published>2012-01-16T10:11:00.000+07:00</published><updated>2012-01-16T10:15:46.295+07:00</updated><title type='text'>Jangan Mengeluh (sebuah kisah nyata)</title><content type='html'>Alkisah, ada seorang bangsawan kaya raya yang tinggal di sebuah daerah dekat padang rumput yang luas. Suatu hari, karena ternak yang dipunyainya semakin banyak, sang bangsawan memilih 2 orang anak muda dari keluarga yang miskin untuk dipekerjakan. Yang berbadan tinggi dan tegap dipekerjakan sebagai pengurus kuda. Sedangkan yang berbadan kurus dan lebih kecil dipekerjakan sebagai pengurus ternak kambingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat, si badan tegap dengan arogan berkata kepada si badan kecil: "Hai sobat. Aku lebih besar badannya dari badanmu. Aku juga lebih tua darimu. Mulai besok, kita bertukar tempat. Aku memilih untuk mengurus kambing. Dan kamu menggantikan aku mengurus kuda. Awas kalau tidak mau! Dan awas ya, jangan laporkan masalah ini ke tuan kita! Kalau kamu berani lapor atau menolak, tahu sendiri akibatnya! Aku habisi badan kecilmu itu!"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari, dengan muka murung dan langkah gontai dia pulang ke rumah. Sesampai di rumah, melihat muka murung dan kegalauan anaknya, si ibu bertanya: "Nak, ada apa? Ada masalah apa? Coba ceritakan ke ibu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kasih sayang dan kelembutan, mereka berbincang saat makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak pun menceritakan peristiwa yang tadi terjadi. Dengan bersungut-sungut si anak melanjutkan: "Sungguh tidak adil kan, Bu. Dia mengancam dan memaksa aku untuk mengurus kuda-kuda liar. Dia yang berbadan besar memilih mengurus kambing. Badanku kecil begini, bagaimana aku bisa mengejar-ngejar kuda yang begitu besar. Aduuuh Bu...sungguh jelek nasibku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎Sambil menunduk lesu dia menghabiskan santap malamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎Si ibu dengan senyum bijak berkata, "Nak. Semua masalah pasti ada hikmahnya. Syukuri, hadapi, dan terima dengan besar hati. Tidak usah memusuhi dan membenci temanmu itu. Ibu percaya, semua kesulitan yang akan kamu hadapi, jika kamu mampu belajar dan kerja keras, pasti akan membuatmu menjadi kuat dan bermanfaat untukmasa depanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎Sejak saat itu, si anak kurus itu dengan susah payah setiap hari bergelut dengan pekerjaan mengurus kuda-kuda yang bertubuh tegap, besar, dan masih liar. Dia harus jatuh bangun mengejar mereka, kadang terkena tendangan, bahkan pernah terinjak hingga terluka parah. Dari hari ke hari keahlian dan kemampuannya menguasai kuda-kuda pun semakin membaik. Tidak terasa, tubuhnya pun berkembang menjadi tinggi, tegap dan perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, terjadi pecah perang antarnegara. Kerajaan membutuhkan prajurit pasukan berkuda. Dan si pemuda pun terpilih sebagai pemimpin pasukan berkuda karena kepiawaiannya mengendalikan kuda-kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kemudian hari, si pemuda berhasil memimpin dan memenangkan perang yang dipercayakan kepadanya dan dikenal banyak orang karena kebesaran namanya. Dia adalah pemimpin bangsa mongol yang tersohor, bernama: Genghis Khan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang berbahagia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam putaran kehidupan sering kali kita dihadapkan pada keadaan yang sepertinya membuat kita dirugikan, menderita, dan kita pun tidak berdaya kecuali harus menerimanya. Kalau kita larut dalam kekecewaan, marah, emosi, pasti kita sendiri yang akan bertambah menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik kita anggap ketidaknyamanan sebagai latihan mental dan kesabaran. Mari berjiwa besar dengan tetap melakukan aktivitas yang positif, sehingga sampai suatu nanti pasti perubahan lebih baik, lebih luar biasa akan kita nikmati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, Luar Biasa! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis : Andrie Wongso&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7459073529816111657?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7459073529816111657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7459073529816111657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7459073529816111657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7459073529816111657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/jangan-mengeluh-sebuah-kisah-nyata.html' title='Jangan Mengeluh (sebuah kisah nyata)'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2848422480680662548</id><published>2012-01-11T10:14:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T10:16:15.261+07:00</updated><title type='text'>The Billionaire</title><content type='html'>Film &lt;b&gt;&lt;i&gt;The Billionaire&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; diangkat dari kisah nyata seorang pengusaha muda bernama &lt;i&gt;Top Ittipat&lt;/i&gt;. Saat film ini beredar, Ittipat berusia 26 tahun. Siapa yang menyangka bahwa Ittipat adalah seorang pecandu game online saat dia berusia 16 tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat gurunya sedang menjelaskan pelajaran, Ittipat sibuk bermain game online. Jumlah komputer di kamarnya lebih dari 3, dan semuanya dipergunakan untuk main game online. Saat ia berusia 17 tahun, ia berhenti sekolah dan menjadi penjaja kacang, dibantu oleh pamannya yang sudah separuh baya. Usahanya tidak begitu lancar, ada saja masalah yang menghampiri usaha anak muda tersebut. Orangtuanya pun khawatir dengan masa depan anak bungsunya tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ia berusia 18 tahun, keluarganya bangkrut dan meninggalkan hutang sebesar 40 juta baht. Papa dan mamanya memutuskan untuk meninggalkan Thailand, tetapi Ittipat meminta untuk tetap tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berusia 19 tahun, Ittipat berhasil menciptakan camilan rumput laut goreng "Tao Kae Noi" (Pengusaha Muda) yang saat ini dijual di 3.000 cabang 7-Eleven (mini market) di Thailand. Tapi tidak semudah itu ia mencapai kesuksesan! Ia menghabiskan beratus-ratus ribu baht untuk menciptakan cemilan ini, hingga suatu hari pamannya terjatuh dan masuk RS, dan dari musibah itulah, ia mendapat titik cerah untuk menciptakan camilan rumput laut goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ia menjual produknya di counter di pusat perbelanjaan. Lalu ia mencoba untuk menawarkan produknya ke 7-Eleven. Kunjungan demi kunjungan ia ditolak karena kemasan, harga, dan lain sebagainya. Dengan tekad yang pantang menyerah, ia mengubah desain kemasan dengan bantuan seorang designer. Ia dengan semangat kembali ke 7-Eleven, tetapi penantiannya tidak mendapat respon. Lalu, ia memberikan sample produknya kepada satpam penjaga di sana. Dan ternyata produknya diambil oleh beberapa karyawan di gedung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat ia merasa ingin putus asa, tiba-tiba ia di hubungi oleh pihak 7-Eleven karena produknya diterima. Tetapi, ia harus mempunyai sebuah pabrik. Selama ini ia menggoreng rumput lautnya hanya di sebuah dapur kecil bersama Pamannya. Lalu ia teringat keluarganya masih mempunyai sebuah kantor kecil. Maka ia merenovasi kantor tersebut menjadi sebuah pabrik agar ia bisa lolos kualifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, kerja keras dan semangatnya berbuah hasil. Setelah 2 tahun, ia berhasil membayar hutang keluarganya dan berhasil mengambil kembali rumah yang selama ini mereka tinggali bersama kedua orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ittipat dan produk rumput laut goreng ciptaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata yang sungguh memberikan inspirasi kepada saya pribadi, dan semoga juga memberikan inspirasi kepada semua pembaca. Perjalanan dia menuju sebuah kesuksesan penuh dengan masalah hinggal ia terjatuh berkali-kali, mengalami musibah bertubi-tubi, hingga ia harus berpisah dengan orangtuanya. Semua yang dialami, tidaklah mudah untuk dilewati. Tetapi, disaat ia berhasil melewati itu semua, ia menuai hasil dari kerja kerasnya, bahkan berlipat-lipat ganda. Luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Rosita&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2848422480680662548?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2848422480680662548/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2848422480680662548' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2848422480680662548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2848422480680662548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/billionaire.html' title='The Billionaire'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2962228550365501272</id><published>2012-01-10T12:01:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T12:55:29.411+07:00</updated><title type='text'>Mengapa Orang Kaya Makin Kaya dan Orang Miskin Makin Miskin?</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pola pikir orang kaya dapat dipelajari dan diadopsi siapa pun, karenanya peluang menjadi kaya juga dapat diperoleh siapa pun juga.  &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.Orang kaya percaya bahwa kehidupan mereka sangat bergantung pada seberapa besar dan serius usaha mereka.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola kerja orang kaya lebih agresif mengambil langkah-langkah progresif. Usahakan untuk selalu melangkah, walaupun langkah kecil tetapi jika Anda kerjakan secara konsisten itu akan memudahkan pekerjaan dan lebih memastikan keberhasilan Anda mencapai tujuan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, orang miskin hanya menerima apa yang terjadi dalam kehidupan mereka, tanpa ada usaha maksimal untuk memperbaiki keadaan mereka. Kalaupun terpaksa bekerja keras itu hanyalah untuk memenuhi tagihan atau kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.Orang kaya bersedia menanggung risiko, termasuk risiko menghadapi kegagalan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak mudah terlena jika meraih kesuksesan, dan mereka juga selalu dapat melihat sisi positif dari setiap kegagalan. Mereka mempunyai motivasi, optimisme dan keberanian yang luar biasa dalam menciptakan dan membesarkan usaha. Orang kaya tidak pernah takut gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang miskin hanya menjadi pengamat atas perkembangan yang sedang terjadi, dan bukan menjadi bagian dari perubahan tersebut. Itu karena mereka tidak berani menanggung risiko dan cenderung mencari aman. Alhasil, mereka selalu kehilangan peluang potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.Orang kaya selalu berpikir dan bertindak positif, dalam situasi ekonomi yang baik maupun situasi ekonomi sedang krisis.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya memiliki keyakinan tinggi bahwa mereka pasti berhasil menciptakan sumber penghasilan yang besar suatu hari nanti. Keyakinan itulah yang memungkinkan mereka selalu melihat peluang di mana-mana dan memotivasi mereka untuk aktif melakukan tindakan yang semakin menjadikan hidup mereka lebih makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sistem keyakinan orang miskin sama sekali bertolak belakang, yaitu selalu berpikir negatif dan pesimis. Sistem kepercayaan orang miskin (yang negatif) itu juga terus tumbuh, sehingga mereka semakin enggan berusaha. Hasilnya mereka menjadi semakin miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.Orang kaya mampu bertindak cepat dalam mengambil keputusan, dan tidak mudah berubah pikiran.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya lebih berkomitmen kepada visi, tujuan dan keputusan mereka. Mereka berusaha selalu sabar dan tabah menghadapi segala tantangan dalam berbisnis dan kehidupan pribadi. Mereka sadar bahwa perbedaan orang sukses dan gagal terletak pada ketabahan atau ketangguhan karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebalikannya, orang miskin sulit sekali menetapkan keputusan, tetapi sangat cepat berubah pikiran. Sikap demikian dikarenakan mereka selalu pesimis dan was-was keputusannya keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.Orang kaya memiliki kemampuan menahan keinginan untuk bersenang-senang, sebelum tujuan mereka tercapai.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya menunda kenikmatan hidup sampai kondisi mereka benar-benar mampu (secara keuangan). Mereka cenderung bergaya hidup sederhana dan tidak boros. Sesekali mereka memang membutuhkan kesenangan, tetapi itu berbiaya jauh lebih kecil dibandingkan dengan pendapatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin tidak mampu mengerem kesenangan karena mereka tidak mampu membedakan mana keinginan dan kebutuhan. Mereka tidak mempunyai cukup tabungan dan hidup sibuk ‘gali lubang tutup lubang', karena uang mereka habis untuk mengejar kesenangan. Keadaan seperti itu semakin menyulitkan kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima perbedaan antara orang kaya dan orang miskin di atas menunjukkan bahwa dunia nyata kita hanyalah satu cerminan dari dunia batin. Berhati-hatilah dengan pola pikir, karena akan menjadi tindakan. Sedangkan tindakan akan menentukan nasib Anda. Bila Anda ingin kaya kuncinya adalah kemampuan mengendalikan pikiran menjadi lebih positif. Be positive, pasti kaya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrew Ho &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2962228550365501272?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2962228550365501272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2962228550365501272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2962228550365501272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2962228550365501272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2012/01/mengapa-orang-kaya-makin-kaya-dan-orang.html' title='Mengapa Orang Kaya Makin Kaya dan Orang Miskin Makin Miskin?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1329955312264256247</id><published>2011-12-30T10:23:00.002+07:00</published><updated>2011-12-30T10:27:27.634+07:00</updated><title type='text'>The Next Steve Jobs</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-qLxYcOA_J7w/Tv0vMaT-IJI/AAAAAAAAAIU/_L0sWMgKDjg/s1600/wonderkid1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qLxYcOA_J7w/Tv0vMaT-IJI/AAAAAAAAAIU/_L0sWMgKDjg/s320/wonderkid1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691757394334195858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hampir genap tiga bulan Steve Jobs meninggalkan kita dengan masih menyisakan pertanyaan besar, "Adakah yang mampu menggantikan sosok fenomenal seperti Steve Jobs?&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, muncul seorang bocah laki-laki yang setidaknya memiliki kemiripan dengan sosok Steve Jobs. Penampilannya yang penuh percaya diri di sebuah acara sharing teknologi TEDx ManhattanBeach, menjadikan dirinya kandidat utama pengganti Steve Jobs di masa mendatang.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEDx ManhattanBeach sendiri adalah acara resmi berkala yang memiliki agenda untuk sharing teknologi antarpemilik Startup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Thomas Suarez. Ia mampu memukau seisi ruangan yang penuh dengan para ahli teknologi ketika dirinya mempresentasikan produk ciptaan dan perusahaan startup-nya. Dengan percaya diri yang tinggi, ia berkata kepada para hadirin, "Orangtua saya, teman-teman saya, dan bahkan orang-orang di toko Apple mendukung saya... dan Steve Jobs menjadi inspirator saya."&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FycW1m_yWw4/Tv0vaasX8BI/AAAAAAAAAIg/fmYxFO8Evpw/s1600/wonderkid2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 274px; height: 283px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-FycW1m_yWw4/Tv0vaasX8BI/AAAAAAAAAIg/fmYxFO8Evpw/s320/wonderkid2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691757634954719250" /&gt;&lt;/a&gt;Bocah berusia 12 tahun asal California, AS, ini adalah salah satu pengembang aplikasi iPhone yang menekuni bahasa pemograman secara otodidak sejak anak-anak, seperti Phyton, C, dan Java. Dengan berbekal hanya 99 dolar AS, Thomas mengembangkan sebuah aplikasi bernama ‘Earth Fortune'. Aplikasi untuk iPhone Apple iOS ini memungkinkan perubahan warna bumi berdasarkan peruntungan pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak jenius ini tampaknya punya masa depan cemerlang. Ia telah menunjukkan bahwa dirinya punya potensi untuk menggantikan idolanya, Steve Jobs. Ia pun mengakhiri penampilannya di TEDx dengan menceritakan tujuannya ke depan. Ia berencana untuk membangun beberapa program dan memperluasnya dengan pengembangan aplikasi untuk Android.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa betapa seorang anak usia belasan sudah memiliki pola pikir "think big"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Tim AndrieWongso&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1329955312264256247?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1329955312264256247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1329955312264256247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1329955312264256247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1329955312264256247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/next-steve-jobs.html' title='The Next Steve Jobs'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qLxYcOA_J7w/Tv0vMaT-IJI/AAAAAAAAAIU/_L0sWMgKDjg/s72-c/wonderkid1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7643450876467502611</id><published>2011-12-29T10:16:00.000+07:00</published><updated>2011-12-29T10:19:28.331+07:00</updated><title type='text'>A Person Who Never Made a Mistake, Never Tried Anything New</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;"A person who never made a mistake, never tried anything new" (siapa pun yang tidak pernah berbuat kesalahan, tidak pernah mencoba sesuatu yang baru)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Kutipan dari Albert Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin sukses yang lebih besar, jika kita ingin kegemilangan yang lebih maksimal, kita perlu sesuatu yang baru, kreasi baru. Kita pun perlu memiliki gambaran sukses yang jelas. Harus kita sadari, jalan menuju sukses tidak selalu mulus. Pasti dalam prosesnya, akan muncul banyak "kerikil" dan "batu" yang menghadang.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kerikil kecil bernama kesulitan. Batu kecil bernama lemah mental dan kesulitan. Batu besar bernama kegagalan. Tak terkecuali karang yang disebut kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan sering jadi momok bagi banyak orang. Tapi menurut orang sukses yang sudah menyadari arti kegagalan bagi pencapaian sukses mereka, kegagalan adalah sukses yang tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tahu sifat sukses harus melewati kegagalan, kita akan siap menghadapi setiap bentuk "kerikil" dan "batu" yang ada di depan. Gagal, bangkit lagi! Jatuh, bangun lagi! Karena siapa pun yang takut gagal dan tak pernah berbuat salah, sukses takkan pernah dicapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"A person who never made a mistake, never tried anything new"!&lt;/b&gt; Berani gagal, berani sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7643450876467502611?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7643450876467502611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7643450876467502611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7643450876467502611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7643450876467502611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/person-who-never-made-mistake-never.html' title='A Person Who Never Made a Mistake, Never Tried Anything New'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1418200460271204413</id><published>2011-12-23T10:38:00.000+07:00</published><updated>2011-12-23T11:00:06.243+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Kunci Kecil</title><content type='html'>Sebuah gembok dengan kokoh mengunci pintu pagar. Lalu, datanglah sebatang tongkat besi yang gagah perkasa. Ia mengerahkan seluruh tenaganya, tapi tetap saja tak mampu membuka gembok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, datanglah sebuah kunci kecil. Dengan ringan kunci itu berputar. Terdenga satu suara ringan, ‘klik' dan terbukalah gembok itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batang besi tak habis pikir atas kejadian itu, maka dia bertanya, "Mengapa aku yang setengah mati mengerahkan tenaga tak bisa membukanya tapi kamu yang kecil dengan mudahnya berhasil?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci menjawab, "Itu karena aku memahami isi hatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang bijaksana...&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hati setiap manusia ibarat "pintu yang tergembok". Maka, "batangan besi" yang paling kokoh pun tak bisa membukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian &amp;amp; kasih sayang akan mengubah kita menjadi sebuah "kunci kecil" yang akan dapat memahami &amp;amp; membuka pintu hati orang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat luar biasa! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis : &lt;b&gt;Tim AndrieWongso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1418200460271204413?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1418200460271204413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1418200460271204413' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1418200460271204413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1418200460271204413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/sebuah-kunci-kecil.html' title='Sebuah Kunci Kecil'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2794242908001382898</id><published>2011-12-20T09:57:00.001+07:00</published><updated>2011-12-20T10:21:14.191+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran Dari Spongebob</title><content type='html'>Ternyata tanpa di sadari Film spongebob banyak mengandung pesan penting tapi sayang mungkin banyak yang belum mengerti bahwa ada sesuatu makna dibalik film spongebob apalagi dari kata patrick terhadap sahabatnya spongebob.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih memilih menjadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi? patrick : menunggumu kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saat sponge bob menjadi kaya dan melupakan patrick juga teman-teman spongebob yang kaya pergi dari spongebob, spongebob memohon kepada&lt;br /&gt;patrick, dan patrick berkata: 'kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama&lt;br /&gt;sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur2 nya spongebob,patrick berkata: ' Tak apa kawan aku mungkin hanya bintang laut yang jelek lebih baik aku pergi ini, ambil saja barang2ku tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Patrick berteriak : 'AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bkn rahasia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Saat spongebob mau masuk anggota jelly spotter.. terakhir patrick bilang: 'pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Waktu orang tua Patrick datang menjenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh. Demi Patrick, SpongeBob bela-belain akting jadi orang bodoh biar ortu Patrick gak ngatain anaknya bodoh. Lalu Patrick bilang ke SpongeBob: 'TEMAN ADALAH KEKUATAN'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang-barang milik orang lain, terus dia berkata: 'hidup itu memang tidak&lt;br /&gt;adil, jadi biasakanlah dirimu'..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Waktu spongebob les nyetir buat dapetin sim..'seharusnya kau belajar berjalan dulu , baru lah kau bisa berlari..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Waktu episode spongebob mencari spatula baru, trus dia dapat spatula yg emas,tapi si spatula emasnya tidak menuruti spongebob akhirnya dia balik pk spatula nya yg lama. trus si spongebob ngomong: 'Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Anonymous&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2794242908001382898?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2794242908001382898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2794242908001382898' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2794242908001382898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2794242908001382898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/pelajaran-dari-spongebob.html' title='Pelajaran Dari Spongebob'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7519597372057982559</id><published>2011-12-19T10:35:00.002+07:00</published><updated>2011-12-19T10:38:53.416+07:00</updated><title type='text'>Which One Are You?</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;There are three types of people in this world:&lt;br /&gt;those who make things happen,&lt;br /&gt;those who watch things happen&lt;br /&gt;and those who wonder what happened. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Mary Kay Ash ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 jenis manusia di dunia ini:&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mereka yang mewujudkan sesuatu&lt;br /&gt;Mereka yang menyaksikan sesuatu terjadi&lt;br /&gt;Dan mereka yang terheran heran tidak tahu apa yang terjadi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masing masing dari tipe orang di atas punya ciri ciri yang menyolok:&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mereka yang mewujudkan sesuatu adalah orang orang yang memiliki visi dalam hidupnya, punya cita cita, punya keinginan untuk meraih hal hal yang lebih baik, mereka yang memiliki kemampuan membuat inovasi dan kreatif. Orangnya tidak bisa diam dan tidak cepat puas diri, tidak suka berada di suatu situasi dalam waktu lama karena selalu ingin mendapatkan pengalaman baru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang tipe kedua ini adalah penonton dari sebuah perubahan tetapi sebagai penonton mereka tidak mendapatkan manfaat dari perubahan tsb. karena tidak ikut berperan serta di dalamnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang tipe ini adalah orang yang kita sebut "telmi" alias telat mikir, karena dia tidak tahu apa yang terjadi seringkali mereka tergilas oleh perubahan itu sendiri dan akhirnya hidupnya terperosok di dalam kesulitan karena tidak bisa bersaing dalam situasi yang penuh persaingan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kita tentunya masih ingat jauh sebelum ini saat era teknologi  informasi belum lagi dikenal di bumi Indonesia, kebanyakan dari kita atau perusahaan banyak mengoperasikan data secara manual, mereka bahkan bagai katak di dalam tempurung dengan pengetahuan yang sangat terbatas akhirnya hanya menjalankan rutinitas pekerjaan dari itu ke itu ! saja. Saat era teknologi informasi mulai merambah di dunia barat maka mereka yang sadar teknologi sudah bersiap diri dengan membekali diri dengan ilmu IT, mereka juga mulai membiasakan diri mencari data melalui internet bahkan berbisnis melalui internet mereka yang diawal bertindak mendapatkan manfaat terbanyak. Saat itu tenaga IT bahkan harus didatangkan dari LN karena bangsa kita masih gaptek bahkan banyak perusahaan yang menerapkan peraturan untuk karyawan tidak boleh buka internet dalam jam kerja.  Pada saat itu kita sudah diberi bayangan bahwa era IT akan diikuti dengan era globalisasi dimana tidak ada lagi yang bisa membendung informasi bahkan akan ada masanya dimana tidak ada batas negara untuk informasi termasuk informasi pekerjaan. Maka banyak tenaga asing berbondong bondong bekerja di Indonesia sebagai tenaga ahli karena tenaga kerja kita terlambat mengambil langkah untuk menghadapi perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang parah saat dunia sudah berubah sedemikian rupa masih b! anyak orang yang terbengong bengong tidak tahu apa yang sedang terjadi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Profecers sekalian bukan tipe yang terakhir, yah kalau bisa jadi yang tipe pertama ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam epos,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lies Sudianti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator Milis The Profec&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;08110701776&lt;br /&gt;08170707770&lt;br /&gt;Pin BB 224E3451&lt;br /&gt;Twitter: @liessudianti&lt;br /&gt;Facebook Lies Sudianti dan Lies Sudianti New &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7519597372057982559?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7519597372057982559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7519597372057982559' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7519597372057982559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7519597372057982559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/which-one-are-you.html' title='Which One Are You?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8430157926047223847</id><published>2011-12-15T15:31:00.000+07:00</published><updated>2011-12-15T15:34:18.166+07:00</updated><title type='text'>Kita Memerlukan Orang Lain</title><content type='html'>Seseorang dikatakan kaya karena harta yang dimilikinya. Dari daftar urutan orang-orang kaya di dunia yang disusun majalah kenamaan Forbes setiap tahun, jumlah harta yang dikumpulkan menjadi patokan.Jika tahun sebelumnya harta yang dikumpulkan lebih banyak ia akan naik ke urutan di atasnya. Sebaliknya jika lebih sedikit maka urutannya akan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun orang kaya tak melulu yang masuk daftar itu. Orang yang hidupnya berkelimpahan begitu banyak di dunia, termasuk di Indonesia. Lagi pula kaya sangat relatif. Orang yang memiliki harta senilai satu miliar rupiah mungkin sudah merasa kaya, tetapi nilai sebesar itu bisa jadi masih dirasa miskin oleh orang lain.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma ada hal yang menarik dari penelitian yang dilakukan Barclay's Wealth Insight, lembaga keuangan Inggris, beberapa waktu lalu, &lt;i&gt;bahwa orang kaya itu memerlukan orang lain&lt;/i&gt;. Seseorang merasa benar-benar sudah kaya jika sudah mendapat pengakuan orang lain, mendapatkan rasa hormat dari orang di sekitarnya, bisa beramal, jadi contoh sukses bagi orang lain, dan bisa belanja sesuai keinginan. Tanpa itu mereka masih belum merasa "kaya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kita mungkin punya ukuran sendiri mengenai ini. Akan tetapi, dari penelitian itu tampak bahwa seseorang merasa kaya karena ada orang lain. Ia tak akan merasa kaya jika sendirian. Karena itu belum cukup seseorang menjadi kaya dengan hanya berpatokan pada harta yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi pada talkshow AW Success Wisdom &amp;amp; Motivation di Sonora Network, saya membawakan tema yang menarik: "Orang Kaya yang Miskin".Orang kaya yang hanya memiliki harta tapi tanpa memiliki kepedulian, perhatian, cinta pada sesama adalah orang kaya yang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Kita sangat membutuhkan orang lain. Manusia secara alami memiliki keterkaitan satu sama lain. Oleh karena itu, mari asah naluri dan nurani kita agar makin terbiasa membantu orang lain. Kekayaan sejati bukan karena sekadar kaya materi, tapi kaya mental dan rohani.&lt;b&gt; "Bahagia" bukan saat kita menerima, "bahagia" justru "terasa" saat kita mampu memberi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, luar biasa! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8430157926047223847?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8430157926047223847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8430157926047223847' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8430157926047223847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8430157926047223847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/kita-memerlukan-orang-lain.html' title='Kita Memerlukan Orang Lain'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-116569158274042694</id><published>2011-12-08T06:17:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T06:22:03.536+07:00</updated><title type='text'>Kaca Jendela yang Kotor</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;"If the doors of perception were cleansed, everything would appear as it is - infinite / Jika pintu persepsi dibersihkan, segala hal akan nampak sebagaimana adanya - sangat luar biasa." (William Blake)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memulai membahas artikel ini saya akan menceritakan sebuah peristiwa yang dialami sepasang suami istri. Pasangan tersebut baru pindah ke sebuah kontrakan baru di kampung padat penduduk. Setiap pagi di depan rumah mereka banyak orang sibuk mencuci dan menjemur pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pertama, sang istri berkomentar, "Aneh ya, kenapa orang-orang kalau mencuci pakaian sama sekali tidak bersih. Kotorannya masih tebal begitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu berlalu, dan sang istri selalu berkomentar bahwa cucian warga yang dijemur di depan kontrakan mereka itu masih sangat kotor. Selama seminggu sang suami hanya diam saja mendengar komentar-komentar istrinya. Lalu pada hari ke-8, si istri memberikan komentar lagi seperti biasa.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, itu baru bersih. Pak, lihat cucian mereka sekarang menjadi bersih sekali. Tapi kenapa kemarin-kemarin cucian mereka begitu kotor ya?" gumam si istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi pagi saya bangun pagi-pagi sekali. Saya bersihkan semua kaca jendela rumah kita sampai betul-betul bersih," jawab suaminya seraya pergi meninggalkan si istri yang masih terperangah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ini berkaitan erat dengan persepsi, yaitu cara pandang berdasarkan pola pikir dan perilaku individu masing-masing. Setiap orang dapat mendeskripsikan situasi atau kejadian secara berbeda berdasarkan penglihatan mereka. Persepsi itu akan mempengaruhi pola pikir serta tindakan kita selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realitas kehidupan ini terbentuk oleh persepsi kita atau cara pandang kita terhadap segala sesuatu. Apa yang Anda yakini, itulah yang Anda terima. Tetapi seandainya kita mampu mengubahnya (persepsi) menjadi positif, maka segala sesuatu dalam kehidupan ini akan nampak lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Wayne Dyer mengatakan, &lt;i&gt;"When you change the way you look at things, the things you look at change.&lt;/i&gt; Ketika Anda mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka apa yang Anda lihat akan berubah." Inilah beberapa hal pokok untuk menghancurkan persepsi negatif dan menciptakan kehidupan yang seharusnya Anda nikmati:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah selalu&lt;b&gt; berusaha membiasakan diri fokus pada nilai-nilai positif&lt;/b&gt;, maka persepsi kita menjadi lebih positif. Contoh ketika kita fokus pada kekurangan seseorang, maka kita akan terus mencari kekurangannya. Tetapi jika kita&lt;i&gt; fokus pada kebaikan seseorang&lt;/i&gt;, maka kita akan terus berusaha mencari kebaikan di dalam dirinya dan semakin tertarik pada orang tersebut, bahkan terinspirasi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain untuk menjaga persepsi Anda tetap positif adalah dengan &lt;b&gt;selalu berpikir dan bersikap optimis. &lt;/b&gt;Saya sangat sependapat dengan Henry Ford yang pernah mengatakan, "&lt;i&gt;If you think you can or if you think you can't either way you're always right&lt;/i&gt;. Jika Anda berpikir Anda bisa atau jika Anda berpikir tidak bisa, itu pasti terjadi." Berpikir dan bersikap optimis tentu membantu persepsi Anda lebih jernih, sehingga nampak jelas peluang-peluang baru yang dapat menolong situasi Anda atau memandu Anda menuju sukses dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Berpikir terbuka dan bersedia belajar tentang banyak hal&lt;/i&gt; merupakan salah satu upaya untuk menjernihkan persepsi. Kehidupan ini sangat lengkap artinya terdiri dari beragam situasi, sebab, macam, dan lain sebagainya. Tidak mungkin seseorang menguasai semua ilmu atau menyelami pikiran banyak orang di dunia. Jadi sebaiknya jangan terburu-buru menciptakan kesimpulan, melainkan mencari pelajaran positif yang dapat dipetik sebagai bekal untuk berpikir dan bertindak lebih bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, media cetak maupun elektronik di Tanah Air dihebohkan video asusila artis papan atas. Jika benar mereka melakukan tindak asusila itu, bukan berarti semua perilaku mereka negatif. Alangkah bijaksana jika kita menjadikan hal itu sebagai pembelajaran untuk tidak mencoba melanggar norma susila, agama maupun hukum, apapun profesi yang kita jalani, karena dampak buruknya sangat luar biasa tak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga keluarga dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya perhatikan,&lt;i&gt; orang-orang yang hidupnya cukup sukses di dunia ini senantiasa menjaga persepsi mereka tetap positif.&lt;/i&gt; Sehingga sikap dan tindakan mereka juga positif, contohnya tekun berusaha, rendah hati, disiplin, cermat atau berhati-hati dalam segala hal dan lain sebagainya. Di samping itu, mereka mampu melakukan tanggung jawab dengan baik dan menghasilkan karya luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persepsi seumpama ‘kaca jendela' untuk melihat segala sesuatu nampak baik atau buruk. Ketika Anda mampu menjadikan persepsi selalu positif, maka Anda juga mempunyai kekuatan untuk melihat segala hal dengan lebih jernih, penuh optimisme, semangat, kasih sayang dan cinta, dan lain sebagainya, sehingga membantu Anda selalu bersikap positif dan tidak menyerah pada keadaan sesulit apapun untuk meraih sukses dan kebahagiaan.&lt;/b&gt; Oleh sebab itu, jika Anda ingin mencapai hasil akhir yang menyenangkan, maka jangan pernah membiarkan ‘kaca jendela' Anda kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller.Kunjungi websitenya di: www.andrewho-uol.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-116569158274042694?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/116569158274042694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=116569158274042694' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/116569158274042694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/116569158274042694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/kaca-jendela-yang-kotor.html' title='Kaca Jendela yang Kotor'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8859558070399701506</id><published>2011-12-01T11:18:00.001+07:00</published><updated>2011-12-01T11:20:42.166+07:00</updated><title type='text'>Yang Muda Berbisnis MULIA</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Berikan aku SERIBU orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku SATU  pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. (Bung Karno)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reza Nurhilman (AXL), Pemuda kebanyakan dengan keinginan mencari tambahan penghasilan ditengah keterbatasan keuangan. Bermula dari kesukaan mengunyah kudapan kripik pedas khas pasundan. Dibuat seorang nenek renta yang memiliki cita rasa , meski diproduksi terbatas dan tidak kontinyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal 2010 Reza lah yang beride bagaimana kesukaannya dapat menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan. Diputarlah otak agar customer menyukai dan tak malu menyantapnya. Kripik berbahan sederhana khas Indonesia-singkong,rasa pedas yang ditawarkannya tak ada yang istimewa. Yang dilakukan adalah  mengemas ulang  keripik  dan  menambahkan label MAICIH (Mak Icih) berlogo nenek  pembuatnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Unik dan berbeda dari  kripik pedas, seblak dan gurilem dengan aroma rempah khas , gurih adalah memberi level  pedasnya mengusung  penasaran dan emosi pembelinya. Tingkat  pedasnya  dari mulai 3,5 hingga 10 berkategori  pedas paripurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain dibuat meski tak memiliki web atau Blog dia memanfaatkan momentum twitter. Anak gaul senang berkicau tentang aktivitasnya seperti burung ditengah dahan pepohonan hutan. Follower @infomaicih saat ini telah tembus di angka  375.500 lebih sebuah angka fantastic dan pasar segmented  potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah SMART yang di lakukan AXL adalah melihat peluang, menciptakan pasar dan menyematkan brand Image. Inilah marketing versi 3.0 yang menurut Hermawan Kertajaya sudah lebih emosional daripada berpikir rasional. Orang tak hanya sekedar cukup ditawarkan fasilitas dan keunggulan produk belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasaran yang digunakan pun unik dengan merekrut para JENDRAL(sales) berpiranti Blackberry dan bermobil. Penjualan tidak kontinyu disatu kawasan melainkan mobile dan berpindah tempat sesuai keputusan para JENDRAL nya. Info hanya dapat diketahui melalui tweet beberapa saat sebelum mereka ngesot atau gentayangan (membuka lapak) di daerah tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dijual dengan cara yang tak lazim setiap kemunculan produknya selalu menciptakan antrean yang mencengangkan. Semua Kota yang telah dibuka cabang resminya telah menunjukan animo dan kedahsyatan penjualannya. Mengular hanya untuk dapat merasakan sensasi pedasnya sebuah kudapan tradisional. Dan saat ini kapasitas produksinya telah menembus angka 100.000 pack per pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda seolah banyak kata dan tinta tak  pernah cukup  menuliskan kisah dan cerita menggambarkan semangat dan pencapaiannya. Disana ada tenaga dan pikiran berlipat didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri kita membutuhkan pemuda pemberani, yang mampu menidurkan kekhawatiranya. Tak ragu dan pesimis menyambut gemerlap masa depan ditengah meredupnya kepemimpinan Tokoh tua yang diimpikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah menyeruaknya keluhan biaya Kuliah mahal, habiskan rupiah,  tenaga &amp;amp; waktu muda. Sosok AXL berani memulai melawan arus kemapanan  ingin menuntaskan kuliah sambil memulai menata masa depan . Kenapa? Fakta di lapangan  menunjukan Wisuda Sarjana, menjadi  hari penuh SUKA CITA hanya sekejab saja . Kerja mapan sesuai harapan acap hanya sebatas impian  jauh dari kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena deraan Frustasi banyak sarjana  memilih menganggur daripada menjadi Entrepreuner. Info salah dan ketakutan jadi akar masalahnya. Daripada berebut kerja dan masuk  menjadi pasukan PENGGALAU DUNIA. Kenapa tak mencoba jadi pengusaha sesuai hobi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbisnis Sejak Mahasiswa adalah langkah Juara. Sukses Study dan meretas masa depan mulia. Berbisnis  sejak belia akan mempersiapkan waktu lebih panjang mendulang sukses. Saat masih muda tenaga dan pikiran sedang dalam puncak luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahlan Iskan pernah dalam sebuah kesempatan acara Gathering IIBF Jatim menyampaikan berbisnis ideal dilakukan saat belia. Beliau sampaikan Bisnis bukan Ilmu yang akan menempatkan pelaku nya langsung di level Sukses. Ada tahapan gagal  sebagai investasi yang harus dibayarkan. Maka jika sejak mahasiswa mengambil langkah memulai usaha akan membentuk karakter  kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 9  tips JUARA yang dapat di gunakan para pemuda untuk menyiapkan diri menuju tangga sebagai Pebisnis MULIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Build Your Brand!&lt;/b&gt; Berusahalah dikenal dan dipersepsikan orang lain sesuai dengan SKILL dan kompetensi Kita . Dikenal akan beroleh Value,berupa kesempatan yang lebih baik, peluang yang lebih besar. Gunakan Social media lebih kreatif! Social media bukan diary dan keranjang sampah hanya menumpahkan kekesalan dan umpatan tak berguna. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ingat, Pelanggan bersedia membeli lebih mahal &lt;/b&gt;dari kita  tidak melulu kualitas, tetapi lebih pada kredibilitas NAMA  baik yang Kita miliki&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jangan pertaruhkan NAMA baik dan reputasi&lt;/b&gt; hanya demi sebuah kenikmatan sesat. Buang kegiatan sia sia, yakni semua kegiatan sampah  yang tak memberi nilai tambah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bangun TRUST&lt;/b&gt;,  sesorang yang terpercaya saat diberi amanah seoalah telah separoh menggenggam tiket suksesnya . Rumusnya Low TRUST akan terjadi Low Speed  biaya yang dikeluarkan menjadi high Cost.  Sebaliknya High TRUST akan terjadi  High Speed  dan biaya yang diperlukan menjadi Low Cost.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Untuk jadi expert butuh 10 ribu jam pengalaman&lt;/b&gt;, investasikan waktu hanya utk yg perlu. Yang tak bernilai tambah itu SAMPAH! &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika tak memiliki modal untuk memulai usaha, jualah keahlian kita&lt;/b&gt; dalam sebuah konsep Business Plan, lengkapi dengan portofolio. Berikutnya menjadi penjual tanpa modal, pialang produk adalah pilihan tepat. Atau tawarkan jasa pekerjaan yang pembayarannya dimuka sehingga untuk operasionalnya kita tak perlu menyediakan dana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pilih dan ikuti KOMUNITAS yang sesuai&lt;/b&gt;,  disini akan membuka  akses dan kemudahan. Jika anda ingin jadi pebisnis handal bergaulah dengan mereka. Ada milis sebagai sarana diskusi on air di Internet. Ada juga pertemuan off air yang akan berpeIuang ada interaksi dengan pebisnis sukses di dunianya. Tokoh Bisnis juga dapat menjadi sumber Referensi yang akan menaikan level pribadi dan bisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ikuti seminar yg benar&lt;/b&gt;, bermastermind dengan para pelaku bisnis lebih baik dari teori di Bangku Kuliah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ber BISNIS tak cukup  teori buta sebaiknya pilih COACH mumpuni&lt;/b&gt; -terbukti. Ikuti saran dan langkahnya yang telah teruji nyata! KITA rubah Kegalauan, kesedihan masa muda  dengan harapan dan keceriaan. Bukakah 9 pintu Rizki secara bersamaan dengan memutuskan menjadi pebisnis mulia (Lse).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lukman Setiawan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8859558070399701506?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8859558070399701506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8859558070399701506' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8859558070399701506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8859558070399701506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/12/yang-muda-berbisnis-mulia.html' title='Yang Muda Berbisnis MULIA'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2943984116935142093</id><published>2011-11-30T10:21:00.000+07:00</published><updated>2011-11-30T10:25:03.251+07:00</updated><title type='text'>Dua Kotak</title><content type='html'>"Ada di tanganku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga." kata-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam. Dan masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna emas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melakukan apa yang Tuhan katakan. Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak berwarna emas. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat. Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula. Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku tahu jawabannya. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tunjukkan lubang itu pada Tuhan dan bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemanakah perginya semua penderitaanku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tersenyum hangat padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AnakKu, semua penderitaanmu berada padaKu." Aku bertanya kembali,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan, mengapa Engkau memberikan dua buah kotak, kotak emas dan kotak hitam yang berlubang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AnakKu, kotak emas Kuberikan agar kau senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat-ingatlah semua kebahagiaanmu agar kau senantiasa merasakan kebahagiaan. Campakkan penderitaanmu agar kau melupakannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Anonymous &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2943984116935142093?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2943984116935142093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2943984116935142093' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2943984116935142093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2943984116935142093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/dua-kotak.html' title='Dua Kotak'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6471139399013116888</id><published>2011-11-24T10:31:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T10:40:56.888+07:00</updated><title type='text'>Gagal Jadi OB Malah Jadi Milliarder</title><content type='html'>Selamat pagi sahabat Miracle (sammy). Setelah beberapa hari tidak menyapa sahabat, maka terasa begitu kangen ingin menyapa sahabat-sahabat yang penuh keajaiban. Hari ini tentunya adalah hari yang selalu menghadirkan keajaiban khan. Sahabat Miracle (Sammy), beberapa hari yang lalu saya ditemui seorang client yang begitu terpuruknya akibat tidak lulus masuk di Perguruan Tinggi yang diinginkan nya. Sejak saat itu ia tidak memiliki motivasi dan dorongan kuat untuk memikirkan masa depan. Ia hanya menjalani hidup dengan biasa. Bagi dia, peristiwa kegagalan yang ia alami membuat nya jatuh dan ia seolah merasakan dirinya adalah orang yang paling tidak beruntung.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Miracle (Sammy), kita banyak menemui orang seperti itu di luar sana, biasanya mereka hidup secara prefeksionis dan menolak kegagalan mereka. Hal berbeda terjadi pada seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda diterima bekerja" katanya.&lt;br /&gt;"Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja."&lt;br /&gt;Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '.&lt;br /&gt;"Maafkan aku", kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku. Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10kg peti tomat. Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60.&lt;br /&gt;Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari. Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.&lt;br /&gt;Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan.&lt;br /&gt;Ketika percakapan broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;broker itu menjawab ingin tahu mengapa ia tidak punya email,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Miracle (sammy), selalu ada keajaiban dibalik kegagalan yang kita alami. Saat kita fokus dengan tujuan dan bukan nya dengan proses yang terjadi maka keajaiban dengan mudahnya hadir dalam diri kita. Kunci kedua adalah membangun rasa syukur pada kegagalan, karena kegagalan adalah salah satu dari 7 keajaiban yang ada pada diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Beraktivitas, BE MIRACLE CAUSE MIRACLE IN YOU&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Yudhi K Gunawa&lt;/b&gt;n&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;#1 Miracle Coach in Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Coaching | Clinical Therapy | Trainer&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6471139399013116888?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6471139399013116888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6471139399013116888' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6471139399013116888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6471139399013116888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/gagal-jadi-ob-malah-jadi-milliarder.html' title='Gagal Jadi OB Malah Jadi Milliarder'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8209714164689201801</id><published>2011-11-22T00:44:00.002+07:00</published><updated>2011-11-22T00:47:41.480+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Oktober 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Oktober 2011 versi PDF &lt;/b&gt;(offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian &lt;b&gt;E-book&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011. &lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Doddy&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8209714164689201801?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8209714164689201801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8209714164689201801' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8209714164689201801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8209714164689201801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/beranie-gagal-oktober-2011-versi-pdf.html' title='Beranie Gagal Oktober 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-5428905538668949136</id><published>2011-11-21T09:52:00.000+07:00</published><updated>2011-11-21T10:00:32.503+07:00</updated><title type='text'>Beban Berat Menuju Puncak Sukses</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Suatu ketika, seorang pemuda berpetualang ke sebuah tempat untuk mendaki gunung dan menuju ke puncak. Pria ini kemudian berjalan menyusuri jalan setapak menuju lembah gunung untuk memulai pendakian...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan, ia melihat banyak sekali sampah berserakan di sepanjang jalan. Sampah-sampah itu mungkin berasal dari pengunjung yang membuangnya. Sampah tersebut membuat sepanjang jalan menjadi kotor dan tidak nyaman dipandang mata.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan pemuda tersebut. Ia sungguh tidak tahan melihat sampah yang berserakan di sepanjang jalan yang dilaluinya. Karena itulah ia memungut sampah itu dan menaruhnya ke dalam kantong plastik. Lalu ia memasukkannya ke dalam tas ransel yang dibawanya. Semakin jauh ia berjalan, semakin banyak pula sampah yang dipungutnya. Tas ranselnya semakin lama semakin berat. Sampai-sampai ia terpaksa menenteng sampah tersebut di tangannya karena tas ranselnya sudah tidak muat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tas ranselnya yang semakin berat membuat perjalanannya terhambat. Jalannya semakin melambat, bahkan terlihat kelelahan. Apalagi jalannya semakin menanjak ke atas, ia terlihat makin kesulitan dan terengah-engah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia bertemu dengan seorang pendaki yang baru saja turun. Pendaki itu merasa aneh dan bertanya pada pemuda itu, "Boleh tahu apa yang sedang kamu bawa? Mengapa bawaanmu banyak sekali?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu menjawab sambil mengatur napas, "Oh, ini sampah yang kupungut di jalan. Orang-orang sungguh tidak bertanggungjawab membuangnya sembarangan. Aku tidak tahan melihatnya, jadi kuambil saja dan akan kubuang setelah turun nanti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaki itu tersenyum geli mendengar penjelasan pemuda tersebut. Ia berkata, "Aku kagum dengan tindakanmu. Tapi tahukah kamu sampah yang kamu bawa itu telah memberatkan perjalananmu ke atas sana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu sedikit tersadar. Pendaki itu melanjutkan, "Semakin berat bawaanmu, semakin sulit kamu mencapai puncak. Itu semua menguras tenaga dan staminamu. Itu terlihat dari napasmu yang terengah-enagh. Lagipula untuk apa membawa sampah-sampah seperti itu ke atas puncak. Bukankah lebih baik Anda baru memungutnya setelah turun nanti? Bawalah barang seperlunya saja. Semakin ringan diri Anda, semakin mudah mencapai puncak." Lalu pendaki itu pun turun meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pesan kepada pembaca:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjuangan kita mencapai kesuksesan, seringkali muncul suara-suara yang tidak mengenakkan. Suara-suara itu muncul dalam bentuk ejekan, hinaan, cemoohan, kritikan negatif dan sebagainya. Sebagian orang menerima suara-suara negatif itu dan memasukkannya ke dalam hati. Mereka terus teringat dengan suara-suara negatif sepanjang hari tanpa pernah bisa melupakannya. Sebagian lainnya tidak peduli, cuek dan terus melangkah jauh. Mereka tidak memasukkannya dalam hati, bahkan mereka tidak mempermasalahkannya sedetik pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita terus membawa suara-suara negatif tersebut, langkah kita menuju kesuksesan akan terasa berat. Suara-suara negatif itu bagaikan racun yang bisa melumpuhkan kita sampai tidak bisa berjalan lagi (menyerah). Ini sama seperti pemuda dalam cerita di atas yang membawa sampah tidak berguna yang hanya memberatkan pendakiannya ke puncak gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika Anda ingin melangkah dengan ringan menuju kesuksesan, Anda harus bisa menutup telinga Anda dari suara-suara seperti itu dan terus melangkah maju. Suara-suara seperti itu adalah 'sampah' yang hanya mengganggu perjalanan Anda. Anda harus bisa membuang sampah seperti itu, yang hanya akan merepotkan Anda nantinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampah-sampah negatif seperti itu akan selalu berserakan di sepanjang perjalanan hidup ini. Kita tidak akan bisa menghindarinya. Suara-suara yang positif dan negatif akan silih berganti muncul dalam hidup kita. Tapi keputusan untuk memilih ada di tangan kita. kita bisa memilih untuk membuang suara(sampah) negatif atau memilih untuk membawanya bersama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, bawalah yang berguna dan masukkan ke dalam 'tas ransel' Anda suara-suara yang positif. Sebelumnya, keluarkan semua suara-suara negatif dan buanglah. Dengan begitu, langkah Anda akan lebih ringan dalam mencapai puncak kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: &lt;b&gt;SUHARDI&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(penulis buku motivasi "PATTERNS OF SUCCESS") &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-5428905538668949136?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/5428905538668949136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=5428905538668949136' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5428905538668949136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5428905538668949136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/beban-berat-menuju-puncak-sukses.html' title='Beban Berat Menuju Puncak Sukses'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6032611520755550715</id><published>2011-11-18T09:18:00.000+07:00</published><updated>2011-11-18T09:21:51.102+07:00</updated><title type='text'>Kisah Monyet dan Kuda</title><content type='html'>Alkisah, di tepi sebuah hutan, ada sekawanan monyet melihat pasukan berkuda melintas di depan mereka. Menyaksikan kegagahan para prajurit berkendara di atas pelana kuda, seekor monyet pun menyombongkan diri bahwa menunggang kuda itu masalah mudah!&lt;br /&gt;Untuk membuktikan perkataannya, saat pasukan berkuda istirahat, si monyet mengendap-endap mendekati seekor kuda di sana. Hup! Dengan lincah, si monyet naik ke atas punggung kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuda yang merasakan hentakan berat di atas punggungnya, terkejut. Ia juga merasa kesakitan karena tarikan erat pada surainya. Maka, ia pun segera meringkik, berlari kencang, sambil menggoyangkan liar badannya ke kiri dan ke kanan. Monyet yang tidak bisa mempertahankan keseimbangan badannya, terpelanting dan jatuh ke tanah dengan keras.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan-hewan lain di hutan, ramai menertawakan kebodohan si monyet. Monyet pun tertunduk malu sambil menahan rasa sakit yang menjalari tubuhnya. Ternyata menunggang kuda tidak semudah yang ia kira!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, "Kapok deh. Cukup sekali saja aku menunggang kuda! Ternyata tidak sehebat dan seenak yang aku bayangkan. Memang sudah menjadi nasibku, aku tidak akan menunggang kuda lagi seumur hidupku. Aku tidak mau mengulangi lagi kesalahan yang sama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, monyet yang tertua di kelompoknya menjawab, "Jatuh memang menyakitkan, tetapi bukan berarti di kemudian hari kamu tidak akan jatuh lagi, entah dari pohon dan darimana pun. Yang perlu ketahui dan dipelajari adalah mengapa kamu jatuh? Jika kita mau belajar untuk tahu kenapa bisa jatuh, maka kita tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia semasa kecil dan mulai belajar berjalan, tidak peduli berapa kali kita terjatuh, mungkin sakit dan menangis, tetapi secara alami pasti akan bangkit lagi. Melalui proses jatuh bangun, akhirnya manusia bisa berjalan dan berlari seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya justru setelah dewasa, manusia yang sudah jauh lebih pandai, saat mengalami jatuh/ gagal walaupun tanpa rasa sakit, begitu takut untuk bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi masih muda kita perlu belajar mengenal lebih dekat sifat kegagalan. Bagi saya sendiri, kegagalan adalah vitamin kesuksesan, tidak ada orang besar di dunia ini yang bisa sukses tanpa mengalami kegagalan! Orang-orang sukses mampu mengetahui mengapa mereka gagal, sekaligus siap memperbaiki dan berani berjuang lagi demi mensukseskan apa yang menjadi cita-cita besar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, jangan takut gagal! Pelajari dan ketahui mengapa kita gagal. Dapatkan jawabannya dan tetapkan target cari cara yang paling efektif, siap menjadi pemenang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Team Andriewongso.com &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6032611520755550715?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6032611520755550715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6032611520755550715' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6032611520755550715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6032611520755550715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/kisah-monyet-dan-kuda.html' title='Kisah Monyet dan Kuda'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1207185119847384370</id><published>2011-11-15T09:58:00.001+07:00</published><updated>2011-11-15T10:00:06.760+07:00</updated><title type='text'>Ubahlah Sudut Pandang</title><content type='html'>Alkisah, suatu hari, seorang ayah muda membawa anaknya yang baru berusia sekitar 4 tahun untuk bermain di taman hiburan. Mereka sedang menantikan parade menyambut ulang tahun taman hiburan tersebut yang akan digelar mulai petang hari. Setengah jam sebelum atraksi dimulai, si ayah mengajak anaknya menuju tempat menunggu yang dianggap paling strategis untuk menonton parade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, orang yang berkumpul pun semakin banyak saat parade hendak dimulai. Si anak bergerak ke sana-sini dengan tidak sabar.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Papa, kapan mulai paradenya?" beberapa kali suara kecilnya nyaring bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebentar Nak, tuh...sebentar lagi mulai. Sabar ya," kata si ayah menenangkan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama, terdengar suara sirine tanda dimulainya iring-iringan parade. Drumband pun terdengar menyemarakkan suasana diikuti dengan barisan artis dengan gaun yang berwarna-warni, kereta bunga, sepeda hias; semua indah dan seru. Tetapi si anak kecil yang tadinya berada di baris depan, terdesak ke tengah dan berakhir di pinggang gendongan ayahnya pun mulai menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah dengan nada tidak sabar berkata, "Ssttt. Diamlah sayang. Parade sudah dimulai, kenapa kamu menangis? Lihat tuh si komodo lewat. Eeehhh, kalau kamu nangis begini, lain kali papa enggak mau ngajak nonton parade lagi lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi si anak tidak menjawab malahan suara tangisnya semakin keras. Akhirnya ayahnya melepaskan gendongannya dan berjongkok untuk melepas kejengkelannya. Tiba-tiba si ayah menyadari, yang dilihat anaknya adalah kerumunan orang, panas dan kepengapan udara. Walaupun sudah digendong di pinggangnya, tetapi tetap saja kerumunan orang membuat anaknya pengap dan tidak bisa melihat parade dengan jelas. Si ayah pun segera mengangkat anaknya dan menaruh di bahunya. Kebebasan dari sesak napas dan melihat parade yang indah, isak kecilnya tidak lama berubah dengan senyum dan keceriaan.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka berdua bersenang-senang melihat seluruh atraksi dan pertunjukan kembang api hingga di penghujung acara. Waktu tidur pun terlewatkan karena keasyikan menonton keramaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan pulang, si kecil tertidur pulas di pangkuan ayahnya. Si ayah pun sibuk membelai sayang putra tunggalnya, tersenyum puas karena kualitas waktu yang bisa disisihkan untuk kebersamaan mereka dan kemampuannya memperbaiki kesalahan, yang mampu mengubah tangis si kecil dengan tawa ceria. Semoga kenangan manis ini akan selalu mereka bawa di perjalanan kehidupan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Netter yang Luar Biasa!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan cerita anak kecil yang digendong, kalau tidak diangkat ke atas maka penglihatannya terganggu dan tidak bisa menikmati parade dengan puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita juga sama, kalau pandangan hidup kita sempit, kerdil, pendek maka apa yang kita peroleh juga sama, tidak akan memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Untuk menikmati kehidupan ini dengan maksimal dan berarti, kita perlu melatih dan memiliki pandangan hidup yang besar, tinggi, luas sehingga kita mampu senantiasa menguasai masalah dan problem yang muncul. Dan tentu, mampu mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan, susah menjadi senang, dan meraih prestasi yang lebih baik dan lebih luar biasa lagi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Salam sukses luar biasa!!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis: &lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1207185119847384370?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1207185119847384370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1207185119847384370' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1207185119847384370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1207185119847384370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/ubahlah-sudut-pandang.html' title='Ubahlah Sudut Pandang'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-5790263001539133975</id><published>2011-11-10T16:29:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T16:31:20.086+07:00</updated><title type='text'>Jika Amal Tak Kunjung Berbalas</title><content type='html'>Sudah sedekah habis-habisan, sholat dhuha dan tahajud pol-polan bahkan masih dilengkapi juga dengan puasa sunnah senin kamis tanpa putus. Tapi mana buktinya? Mana katanya akan dibalas 10x lipat, 100x lipat bahkan 700x lipat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah mengalami seperti itu? Dalam ucapan mungkin tidak, tapi dalam hati mungkin iya. Saya sendiripun terkadang selintas pernah juga berpikiran begitu. Untungnya mengeluhnya kembali kepada Allah dan ndak cerita ke orang-orang (lha sekarang kok cerita? hehehe).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman selama ini dan alhamdulillah ternyata cocok juga dengan cerita para pencinta sedekah lainnya, ternyata cara Allah membalas amal ibadah kita itu unik banget. Bahkan ketika tahu bagaimana itung-itungan balasan Allah, saya jadi nangis sendiri, gak pantas kayaknya kita masih mengeluh ketika amal kita tak kunjung berbalas.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kata kuncinya cuma satu, saat anda menghitung balasan itu berdasarkan materi, atau saat anda menganggap yang dimaksud balasan itu hanya rupiah (atau dollar), maka hendaknya anda juga menilai semua pemberian Allah dengan uang juga.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oke, kita coba hitung yuk berapa yang sudah kita berikan pada Allah. Misalnya kita sedekah 1 juta, ditambah sholah dhuha 4 rakaat selama sebulan ditambah tahajud+witir 11 rakaat selama sebulan dan puasa senin kamis selama sebulan (8 kali). Anggap aja nilai semua amal kita adalah 1 juta. Mau kan dibayar 1 juta untuk tiap rakaat sholat? Pasti mau! Dan untuk puasa sunnah kita dibayar 10 juta per puasa. Mau dong ya?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oke, inilah hasilnya:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedekah = 1 juta&lt;br /&gt;Dhuha 4x30x1 juta = 120 juta&lt;br /&gt;Tahajud 11x30x1 juta = 330 juta&lt;br /&gt;Puasa sunnah 8×10 juta = 80 juta&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;TOTAL = &lt;b&gt;531 juta&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, kita sudah memberi Allah amal senilai 531 juta. Trus sesuai janji Allah, maka kita akan dapat 10x lipat instant!! benar ndak kita dapat 5,31 Milyar? Kita hitung yuk:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Biaya agar mata tetep bisa melihat sebulan (17,5 juta per operasi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya oksigen selama sebulan (50.000/4 jam atau 6x30x50.000 = 9 juta)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya supaya darah tetep bisa jalan mulai dari jantung, muter sampai jantung lagi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya supaya darah tetep bersih (cuci darah 900.000 2x seminggu = 7,2 juta )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaminan keselamatan di jalan selama sebulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biaya agar otot tetap bekerja&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;List ini akan makin panjang kalau kita lebih teliti lagi merincinya. Dan saya yakin seandainya semua itu dinonfungsikan oleh Allah 5 menit saja, uang 500 juta yang kita punya takkan sanggup untuk membayarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi untunglah bukan seperti itu perhitungannya. Untungnya Allah ndak seperti kita yang suka hitung-hitungan dalam beramal. Protes saat jatah kita tak kunjung tiba. Allah tidak menuntut kita membayar semua nikmatnya ini. Dan kenyataannya, amal yang kita lakukan memang bukan untuk itu. Semua amal itu adalah agar Allah lebih memperhatikan kita sebagaimana seorang anak yang mencari perhatian ibunya. Semua amal itu untuk diri kita sendiri. Bahkan seandainya semua makhluk didunia ini menentang Allah, niscaya tak sedikit-pun berkurang kekuasaan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lha terus kenapa amal saya gak kunjung dibalas?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa skenario yang mungkin disiapkan Allah untuk kita. &lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt; mungkin Allah sedang menguji kesungguhan kita dalam beribadah. Benarkah kita beribadah semata-mata hanya untuk-Nya. Ataukah kita hanya ibadah pas butuh saja? Jika kita dinilai sebagai ahli ibadah pas butuh saja, maka Allah sengaja menunda pemberiannya agar kita jadi ahli ibadah lebih lama sedikit&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Skenario kedua&lt;/b&gt;, ibadah kita tak layak dibalas di dunia. Rasanya dunia ini terlalu kecil untuk menerima hadiah dari Allah. Maka balasan itu ditangguhkan-Nya hingga di hari akhirat kelak. Sementara itu, semua kebutuhan kita dipenuhi Allah dari arah yang tidak disangka-sangka. 10 juta yang kita harapkan telah dibalas Allah dalam bentuk kecil-kecil yang kita tak pernah menyadarinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Skenario ketiga&lt;/b&gt; adalah ibadah dibalas dengan yang jauh lebih besar. Saking besarnya sampai kita tak mampu melihatnya. Contohnya kita sedekah 10 juta, kita memang tidak mendapat rejeki nomplok 100 juta gitu aja, tapi anak kita tiba-tiba jadi baik, mau sholat. Anak yang biasanya nilainya pas-pasan jadi naik semua hingga 3 besar padahal ndak pernah belajar atau saat kita kesulitan ada aja jalan mudah untuk keluar dari kesulitan itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, mari kita coba renungkan apa sih yang diinginkan Allah pada kita. Jangan pernah berhenti untuk berdoa. Kita sangat diijinkan untuk berdoa, meminta sesuatu dengan washilah amal ibadah kita. Tapi justru ketika amal itu tak kunjung berbalas, pada kenyataannya adalah kita sudah mendapatkan perhatian lebih-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis:&lt;b&gt; Lutvi Avandi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;www.lutviavandi.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-5790263001539133975?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/5790263001539133975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=5790263001539133975' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5790263001539133975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5790263001539133975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/jika-amal-tak-kunjung-berbalas.html' title='Jika Amal Tak Kunjung Berbalas'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8330301844608686752</id><published>2011-11-09T13:57:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T14:04:29.070+07:00</updated><title type='text'>6 Kesalahan Terbesar Entrepreneur Yang Jarang Dibahas</title><content type='html'>Perjalanan kita pada jatuhnya ke suatu hutang yang dalam adalah sebuah proses, sama dengan perjalanan kita dalam membangun kekayaan adalah juga sebuah proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada orang yang bisa kaya raya dalam 1 hari maka kemungkinan besarnya dia bisa miskin dalam waktu 10 tahun. Kekayaan di bangun dengan sebuah proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan di Indonesia saat ini adalah menciptakan pengusaha sebanyak-banyaknya dan seharusnya bisa membuat mereka kuat sebanyak-banyaknya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta yang ada di Amerika:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50% bisnis sebelum tahun ke dua jatuh&lt;br /&gt;80% bisnis jatuh sebelum tahun kelima&lt;br /&gt;96% tidak pernah berulangtahun yang ke sepuluh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini di amerika, mungkin di indonesia angkanya lebih parah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya kalau memilih berkarir jadi tentara 10 tahun kemudian pangkat dan penghasilannya sudah naik berapa kali lipat, tapi yang memilih membuka bisnis 10 tahun yang lalu mungkin alamatnya sekarang sulit untuk dicari, yang dulu menggebu2 dan pinter banget telponnya udah ganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta menarik adalah orang yang pernah membangun bisnis sekali dan benar-benar sukses , ketika kita suruh membangun bisnis apapun kemungkinan besar 80% dia akan sukses. Bagaimana cara mereka bergerak dan memutuskan benar-benar berbeda dengan orang kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita gak bisa bedakan orang yang sukses dan kelihatan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak buku2 tentang cara membangun kesuksesan, bagaimana Microsoft membangun, Toyota membangun, dll? Tapi banyak yang tidak bisa menerapkannya di Indonesia.Karena memang ada hal2 esensial yang mereka tidak bisa lihat kenapa hal itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan tulisan motivasi dan strategi sukses...tapi amatlah fundamental karena membahas kenapa suatu usaha bisa gagal, agar kita bisa intropeksi bagaimana cara menghindarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAGAIMANA KITA DAPAT MENJADI BAGIAN 4% DAN MEMILIKI KEUNTUNGAN LEBIH DARI 20M/TAHUN?&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kunci dari bisnis adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. CLARITY = POWER&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everytime you unclear , you tend not to act&lt;br /&gt;Tanya kepada orang yang lebih ahli, ikut seminar2 bisnis, baca buku.&lt;br /&gt;2. Segala sesuatu yang kita lakukan, lakukan dengan really really well &lt;b&gt;LAKUKAN YANG TERBAIK!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak2 hal yang membuat suatu perusahaan itu gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan keuangan, SDM yang tidak loyal,penjualan yang menurun itu hanya suatu sindrom. Kenalilah penyebab utamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6 KESALAHAN BESAAR ENTREPRENEUR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Obsesion to product (percaya diri tak perlu berlebihan dengan produk)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang begitu banyak ide-ide bagus tapi pada kenyataannya tidak meledak dipasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;It is like Mother loves her baby.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, siapa yang tidak mengakui kalau mobil tenaga matahari bukan ide bagus. Mobil itu sudah ditemukan sejak tahun 1970an tapi berapa banyak orang yang memakai mobil itu sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak burger yang rasanya lebih enak dari Mc Donalds, tapi berapa banyak yang bisa menjual jauh lebih banyak dari Mc Donald.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;It's never what you do but it's how you do&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MILIONER FORMULA :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ketahui apa yang diinginkan konsumen&lt;br /&gt;b. Buat produk yang diinginkan konsumen&lt;br /&gt;c. Berikan kepada mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lupa produk yang bagus bukan jaminan kesuksesan suatu bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Speed (hati-hati terhadap kecepatan. Perusahaan yang cepat naik, cepat pula turun).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi entrepreneur membutuhkan keahlian seperti profesi lainnya. Semakin besar suatu usaha semakin dibutuhkan peningkatan keahlian atau kapasitas kita sebagai entrepreneur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat dahulu kita menggerakan usaha kita dengan sepeda roda tiga, bila kita ingin beralih ke mobil agar lebih cepat maka kita perlu mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengendarainya. Ingin lebih cepat lagi kita gunakan pesawat jet, tapi ingat semakin cepat kendaraan yang kita gunakan maka kita harus semakin terampil dengan instrument yang ada. Bagaimana membaca parameter yang ada dikokpit pesawat seperti ketinggian, altitude dll, lalu Tuas mana yang harus kita tarik segera bila pesawat sedang menukik ke bawah, menghadapi gunung dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai entrepreneur juga banyak parameter-parameter keuangan yang harus dibaca dan apa yang harus dilakukan di masing-masing kondisi dari besar usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai kita mengendarai pesawat F 16 dengan keahlian mengendarai sepeda roda tiga. Bisa kacau kan? Semakin cepat semakin bahaya kalo gak paham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi banyak dari kita udah punya bisnis besar omzet milyaran yang gak tahu akan hal ini..dan Alhamdulillah penumpangnya gak pada tau. kalo tahu bisa turun semua deh. Dan kalaupun masih selamat, semata2 itu karena pertolongan dari Allah, jadi jangan lupa bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara membedakan antara&lt;i&gt; speed&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;growth?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Unstopable to learn, practice, improve your self&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya kita ingin memiliki seorang anak, ya harus sabar menunggu sampai 9 bulan. Mentang2 banyak duit kita gak mungkin paksakan dengan 9 ibu biar masing2 ibu hamilnya cuma 1 bulan. xixixi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kejadiannya memang seperti itu, kita gak sabar belajar, pingin cepet2 dapet untung besar. kalo perlu ngutang sana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Financial literacy penting bagi perusahaan yang sudah berjalan agar kita semakin fasih membaca dan melakukan tindakan yang penting dengan percaya diri berdasarkan laporan keuangan. Karena number&lt;i&gt; tell the story. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Technical success&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila anda suka berkebun, sangat disarankan untuk tidak membuka perkebunan. Loh kok Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anda hanya akan senang di kebun, sedangkan uang tidak diciptakan di kebun tapi di pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya berlandaskan keahlian dan kesenangan, pikirkan marketingnya . tambah dengan bisnis skill dan siapkan manajemen.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika Anda tetap senang berkebun, silakan membayar atau bermitra dengan orang yang memiliki bisnis skill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya sukses dalam bisnis, peran dari keterampilan teknis itu hanya 15%, sisanya yg 85% itu adalah bisnis skill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Irrational exuberance&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang banyak proposal bisnis ditawarkan dengan begitu menjanjikan atau muluk.&lt;br /&gt;(terlalu exited terhadap produk tsb dan tidak peduli masukan orang lain, terlalu optimis / hilang kepekaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan emosional, tapi lakukan bisnis dengan hati yang lapang, ringan. &lt;i&gt;Risk and Reward analysis.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis itu bukan sekedar feeling tapi tetap harus dihitung dengan kalkulator.&lt;br /&gt;Masih ingat dulu kasus PT QSAR, banyak orang gak pake intelektual lagi waktu menanam modalnya karena bagi hasil yang besar. (mudah2an disini gak ada yang pernah jadi korbannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;High risk high return&lt;/i&gt;..biarlah jadi slogan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi &lt;i&gt;low risk high return&lt;/i&gt; menjadi slogan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis is an intelektual sport not an emotional sport. Bila emosi kita naik, maka intelektual/kecerdasan kita akan turun. Siapa orang yang bisa berhitung dengan tenang kalau rumahnya kebakaran. Maka bukan hanya sekedar kemampuan tapi kemauan untuk belajar bersikap tenang dan tidak emosional menghadapi peluang ataupun masalah.Bahasa italinya grusa grusu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Lack of second idea&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kehilangan ide kedua. Terjadi pada perusahan yang awalnya sukses sekali, terjebak pada kesuksesan masa lalu) kenapa? Karena pasar berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak produk yang sukses di masa lalu, tapi tidak ada kabarnya sekarang. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Contoh : merk &lt;b&gt;ODOL&lt;/b&gt;, yang bertahan saat ini adalah &lt;b&gt;PEPSODENT&lt;/b&gt; dengan variannya dan bilangnya selalu NEW formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita harus terus berinovasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Run out of cash (kehabisan uang cash)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perusahaan yang berkembang dan penjualannya meningkat, tapi merasa tidak ada duitnya. Rasanya hanya cukup gaji karyawan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang entrepreneur harus sangat paham membedakan antara "profit" dan "cash".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anda mana yang lebih baik, profit atau cash?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu usaha walau tidak profit akan tetap bertahan asalkan ada cash.&lt;br /&gt;Tapi suatu usaha walau profit, tidak akan bertahan lama tanpa cash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya uang Rp 1000 saya belikan barang untuk dijual lagi seharga Rp1200, tapi karena tidak laku akhirnya saya obral dengan harga cash Rp 900. Berarti saya rugi Rp 100 kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dari uang cash Rp 900 itu saya belikan lagi barang lain yang menurut saya akan lebih bisa terjual. Ternyata memang saya bisa menjual barang lain tsb dengan harga Rp 1200 cash. Dan saya bisa memutarkan cash saya ke barang lain lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya uang cash Rp 1000 saya belikan barang, dan ternyata laku dengan harga Rp 1500 dengan tempo pembayaran 2 bulan. Secara perhitungan saya untung Rp 500 kan?&lt;br /&gt;Tapi selama 2 bulan, saya tidak memiliki uang cash untuk membayar kebutuhan operasional saya (upah, supplier,dll) dan akhirnya usaha terpaksa saya harus tutup.&lt;br /&gt;Defisit dan Profit hanyalah istilah akutansi yang bisa ditulis di atas kertas, tapi kalo cash itu tidak bisa diutak-atik harus adaâ€¦ibaratnya itu adalah darahnya perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita gak mungkin bayar gaji, beli barang pake profit ..tapi pake cash.&lt;br /&gt;Idealnya memang asset kita bisa terjual dengan profit dan dibayar cash.&lt;br /&gt;Mungkin diantara kita teman2 pengusaha pernah melakukan 6 kesalahan di atas, walau Cuma satu sebenarnya sudah cukup untuk membunuh usaha kita .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selamat berwirausaha&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tuti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Owner niagamuslim.com &amp;amp; mutif.net &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8330301844608686752?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8330301844608686752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8330301844608686752' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8330301844608686752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8330301844608686752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/6-kesalahan-terbesar-entrepreneur-yang.html' title='6 Kesalahan Terbesar Entrepreneur Yang Jarang Dibahas'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7303678011869414911</id><published>2011-11-02T14:48:00.000+07:00</published><updated>2011-11-02T15:21:49.991+07:00</updated><title type='text'>Waktu</title><content type='html'>Tak seorangpun tahu, kapan waktu mulai bergerak&lt;br /&gt;Dan entah kapan sang waktu berhenti berjalan&lt;br /&gt;Yang pasti, sampai detik ini dia terus bergerak dan terus bergulir&lt;br /&gt;Entah Anda menghargai waktu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya?&lt;br /&gt;Atau selalu menyia-nyiakan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tetap dia&lt;br /&gt;Dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapapun, tanpa membantu siapapun&lt;br /&gt;Tetapi dia bernilai untuk siapapun&lt;br /&gt;Dia tidak pernah kalah dan tidak akan usang&lt;br /&gt;Dia selalu baru, selalu segar dan tegar. Hanya kitalah sebagai manusia lambat atau cepat, pasti akan termakan oleh proses sang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu untuk kehidupan seseorang manusia tidak lama dan sangat terbatas&lt;br /&gt;Maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini dengan produktivitas yang sangat bermanfaat&lt;br /&gt;Baik dari diri pribadi dan bagi manusia-manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran akan nilai waktu harus selalu diingatkan&lt;br /&gt;Dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap Sang Pencipta&lt;br /&gt;Dengan demikian, kita akan menghargai nilai keberadaan sang waktu&lt;br /&gt;dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia sehingga kita akan selalu berusaha&lt;br /&gt;untuk dapat menikmati proses waktu itu dengan kualitas kehidupan&lt;br /&gt;yang makin lama makin indah, nikmat, bahagia dan sangat berarti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Nikmati waktumu yang masih ADA!&lt;br /&gt;Hargai waktumu yang masih TERSISA!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Luar Biasa! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7303678011869414911?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7303678011869414911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7303678011869414911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7303678011869414911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7303678011869414911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/11/waktu.html' title='Waktu'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-9161889649934597059</id><published>2011-10-28T10:33:00.000+07:00</published><updated>2011-10-28T10:39:01.229+07:00</updated><title type='text'>Alasan Oh Alasan</title><content type='html'>Saya adalah seorang pemuda berusia 16 tahun yang gemar mendengarkan musik. Mulai dari yang bergenre pop, jazz hingga rock. Lama-kelamaan kecintaan saya pada musik membuat saya tertarik untuk dapat memainkan salah satu alat musik. Pilihan saya jatuh pada alat musik yang sangat merakyat yaitu &lt;b&gt;gitar&lt;/b&gt;. Alasannya cukup simpel, yang pertama karena banyak orang yang bisa bermain gitar sehingga mudah untuk belajarnya dan yang kedua saya memiliki gitar yang nganggur di rumah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama saya membeli buku panduan di Toko Buku &lt;i&gt;Gramedia&lt;/i&gt; dengan harapan beberapa hari ke depan saya dapat langsung mahir bermain gitar. Ternyata setelah membaca buku dan mencoba mengaplikasikan nya, hitungan hari tidak membuat saya mahir bermain gitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun beralasan bahwa senar gitar saya yang pada saat itu adalah "string", tidak enak untuk pemula seperti saya. Karena saat itu menurut saya senar string itu keras dan membuat tangan kapalan. Esok harinya saya membawa gitar saya untuk diganti dengan senar nilon. Pada saat itu saya berasumsi dengan senar nilon yang baru ini saya dapat belajar gitar dengan mudah. Lagi-lagi perkiraan saya salah, senar string dan senar nilon sama saja susahnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, saya sudah bisa bermain gitar dengan lancar dan bisa membawakan beberapa lagu dengan cukup lumayan. Sekarang saya telah sadar atas kesalahan saya sebelumnya, yaitu &lt;b&gt;terlalu banyak mencari-cari alasan!&lt;/b&gt; Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua butuh proses selangkah demi selangkah, layaknya ulat yang tadinya menjijikan berubah menjadi kepompong yang keras dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Semua butuh proses yang dilalui, karena dari proses tersebut ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil untuk ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu yang kedua, (kesalahan) &lt;b&gt;"bukan pada alatnya"&lt;/b&gt;. Bukan berarti dengan mengganti senar gitar saya dapat dengan mudah belajar gitar, tapi dibutuhkan kerja keras, kemauan dan pantang menyerah dalam menggapai suatu tujuan. Jika ingin menjadi pribadi yang sukses, yang harus dibenahi pertama kali bukanlah yang ada di luar diri tapi yang ada di dalam diri. Kekuatan sebenarnya bukan terletak di luar diri tapi terletak di dalam diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin menjadi orang yang sukses dan berhasil mencapai tujuan kita, jangan banyak beralasan. Tapi banyak-banyaklah belajar dan bertindak! &lt;b&gt;&lt;i&gt;Orang sukses sibuk mencari jalan sedangkan orang gagal sibuk mencari alasan.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Mulai dari sekarang mari kita mencari jalan menuju jalan kesuksesan kita! Kita semua punya potensi! Kita semua punya HAK! Semua tergantung dari dalam diri kita, Mau atau Tidak?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mulai sekarang marilah kita berusaha menjadi pribadi yang sukses dengan tidak banyak beralasan tetapi dengan banyak-banyak belajar, bertindak, dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses untuk kita semua! Anda Juara!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Yasa Paramita Singgih &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-9161889649934597059?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/9161889649934597059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=9161889649934597059' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9161889649934597059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9161889649934597059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/alasan-oh-alasan.html' title='Alasan Oh Alasan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4047799374363544363</id><published>2011-10-25T10:25:00.002+07:00</published><updated>2011-10-25T10:32:04.353+07:00</updated><title type='text'>Agar Bisnis Tidak Berhenti, Sustain &amp; Growing</title><content type='html'>Seperti apakah kita jika kita berhenti di tengah jalan ketika merintis sebuah usaha dan tidak berusaha lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tentu kita takkan menggapai apa yang kita impikan.&lt;br /&gt;Sudah tentu juga kita takkan merasakan keberhasilan dan kesuksesan yang kita idam-idamkan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang mengalami sebuah kesulitan ketika berusaha namun tidak berupaya untuk mengatasinya kemungkinan ia akan mundur dari usahanya dan berhenti total. Bisa jadi dia dikemudian hari akan membuka usaha lain, menemukan sebuah kesulitan..kemudian quit alias berhenti..membuka usaha lain...quit...membuka usaha lain...quit lagi.. Begitu terus siklusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mirip sebuah perkawinan..yang apabila orangnya mengalami kesulitan dalam perkawinannya, dia tidak berusaha untuk mengatasinya dan kemudian memilih jalan cerai. Bisa jadi dia kemudian akan menikah lagi..dan bercerai..menikah dan bercerai lagi.&lt;br /&gt;Begitu terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu yang akan terjadi apabila orang tersebut memilih untuk tidak mengatasi kesulitannya dan berhenti. Tentu bukan itu yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika diri kita yang sedang menemui kesulitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ada dua hal yang perlu diubah...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang pertama adalah diri kita sendiri&lt;/b&gt;..diri kitalah yang pertama kali harus diubah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu diubah? Mungkin &lt;i&gt;mindset&lt;/i&gt; kita perlu diubah. Mungkin ilmu kita perlu diubah atau ditambah. Mungkin &lt;i&gt;belief-belief&lt;/i&gt; kita perlu diubah dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Yang dulunya berpikiran tidak pantas untuk menjadi kaya...sekarang sudah memasang &lt;i&gt;belief&lt;/i&gt; dalam dirinya bahwa dirinya pantas menjadi trilyuner karena dirinya adalah anugerah terbaik Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Yang dulunya tidak punya ilmu marketing, akhirnya mencari ilmu marketing.&lt;br /&gt;Yang dulunya tidak percaya diri, sekarang jadi lebih pede.&lt;br /&gt;Yang tadinya tidak bisa selling, akhirnya berusaha untuk selling.&lt;br /&gt;Yang tidak mengerti laporan keuangan, akhirnya mencari tahu tentang itu, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mungkin juga kita perlu lebih mendekatkan diri dengan Sang Pencipta..memohon ampun dan berdoa..memperbaiki ibadah kita agar senantiasa dilapangkan jalannya...&lt;br /&gt;Bisa jadi juga kita lupa untuk berzakat atau bersedekah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala hal yang ada dalam diri kitalah yang harus diubah.&lt;br /&gt;Di Qur'an pun sudah diterangkan bahwa Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang kedua adalah cara kita...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sudah barang tentu kita takkan mendapatkan hasil yang luarbiasa jika menggunakan cara-cara lama...&lt;br /&gt;Adalah sangat naif jika kita menginginkan hasil yang berbeda tetapi menggunakan cara-cara yang sama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari dan dapatkanlah cara-cara baru agar mendapatkan hasil yang lebih baik.&lt;br /&gt;Mungkin kita perlu memperbaiki cara kita membangun team.&lt;br /&gt;Mungkin kita perlu memperbaiki cara kita berkomunikasi.&lt;br /&gt;Mungkin juga kita perlu memperbaiki cara kita marketing atau selling produk kita.&lt;br /&gt;Mungkin juga kita perlu membenahi cara-cara mengelola usaha kita supaya efektif dan efisien.&lt;br /&gt;Bisa jadi juga kita perlu memperbaiki cara kita mengelola keuangan usaha, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika mengalami sebuah kesulitan dalam berusaha, ubahlah diri anda sendiri dan cara anda. Insya Allah solusi akan berdatangan dan hasil yang diidamkan pun akan semakin mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam berusaha bagaimana agar bisnis kita &lt;i&gt;sustain&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;growing&lt;/i&gt;?&lt;br /&gt;Ternyata jawabannya hanya satu yaitu di &lt;i&gt;&lt;b&gt;intention&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; atau &lt;b&gt;niat&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan mendapatkan hasil dari usahanya tergantung dari niatnya. Dan kita perlu memiliki niat yang betul dalam berusaha. Semakin kuat &lt;i&gt;intention&lt;/i&gt; kita yang benar, semakin dekat kita ke keberhasilan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja &lt;i&gt;intention&lt;/i&gt; yang membuat bisnis kita &lt;i&gt;sustain&lt;/i&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua, yaitu niat yang berdasarkan dari faktor eksternal dan faktor internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Untuk faktor eksternal/dari luar:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Kembali ke niat, seseorang akan mendapatkan hasil dari usahanya tergantung dari niatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang berniat usaha karena kepepet...pasti kepepetlah yang akan dia dapat dalam bisnisnya. Semua yang serba kepepet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang berniat usaha karena materi, maka hanya sekedar materi atau uanglah yang akan dia dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika seseorang berniat kuat karena ingin berkontribusi...maka ia akan mendapatkan suatu bisnis yang &lt;i&gt;sustainable&lt;/i&gt;...yang berkelanjutan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Give and you will receive. Contribute and you will receive.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Jadikan bisnis kita sebagai karya atau kontribusi kita kepada khalayak manusia...kepada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;We're here for a reason on earth..&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; kita ada di dunia ini untuk suatu alasan. Jadikan bisnis kita, bisnis yang banyak memberi manfaat kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Rasul sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat.&lt;br /&gt;Coba kita lihat deretan orang-orang terkaya di dunia, ternyata mereka adalah orang-orang yang membawa banyak manfaat kepada umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Bill Gates yang sampai saat ini masih dalam deretan orang terkaya..&lt;br /&gt;Juga pendiri Facebook yang meroket masuk ke dalam 100 deretan orang terkaya...&lt;br /&gt;Mereka bukan Muslim tapi mereka menjalankan apa yang disabda Rasul..memberi manfaat dan mendapatkan efek sampingnya yaitu kekayaan..&lt;br /&gt;Perusahaan Robert Kiyosaki pun misinya adalah untuk mengangkat derajat kondisi keuangan umat manusia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi niatkan diri kita untuk berkontribusi melalui usaha kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kemudian niat dari faktor internal...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi seseorang akan mendapatkan hasil dari usahanya tergantung dari niatnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar orang yang buka usaha karena cari makan? Ya dia akan mendapat makan dari usahanya. Tidak lebih dari itu.&lt;br /&gt;Pernah dengar juga orang yang buka usaha karena ingin dapat kerjaan, kesibukan atau aktivitas? Ya, dia akan mendapatkan kesibukan yang luar biasa dari usahanya.&lt;br /&gt;Tidak lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini niat yang paling baik untuk berusaha...adalah untuk mencapai kemakmuran atau prosperity..&lt;br /&gt;Bukankah dengan hidup makmur kita bisa menolong lebih banyak orang? Bukankah kita pantas hidup makmur karena hidup kita hanya sekali?&lt;br /&gt;Bukankah Allah telah menjadikan diri kita makhluk terbaik dari ciptaanNya yang lain?&lt;br /&gt;Kita pantas hidup makmur karena kita adalah anugerah terbaik Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan terus memperbaiki diri kita, cara-cara kita dan meniatkan berusaha untuk berkontribusi dan mencapai kemakmuran, kita mendapatkan bisnis yang sustainable and growing. Semoga juga melalui usaha kita dapat meraih ridhaNya..amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: &lt;b&gt;Ayesha&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(aye_nd@yahoo.com)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4047799374363544363?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4047799374363544363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4047799374363544363' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4047799374363544363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4047799374363544363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/agar-bisnis-tidak-berhenti-sustain.html' title='Agar Bisnis Tidak Berhenti, Sustain &amp; Growing'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4880804668112091013</id><published>2011-10-21T10:13:00.000+07:00</published><updated>2011-10-21T10:14:24.992+07:00</updated><title type='text'>Kebiasaan Menunda</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Suka menunda-nunda bukanlah penyakit keturunan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Suka menunda-nunda adalah penyakit mental!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hasil dari kebiasaan yang sengaja kita biarkan berjalan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jika kita ingin meraih sukses yang LEBIH besar!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tidak ada cara yang paling efektif..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kita haru tegas dan keras kepada diri sendiri!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Untuk bebas dari penyakit menunda-nunda.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Salam Sukses Luar Biasa!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;[Andrie Wongso]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4880804668112091013?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4880804668112091013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4880804668112091013' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4880804668112091013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4880804668112091013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/kebiasaan-menunda.html' title='Kebiasaan Menunda'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8736390118291125929</id><published>2011-10-18T18:42:00.001+07:00</published><updated>2011-10-18T18:44:02.549+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal September 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal September 2011 versi PDF&lt;/b&gt; (offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian &lt;b&gt;E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011. &lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selamat Membaca! &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Doddy &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8736390118291125929?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8736390118291125929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8736390118291125929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8736390118291125929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8736390118291125929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/beranie-gagal-september-2011-versi-pdf.html' title='Beranie Gagal September 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-640790284748350776</id><published>2011-10-18T10:47:00.001+07:00</published><updated>2011-10-18T10:55:21.755+07:00</updated><title type='text'>Kejutkan Pelanggan</title><content type='html'>Kejutan kadang diperlukan untuk membuat kesan pada pelanggan. Dengan sedikit layanan tambahan berupa kejutan-kejutan, sebuah usaha bisa jadi akan selalu berada di hati pelanggan. Inilah nilai tambah yang seharusnya selalu diberikan dalam bentuk layanan kepada pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejutan seperti apa yang bisa kita coba berikan?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berikan bonus yang tak dikira-kira&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Intinya, jangan sepelekan bonus, bahkan meski nilainya kecil sekali pun. Sebab, banyak orang mengapresiasi dan merasa senang mendapat barang "gratisan". Maka,&lt;br /&gt;jangan heran jika saat ini, banyak perusahaan berlomba memberikan bonus-yang bahkan diiklankan besar-besaran-untuk menarik konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ucapkan salam yang khas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ucapan selamat datang dengan menyebut nama toko, kadang itu sudah bisa menjadi "ajang" untuk lebih mengenalkan produk ke alam bawah sadar pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tunjukkan keramahan dengan ketulusan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ini sebenarnya adalah sesuatu yang lumrah dan memang seharusnya dilakukan sebagai bagian dari layanan pelanggan. Tapi, cobalah misalnya amati antrean di bank. Kadang, hanya dengan memberikan "kejutan" kecil seperti permen, minuman kemasan, atau balon bagi yang membawa anak kecil, sudah membuat konsumen merasa diistimewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berikan kejutan pada yang ulang tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jika menyusuri jalur mudik di Utara atau Selatan Jawa, ada restoran yang cukup unik. Saat hendak memesan makanan, biasanya sang pelayan menanyakan tanggal lahir pembeli. Ternyata, jika kebetulan ada yang sedang ulang tahun, maka restoran itu akan memberikan "bonus" pesta kecil bagi yang bersangkutan. Tentu, kejutan itu akan membuat sang konsumen senang dan hampir bisa dipastikan, ia akan bertutur ke orang lain tentang kejutan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berikan diskon sesuai dengan hal yang tak dikira&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pernah melihat iklan di media yang menyebutkan sebuah restoran memberikan diskon sesuai umur? Bayangkan, jika yang berkunjung berusia 90 tahun (meski sangat jarang) diskonnya pasti superbesar. Kejutan semacam ini akan memancing orang untuk datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis :&lt;b&gt; Tim AndrieWongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-640790284748350776?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/640790284748350776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=640790284748350776' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/640790284748350776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/640790284748350776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/kejutkan-pelanggan.html' title='Kejutkan Pelanggan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8108034558971344481</id><published>2011-10-13T09:56:00.000+07:00</published><updated>2011-10-13T09:58:48.997+07:00</updated><title type='text'>Ubah Tindakan dan Raih Keajaiban</title><content type='html'>Seorang pria sedang menunggu pesawat yang akan dinaikinya di ruang tunggu bandara. Selang 30 menit kemudian, sebuah suara yang keluar dari pengeras memberitahu agar para penumpang dengan nomor penerbangan sekian tujuan kota X segera menaiki pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria tersebut kemudian masuk ke dalam pesawat dan mencari tempat duduk sesuai tiket. Kebetulan ia duduk di samping emergency exit atau pintu keluar darurat. Tidak lama kemudian setelah semua penumpang berada di tempat duduk, datanglah seorang pramugari yang mendekati pria tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pramugari cantik itu berkata padanya, "Maaf Pak. Kebetulan Bapak duduk di samping pintu darurat. Untuk itu kami mohon kerja samanya. Jika terjadi sesuatu dan terpaksa harus mendarat darurat, silakan Bapak buka pintu darurat ini agar penumpang bisa keluar darurat. Untuk lebih jelasnya, silakan baca petunjuknya di buku instruksi keselamatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itupun menganggukkan kepalanya tanda mengerti apa yang disampaikan pramugari itu. Kemudian ia beserta pramugari lainnya segera memberikan instruksi keselamatan kepada para penumpang di saat pesawat mulai berjalan perlahan menuju landasan pacu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat berhasil lepas landas dan mengudara meninggalkan bandara. Segalanya berjalan dengan normal dan tidak ada masalah sama sekali. Tapi di tengah perjalanan, mesin pesawat tiba-tiba bermasalah sehingga harus dilakukan pendaratan darurat. Para penumpang langsung panik. Mereka diminta untuk memakai pelampung keselamatan dan berdoa agar tidak terjadi apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria tadi yang duduk di samping pintu darurat segera teringat dengan perkataan pramugari tadi agar segera membuka pintu darurat jika terjadi masalah. Maka ia segera membuka pintu darurat itu. Ia berusaha membuka, tapi pintunya tidak bisa terbuka. Di saat pesawat semakin mendekati daratan, pria itu semakin panik dan mendorong dengan sekuat tenaga, meninju, bahkan menendang pintu tersebut. Tapi, pintu tetap tidak mau terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai pasrah. Ia berpikir hidupnya akan segera berakhir. Pintu darurat tidak bisa dibuka dan ia tidak akan bisa keluar hidup-hidup. Tapi untunglah, ternyata pesawat dapat mendarat darurat dengan selamat meskipun sedikit hancur. Semua penumpang selamat dan tidak ada yang luka parah meskipun banyak dari mereka yang begitu shock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu pesawat akhirnya terbuka dan para penumpang langsung segera berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Pria itu pun ikut keluar dengan langkah cepat. Untunglah tidak terjadi sesuatu yang mengerikan. Semua bernapas lega karena masa kritis sudah lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu kemudian teringat dengan pramugari yang tadi memberikan instruksi padanya. Ia pun segera mencari dan akhirnya berhasil menemuinya. Ia berkata dengan sedikit marah, "Kamu menyuruhku untuk membuka pintu darurat, tapi pintunya sama sekali tidak bisa dibuka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pramugari itu membalas, "Pintunya berfungsi dan tidak rusak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria tersebut membalas dengan kesal, Saya mendorong dan menendang pintu sampai kaki tanganku kesakitan, tapi tetap tidak terbuka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penjelasan pria itu, si pramugari menghela napas dan menggelengkan kepala sambil berkata, "Pintunya harus ditarik, bukan didorong, baru bisa terbuka. Apakah Bapak tadi membaca buku instruksinya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu wajahnya merah karena malu. Katanya, "Saya tidak membacanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pesan kepada pembaca:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas mungkin sering terjadi pada sebagian besar orang. Mereka melakukan sesuatu, tapi ketika ingin mendapatkan hasil yang berbeda, mereka malah terus melakukan hal yang sama berulang kali. Itulah yang disebut "gila" oleh Albert Einstein, yang menunjuk pada orang yang terus melakukan tindakan yang sama dan berharap mendapatkan hasil yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda menanam bibit jeruk, maka Anda akan memanen buah jeruk. Jika Anda tidak ingin buah jeruk, melainkan buah apel, maka Anda harus menanam bibit apel. Itulah analogi yang sederhana. Tapi banyak orang terjebak dengan menanam bibit jeruk sambil berharap memanen buah apel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kesuksesan tidak dapat diraih karena tidak peka terhadap hasil yang didapatkan dan terus melakukan tindakan yang sama. Padahal salah satu rumus sukses adalah fleksibel dengan tindakan yang kita ambil. Jika tindakan yang kita ambil terus membawa hasil yang mengecewakan, itu artinya kita harus mengubah dan mengambil tindakan yang berbeda. Jika gagal lagi, kita harus bertindak lagi dengan cara yang berbeda sampai kita berhasil. Itulah yang dinamakan &lt;b&gt;fleksibel.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang tidak fleksibel. Akibatnya, mereka terus melakukan tindakan yang salah. Bahkan mereka tidak menyadari bahwa tindakan tersebut membawa mereka ke arah yang salah. Tidak heran banyak yang tidak mengerti mengapa mereka masih belum berhasil padahal sudah bertindak dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kesuksesan begitu dekat dengan kita. Jaraknya hanya terpaut tingkat fleksibilitas tindakan kita. Jika tidak fleksibel dan terus melakukan tindakan sama yang salah, maka jangan harap kesuksesan akan datang meskipun kesuksesan sudah begitu dekat. Apakah bisa melihat matahari terbit, jika Anda selalu berjalan ke arah barat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Suhardi &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;(Penulis buku "Patterns of Success")&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;http://www.facebook.com/suhardi.inspirator.motivator &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8108034558971344481?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8108034558971344481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8108034558971344481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8108034558971344481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8108034558971344481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/ubah-tindakan-dan-raih-keajaiban.html' title='Ubah Tindakan dan Raih Keajaiban'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1065469404949828412</id><published>2011-10-12T09:49:00.000+07:00</published><updated>2011-10-12T09:57:34.095+07:00</updated><title type='text'>Biasakan Berbuat Jujur</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Satu dari tiga pemenang hadiah Nobel Perdamaian 2011 adalah wanita dari Yaman bernama Tawakkul Karman. Di usianya yang baru 32 tahun ia menjadi salah satu peraih Nobel termuda sepanjang sejarah. Aktivis yang juga wartawati ini menjadi perhatian dunia atas perlawanannya pada rezim Presiden Ali Abdullah Saleh.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawakkul dikenal juga sebagai "Wanita Besi" atau "Ibu Revolusi" karena kegigihannya menegakkan demokrasi di negaranya. Sebagai wartawati, ia memperjuangkan kebebasan pers yang jujur tidak dikekang oleh penguasa. Sebagai perempuan, ia mendorong agar kaum perempuan lebih berperan dalam kegiatan pembangunan sehingga sejajar dengan kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak takut dengan ancaman penjara dan kematian atas gerakan yang ia gagas. Karena itu, keberanian, kejujuran, dan gerakan perdamaian yang ia jalankan telah menarik para juri Nobel untuk menempatkannya menjadi salah satu dari tiga pemenang Nobel Perdamaian 2011 bersama Presiden Liberia Ellen Johnson-Sirleaf dan aktivis Liberia Leymah Gbowee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan berat sering kali membuat kita tak berani berbuat jujur. Tekanan berat itu bisa apa saja. Bisa berupa ancaman dari penguasa, penjahat, keadaan, atau hal lain, bisa juga datang dari ambisi yang membabi buta. Karena ingin cepat kaya dan untung besar, misalnya, ada pihak-pihak yang mengelabui konsumen dengan menyebutkan hal yang tidak sebenarnya mengenai produk atau layanannya. Karena ingin cepat kaya, ada pula orang yang berusaha mengelabui pemerintah, masyarakat, dan melakukan korupsi. Intinya, ketidakjujuran sudah menjadi masalah sehari-hari. Kita akan dengan mudah menemukan praktik-praktiknya di lingkungan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin pagi ini saya membawakan tema "Kejujuran" dalam talkshow rutin saya di jaringan Radio Sonora. Seberapa kuat kita terdorong untuk selalu berbuat jujur? Sambutannya luar biasa. Ratusan SMS dan telepon masuk untuk sekadar sharing masalah yang dihadapi maupun meminta mendiskusikannya. Ada yang kasus besar, ada juga yang begitu lumrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seberapa kecil pun suatu ketidakjujuran, tetap saja ketidakjujuran. Sebaliknya dengan kejujuran. Ada kata-kata bijak yang menyebutkan bahwa&lt;b&gt; kejujuran adalah "mata uang" yang berlaku di mana-mana. &lt;/b&gt;Dengan kejujuran, hidup kita akan terbebas dari perasaan waswas, takut, dan cemas. Dengan kejujuran, kita akan menikmati kehidupan dengan tentram, damai, dan bahagia. Oleh sebab itu, mari biasakan berbuat jujur dalam keseharian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Tim AndrieWongso&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1065469404949828412?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1065469404949828412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1065469404949828412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1065469404949828412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1065469404949828412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/biasakan-berbuat-jujur.html' title='Biasakan Berbuat Jujur'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-78343557204164024</id><published>2011-10-10T10:23:00.001+07:00</published><updated>2011-10-10T10:25:28.803+07:00</updated><title type='text'>Cinta Suamiku</title><content type='html'>Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi,  ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjaku kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya  dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku Liliana tersayang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga peristiwa di bawah ini &lt;b&gt;&lt;i&gt;membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang sudah kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: &lt;b&gt;Anggia Krisnina&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;anggiakrisnina@yahoo.com   &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-78343557204164024?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/78343557204164024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=78343557204164024' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/78343557204164024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/78343557204164024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/cinta-suamiku.html' title='Cinta Suamiku'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1907281529860451296</id><published>2011-10-05T10:13:00.000+07:00</published><updated>2011-10-05T10:16:45.295+07:00</updated><title type='text'>Berbuat Baik</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Beberapa waktu lalu saya membaca hasil penelitian menarik yang dipublikasikan oleh Sciencedaily. Penelitian itu mencoba menelusuri motivasi seseorang saat akan menjadi tenaga sukarelawan. Dari hasil penelitian terungkap bahwa seseorang bersedia membantu orang lain karena alasan azas saling membantu, membantu orang lain adalah aktivitas terbaik yang bisa dilakukan, menolong juga bisa membuat perasaan seseorang jadi lebih baik.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa manfaat dari kebiasaan membantu orang lain itu? Ternyata menolong orang lain secara fisik bisa membuat seseorang lebih sehat. Menurut penelitian itu, orang yang suka bekerja menjadi tenaga sukarelawan memiliki umur lebih panjang dibanding orang sebaliknya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari itu, ternyata responden yang diteliti tak menyadari manfaatnya saat melakukannya. Mereka berbuat baik semata-mata karena keterpanggilan jiwa dan tulus demi membantu orang lain. Saya berpikir, jangan-jangan ketulusan ini yang jadi kuncinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi di Radio Sonora saya pun membawakan tema serupa untuk talkshow rutin setiap Senin pagi, yakni: "Imbalan Perbuatan Baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak bercerita tentang apa saja imbalan yang bisa didapat. Tetapi cepat atau lambat, perbuatan baik selalu mendatangkan kebaikan pula bagi yang melakukannya. Salah satu contohnya diilustrasikan pada cerita motivasi yang tadi pagi saya bawakan pada talkshow "AW Success, Wisdom &amp;amp; Motivation".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian tim dari University of Michigan seperti yang saya ungkapkan di awal tulisan ini memperkaya manfaatnya. &lt;b&gt;Ternyata berbuat baik juga menyehatkan dan pada gilirannya bisa membuat seseorang panjang umur. Seharusnya hal ini akan mendorong kita untuk membantu orang lain lebih sering lagi. Kuncinya adalah "tulus" melakukannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, mari lakukan perbuatan-perbuatan baik secara spontan, dengan hati yang tulus dan ikhlas. Kita tak perlu memikirkan untung-ruginya saat membantu orang lain. Setuju, teman-teman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1907281529860451296?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1907281529860451296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1907281529860451296' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1907281529860451296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1907281529860451296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/berbuat-baik.html' title='Berbuat Baik'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-492265584028360258</id><published>2011-10-04T12:05:00.001+07:00</published><updated>2011-10-04T12:07:23.632+07:00</updated><title type='text'>Mensyukuri Pekerjaan</title><content type='html'>Hore, Hari Baru! Teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali orang yang mengeluhkan tentang pekerjaannya. Alasannya pun beragam macam. Ada yang soal gaji rendah. Teman yang tidak bersahabat. Atasan yang pilih kasih. Karir yang tidak naik-naik. Dan seribu satu alasan lainnya. Makanya, tidak heran jika setiap pagi rasanya berat sekali untuk berangkat ke kantor. Setelah tiba di kantor juga tidak bersungguh-sungguh mencurahkan seluruh kemampuan. Datang kesiangan, pulang kegesitan. Seakan-akan kita ini tidak membutuhkan pekerjaan itu. Sekarang, coba bayangkan; bagaimana seandainya besok pagi kita kehilangan pekerjaan itu? Apakah hidup Anda akan tetap baik-baik saja? Hmmmh, barangkali ini adalah saat yang tepat untuk kembali mensyukuri pekerjaan yang saat ini kita miliki. Sudahkah Anda mensyukuri pekerjaan pagi ini? &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan kerja kita tidak selamanya menyenangkan. Kadang Anda dimarahi pelanggan. Kadang diomeli atasan. Kadang dijegal oleh teman. Dan masih banyak situasi sulit lainnya yang bisa menimbulkan kekecewaan. Kita sering keliru melampiaskan kekesalan dengan membenci pekerjaan. Padahal, semakin benci Anda pada pekerjaan, semakin memburuklah keadaannya. Semakin memburuk keadaannya, semakin jauhlah Anda dari rasa syukurnya. Semakin jauh dari rasa syukur? Semakin benci Anda pada pekerjaan. Dan terjebaklah Anda dalam kegelisahan tanpa ujung. Maka, tidak ada pilihan lain selain menysukuri pekerjaan yang kita miliki. Karena rasa syukur, membimbing kita untuk menemukan makna terdalam dari pekerjaan. Memang mudah untuk dikatakan, tapi bersyukur itu sungguh tidak gampang untuk dilakukan. Kita butuh pemahaman yang tepat tentang makna syukur itu bagi hidup kita. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar memahami makna rasa syukur pada pekerjaan, saya ajak memulainya dengan memahami 5 prinsip Natural Intellligence berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt;      &lt;b&gt;Rasa syukur menentukan kebahagiaan.&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Rasa syukur kepada pekerjaan adalah obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan setiap kekecewaan. Seberat apapun beban pekerjaan yang Anda hadapi, pasti akan terasa ringan jika Anda memiliki rasa syukur yang lebih besar dari beban itu. Sebaliknya, seenak apapun suasana dan imbalan yang dapatkan dari pekerjaan Anda; maka Anda akan tetap mengeluhkannya jika rasa syukur Anda atas semua kenikmatan kerja itu terlalu kecil untuk menghidupkan lentera nikmat dalam hati Anda. Makanya, banyak orang dengan kedudukan dan imbalan tinggi yang masih mengeluhkan pekerjaannya. Dan banyak orang yang pekerjaannya bejibun namun tetap gembira meski bayarannya ’tidak seberapa’. Keluhan bukanlah monopoli orang-orang berkedudukan rendah. Kegembiraan juga bukan monopoli mereka yang jabatannya tinggi. Malah kita sering menyaksikan hal yang sebaliknya. Jika kita tidak kunjung bahagia dengan kehidupan kerja, mungkin kita perlu bersyukur lebih banyak lagi. Mengapa? Karena rasa syukur pada pekerjaan sangat menentukan apakah kita bahagia dengan pekerjaan itu atau tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.      Rasa syukur memberi ketabahan.&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jika boleh memilih, apakah Anda lebih menyukai pekerjaan yang berat secara fisik, atau berat tanggungjawabnya? Normalnya, orang-orang berpendidikan tinggi tidak menyukai pekerjaan fisik yang berat. Meski tidak terlalu suka pada tanggungjawab yang berat, tetapi itu adalah pilihan terbaiknya. Pekerjaan fisik itu melelahkan dan imbalannya rendah. Sedangkan tanggungjawab besar pada pekerjaan non fisik diimbangi dengan ruang kerja yang nyaman nyaris tanpa keringat, pakaian perlente, dan tentunya; bayaran yang jauh lebih tinggi. Maka, kemungkinan besar; Anda akan memilih tangggungjawab besar daripada kerja fisik yang berat. Normal. Tapi, mengapa banyak orang yang memegang tanggunjawab besar justru sering ingin berhenti, atau lari ke tempat lain hanya karena merasa beban yang harus kita pikul terasa sangat berat? Mengapa banyak pegawai biasa-biasa saja yang justru lebih kuat dan lebih tabah? Ternyata orang-orang biasa itu lebih banyak bersyukur daripada kita. Dengan rasa syukur itu mereka membangun kekuatannya. Karena rasa syukur memberi kita ketabahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.      Rasa syukur melahirkan keikhlasan. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jangan salah kaprah. Ikhlas itu tidak sama artinya dengan tidak dibayar. Kita semua berhak untuk mendapatkan bayaran yang sepadan atas pekerjaan atau kontribusi yang kita berikan. Ikhlas juga bukan berarti menerima saja perlakukan tidak senonoh orang lain. Ikhlas itu berkaitan dengan sikap mental ketika kita menerima penugasan atau kondisi-kondisi tertentu yang belum tentu sesuai dengan keinginan kita. Ini bisa berkaitan dengan jenis pekerjaan, lingkungan kerja, atau orang-orang yang bekerja dengan kita. Orang ikhlas itu jarang mengeluh. Tidak ada yang bisa kita dapatkan dari keluhan pada pekerjaan. Justru dengan keluhan itu hati kita semakin lelah. Produktivitas kita semakin rendah. Dan performance appraisal kita semakin payah. Maka marilah kita belajar untuk ikhlas menerima penugasan atau tuntutan kerja. Marilah belajar ikhlas pada lingkungan kerja dan orang-orang yang bekerja bersama kita. Lalu kita alokasikan energy yang biasa kita gunakan untuk mengeluh itu menjadi daya dorong bagi pencapaian dan prestasi tinggi kita.  Dan untuk bisa ikhlas, kita butuh rasa syukur. Mengapa? Karena keikhlasan dilahirkan dari rasa syukur atas setiap anugerah yang kita terima melalui pekerjaan yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.      Rasa syukur mendorong untuk berprestasi. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bayangkan Anda adalah orang yang memiliki ketiga indikator ini; bahagia, tabah, dan ikhlas. Apakah dengan ketiga indikator itu Anda bisa mencapai prestasi tertinggi di tempat kerja? Yes, tanpa keraguan sedikitpun. Mengapa? Orang-orang yang bahagia bekerja tanpa beban sehingga semua energy yang dimilikinya didedikasikan tanpa gangguan. Mereka yang tabah tidak mudah menyerah saat berhadapan dengan tugas-tugas sulit, melelahkan dan menantang. Sedangkan keikhlasan yang dimilikinya membuat mereka bersedia melakukan tugasnya dengan sepenuh hati sehingga tidak ada kesempatan, peluang, energy maupun dedikasi yang disia-siakan. Maka wajar jika orang yang bahagia, tabah dan ikhlas itu bisa melampaui kinerja kebanyakan orang. Dan kita sudah membahas dimuka bahwa, kebahagiaan ditempat kerja, ketabahan dalam menjalani pekerjaan, dan keikhlasan menerima keadaan dihasilkan dari rasa syukur kepada pekerjaan. Maka nyata sekali jika rasa syukur itu mendorong kita untuk berprestasi tinggi. Maka bersyukurlah atas pekerjaan Anda, karena dengan rasa syukur itu Anda bisa mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.      Rasa syukur memberi lebih banyak nikmat. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Guru kehidupan saya mengatakan jika Tuhan sangat menyukai orang-orang yang bersyukur sehingga Dia tidak segan-segan untuk menambah kenikmatan bagi mereka yang senang bersyukur. Boleh saja jika Anda mengira hal itu hanya berlaku untuk aspek-aspek spiritual yang langsung berhubungan dengan Tuhan. Tapi, coba bayangkan situasi ini. Anda mempunyai 2  anak buah. Yang pertama adalah si jago komplain, tukang mengeluh, dan tidak pernah puas atas apa yang Anda berikan kepadanya. Yang satu lagi adalah orang yang tahu berterimakasih, lalu membalas kebaikan Anda kepadanya dengan kesungguhan dalam bekerja, memberikan yang terbaik dari dirinya sehingga prestasinya selalu memuaskan Anda. Saya tidak perlu bertanya orang yang mana yang menjadi kesayangan Anda. Saya juga tidak perlu bertanya kepada siapa Anda akan memberi lebih banyak lagi. Sudah jelas sekali jika Tuhan menyukai orang-orang yang bersyukur. Atasan atau pemilik perusahaan tempat kita bekerja juga demikian. Maka rasa syukur kita kepada pekerjaan, benar-benar memberi kita lebih banyak lagi. Mungkin penghasilan. Mungkin kesempatan. Mungkin kepercayaan. Atau mungkin, hal-hal lain yang tidak pernah kita bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan merupakan salah satu anugerah terbesar dalam hidup. Dengan pekerjaan, bukan saja kita mendapatkan nafkah untuk memenuhi kebutuhan fisik belaka. Dengan pekerjaan, kita bisa mendapatkan ketentraman jiwa dan ketenangan hati. Pekerjaan juga memberi kita kebanggaan dihadapan orang lain. Bisa jadi pekerjaan kita tidak gampang untuk dijalani. Bisa jadi juga pekerjaan kita tidak selalu menyenangkan. Mungkin pekerjaan kita belum menghasilkan imbalan yang tinggi. Tapi percayalah, memiliki pekerjaan itu jauh lebih baik daripada kondisi sebaliknya. Maka bagaimanapun juga, pekerjaan yang hari ini kita miliki, sangat layak untuk kita syukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mari Berbagi Semangat!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;Dadang Kadarusman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-492265584028360258?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/492265584028360258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=492265584028360258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/492265584028360258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/492265584028360258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/mensyukuri-pekerjaan.html' title='Mensyukuri Pekerjaan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6838366777129456784</id><published>2011-10-03T07:01:00.000+07:00</published><updated>2011-10-03T07:02:56.035+07:00</updated><title type='text'>Melakukan Kunjungan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Salah satu rutinitas penting seorang salesman yang sukses adalah melakukan kunjungan secara fisik (tidak cukup dengan menelpon atau korespondensi) ke kantor pelanggannya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama pengalaman saya sebagai seorang salesman di atas lapangan, banyak sekali pelanggan-pelanggan penting (dan besar) yang berhasil saya rebut dari pesaing saya hanya karena pesaing saya mulai kendur dalam melakukan kunjungan ke tempat pelanggan tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara psikologis, melakukan kunjungan rutin ke pelanggan akan membuat ikatan emosional menjadi semakin kuat dan pada ujung-ujungnya Anda seperti membangun tembok pertahanan yang kokoh di sekitar pelanggan Anda tersebut sehingga pesaing Anda pastinya sangat mengalami kesulitan dalam melakukan pendekatan atau usaha untuk merebut pelanggan tersebut dari tangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang salesman level pemula yang masih serba canggung sekalipun akan tetapi memiliki tekad sekuat baja dan sering melakukan kunjungan ke tempat seorang (calon) pelanggan lebih berpotensi untuk memenangkan persaingan bisnis dibandingkan seorang salesman level senior yang sangat berpengalaman (bahkan dengan posisi sebagai Direktur sekalipun, dari pihak pesaing bisnisnya namun tidak pernah atau jarang melakukan kunjungan ke tempat pelanggan).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Business Warriors yang perkasa...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis penjualan yang sukses dan kokoh untuk jangka panjang "dalam bahasa sederhana"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan Kunjungan, titik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. Salam Sukses Selalu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : &lt;b&gt;Samuel Tan&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;www.stantutorial.wordpress.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6838366777129456784?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6838366777129456784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6838366777129456784' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6838366777129456784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6838366777129456784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/melakukan-kunjungan.html' title='Melakukan Kunjungan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1602767729733334036</id><published>2011-10-03T06:32:00.002+07:00</published><updated>2011-10-18T18:41:57.456+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Agustus 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Agustus 2011 versi PDF &lt;/b&gt;(offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book &lt;b&gt;Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011&lt;/b&gt;. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selamat Membaca! &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1602767729733334036?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1602767729733334036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1602767729733334036' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1602767729733334036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1602767729733334036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/10/beranie-gagal-agustus-2011-versi-pdf.html' title='Beranie Gagal Agustus 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-447090531514927148</id><published>2011-09-29T10:28:00.001+07:00</published><updated>2011-09-29T15:33:05.538+07:00</updated><title type='text'>Kita Dilahirkan di Dunia Ini Pasti Punya Manfaat</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Setiap bangsa, setiap budaya tentu memiliki cerita-cerita fabel. Dongeng tentang binatang sebagai tokoh utamanya ini memiliki petuah bijak sebagai bahan pembelajaran hidup khususnya bagi anak-anak. Diceritakan secara turun-temurun dari kakek-nenek ke ayah-ibu, dan seterusnya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin mendapat ceritanya dari ayah atau ibu kita yang mendongengkannya saat menjelang tidur atau mungkin di kesempatan-kesempatan tertentu. Di sekolah pun saat duduk di bangku sekolah dasar, kita sering mendengar atau membaca fabel-fabel yang diajarkan sebagai bagian dari mata pelajaran Bahasa Indonesia atau sastra.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran fabel sebagai bahan pembelajaran hidup yang berisi pesan bijak, inspirasi, kecerdikan, dan sebagainya, itu diakui dunia pendidikan sebagai pelajaran yang efektif, simpel dan mudah dicerna. Jangan heran jika sampai kini adaptasi fabel-fabel yang sudah hidup raturan hingga ribuan tahun lalu bertebaran di berbagai karya tulis, animasi, dan lain sebagainya. Adaptasinya juga diselipkan dalam pembelajaran bisnis modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini pada talkshow rutin di jaringan Radio Sonora saya membawakan salah satu fabel yang diambil dari buku saya 22 Wisdom &amp;amp; Success dengan judul "Aku Dilahirkan di Dunia Ini Pasti Punya Manfaat". Fabel ini juga ada di CD-Audio book "10 Wisdom, Inspiration &amp;amp; Motivation for Success" #9 dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita itu sangat bermakna, bercerita tentang kura-kura yang merasakan kelambatannya berjalan akan menjadi masalah saat berhadapan dengan binatang buas. Ia pun belajar berlari pada pelanduk. Ternyata ketika ia berhadapan dengan raja hutan yang mencoba memangsanya, tempurung di punggungnya menjadi pelindung yang ampuh. Sang kura-kura pun selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan pelajaran dari fabel itu adalah &lt;b&gt;setiap orang yang dilahirkan di dunia pasti punya manfaat, juga pasti memiliki ciri khas yang tidak dimiliki orang lain. Karena itu mari syukuri apa yang kita miliki dan manfaatkan sebaik-baiknya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak perlu silau kala melihat kelebihan orang lain. Karena &lt;b&gt;sekecil apa pun kemampuan kita, jika dikembangkan dengan penuh keyakinan, penuh kesungguhan hati, dan fokus, suatu kali akan membawa kita pada kemenangan dan kesuksesan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Salam sukses, Luar Biasa! &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-447090531514927148?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/447090531514927148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=447090531514927148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/447090531514927148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/447090531514927148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/setiap-bangsa-setiap-budaya-tentu.html' title='Kita Dilahirkan di Dunia Ini Pasti Punya Manfaat'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8136835990436110643</id><published>2011-09-28T09:49:00.000+07:00</published><updated>2011-09-28T09:50:03.276+07:00</updated><title type='text'>Ikan Kecil Di Kolam Besar</title><content type='html'>Mana yang lebih bagus, menjadi ikan besar di kolam kecil atau menjadi ikan kecil di kolam besar? Seseorang bertanya kepada saya pertanyaan diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang coach yang terbiasa bertanya, saya balik bertanya kepadanya;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"apakah kolam Anda, besar atau kecil, memungkinkan Anda bertumbuh menjadi ikan yang lebih besar?"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan perdulikan bentuk kolamnya. Perhatikanlah, apakah Anda dapat terus bertumbuh di kolam itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ya, teruslah bertumbuh, sampai suatu saat, dimana Anda menjadi ikan yang benar-benar besar, dan sanggup menghiasi kolam Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, ada satu hal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Besar atau kecil itu bukan ukuran tubuh atau jabatan Anda. Itu adalah ukuran pikiran dan kemampuan Anda.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;See you at the top!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Johny ‘John’ Rusly&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;www.johnyrusly.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8136835990436110643?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8136835990436110643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8136835990436110643' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8136835990436110643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8136835990436110643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/ikan-kecil-di-kolam-besar.html' title='Ikan Kecil Di Kolam Besar'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4476508335473932315</id><published>2011-09-27T10:48:00.000+07:00</published><updated>2011-09-27T10:50:12.831+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Karyawan Atau Pengusaha?</title><content type='html'>Hai, Anda mungkin tidak percaya, ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Mana yang lebih baik, menjadi karyawan atau pengusaha? “&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang Anda inginkan&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melihat mana yang lebih baik, mungkin lebih baik kita menyimak apa sebenarnya yang Anda inginkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, jika yang Anda inginkan adalah kekayaan dan keamanan, mungkin Anda tidak perlu menjadi pengusaha. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menjadi kaya melalui jalur karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para karyawan puncak menikmati gaji dan fasilitas yang memungkinkan mereka hidup mewah. Mereka juga memutarkan kelebihan uang ke saham, properti dan franchise. This is a real multiple sources of incomes. Pendapatan mereka jauh lebih baik daripada pemilik usaha kecil. Jadi, masih perlu jadi pengusaha?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, apa yang dua hal yang kurang dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal ini membuat banyak profesional rela membuang kemewahan dan memulai segalanya dari bawah (saya salah satu diantaranya, :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dua Kelebihan Menjadi Pengusaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah waktu. Saya ingin menentukan waktu saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala sibuk, saya memang bekerja 18 jam sehari dan 7 hari seminggu. (Oh! ini akan sering terjadi, terutama di awal-awal berdirinya perusahaan Anda). Namun, sebagai gantinya, di waktu senggang, saya bebas mengunakan waktu. Saya bebas jalan-jalan bersama keluarga dan teman-teman. Menyenangkan, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua; kebebasan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengusaha, saya adalah pemilik kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bebas membuat keputusan. Saya tidak perlu meminta izin atasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, dampaknya berbeda. Sebagai karyawan, perusahaan akan menanggung kesalahan saya. Namun sekarang, saya yang akan menanggungnya. Hitung-hitung, ya belajar dari kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mana yang lebih baik, menjadi karyawan atau pengusaha?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu tergantung kepada keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pilihan di tangan Anda.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda menginginkan kekayaan, keamanan dan rutinitas, hidup yang tidak banyak berubah, sedikit tabungan hari tua, menjadi karyawan sudah cukup. Sebuah survey menunjukan, 41% orang di Amerika Serikat menginginkan kehidupan seperti ini. Jadi, Anda tidak sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika Anda menginginkan waktu, kebebasan dan pertualangan, maka Anda mungkin perlu memikirkan cara-cara menjadi seorang pengusaha yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan di tangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, bagaimana dengan kekayaan? Apakah menjadi pengusaha dapat menjadi kaya? Itu kita bahas besok ya …&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;See you at the top!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Johny ‘John’ Rusly&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;www.johnyrusly.com&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4476508335473932315?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4476508335473932315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4476508335473932315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4476508335473932315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4476508335473932315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/menjadi-karyawan-atau-pengusaha.html' title='Menjadi Karyawan Atau Pengusaha?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-491781727844294602</id><published>2011-09-26T13:32:00.000+07:00</published><updated>2011-09-26T13:35:37.415+07:00</updated><title type='text'>Ilmu Memancing</title><content type='html'>Alkisah, di tepi sebuah sungai, tampak beberapa orang yang sedang memancing. Di antara para pemancing di sana, terdapat dua orang yang terkenal karena kepandaiannya memancing sehingga setiap hari ikan hasil tangkapan mereka berdua selalu berhasil memenuhi ember yang mereka bawa. Penduduk di sekitar situ pun sangat mengagumi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok anak muda mendatangi si pemancing ingin berguru kepada mereka. Saat mendengar maksud dan tujuan para pemuda itu, diam-diam si pemancing pertama pergi menghindar mereka sambil menggerutu, "Enak saja anak-anak muda itu mau berguru kepadaku. Ilmuku tidak akan kubagikan percuma kepada mereka karena toh tidak ada untungnya bagiku. Lebih baik waktuku kumanfaatkan sebaik-baiknya, untuk lebih berkonsentrasi mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya."&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pemancing kedua dengan ramah membalas sapaan para pemuda yang datang menghampirinya. "Kalian ingin belajar memancing? Silakan saja. Bapak dengan senang hati akan mengajari kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan selanjutnya, setiap hari, dan berhari-hari kemudian, dengan tekun dan gembira masing-masing anak mempelajari teknik-teknik memancing, mencari, dan memasang umpan di mata kail untuk menarik perhatian ikan memakan umpan, berlatih konsentrasi, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena gembira dengan ilmu yang didapat, para murid itu membuat kesepakatan bahwa setiap sepuluh ikan hasil tangkapan mereka, akan disisihkan satu ekor untuk guru mereka sebagai tanda ungkapan rasa terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kebaikan dan kemurahan hati si pemancing dengan membagikan ilmu kepada orang-orang lain, maka di kemudian hari si pemancing tidak perlu harus memancing ikan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil tangkapan yang disisihkan oleh para muridnya ternyata mampu menunjang kehidupannya di kemudian hari, sepanjang sisa hidupnya. Sedangkan pemancing yang lainnya, sepanjang hidupnya harus tetap melakukan pekerjaan memancing sendiri karena tanpa memancing dia tidak bisa menghidupi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Bijaksana!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti nyala api sebuah lilin, walaupun memberikan api kepada lilin-lilin yang lain, dia tidak berkurang sinarnya. Bahkan di saat sumbu lilin yang lain menempel padanya, saat itulah apinya menyala lebih terang. Dengan memberi, ternyata sedikitpun tidak ada yang berkurang dari yang dipunyainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang guru, setiap hari membagi ilmu kepada begitu banyak murid tanpa kehilangan sedikitpun ilmu yang dia punyai, bahkan pada kisah pemancing tadi, dengan membagi ilmu memancingnya, dia mendapatkan keuntungan sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berbahagialah mereka yang mau memberi tanpa mengharapkan balasan karena sesungguhnya hukum alam selalu memberi imbalan atas setiap perbuatan baik tanpa perlu kita memintanya. Maka pada saat kita bisa mempunyai kesempatan untuk memberi, berilah! Karena dari sisi lain kita pasti akan mendapatkan sesuatu, bahkan di luar dugaan kita.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-491781727844294602?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/491781727844294602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=491781727844294602' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/491781727844294602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/491781727844294602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/ilmu-memancing.html' title='Ilmu Memancing'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-761385342221527820</id><published>2011-09-22T16:39:00.001+07:00</published><updated>2011-09-22T16:42:29.207+07:00</updated><title type='text'>Cara Mengambil Langkah Pertama</title><content type='html'>Semua orang memiliki kekuatannya masing-masing, tapi apakah semua orang menyadarinya? Tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang punya mimpi, tapi apakah semua orang sudah berusaha mewujudkannya? Tidak.&lt;br /&gt;Semua orang ingin sukses, tapi apakah semua orang sudah mencoba untuk melangkah menuju ke sana? Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang yang menyangka Gunung Everest mampu didaki sampai Edmund Hillary melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang yang menyangka manusia bisa terbang sampai Orville dan Wilbur Wright menemukan alat yang disebut pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Briptu Norman tidak akan terkenal seperti sekarang apabila ia tidak mem-posting videonya di Youtube. Semua itu berawal dari mimpi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah faktor yang paling sering menghalangi seseorang untuk meraih mimpinya? Mengambil langkah pertama&lt;/b&gt;. Begitu beratnya mengambil langkah pertama sampai-sampai mereka membuat mental block dengan membatasi sendiri kemampuannya. Pernyataan seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Aku menunggu saat yang tepat untuk mulai melangkah.&lt;br /&gt;2. Aku menunggu sampai aku sudah memiliki skill yang baik.&lt;br /&gt;3. Aku tidak tahu harus mulai dari mana.&lt;br /&gt;4. Aku tidak akan mampu, itu terlalu sulit untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah contoh-contoh pernyataan yang menghalangi seseorang dalam melangkah. Padahal faktanya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Waktu tidak akan pernah tepat karena apabila kamu membiasakan diri untuk selalu menunggu, kamu akan selalu menemukan alasan yang menghalangi kamu untuk melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Skill yang baik didapat justru dapat kita pelajari lebih banyak saat kita melangkah. Seperti kata pepatah, experience is the best teacher. Apakah kamu bisa pintar bermain alat musik hanya dengan membaca buku? Tidak, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kamu bisa mulai melangkah dengan mencari informasi, melakukan riset dan kemudian mulai menyusun rencana. Ya, langkah terbaik untuk memulai sesuatu adalah merencanakan dan mulai melakukan rencana itu satu per satu. &lt;i&gt;Don’t be confused!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Anggapan ‘aku tidak mampu’ adalah mental block yang harus kamu singkirkan karena berpikir tentang kegagalan akan SANGAT membatasi kreativitasmu. Satu hal yang kamu harus sadari adalah semua orang yang melakukan sesuatu untuk pertama kali pasti akan kesulitan. Tetapi dari kesulitan itulah kamu dapat belajar banyak. Orang yang kesulitan tapi berjuang untuk mengatasinya akan menjadi orang yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan dari 4 poin di atas adalah, kamu harus mulai melangkah sekarang. Jangan malah terjebak dalam mimpimu sendiri. Bagaimana cara untuk mengambil langkah pertama untuk menggapai mimpimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Buatlah rencana dan persiapan untuk menggapai mimpimu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan dan persiapan yang baik akan sangat membantu perjalananmu. Apakah kamu mampu mendaki gunung Everest hanya dengan membawa sepotong roti? &lt;i&gt;By failing to prepare, you’re preparing to fail.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Lakukan sekarang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Take one step at a time. Walaupun mimpimu sangat besar, lebih baik kamu mewujudkan hal-hal yang kecil terlebih dahulu supaya kamu tidak kewalahan. Karena ini adalah pengalaman pertamamu, kamu pasti akan menemukan banyak kesulitan dan melakukan kesalahan. Belajarlah dari kesalahanmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Lakukan dengan benar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah kamu mempelajari kesalahanmu, maka kamu harus memperbaikinya dengan melakukannya dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Lakukan dengan lebih baik lagi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu mampu melakukan dengan benar, maka langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan berinovasi untuk membuat sesuatu yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kamu sudah melakukan ke-4 hal di atas, maka kamu baru saja mengambil langkah pertama, langkah selanjutnya pasti akan lebih mudah dan kamu-pun sudah berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan. Ingat! &lt;i&gt;Do it first, do it right, do it better.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“A journey of a thousand miles begins with a single step”&lt;/i&gt; – Lao Tzu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;i&gt;www.thibbunnabawiyah.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-761385342221527820?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/761385342221527820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=761385342221527820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/761385342221527820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/761385342221527820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/cara-mengambil-langkah-pertama.html' title='Cara Mengambil Langkah Pertama'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8642609551815663555</id><published>2011-09-19T13:39:00.001+07:00</published><updated>2011-09-19T13:41:33.945+07:00</updated><title type='text'>Lima Sumber Kebahagiaan</title><content type='html'>Dari manakah kebahagian bisa kita dapat? Berdasarkan kepercayaan, kondisi sehat dan memiliki uang banyak sering dianggap bisa mendatangkan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, sumber kebahagiaan tak sesederhana itu. Punya banyak uang bisa jadi tak membuat seseorang bahagia, jika ternyata teman atau tetangga lebih banyak uang darinya. Begitupun untuk hal lainnya. Kebiasaan membanding-bandingkan ini menjadi penyebab orang tak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana agar kita bisa bahagia?  Penulis buku Wellbeing: The Five Essential Elements, Tom Rath, menyebutkan ada lima hal yang bisa membuat seseorang bahagia.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Karier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keterkaitan antara karier seseorang dengan kebahagiaan. &lt;b&gt;Makin sesuai dengan harapannya, makin bahagia ia. &lt;/b&gt;Kalau pun belum mencapainya, saat berusaha mengejarnya dan mendapatkan peningkatan dari waktu ke waktu hal ini juga bisa memberikan kepuasan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, agar karier bisa memberikan kepuasan, temukan kekuatan kita di karier tersebut dan cari cara untuk terus memperkuatnya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Kesejahteraan sosial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang dinamis antarpersonal dalam lingkungan kerja bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Tetapi kesejahteraan sosial tidak semata-mata berhubungan dengan pekerjaan. Rath merekomendasikan agar seseorang&lt;b&gt; mencoba berinteraksi sosial setidaknya enam jam sehari baik itu bersosialisasi di tempat kerja maupun lingkungan lainnya.&lt;/b&gt; Bentuk interaksi itu seperti bicara, kirim email, bertelepon, kirim SMS atau bercengkerama dengan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Kesejahteraan keuangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pasti, tanpa uang hidup susah. Tetapi tak berarti dengan banyak uang seseorang bisa langsung mendapatkan kebahagiaannya. Dari hasil surveynya, Rath menemukan bahwa mereka yang mendapatkan kebahagiaan dari uang yang diperolehnya bukan mereka yang berpenghasilan tinggi, tetapi &lt;b&gt;mereka yang bisa memanfaatkan uangnya untuk membayar utangnya dan menggunakannya untuk kebutuhan-kebutuhan yang konservatif.&lt;/b&gt; Jangan mengherankan, katanya, mereka yang berfikiran hemat lebih bahagian dibanding mereka yang pendapatannya tinggi tetapi banyak utang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Kesejahteraan komunitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan abaikan peran komunitas. Dari hasil penelitiannya ditemukan bahwa orang yang bahagia adalah&lt;b&gt; mereka yang berusia di sekitar 80 tahun yang mencurahkan waktunya untuk kegiatan-kegiatan amal di lingkungannya.&lt;/b&gt; Karena itu, kata Rath, agar seseorang bahagia, selain mengejar standar hidup seperti tinggal di tempat yang nyaman, aman, dan semua kebutuhan dasar terpenuhi, sebaiknya pertimbangkan untuk tinggal di lingkungan di mana komunitasnya bisa menjadi tempat penyaluran minatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Kesejahteraan fisik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi fisik seseorang menentukan kualitas hidup yang bersangkutan. Jika ia&lt;b&gt; rutin melakukan olahraga, kondisi ini bisa mendorong mood-nya sehingga ia bisa bekerja lebih baik, bisa menggunakan waktunya di lingkungan sosialnya lebih baik dan juga bisa berkontribusi nyata pada komunitasnya. &lt;/b&gt;Karena itu, kata Rath, biasakan berolahraga setidaknya 20 menit setiap hari.Menurutnya, olahraga di pagi hari akan meningkatkan mood selama sehari itu. Dan konsumsilah makanan sehat untuk mendukung kecukupan gizi selama beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mau bahagia? Bisa dicoba nasihat sang penulis ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Tim AndrieWongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8642609551815663555?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8642609551815663555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8642609551815663555' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8642609551815663555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8642609551815663555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/lima-sumber-kebahagiaan.html' title='Lima Sumber Kebahagiaan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1789198026042887343</id><published>2011-09-15T19:51:00.002+07:00</published><updated>2011-09-15T20:48:49.951+07:00</updated><title type='text'>Lagu Berani Gagal</title><content type='html'>Luar biasa sekali! Ada pembaca blog Beranie Gagal yang membuat lagu untuk blog tercinta kita ini.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada &lt;b&gt;Mas Sigit Tyo&lt;/b&gt; atas lagunya yag sungguh memotivasi. Silahkan kunjungi blog beliua di &lt;a href="http://mrsigit80.blogspot.com"&gt;mrsigit80.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan simak lagunya melalui video di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/E7Gt7Q33Ppw" frameborder="0" allowfullscreen=""&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Salam sukses! &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1789198026042887343?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1789198026042887343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1789198026042887343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1789198026042887343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1789198026042887343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/lagu-berani-gagal.html' title='Lagu Berani Gagal'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/E7Gt7Q33Ppw/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-876529545649148911</id><published>2011-09-13T07:47:00.000+07:00</published><updated>2011-09-13T07:48:36.941+07:00</updated><title type='text'>Mensyukuri Apa Pun yang Terjadi</title><content type='html'>Setelah menjalani libur panjang Lebaran, pulang kampung bertemu dengan keluarga besar, selayaknya kita kembali dengan semangat baru yang menggebu. Ibarat baru mandi, kita akan mendapatkan badan yang bersih, segar, dan semangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi tak semua orang mengalami kebahagian sepenuhnya. Seperti kita baca di berbagai media, ada banyak kecelakaan yang menimpa sejumlah orang dengan korban jiwa sampai 600-an orang. Ada yang belum sempat sampai ke kampung halaman ketika menghadapi kejadian itu, ada pula yang dalam perjalanan kembali ke rumahnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah yang menimpa artis Saipul Jamil. Dalam kecelakaan lalu-lintas yang dialaminya, sang istri meninggal di tempat kejadian. Hampir seluruh televisi menayangkan berita duka itu. Namun sang artis, meski dalam suasana berduka, bisa menerima kejadian itu dan melepas sang istri dengan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang tidak bisa terima dengan musibah yang dialaminya. Timbul rasa marah dan bahkan frustrasi sehingga semangat hidupnya turun. Tetapi di sisi lain, banyak yang bisa menerimanya bahkan bersyukur karena di balik semua itu ada manfaat dan peringatan pada diri kita yang bisa diambil sebagai bahan pembelajaran hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah seperti itu hanya satu kejadian yang tak diinginkan. Dalam kenyataannya kita sering menemukan berbagai hal mulai dari kegagalan, fitnahan, kekhilafan, penyakit, bencana alam, dan sebagainya. Bisakah kita bersyukur saat seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kita mudah mengucapkan kata syukur saat memperoleh kemajuan, memperoleh kebahagiaan. Namun sulit melakukannya saat menghadapi kesusahan. Tema inilah yang saya bawakan pada talkshow pagi tadi di jaringan Radio Sonora: &lt;b&gt;"Apa pun yang Terjadi, Patut Disyukuri"&lt;/b&gt;. Intinya, kita patut bersyukur baik di kala suka maupun di saat suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, &lt;i&gt;ilmu bersyukur adalah ilmu hidup yang sulit dan perlu belajar untuk melakukannya.&lt;/i&gt; Tanpa belajar, kita tak akan bisa. Karena itu, mari belajar bersyukur dalam keadaan apapun karena itu adalah &lt;b&gt;kekayaan jiwa sejati.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-876529545649148911?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/876529545649148911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=876529545649148911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/876529545649148911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/876529545649148911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/mensyukuri-apa-pun-yang-terjadi.html' title='Mensyukuri Apa Pun yang Terjadi'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-9202725554690483706</id><published>2011-09-06T10:10:00.000+07:00</published><updated>2011-09-06T10:12:53.990+07:00</updated><title type='text'>Life is Wonderful</title><content type='html'>&lt;i&gt;Buat apa susah..., Buat apa susah..., Lebih baik kita bergembira, Buat apa susah..., Buat apa susah..., Lebih baik kita bergembira&lt;br /&gt;Kekasihku apa yang kau risaukan, Kerjamu hanya melamun saja, Tak berguna kau bersedih hati, Tertawalah...sayang...&lt;br /&gt;Kekasihku apa yang kau pikirkan, Hidup ini hanya sementara. Tak berguna kau bersedih hati,&lt;br /&gt;Percayalah...sayang...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan lagu yang dipopulerkan oleh Koes Plus yang berjudul Buat Apa Susah. Dan saya juga yakin, bahwa teman-teman sering mendengar kata-kata seperti ini : “Hidup sudah susah, buat apa dibikin tambah susah?” &lt;i&gt;Hidup bukan mudah, tetapi hidup itu indah.&lt;/i&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu susah. Karena kita sendiri yang membuatnya susah. Dan semuanya berawal dari pikiran negatif. Berlanjut ke tindakan yang negatif, dan berakibat timbal balik yang negatif pula. Beberapa orang membiarkan dirinya larut dan hanyut dalam pikiran negatifnya, entah karena ucapan atau tindakan dari orang sekitarnya sehingga merasuki dirinya dan menciptakan&lt;i&gt; self image &lt;/i&gt;yang buruk. Akibatnya, mereka tidak mampu mengalihkan pikiran dan perhatian mereka pada hal-hal yang negatif. Mereka lupa untuk fokus pada hal-hal yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap dari kita pasti pernah mengalami masa-masa sulit atau susah, tetapi hanya sedikit orang yang mampu bangkit kembali karena tidak terus menerus mengasihani diri sendiri &lt;i&gt;(self pity)&lt;/i&gt;, itu karena mereka memilih untuk bangkit. Dan mereka yang mampu bangkit kembali pasti berani mengatakan bahwa hidup mereka indah. Karena mereka menikmati setiap langkah dalam hidupnya. Orang yang tidak menikmati hidupnya adalah orang yang akan selalu merasa hidupnya susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini Indah. Apabila kita memilih untuk bahagia dan menikmatinya. Peter Parker dari film Spiderman 3 mengatakan, “&lt;i&gt;Whatever comes our way, whatever battle we have ragging inside us, we always have a choice. It’s the choices that makes us who we are, and we can always choose to do what’s right”.&lt;/i&gt; Apapun yang terjadi, apapun yang kita hadapi, kita selalu mempunyai pilihan. Pilihan yang menciptakan diri kita. Dan kita selalu bisa memilih untuk melakukan apa yang baik/benar. Hidup ini indah, dan akan indah, semua tergantung pada pilihanmu. Memilih untuk tersenyum atau cemberut? Tertawa atau menangis? Bersyukur atau mengeluh? Bahagia atau bersedih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti lagu yang di bawakan oleh Albert AFI Junior dan Glen Fredly, &lt;i&gt;“Hidupmu indah, Bila kau tahu, Jalan mana yang benar, Harapan ada, harapan ada, Bila kau percaya”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Keep smiling and enjoy your life ! Because life is wonderful !&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Rosita&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-9202725554690483706?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/9202725554690483706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=9202725554690483706' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9202725554690483706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/9202725554690483706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/09/life-is-wonderful.html' title='Life is Wonderful'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7116894982129442616</id><published>2011-08-25T14:45:00.001+07:00</published><updated>2011-08-25T14:47:44.529+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Juli 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Juli 2011 versi PDF (offline).&lt;/b&gt; Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian &lt;b&gt;E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011.&lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator BeranieGagal.com&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7116894982129442616?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7116894982129442616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7116894982129442616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7116894982129442616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7116894982129442616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/beranie-gagal-juli-2011-versi-pdf-sudah.html' title='Beranie Gagal Juli 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7207792816383116215</id><published>2011-08-23T12:13:00.000+07:00</published><updated>2011-08-23T12:14:44.899+07:00</updated><title type='text'>Cara Gila Jadi Pengusaha</title><content type='html'>Judul di atas memang meminjam istilah dari Pak Purdie Chandra sang pemilik Primagama untuk mengambarkan cerita yang akan saya sampaikan dalam artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini terinspirasi setelah saya mendengar audiobooks Pak Tung Dengsem yang merupakan kisah nyata dan mungkin anda pun pernah mendengarnya. Tapi di sini saya akan mencoba menceritakan kembali dengan sedikit modifikasi bagaimana cara menjadi pengusaha dengan cara yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja pak Aryo mempunyai tanah seluas 15 hektar yang sudah lama menganggur dan beliau sudah berusaha keras menjualnya namun tidak ada orang yang tertarik membeli walaupun dengan harga yang paling rendah, sebut saja 100 ribu/meter. Ingin dibuat tempat usaha pun memerlukan modal yang sangat besar untuk mengelola tanah seluas itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu beliau berpikir bagaimana menjual tanah itu dengan mudah namun dengan harga yang tinggi. Loh bagaimana sih? Jual harga rendah aja susahnya minta ampun gimana dengan harga yang tinggi? Kita lihat saja lanjutan ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pak Aryo mempunyai ide yang menurutnya sangat gila. Mulailah rencana tersebut dengan menggambarkan keadaan tanahnya dan pengukuran luasnya dengan desain proposal yang sangat menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memutuskan untuk ditawarkan ke mana, beliau akhirnya memutuskan untuk menawarkan tanahnya ke sebuah developer hotel bintang lima. Bertemulah dia dengan sang pemilik. Setelah melihat proposal tersebut si pemilik hotel mengatakan dia tidak tertarik. Tapi apa tanggapan dari pak Aryo, dia mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan memutuskan sekarang, datang dan lihat saja dulu kondisi tanah dan pemandangan sekitarnya. Kemudian ukur luas yang anda butuhkan untuk mendirikan sebuah hotel bintang lima. Bila luas tanah yang anda butuhkan masuk akal maka akan saya berikan G R A T I S…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata “GRATIS” si pemilik hotel langsung menimbang kembali keputusannya dan memutuskan untuk melihat tanah tersebut. Setelah ia melihatnya dia memutuskan untuk membangun sebuah hotel di tanah tersebut. Tapi pak Aryo memberi syarat agar si pemilik memasang papan nama bertuliskan “DI SINI AKAN DIBANGUN SEBUAH HOTEL BINTANG LIMA”, dan juga meminta si pemilik untuk menawarkan kepada koleganya sisa luas tanah tersebut tapi jangan bilang kalau ia mendapatkannya dengan gratis. Si pemilik hotel setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya bangunan hotel bintang lima maka nilai tanah pak Aryo akan meningkat 20 kali lipat dari harga sebelumnya. Kemudian dia menjalankan rencana selanjutnya yaitu menawarkan tanahnya ke developer lapangan golf yang paling terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah si pemilik lapangan golf melihat proposal, seperti si pemilik hotel, awalnya beliau tidak tertarik dengan tanah tersebut. Lagi-lagi pak Aryo menawarkan penawaran gilanya kepada si pemilik lapangan golf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan memutuskan sekarang, datang dan lihat saja dulu kondisi tanah dan pemandangan sekitarnya. Kemudian ukur luas yang anda butuhkan untuk mendirikan sebuah lapangan golf. Bila luas tanah yang anda butuhkan masuk akal maka akan saya berikan G R A T I S…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi mendengar kata “GRATIS” si pemilik lapangan golf langsung menimbang kembali keputusannya dan memutuskan untuk melihat tanah tersebut. Setelah ia melihatnya dia memutuskan untuk membangun sebuah lapangan golf di tanah tersebut. Pak Aryo pun memberikan syarat yang sama dengan memasang papan nama bertuliskan “DI SINI AKAN DIBANGUN SEBUAH LAPANGAN GOLF” dan tidak boleh memberitahukan koleganya kalau ia mendapatkan tanah ini dengan gratis. Si pemilik lapangan golf pun setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senanglah hati pak Aryo karena dengan adanya 2 bangunan yang cukup menjual berarti nilai tanahnya akan naik menjadi 30 kali lipat. Anggap saja tanah yang dia gratiskan 5 hektar, berarti dia masih punya 10 hektar yang sangat potensial untuk dijual. Dengan asumsi 3 juta/meter maka paling sedikit dia akan mendapatkan 300 milyar. Sungguh angka yang luar biasa hanya dengan bermodalkan proposal dan kekuatan negosiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dia mulai menjual pada pembeli pertama, dia mengandalkan bangunan hotel dan lapangan golf kepada pembeli bahwa tanah dia sangat potensial dan akhirnya dia berhasil menjual sisa-sisa tanahnya dengan harga yang makin naik seiring dengan bangunan-bangunan yang dibangun di sekitar tanahnya dari para pembeli yang mendirikan usahanya masing-masing ditanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Aryo tidak hanya menjual semua sisa tanahnya tapi juga menyewakan tanah tersebut dan juga ia mendirikan bisnis ditanahnya sehingga selain mendapat income dari penjualan tanah, ia juga mendapatkan income rutin dari penyewaan dan bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas memang menarik jika kita mempunyai tanah tersebut. Tapi bagaimana jika kita tidak mempunyai tanah? Mudah saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam audiobooks Tung Dengsem disarankan anda cari orang yang memiliki tanah yang luas dan potensial namun tidak laku-laku dijual. Loh dari mana duitnya? Lihat dulu kelanjutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda temui si pemilik tanah. Misalnya luas tanah 10 hektar dan si pemilik menawarkan 200 ribu/meter tapi anda tawarkan ke si penjual 20% lebih tinggi jadi 240 ribu/meter. Di jamin si penjual akan langsung tertarik. Loh kok nawar malah lebih tinggi?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya lebih tinggi, tapi anda mengajukan syarat ke si penjual anda minta opsi bahwa akan membayar tanah tersebut 1 tahun kemudian dan selama 1 tahun jangan dijual ke siapapun. Hitung-hitung si penjual seperti depo tanahnya dengan bunga 20%/tahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bila si penjual bertanya bagaimana kalau 1 tahun kemudian anda tidak bisa membayar. Ya tidak apa-apa, toh selama ini tanahnya tidak laku-laku dan tanah tersebut belum resmi dijual kepada anda, jadi kalau sampai 1 tahun anda tidak berhasil menjualnya ya transaksi dengan si pemilik tanah tidak jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila si pemilik tanah setuju dengan syarat anda, barulah anda lakukan seperti yang pak Aryo lakukan di atas. Tidak usah persis sama, minimal sesuai dengan kemampuan anda bernegosiasi. Jadi anda bisa jadi pengusaha tanpa modal uang yang besar dan bahkan tanpa aset dari anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara-cara di atas memang sering dilakukan oleh mereka yang lebih sering menggunakan kekuatan otak kanan yang kadang mereka memiliki cara-cara yang tidak pernah terpikirkan oleh orang-orang yang cenderung menggunakan otak kiri. Karena bagi orang-orang otak kiri cara-cara tersebut tidak masuk akal, tidak mungkin dan mereka lebih pesimis sebelum menjalakannya. Orang-orang yang sukses suka melakukan apa yang orang gagal tidak suka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan kita bukan pada kita kaya atau tidak, kita punya modal uang besar atau tidak. Kalau memang kekayaan dan uang itu modal utama supaya kita berhasil, ternyata banyak orang kaya yang bangkrut, anak konglomerat yang tidak berhasil, pejabat yang tidak sukses, keluarga bangsawan yag rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal untuk sukses itu sesungguhnya adalah diri anda sendiri, ya.. Diri anda sendiri, dengan segala kelengkapannya, dari panca indra, akal, hati, kejujuran, keyakinan, kemandirian, ketangguhan, percaya diri, kerendahan hati dan kharisma yang semua itu Allah telah berikan secara cuma-cuma kepada anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So... Tidak ada alasan untuk tidak sukses hari ini. Selamat Mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;M. Rian Rahardi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder Beraniegagal.com&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7207792816383116215?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7207792816383116215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7207792816383116215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7207792816383116215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7207792816383116215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/cara-gila-jadi-pengusaha.html' title='Cara Gila Jadi Pengusaha'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6464042003747710482</id><published>2011-08-19T10:26:00.000+07:00</published><updated>2011-08-19T10:39:01.815+07:00</updated><title type='text'>Ombak Besar, Ombak Kecil</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Alkisah, di tengahsamudra yang luas, saat air laut pasang, tampak ombak besar bergulung-gulung dengan gemuruh suaranya yang menggelegar, seakan ingin menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, terdengar gemericik suara ombak kecil bersusah payah mengikuti jejak si ombak besar. Tertatih-tatih, mengekor hempasan ombak besar. Si ombak kecil merasa dirinya begitu kecil, lemah, tidak berdaya, dan tersisih di belakang. Sungguh, terasa menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suaranya yang lemah, kurang percaya diri, ombak kecil bertanya kepada ombak besar. Maka sayup-sayup, terdengar serangkaian percakapan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai ombak besar...! Aku ingin bertanya kepadamu...!! Mengapa engkau begitu besar, begitu kuat, dan gagah perkasa? Sementara lihatlah diriku... begitu kecil, lemah, dan tidak berdaya. Aku ingin seperti kamu!"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak besar pun menjawab, "Sahabatku, kamu mengganggap dirimu kecil dan tidak berdaya. Sebaliknya, kamu mengganggap aku begitu hebat dan luar biasa. Anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jati diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu apa...?" timpal ombak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak besar meneruskan, "Memang di antara kita terasa berbeda, tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama! Kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak kecil dan ombak besar adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati adalah air. Bila kamu bisa menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi. Kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku: kuat, gagah, dan perkasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Netter yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi. Yang sesungguhnya, itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Seringkali kita memvonis (keadaan itu) sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos: "Aku tidak beruntung", "Nasibku jelek", "Aku orang gagal". Bahkan ada yang menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain.&lt;/b&gt; Karena sesungguhnya, kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu. Jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran tentang jati diri, bila telah ditemukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah; sedahsyat ombak besar di samudra nan luas, siap menghadapi setiap tantangan dan mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis :&lt;b&gt; Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6464042003747710482?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6464042003747710482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6464042003747710482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6464042003747710482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6464042003747710482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/ombak-besar-ombak-kecil.html' title='Ombak Besar, Ombak Kecil'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6894273678580014113</id><published>2011-08-16T10:26:00.001+07:00</published><updated>2011-08-16T10:30:07.449+07:00</updated><title type='text'>Bersediakah Anda?</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Bersediakah Anda mengerjakan apapun yang saat ini menjadi pekerjaan Anda, seandainya Anda tidak dibayar sepeser pun untuk itu? Bersediakah Anda menjual produk dan jasa yang sekarang Anda jual, seandainya Anda tidak mendapatkan gaji, insentif, atau komisi dari penjualan tersebut? Bersediakah Anda menjadi akuntan publik, seandainya Anda tidak mendapatkan imbalan uang sama sekali?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersediakah Anda melakukan pekerjaan sebagai dokter, sekalipun tak ada yang mau membayar Anda untuk itu? Bersediakah Anda bekerja sebagai pengacara, kalau hal itu tidak memberikan manfaat finansial bagi Anda? Bersediakah Anda bekerja sebagai insinyur sipil, arsitek, pembawa acara televisi, musisi, penyanyi, penari, penulis, ekonom, hakim, jaksa, polisi, tentara, anggota DPR, pejabat pemerintah, guru, pembicara, motivator, dan sebagainya, jika pekerjaan itu tidak mendatangkan uang buat Anda?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika jawabannya adalah &lt;b&gt;YA&lt;/b&gt;, maka Anda sedang dalam &lt;b&gt;perjalanan menuju sukses.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah salah satu nasihat &lt;b&gt;Oprah Winfrey&lt;/b&gt;, ratu talk-show dunia yang kesohor itu. &lt;i&gt;"Jika Anda bersedia melakukan pekerjaan Anda yang sekarang tanpa menerima bayaran, Anda dalam perjalanan menuju sukses,"&lt;/i&gt; katanya. Sebab, jika Anda tidak digerakkan oleh motivasi uang, maka ada kekuatan lain yang lebih besar yang menggerakkan Anda. Kekuatan itu boleh disebut dengan nama apapun-inner power, the giant within, DNA sukses, hasrat inti, burning desire, the spirit of success, dsb-yang jelas kekuatan macam itulah yang menuntun orang meraih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasihat Oprah itu bisa juga dibaca demikian: "&lt;i&gt;Jika Anda bersedia melakukan pekerjaan Anda yang sekarang semata-mata karena menerima bayaran, Anda dalam perjalanan menuju kegagalan."&lt;/i&gt; Sebab jika Anda bekerja setiap harinya sekadar untuk mendapatkan gaji setiap bulannya, maka pekerjaan itu pastilah bukan pekerjaan yang menantang bagi jiwa Anda. Pekerjaan itu hanyalah sekadar nafkah yang tidak mendorong Anda untuk meraih sesuatu yang lebih besar dari sekadar materi. Pekerjaan itu tidak menggali bakat-bakat, kemampuan, hasrat dan pilihan-pilihan terbaik Anda. Pekerjaan semacam itu tidak perlu terkait dengan ketetapan hati (pikiran-perasaan-kemauan), sesuatu yang justru sangat penting untuk bisa membuat Anda sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menantang untuk mengetahui "apa yang bersedia kita lakukan, sekalipun hal itu tidak mendatangkan uang. Sebab sejak kecil kita diajar untuk mengejar nilai baik dalam tiap ulangan dan ujian di sekolah, tetapi kita tidak diberi contoh bagaimana belajar secara baik. Akibatnya, kita belajar untuk mendapatkan nilai dengan cara menyontek. Kita tidak diajar untuk bersedia memilih jujur, sekalipun mendapatkan nilai jelek di rapor sekolah. Akibatnya kita terbiasa menganggap kejujuran sebagai suatu 'tindakan bodoh' yang harus dihindari sebisanya. Dan karena biasa menyontek, maka kita tidak biasa mempertanyakan minat-bakat-ambisi-hasrat kita yang terdalam. Kita terbiasa untuk menjadi ikut-ikutan, menjadi manusia rata-rata, menjadi bagian dari gerombolan yang tak punya tujuan, tanpa identitas, tanpa rasa tanggung jawab. Kita telah dikelabui oleh cara berpikir "habis sekolah cari kerja yang menghasilkan banyak uang secepat-cepatnya, dengan cara apapun juga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh penting mengambil waktu memikirkan "apa yang bersedia saya lakukan, sekalipun hal itu tidak menghasilkan uang". Rutinitas kerja mencari nafkah telah mengaburkan pandangan banyak orang mengenai apa yang sungguh-sungguh diinginkan jiwanya, atau apa yang sebenarnya merupakan tugas dan panggilan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas kerja telah menjadi belenggu baja yang memasung segala potensi, sehingga tak kunjung teraktualisasi. Rutinitas kerja telah membuat banyak orang lupa mengejar makna, mencari jawaban yang lebih baik mengenai apa sebabnya ia dilahirkan di bumi ini. Rutinitas kerja telah memasung kreativitas, menurunkan kecerdasan dari tahun ke tahun, sekadar untuk melakukan pekerjaan yang berulang-ulang, yang membuat otak berfungsi minimum, yang membuat hidup terasa membosankan. Rutinitas kerja telah membuat orang lupa bahwa kerja juga merupakan ibadah untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Allah. Rutinitas kerja mengantar orang sampai pensiun. Lalu mati. Tanpa kontribusi. Tanpa makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menarik untuk menemukan kembali, "apa yang bersedia saya lakukan, sekali pun hal itu tidak menghasilkan uang". &lt;b&gt;Sebab usaha untuk menjawabnya akan menuntun kita masuk ke dalam batin kita, melakukan ziarah spiritual, mengaktivasi kembali kompas jiwa yang lama tersandera.&lt;/b&gt; Jalannya pasti tak mudah dan tidak bisa instan. Berbagai kerak dan kotoran batin mesti dikeluarkan lebih dulu, sebelum mencapai kebeningan hati. Persis seperti penggali sumur yang berupaya menemukan air bersih. Ia harus mengebor tanah sampai kedalaman beberapa meter, lalu mengeluarkan air berlumpur secara terus menerus, dengan tekun, dengan ketetapan hati, dengan keyakinan bahwa kebeningan menanti di kedalaman. Setelah menggali sekian puluh meter, ia mungkin baru menemukan air berpasir putih, yang menjadi penanda bahwa sumber air yang jernih telah dekat. Seperti itulah pula pertanyaan reflektif "apa yang bersedia saya lakukan, sekalipun hal itu tidak menghasilkan uang" perlu diselenggarakan. Dilakukan secara secara terus menerus, dengan tekun, dengan ketetapan hati, dengan keyakinan bahwa kebeningan menanti di kedalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berani mencoba? Refleksi macam begini, memang, bukan untuk orang pengecut!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrias Harefa &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6894273678580014113?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6894273678580014113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6894273678580014113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6894273678580014113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6894273678580014113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/bersediakah-anda.html' title='Bersediakah Anda?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-5193377578773925086</id><published>2011-08-15T11:37:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T11:39:09.376+07:00</updated><title type='text'>Aku Mau Berubah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dikisahkan, di sebuah seminar motivasi, setelah mendengar banyak kiat-kiat dan pelajaran di sana, saatnya para peserta pulang dengan membawa kesan dan semangat yang membara untuk dipraktikkan di kehidupan mereka lebih lanjut.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara mereka, beberapa orang yang merasa sangat terbantu setelah mengikuti seminar tersebut, memberitahu teman dan saudara-saudaranya bahwa seminar yang diikutinya sangat bagus dan luar biasa. Kemudian, mereka mulai melakukan anjuran yang diajarkan serta mengalami perubahan cara pandang &amp;amp; kebiasaan. Di kesehariaannya, mereka berusaha terus menyemangati diri sendiri, aktif mengikuti kegiatan yang positif, mengarahkan seluruh perhatiannya pada usaha yang dijalankan, dan hasilnya....perubahan yang luar biasa di kehidupannya! Mereka mengalami kemajuan yang berarti dan mensyukuri hal itu!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kelompok yang lain. Setelah mengikuti seminar, mereka juga tampak bersemangat, bersiap-siap untuk mengadakan perubahan, membuat rencana sedetail mungkin. Sayangnya, setelah beberapa saat, rencana yang dibuat tetaplah rencana. Ada mental block karena kebiasaan yang dijalani selama ini, yakni malas, suka menunda, tidak bisa menerima penolakan, cepat putus asa saat mengalami benturan, serta cara pandang yang negatif terhadap sekelilingnya. Akhirnya mereka kembali ke pola lama dan mulai menyalahkan keadaan di sekelilingnya yang dituduh tidak mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saat ditanya, Anda pernah mengikuti seminar motivasi? "Oh ya. Saya pernah mengikutinya, seminar yang bagus, pesertanya banyak dan pembicaranya hebat! Tapi, apa yang diajarkan tidak mudah untuk dijalankan. Karena sukses kan milik orang-orang tertentu dan sayangnya saya bukanlah orang itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kelompok yang lain lagi. Setelah mengikuti seminar, mereka pun mulai mencoba membuat perubahan. Sayangnya, upayanya tidak terlalu kuat. Maka, saat orang-orang di sekelilingnya tidak menyukai perubahan yang dicobanya, dia pun merasa dijauhi dan tidak diterima di lingkungannya. Akhirnya, sudah bisa ditebak kan?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Netter yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Seminar sehebat apapun, teknik secanggih apapun, rumus teori seampuh apapun, selamanya tidak akan mampu mengubah manusia jika manusia itu sendiri tidak mau mengubah dirinya sendiri!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, kehidupan adalah ruang kuliah atau tempat belajar tanpa batas. Seorang "pembelajar sejati" bisa menjadi guru bagi dirinya sendiri. Sementara seorang "pembelajar tulen" akan cepat sekali menyerap apa yang terjadi di sekelilingnya dan dengan cerdas mampu mencerna sebagai bahan belajar untuk kemajuan karier dan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi akhirnya &lt;i&gt;semua kembali pada diri sendiri;&lt;/i&gt;bagaimana kita mengelola pikiran dan sikap mental dalam menghadapi perubahan, sekaligus secara tegas mau berubah hingga mampu mengaktualisasikan diri sampai ke puncak kesuksesan! Salam sukses luar biasa!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-5193377578773925086?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/5193377578773925086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=5193377578773925086' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5193377578773925086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5193377578773925086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/aku-mau-berubah.html' title='Aku Mau Berubah'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3024578415219311075</id><published>2011-08-12T12:46:00.000+07:00</published><updated>2011-08-12T12:47:06.724+07:00</updated><title type='text'>Berhentilah Mengeluh</title><content type='html'>Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah? Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan anda untuk membenahi segala sesuatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab anda? Janganlah kekuatan yang ada pada diri anda, terjungkal karena anda berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena anda tidak tahu jawaban dari masalah anda tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak anda. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding anda. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan anda lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : iphincow.wordpress.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3024578415219311075?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3024578415219311075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3024578415219311075' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3024578415219311075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3024578415219311075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/berhentilah-mengeluh.html' title='Berhentilah Mengeluh'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-557769358089825343</id><published>2011-08-11T12:49:00.000+07:00</published><updated>2011-08-11T12:50:55.049+07:00</updated><title type='text'>Salesman Batu Intan</title><content type='html'>Seorang salesman batu intan sedang berkeliling di sebuah tempat untuk menawarkan barang yang akan dijualnya. Akhirnya salesman ini tiba di rumah yang pertama, lalu mengetuk pintu. Tidak lama kemudian, pintu terbuka dan muncullah pemilik rumah. Kemudian salesman tersebut menawarkan batu intan kepada si pemilik rumah, namun si pemilik rumah menolak mentah-mentah dengan mengatakan, "Untuk apa batu intan ini, saya tidak butuh batu jelek seperti ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya salesman itu pun pergi dan menuju rumah kedua. Setelah mengetuk pintu, si pemilik rumah kedua keluar. Lalu salesman tersebut menawarkan batu intannya. Setelah mendengar penjelasan salesman itu, si pemilik rumah akhirnya membeli sebuah batu intan. Namun setelah itu, ia bingung karena tidak tahu harus diapakan. Jadi, batu itu hanya diletakkan begitu saja.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salesman itu kemudian mengunjungi rumah ketiga. Si pemilik rumah begitu senang saat melihat batu intan tersebut. Tanpa banyak bertanya, si pemilik rumah langsung memborong semua batu intan itu. Si salesman senang karena semua batunya habis terjual, namun si pemilik rumah lebih senang berkali lipat. Dengan semangat, batu-batu intan itu diubahnya menjadi berlian yang berkilau dan kemudian dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sama seperti ketiga pemilik rumah itu. Setiap saat, &lt;b&gt;"batu intan" berupa peluang selalu menghampiri kita. Masalahnya bagaimana kita menyambut peluang itu. &lt;/b&gt;Apakah kita seperti :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;1. Pemilik rumah pertama, yang menolak peluang itu mentah-mentah?&lt;br /&gt;2. Pemilik rumah kedua, yang menerima peluang itu, namun hanya dibiarkan begitu saja? atau&lt;br /&gt;3. Pemilik rumah ketiga, yang menerima peluang itu, dan mengubahnya menjadi kesuksesan?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Termasuk manakah diri Anda?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Suhardi &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-557769358089825343?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/557769358089825343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=557769358089825343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/557769358089825343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/557769358089825343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/salesman-batu-intan.html' title='Salesman Batu Intan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8160954160108332633</id><published>2011-08-08T10:54:00.000+07:00</published><updated>2011-08-08T10:55:48.732+07:00</updated><title type='text'>Penyakit Malas</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa sebuah usaha. Kemalasan menjadi penyakit yang melanda banyak orang. Mereka mencari pembenaran atas tindakan yang dilakukan dengan mengkambinghitamkan keadaan ekonomi, susahnya mencari kerja, banyaknya PHK dan lainnya. Padahal sesungguhnya mereka malas untuk bekerja dan lebih senang menjadi peminta-minta yang bekerja di perempatan jalan.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini tidaklah susah untuk mencari orang-orang yang seperti itu, hampir di tiap perempatan kota besar banyak ditemui peminta yang memiliki badan sehat dan sebenarnya sanggup untuk bekerja. Bahkan yang membuat saya lebih prihatin, ada banyak sekali peminta yang memanfaatkan anak kecil bahkan balita untuk menjadi peminta juga. Segala cara dilakukan untuk mencari uang, padahal sebagian dari mereka masih sanggup untuk bekerja. Lebih baik menjadi pengamen, kuli bangunan atau pemulung dari pada menjadi peminta-minta.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, inilah yang harus kita perjuangkan bersama. Pembentukan mental pantang menyerah untuk mencapai tujuan apapun yang berguna bagi semua orang yang berada di sekeliling kita. Apabila sahabat ingin sukses maka pantang bagi sahabat untuk bermalas-malasan. Berjuang dengan kegagalan, berjuang dengan semangat membara, dan berjuang untuk kesuksesan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar sebuah gurauan dari seorang sahabat kost saya, ia berkata bahwa "resep sukses anti gagal adalah dengan tidak mendengarkan apa-apa, tidak berbicara apa-apa dan tidak melakukan apa-apa". Gurauan ini sangat membekas di hati saya. Memang benar agar kita tidak terjebak dengan kegagalan maka kita tidak perlu melakukan apa-apa. Namun bukan itu tujuan kita, tujuan kita hidup di dunia adalah untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini dan memberikan yang terbaik bagi sekeliling kita. Dari gurauan tersebut saya pun menjawab dengan tegas, "Dengan resep itu, Sahabat tidak akan menjadi siapa-siapa, tua mengandalkan kepedulian orang lain dan akan mati tanpa meninggalkan apa-apa." Apakah sahabat mau seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hal terberat dalam melakukan sesuatu adalah memulainya. Pernahkah sahabat merasakan susah sekali bangun dari tempat tidur ketika pagi hari? Padahal bangun dari tempat tidur bisa dilakukan oleh siapapun juga bahkan anak TK-pun bisa melakukannya dengan mudah. Yang dibutuhkan hanya niat untuk bangun atau tidak. Tidak peduli semudah apapun tindakan yang dilakukan, akan tampak berat sekali apabila sahabat tidak memulai untuk melakukannya. Percayalah kepada saya, bahwa dengan melakukan tindakan sedikit saja maka akan mempermudah apapun yang sahabat lakukan. Tindakan sedikit ini akan membuka jalan yang sebelumnya tertutup. Mulailah dan buktikan perkataan saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba tanyakan kepada atlet angkat besi atau jika sahabat tidak mengenalnya coba buktikan sendiri. Waktu yang paling berat dan membutuhkan tenaga yang besar adalah ketika akan mengangkat besi dari lantai, namun ketika besi sudah terangkat maka beban besi akan berkurang dari pada saat pertama mengangkatnya. Hal yang paling utama adalah meghilangkan secepatnya rasa malas yang ada dalam pikiran kita dan mulailah melakukan yang seharusnya dilakukan. Dengan malas semua tidak mungkin tercapai, kecuali kebetulan ada sebuah koper berisi emas batangan jatuh dari langit di hadapan sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang harus diperhatikan adalah kita tidak hidup sendirian di dunia ini. Kita hidup di dunia yang tiap hari jumlah penduduknya semakin meningkat, sehingga persaingan hiduppun semakin sengit. &lt;b&gt;Perkembangan zaman ini membutuhkan orang-orang yang kekuatan mental yang kuat pula. Orang yang malas dan tidak punya gairah hidup akan tertinggal dari yang lain. Inilah alasan kenapa kita tidak boleh bermalas-malasan. &lt;/b&gt;Tidak selamanya kita berada di bangku SD, tidak selamanya kita berada di bangku SMU, dan tidak selamanya kita mengandalkan hidup pada orangtua. Kita harus mulai dari sekarang untuk meraih kehidupan yang baik di masa depan. Bukan orang lain yang melakukannya untuk kita, melainkan kita sendiri yang melakukannya untuk diri kita sendiri. Tidak ada yang lebih peduli pada keadaan kita selain diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mari kita baca kembali paragraf pertama pada bab ini. Di sana saya membahas mengenai orang-orang yang mengkambinghitamkan ekonomi, lowongan kerja dll. Sehingga mengambil jalan pintas menjadi peminta-minta. Marilah kita semua menjadi orang sukses, bukan lagi sebagai keinginan melainkan menjadi sebuah keharusan. Karena banyak sekali orang yang membutuhkan kesuksesan kita. &lt;i&gt;Apabila kita sukses, maka kita bisa membuka lowongan kerja yang luas bagi masyarakat Indonesia.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika ada hanya 100 orang pertahun menjadi pengusaha, dan tiap orang pengusaha membutuhkan minimal 20 orang, maka ada 2000 orang yang bekerja di perusahaan Sahabat. Tidak ada lagi alasan untuk menjadi peminta, dan sahabat menjadi satu bagian yang memberikan kebaikan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat,&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Firman Erry Probo &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8160954160108332633?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8160954160108332633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8160954160108332633' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8160954160108332633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8160954160108332633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/penyakit-malas.html' title='Penyakit Malas'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6748183209402919859</id><published>2011-08-05T09:24:00.001+07:00</published><updated>2011-08-05T09:33:22.287+07:00</updated><title type='text'>Berapa Harga Secangkir Teh?</title><content type='html'>&lt;i&gt;(Inspirasi cerita ini diambil dari sebuah blog yang memuat tulisan mengenai value sebuah kaleng coke, dikisahkan dan dibumbui kembali menurut versi sang penulis dalam judul "Berapa Harga secangkir Teh?")&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah tempat pelatihan,  sang guru memberikan tugas bagi murid-murid barunya untuk menjawab sebuah pertanyaan sebelum mereka dinyatakan lulus pada kelas tersebut. Dan pertanyaanya selalu berubah dari satu angkatan dengan angkatan lainnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini guruitu bertanya &lt;b&gt;"Berapa Harga Secangkir Teh ini?"&lt;/b&gt; katanya sambil mencicipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid pertama, langsung berkata "Paling-paling harganya dua ribu lima ratus rupiah saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru lalu berkata "Ternyata nilaimu sampai hari ini hanya seharga dua ribu lima ratus rupiah saja, sungguh disayangkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang giliran Murid ke-dua, kali ini ia berkata lebih diplomatis, tapi dengan keyakinan penuh &lt;b&gt;"Harganya pasti tergantung pada label dan packaging-nya"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Misalnya, kalau teh dengan merek A yang terkenal, nilainya akan berbeda, nilainya akan lebih tinggi dari pada merek B yang dikenal biasa-biasa saja (walau dibuat dari bahan dasar yang sama) dan kadang harganya akan naik jika di-packaging dengan baik, dibuat lebih menarik" lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru lalu berkata "Setidaknya kamu lebih bernilai dibandingkan temanmu yang pertama, tapi pengetahuanmu itu masih sebatas kulit saja, belum cukup memuaskan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid ke-tiga segera memutar otaknya, ia tak ingin mendapat penilaian yang sama dengan teman-temannya tadi, sejenak ia terdiam memikirkan jawaban terbaiknya,lalu berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Tempat, Harga secangkir teh ini tergantung tempatnya."&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru lalu segera meresponnya "Maksudmu? Wadah tempat teh itu ditempatkan atau tempat di mana teh tersebut dihidangkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat tanggapan sang guru, murid ke-tiga seperti mendapat angin surga, ia lalu dengan semangat memberikan argumentnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dua-duanya guru, kalau teh yang sama saya letakan di wadah yang lebih baik, nilainya akan mengikuti wadah tersebut.Lalu, tempat penyajian memegang peranan berarti, secangkir teh yang disajikan di warung, akan berbeda dengan secangkir teh yang disajikan di restorant, berbeda lagi dengan secangkir teh yang disajikan di cafe-cafe ternama, apalagi di lobby hotel berbintang lima"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagus, Pengetahuanmu sudah sampai ke bagian dalam, kamu sudah mulai mengerti pokok permasalahan" puji sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru segera mengarahkan pandangannya ke murid ke-empat, lalu dengan lembut murid ke-empat berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Harga secangkir teh ini tergantung cita rasanya"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teh yang diproduksi dengan baik, diproses dengan cermat akan menghasilkan teh dengan cita rasa yang berkwalitas, yang nilainya pasti akan lebih tinggi, bahkan nilai teh akan bertambah hanya karena kita menambahkan beberapa tetes sari lemon"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagus sekali, cita rasamu memang sudah menyentuh hati" kata sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang giliran murid terakhir, murid ke-lima, ia sempat kesulitan mencari kata-kata yang indah, kamusnya seakan kehabisan ide, terpakai oleh keempat temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Terserah Kita"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sang Guru mengacungkan jempol, &lt;b&gt;"KAMU LULUS"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika, Secangkir teh itu adalah diri kita, Berapakah Harga yang pantas untuk diri kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah kita hanya menghargainya dengan dua ribu lima ratus rupiah saja?&lt;br /&gt;2. Apakah kita akan lebih berharga dengan sederetan label (title)?&lt;br /&gt;3. Apakah kita jauh lebih berharga dengan meningkatkan Kwalitas diri kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun pilihan Anda, harganya tetap &lt;b&gt;"TERGANTUNG PADA PILIHAN KITA, HARGANYA AKAN TERGANTUNG PADA SEBERAPA JAUH KITA MENGHARGAI DIRI KITA SENDIRI, KE LEVEL MANA KITA AKAN MEMBAWA DIRI KITA"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Selamat Mencoba Meningkatkan Harga Anda !&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Seng Guan CPLHI &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6748183209402919859?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6748183209402919859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6748183209402919859' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6748183209402919859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6748183209402919859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/berapa-harga-secangkir-teh.html' title='Berapa Harga Secangkir Teh?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-5397549885017070391</id><published>2011-08-04T09:40:00.000+07:00</published><updated>2011-08-04T09:44:24.063+07:00</updated><title type='text'>Bring Cheer to Others</title><content type='html'>&lt;b&gt;Di saat kita sedang mengalami kejenuhan, bosan, suntuk atau bahkan mengalami masalah yang berat, sering kali kita membangun tembok-tembok yang tinggi bertuliskan "DO NOT DISTURB" (Jangan Mengganggu). Tentu saja, teman-teman dan keluarga kita bisa melihat tembok itu dengan jelas, karena tulisan tersebut melekat pada wajah kita. Dan kita juga menjadi pribadi yang tidak mau peduli dengan sekitar kita. "EGP! Tidak peduli! Saya juga sedang ada masalah!" Begitulah pembelaan yang sering kita lontarkan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya butuh dihibur!" atau "Saya jenuh, tetapi tidak ada yan peduli pada saya!" Pertanyaannya, bagaimana orang bisa mendekati kita di saat kita tetap memperlihatkan duri di punggung kita seperti landak yang siap menyerang? Dengan tembok-tembok yang bertuliskan &lt;i&gt;"Do Not Disturb!"? &lt;/i&gt;Melihat wajah kita yang sedang stres, marah, tidak ada senyum, tentu mereka sudah ketakutan atau menjaga jarak.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita menuntut orang-orang untuk mengerti kondisi kita, perhatian dengan kita karena kita terlalu mengasihani diri sendiri ("Saya kan sedang ada masalah, hidup saya susah," dan sebagainya). Loh, memang yang punya masalah hanya kita sendiri? Semua orang pasti punya masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan egoisnya manusia, di saat dia sedang mengalami masalah, di saat dia sedih, dia akan mengatakan, "Bagaimana saya bisa menghibur orang lain, sedangkan diri sayalah yang butuh dihibur?" atau "Bagaimana saya bisa berbagi, sedangkan saya sudah tidak punya apa-apa lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saya merasa jenuh dan lelah sekali dengan rutinitas saya. Lalu, saya berpikir untuk me-nonaktifkan BBM saya. Tetapi, saya tidak melakukannya. Saat malam tiba, saya baru saja ingin beristirahat. Tiba-tiba, satu per satu teman saya mengirimkan BBM dan meminta waktu saya untuk mendengarkan curhatan mereka, ada yang merasa kesepian, ada yang merasa jenuh. Saya pun dengan sabar membaca BBM mereka, lalu, menarik nafas dalam-dalam, dan tersenyum, dan membalas BBM mereka dengan memberikan semangat kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mereka mengucapkan terima kasih atas waktu dan semangat yang saya berikan kepada mereka. Mereka memberikan icon 'tersenyum'. Saya tidak membantu mereka menyelesaikan masalah, tetapi saya mencoba untuk menghibur mereka, bahwa segalanya akan baik-baik saja. Lalu apa yang terjadi? Saya yang tadinya juga merasa jenuh dan tidak semangat, seolah dikembalikan semangatnya dua kali lipat. Mereka mengucapkan terimakasih berkali-kali. Saya tidak merasa berbuat apa-apa, tidak membantu apa-apa. Saya hanya memberikan waktu untuk mendengarkan mereka. Terkadang, tanpa kita sadari, &lt;i&gt;sekecil apapun yang kita lakukan untuk orang lain, itu sangat berarti bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mungkin teman-teman juga pernah mengalami hal yang sama dengan pengalaman saya ini. &lt;b&gt;Semoga kita selalu belajar untuk berbagi dalam kondisi apapun, karena apa yang kita bagikan akan dikembalikan kepada kita, bahkan dilipatgandakan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;The best way to cheer yourself is to try to cheer someone else up. - Mark Twain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The unselfish effort to bring cheer to others will be the beginning of a happier life for ourselves. - Helen Keller&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Rosita &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-5397549885017070391?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/5397549885017070391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=5397549885017070391' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5397549885017070391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5397549885017070391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/bring-cheer-to-others.html' title='Bring Cheer to Others'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-507048185459334547</id><published>2011-08-03T11:26:00.001+07:00</published><updated>2011-08-03T11:28:04.822+07:00</updated><title type='text'>Everyday is a Miracle</title><content type='html'>Saya pernah bertemu seorang berusia 65 tahun. Waktu itu saya bekerja sebagai pelayan&lt;i&gt; gift-shop&lt;/i&gt; di hotel. Setelah &lt;i&gt;customer&lt;/i&gt; selesai berbelanja dan akan meninggalkan toko, biasanya saya mengucapkan salam &lt;i&gt;"have a nice day"&lt;/i&gt; dan itu saya ucapkan juga kepada nenek tersebut sehabis ia membayar di kasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek itu berhenti dan berpaling ke arah saya sambil berkata, "Anakku, setiap hari adalah &lt;i&gt;miracle day&lt;/i&gt;, bukan &lt;i&gt;nice day!&lt;/i&gt;"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia bercerita bahwa ia telah operasi jantung dua kali. Yang pertama ia menerima donor jantung anak usia 14 tahun tetapi tidak kompartibel dan sempat koma selama tiga hari. Lalu kedua kali ia menerima jantung pria berusia 35 tahun dan ternyata cocok hingga saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek itu menambahkan sejak peristiwa tersebut ia merasakan hidup yang kedua kalinya. Baginya setiap saat adalah "miracle"; setiap tarikan dan hembusan nafas adalah keajaiban. Jadi hidup bukan hanya "nice day" tetapi hidup adalah "miracle every second".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan singkat dengan nenek tersebut telah membuat saya lebih menghargai arti hidup, dan nenek itu datang sebagai guru bagi saya agar lebih menghargai hidup. &lt;b&gt;Hidup akan jauh lebih berarti bila kita bisa memanfaatkannya dengan baik daripada sekadar menghitung hari.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip kata Tom Hanks dalam film &lt;i&gt;Forrest Gump&lt;/i&gt;: "Life is like a box of chocolate, we never know what we gonna get". Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan tetapi &lt;i&gt;dengan mempersiapkan diri dan attitude every day is miracle seperti nenek tersebut mungkin akan membuat hidup kita lebih hidup dan lebih berwarna baik bagi diri kita maupun bagi lingkungan sekitar kita.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses dan tetap semangat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Kwan Hartono &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-507048185459334547?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/507048185459334547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=507048185459334547' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/507048185459334547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/507048185459334547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/everyday-is-miracle.html' title='Everyday is a Miracle'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-5619281775136026941</id><published>2011-08-01T10:15:00.001+07:00</published><updated>2011-08-01T10:18:26.256+07:00</updated><title type='text'>Ingin sukses berbisnis? Jauhi Sifat-Sifat Ini</title><content type='html'>Menjadi seorang pengusaha bukan hal yang mudah. Selain skill, anda perlu memiliki mental yang kuat sehingga usaha anda mampu terus bertahan dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan studi, hampir kebanyakan usaha runtuh dalam kurun waktu lima tahun pertama.Ketidakmampuan bisnis-bisnis itu bertahan dalam lima tahun pertama antara lain disebabkan karakteristik-karakteristik mental para pemiliknya, yang perlu anda pahami dengan baik dan jauhkan dari diri anda.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak Sabar dan Meledak-ledak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha yang memiliki sifat tidak sabaran dan meledak-ledak akan bertindak sembrono. Orang-orang seperti ini adalah contoh orang yang tidak memiliki ketenangan dalam tingkat yang membahayakan usaha. Mereka tidak memiliki kewaspadaan dan mengambil keputusan hanya berdasarkan reaksi sesaat. Ketika menemui masalah, orang yang memiliki sifat ini tidak berupaya melakukan penyesuaian-penyesuaian, tetapi mengambil jalan pintas untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Padahal, untuk bisnis yang masih dalam tahap inkubasi, diperlukan langkah-langkah yang hati-hati, pelan tapi pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terlalu Percaya Diri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha yang terlalu percaya diri tidak mampu melihat kemampuan dirinya secara nyata dalam menggerakkan dan menjaga kesinambungan perkembangan bisnisnya. Mereka juga tidak memiliki kewaspadaan dan mengabaikan peringatan-peringatan karena merasa terlalu percaya bahwa tidak ada satupun masalah yang dapat mengganggu usahanya. Pengusaha seperti ini juga terlalu berlebihan menilai kekuatan rencana bisnisnya, kemampuannya untuk mendapatkan dana, dan berlebihan memperkirakan permintaan atas produk atau jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Masa Bodoh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengusaha tidak memiliki patokan yang jelas dari mana mereka harus memulai usahanya. Hasilnya, mereka tidak terbiasa dengan pasar tidak berpengalaman menjalankan sebuah bisnis dan masa bodoh mengenai kebutuhan-kebutuhan kewirausahaan seperti kondisi keuangan, ketahanan fisik dan sikap emosionalnya. Anda tidak boleh masa bodoh, mau tidak mau anda harus benar-benar mempelajari setiap aspeknya sekecil apapun. Tahukah anda, kegagalan mengetahui secara pasti setiap aspek dari usaha bisnis, atau kegagalan menimbang investasi pribadi yang dibutuhkan adalah kesalahan yang kelak harus anda bayar mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mental Tempe&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha yang memiliki “mental tempe” mudah menyerah ketika menghadapi tantangan atau kemunduran. Mereka tidak memiliki ketangguhan untuk terus berjalan dalam keadaan sulit sekalipun. Inilah yang membedakan antara pengusaha sukses dan pengusaha gagal. Dalam sejarah, hampir setiap pengusaha yang sukses melewati masa-masa sulit sebelumnya. Mereka yang tetap berada dalam bahtera dan melanjutkan mimpi-mimpinya adalah mereka yang berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pencarian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Usaha yang pasti dibutuhkan orang setiap hari, karakteristik artikel pengusaha sukses, kisah itb, kumpulan karangan karangan tentang teman baru di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber: Resensi.net&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-5619281775136026941?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/5619281775136026941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=5619281775136026941' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5619281775136026941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/5619281775136026941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/08/ingin-sukses-berbisnis-jauhi-sifat.html' title='Ingin sukses berbisnis? Jauhi Sifat-Sifat Ini'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6095036443515814324</id><published>2011-07-29T10:39:00.000+07:00</published><updated>2011-07-29T10:44:48.637+07:00</updated><title type='text'>Kisah Pencari Kayu Bakar</title><content type='html'>Alkisah, di sebuah desa di pinggiran hutan, ada tiga anak muda yang pekerjaan sehari-harinya mencari kayu bakar di hutan. Potongan kayu-kayu kecil yang ada di hutan itu dikumpulkan untuk dijual ke desa lain.Hasilnya, digunakan untuk membeli kebutuhan hidup mereka dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketika sedang mencari kayu bakar, ketiganya menemukan sebuah kotaknya yang aneh. Ketika dibuka, mereka sangat terkejut! Rupanya di dalam kotak itu terdapat begitu banyak perhiasan yang terbuat dari emas. Lalu mereka bertiga berembuk dan keputusannya adalah perhiasan yang mereka temukan itu akan dibagi tiga sama rata.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum perhiasan itu dibagi, ketiga pemuda itu sepakat untuk makan siang terlebih dahulu. Lalu pemuda yang usianya paling muda diminta mengambil sebatang emas dan pergi ke desa terdekat untuk membeli makanan yang paling enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia pergi meninggalkan teman-temannya, kedua temannya menyusun rencana untuk membunuhnya agar perhiasan itu bisa dibagi untuk berdua saja; dengan begitu masing-masing akan mendapatkan bagian lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu pemuda yang berangkat pergi untuk membeli makanan, tiba-tiba dia juga terpikir suatu pikiran negatif! Dia berpikir, "Jika makanan yang saya beli ini diberi racun, kedua temanku pasti akan meninggal setelah memakannya. Dengan demikian perhiasan itu akan menjadi milikku sepenuhnya!" Maka, setelah membeli makanan, dia lalu mampir ke sebuah kedai yang menjual racun serangga dan diam-diam menaburkannya pada makanan yang baru dibelinya itu. Kemudian, dia bergegas kembali ke hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di tempat perhiasan itu ditemukan, tanpa disangkanya, kedua temannya ini langsung melampiaskan niatnya untuk membunuh, dan pemuda malang itu pun meninggal. Jenazahnya kemudian disingkirkan, dibuang di sebuah semak-semak yang lain. Puas karena niatnya terlaksana, serta merasa sangat lapar, kedua pemuda itu sepakat untuk menikmati makanan yang tadi dibeli oleh temannya. Dengan rakus, mereka malahapnya sampai habis dan akhirnya meninggal karena keracunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata, ketiga pemuda ini tewas karena pikiran negatif yang mereka pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman, jika kita berpikiran negatif pada seseorang, tentu ada orang lain yang juga akan berpikiran negatif pada diri kita. Inilah &lt;b&gt;hukum timbal-balik;&lt;/b&gt; memang tidak kelihatan, tetapi bisa terjadi kapan saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran negatif yang dikembangkan tidaklah membawa kebaikan pada diri kita; sebaliknya justru akan membawa kehancuran bagi diri sendiri. Olah karena itu,&lt;b&gt;&lt;i&gt; berpikirlah positif terhadap orang lain, agar ada orang lain yang berpikiran positif terhadap diri kita.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Jangan mudah untuk menuduh, menghakimi, dan menilai seseorang sebelum kita mengetahui lebih dekat. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Lebih baik kembangkan pikiran netral, yaitu lihatlah dahulu, dengarkan, dan kemudian baru memberikan respons.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Ini lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Bahagia dan Sejahtera!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Soegianto Hartono&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pelatih dan Konsultan Citra Diri Sukses&lt;br /&gt;Penulis buku "Untuk Apa Hidup Susah" &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6095036443515814324?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6095036443515814324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6095036443515814324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6095036443515814324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6095036443515814324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/kisah-pencari-kayu-bakar.html' title='Kisah Pencari Kayu Bakar'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7640385307950080804</id><published>2011-07-28T10:02:00.000+07:00</published><updated>2011-07-28T10:04:07.086+07:00</updated><title type='text'>Apa Yang Kita Sombongkan?</title><content type='html'>BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN..... &lt;br /&gt;Kita tak membawa apapun juga saat kta meninggalkan dunia yg fana ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Proses Kematian dan Hancurnya tubuh !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum mati, Anda akn merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan n badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam n tenggorokan berkontraksi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;0 Menit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 Menit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Darah berubah warna n otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3 Menit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4 – 5 Menit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pupil mata membesar n berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7 – 9 Menit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penghubung ke otak mulai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 – 4 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4 – 6 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suhu tubuh langsung menurun drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;24 – 72 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;36 – 48 Jam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3 – 5 Hari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8 – 10 Hari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beberapa Minggu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Satu Bulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kulit Anda mulai mencair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Satu Tahun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan.  &lt;b&gt;Jadi, apa lagi yang mau kita sombongkan sebenarnya????&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;b&gt;Milis &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7640385307950080804?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7640385307950080804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7640385307950080804' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7640385307950080804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7640385307950080804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/apa-yang-kita-sombongkan.html' title='Apa Yang Kita Sombongkan?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3199092103026963939</id><published>2011-07-27T10:50:00.001+07:00</published><updated>2011-07-27T10:51:20.567+07:00</updated><title type='text'>Buah Ketidakpuasan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Hasil penelitian dari University of Warwick dan Cardiff Universty, Inggris, beberapa waktu lalu membuat kita harus mencermati suatu hal. Uang memang bisa membeli kebahagiaan sampai pada taraf tertentu. Namun uang bukan segalanya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan bahagia ketika dengan uangnya bisa membeli mobil, rumah baru, tanah yang luas, emas, dan lain sebagainya; yang membuat dirinya merasa "lebih" dibanding yang lainnya. Akan tetapi, pembelian itu tidak menimbulkan kebahagiaan ketika pada saat yang sama ia mengetahui, tetangga atau teman-temannya membeli mobil atau rumah yang lebih baik darinya. Penelitian itu menyimpulkan bahwa kebahagiaan akan hadir jika seseorang dengan uangnya bisa membuatnya merasa naik ke kelas sosial lebih tinggi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membanding-bandingkan apa yang dimiliki dengan yang dipunyai orang lain memang bermata dua. Jika pembandingnya lebih rendah, tidak seberuntung kita, kebahagiaan yang didapat. Namun jika lebih baik, lebih tinggi, lebih hebat dari kita, justreu kekecewaanlah yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Netter yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, kita mungkin sering merasakan hal tersebut. Saya punya cerita lain yang saya kupas tadi pagi pada talkshow rutin saya di jaringan Radio Sonora dengn tema: &lt;i&gt;"Buah Ketidakpuasan".&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang yang memiliki tanah luas dan tak terurus. Suatu kali ada orang yang mau membelinya dengan harga bagus.Mengingat selama ini tanah tersebut selalu menjadi beban, ia pun bersedia menjualnya. Penjualan tersebut membuatnya bahagia luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, kebahagiaannya segera sirna setelah temannya mengabarkan bahwa sebenarnya ada pembeli lain yang mau membelinya dengan harga jauh lebih tinggi. Ia pun kecewa. Seandainya saja ia tak terburu-buru menjualnya, akan mendapatkan keuntungan lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun terus menyesalinya hingga sulit tidur. Sampai suatu saat, pembantunya menemukan dirinya terbujur kaku karena over dosis meminum obat tidur. Sungguh nasib yang tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, perlu kita sadari bahwa apa yang kita peroleh tak selalu memuaskan. Selayaknya kita belajar menerima berbagai hal yang merugikan dan mengecewakan kita. Mensyukuri apa yang didapat akan membawa kebahagiaan seperti hasil penemuan para ilmuwan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa syukur itu sangat mahal. Banyak dari kita yang diberi kelebihan namun kurang bersyukur sehingga hidupnya penuh kekecewaan. &lt;b&gt;Bagi saya, manusia yang tidak bisa mensyukuri apa yang didapatnya adalah orang yang miskin. Sebaliknya, manusia yang penuh syukur adalah manusia yang kaya dalam arti yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses luar biasa! &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3199092103026963939?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3199092103026963939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3199092103026963939' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3199092103026963939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3199092103026963939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/buah-ketidakpuasan.html' title='Buah Ketidakpuasan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6443098160427943209</id><published>2011-07-25T10:19:00.000+07:00</published><updated>2011-07-25T10:20:29.946+07:00</updated><title type='text'>Demi Waktu</title><content type='html'>&lt;b&gt;Bicara soal waktu.Saat ini, sudahkah kita menggunakan waktu sebaik mungkin?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Aku adalah waktu, yang menemanimu sepanjang hari. Mengiringi setiap langkah dan usahamu. Gunakanlah aku sebaik mungkin, karena aku takkan kembali lagi."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ibarat desiran angin, yang terkadang meninobobokanmu, membuatmu terkantuk bahkan tertidur lelap. Ia ada di setiap penjuru kota dan desa, di gunung dan di pantai, di sudut-sudut ruang kehidupan. Pergerakannya kadang tak disadari. Kehadirannya terlupakan padahal setiap harinya, ia menemani setiap langkah kita. Itulah sang waktu, kita akan merugi jika tidak menggunakan waktu secara bijak.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memiliki jumlah waktu yang sama dalam kehidupan, yaitu 24 jam sehari. Namun, banyak orang berbeda dalam melakukanhal penting apa saja untuk mengisi waktu yang ada menjadi lebih berguna. Itulah yang membedakan antara orang berhasil dan orang yang menyia-yiakan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah China mengatakan "waktu adalah uang"; jadi sebenarnya ia sangat berharga. Penggunaan yang efektif dapat menetukan prestasi seseorang, bahwa ia telah menggunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk mencapai tujuan hidup. Setiap detik dari sang waktu akan sangat bermanfaat, jika digunakan sebaik mungkin. Di saat tertidurpun, kita menggunakannya untuk memulihkan fisik yang telah letih bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan sejarah juga memperlihatkan bahwa orang-orang yang berhasil telah menggunakan waktu melalui "visi" (pandangan jauh ke depan) dan "misi" (langkah-langkah apa saja yang dilakukan untuk mencapai visi), serta rentetan rencana yang membutuhkan efektivitas penggunaan waktu dan pengaturan prioritas berdasarkan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan terus berjalan, bergulir seiring putaran waktu yangmengiringi langkah-langkah kita. Sejak terbit matahari sampai terbenam di upuk Barat, menemani ke peraduan. Tidak ada yang berbeda diantara kita dalam jumlah waktu yang dimiliki, tetap 24 jam sehari. Ia datang dan lalu pergi. &lt;b&gt;Hanya orang-orang yang mampu berpikir dan menggunakan waktu dengan bijaklah, yang mampu "berhasil" mencapai tujuan hidup di dunia, yaitu menjadi manusia yang berguna,&lt;/b&gt; dan waktupun akan menjadi SEJARAH. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis :&lt;b&gt; Antoni Ludfi Arifin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6443098160427943209?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6443098160427943209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6443098160427943209' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6443098160427943209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6443098160427943209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/demi-waktu.html' title='Demi Waktu'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8314511448597224493</id><published>2011-07-22T09:17:00.000+07:00</published><updated>2011-07-22T09:18:37.108+07:00</updated><title type='text'>Bersaing dengan Kompetitor</title><content type='html'>&lt;b&gt;Alkisah, di sebuah toko yang menjual buku, alat-alat tulis, kaset, dan lain-lain, di sebuah kota kecil. Datanglah seorang pengunjung, ibu berusia paruh baya dengan membawa catatan di tangannya. Karyawan toko tersebut dengan ramah menyapa, "Selamat siang ibu, ada yang bisa saya bantu?"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyodorkan kertas di tangannya, si ibu berkata, "Ini daftar barang-barang yang hendak saya beli, tolong carikan ya. Atau di mana letak barang dan buku yang saya perlukan? Biar saya bantu mencarinya," kata si ibu sambil berjalan menuju ke sebuah rak peralatan. Segera saja mereka mulai mencari barang-barang yang dibutuhkan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena barang-barang yang dicari harus lengkap sesuai catatan, si ibu berada cukup lama di sana. Kebetulan saat itu si pemilik juga berada di tokonya. Karena pengunjung sedang sepi, sambil bercakap-cakap dengan si ibu, dia pun membantu mencarikan barang-barang yang diperlukan si ibu dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Bu, koleksi kami sedang tidak lengkap sehingga Ibu tidak bisa mendapatkannya sekaligus di sini. Jika berkenan, Ibu bisa mencari di toko X yang terletak di ujung jalan ini. Mudah-mudahan di sana masih ada persediaan barangnya. Jika di sana pun tidak ada, beritahu saja kepada kami, kami akan bantu memesankannya untuk ibu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai menghitung dan membayar, si ibu yang sangat terkesan dengan keramahan pelayanan di toko itu berkata, "Terima kasih atas pelayanannya. Saya ada sedikit pertanyaan, apakah bapak tidak khawatir langganan akan berkurang karena berpindah, dengan memperkenalkan toko lain yang menjual barang serupa dengan yang dijual di sini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Bu, saya tidak pernah mengkhawatirkan hal semacam itu. Bagi saya, bisa melayani dan memuaskan kebutuhan pelanggan adalah yang utama. Masalah rezeki, jika itu memang menjadi jatah saya, dia tidak akan kemana-mana. Saya percaya, jika ibu merasa nyaman dengan pelayanan kami, suatu hari jika ibu membutuhkan barang-barang yang seperti kami jual, ibu pasti akan berkunjung kemari lagi. Terima kasih ya Bu, atas kedatangannya. Saya tunggu kapan-kapan Ibu mampir ke sini lagi," jawab si pemilik toko sambil mengantarkan si ibu keluar dari tokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Netter yang Bijaksana!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era yang katanya "sangat kompetitif"seperti sekarang ini, persaingan seringkali dilakukan dengan tidak sehat, bahkan sampai memberikan informasi yang menyesatkan agar produk kita diminati pelanggan dan membuat pesaing kita mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersaing secara sehat adalah "bersanding dengan pesaing";&lt;/b&gt; bukan untuk mematikan tetapi tempat berkaca untuk perbaikan diri. Sejatinya, bersaing itu bukan dengan kompetitor, tetapi dengan standar kita sendiri. Dimulai dengan keadaan yang ada sekarang ini; mari selalu berbenah dan memperbaiki diri agar lebih baik dan lebih baik lagi dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses luar biasa!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8314511448597224493?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8314511448597224493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8314511448597224493' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8314511448597224493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8314511448597224493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/bersaing-dengan-kompetitor.html' title='Bersaing dengan Kompetitor'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-532779782048511724</id><published>2011-07-20T00:58:00.001+07:00</published><updated>2011-07-20T00:59:39.217+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Juni 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Juni 2011 versi PDF (offline)&lt;/b&gt;. Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian &lt;b&gt;E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011&lt;/b&gt;.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator Beranie Gagal &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-532779782048511724?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/532779782048511724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=532779782048511724' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/532779782048511724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/532779782048511724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/beranie-gagal-juni-2011-versi-pdf-sudah.html' title='Beranie Gagal Juni 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-910679074010904596</id><published>2011-07-19T09:36:00.000+07:00</published><updated>2011-07-19T09:39:56.214+07:00</updated><title type='text'>Teruslah Berbuat Kebaikan</title><content type='html'>&lt;i&gt;"Kepuasan terbesar dalam hidup ini adalah ketika mampu melakukan apa yang dikatakan orang lain yang tidak dapat kita lakukan."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-- Walter Bagehot&lt;/b&gt;, pengusaha dan jurnalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDAI kopi yang kami singgahi sore itu tidak begitu penuh. Hanya ada sekitar enam hingga delapan orang, itu sudah termasuk saya dan kolega saya. Padahal jumlah kursi yang tersedia di kedai tersebut sekitar duapuluh hingga duapuluh lima kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bertemu setelah hampir dua bulan tidak bertatap muka. Selama ini, komunikasi hanya melalui telepon ataupun sms saja. Obrolan sore itu sebenarnya ringan-ringan saja. Mulai dari soal politik hingga membicarakan pekerjaan yang dirasakan oleh kolega saya mulai memasuki masa-masa sibuk. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disengaja, obrolan mulai memasuki isi curhat kolega saya mengenai aktifitas dalam pekerjaannya. Ia mengeluh bahwa ada saja orang yang mencibirnya ketika ia mencoba berbuat kebaikan di lingkungan kantornya. Ada saja orang yang menyindirnya, baik secara halus, maupun terang-terangan. Saya bertanya apakah ia kemudian menghentikan apa yang dilakukannya. Ia mengatakan bahwa itu tergantung keadaan. Bila keadaan dari lingkungan sekitar sudah tidak kondusif lagi menurutnya, maka ia menghentikannya. Kemudian saya bertanya kembali, apakah ia ingin dipuji bila ia hendak melakukan tindakan kebaikan. Dengan tegas ia menjawab, tentu saja tidak. Nah, saya katakan kepadanya, kalau begitu, mengapa harus berhenti untuk berbuat baik. Kolega saya hanya bisa terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kolega saya, mengingatkan saya suatu kisah mengenai bunga lili di tebing yang curam. Di suatu tepian tebing yang curam, tumbuh setangkai tunas bunga lili. Saat tunas bunga lili mulai tumbuh, ia seperti sebatang rumput biasa. Akan tetapi bunga lili mempunyai keyakinan, bahwa suatu saat kelak, ia akan menjelma menjadi bunga lili yang indah. Rumput-rumput liar didekatnya hanya dapat mengejeknya. Serangga-serangga pun mentertawakannya. Burung-burung menasihatinya agar ia melupakan mimpinya menjadi sekuntum bunga yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengejek, "Wahai tunas muda, walau dirimu nanti akan menjadi bunga lili yang tumbuh, tapi lihatlah sekitarmu, siapa yang akan melihat dan mendatangimu ditempat yang terpencil ini untuk menikmati keindahanmu?" Tunas bunga lili tetap diam. ia tak membalas ejekan tersebut. Bahkan ia semakin rajin menerima air dan menyerap sinar matahari agar akar dan batangnya bertumbuh kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu ketika di pagi hari di musim semi. Saat kuncup pertama bunga lili mulai mekar. Bunga lili terlihat senang. Kerja kerasnya tidaklah sia-sia. Bunga Lili berkata kepada dirinya sendiri, "Diriku akan mekar menjadi sekuntum bunga lili yang indah. Kewajibanku hanyalah sebagai bunga untuk tumbuh mekar dan berbunga. Tidak peduli apakah ada orang atau binatang yang akan melihat dan menikmati keberadaanku. Diriku tetap harus mekar menjadi bunga lili yang indah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, bunga lili pun mekar menjadi bunga yang indah, putih warnanya. Saat itulah, rumput liar, para serangga, dan burung tidak berani lagi mengejek dan menertawakan si bunga lili. Walau begitu, bunga lili tidak merasa congkak. Ia tetap rajin memperkuat akar dan bertumbuh terus. Dari satu kuntum menjadi dua kuntum, berkembang lagi, begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa seperti bunga lili. &lt;b&gt;Bila Anda berbuat baik, teruskanlah. Jangan takut diejek orang lain. Jangan peduli apa yang orang lain katakan. Dan tidak perlu menanggapi semua hal tersebut dengan emosi, apalagi membenci. Tak ada untungnya Anda menanggapi dan memikirkannya. Sebaliknyalah yang Anda lakukan. Tetaplah yakin dan berbuat segenap kemampuan yang Anda miliki dalam berbuat kebaikan. &lt;/b&gt;Pepatah bijak mengatakan, &lt;i&gt;"Kepuasan terbesar dalam hidup ini adalah ketika mampu melakukan apa yang dikatakan orang lain yang tidak dapat kita lakukan."&lt;/i&gt; Bukan begitu sahabat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: &lt;b&gt;Sonny Wibisono &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-910679074010904596?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/910679074010904596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=910679074010904596' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/910679074010904596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/910679074010904596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/teruslah-berbuat-kebaikan.html' title='Teruslah Berbuat Kebaikan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-759554038404928208</id><published>2011-07-12T10:32:00.000+07:00</published><updated>2011-07-12T10:34:48.891+07:00</updated><title type='text'>Gandum Dan Ilalang</title><content type='html'>Gandum dan ilalang adalah dua tanaman yang sangat mirip, tetapi sebenarnya fungsinya sangat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandum adalah makanan pokok yang sangat berguna bagi manusia, sedangkan ilalang sama sekali tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ilalang lebih banyak menyerap sari makanan dari tanah, sehingga mengganggu pertumbuhan gandum.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya ilalang dan gandum baru dapat dibedakan ketika bulir-bulir-nya ke-luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilalang yang dicabut sebelum waktunya bisa membuat gandum turut tercabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya cara memisahkan ilalang dan Gandum adalah dengan menunggunya sampai saat menuai tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti ilalang dan gandum, begitulah orang jahat tetap dibiarkan hidup di dunia ini bersama orang baik, meski mereka membawa penderitaan bagi orang-orang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam ini akan memperlakukan sama pada seluruh ciptaan-Nya, baik kepada orang yang berbuat jahat atau yang berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan masih memberi kesempatan kepada yang jahat supaya bertobat dan bisa memperoleh kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan juga memberi kesempatan kepada yang baik untuk terus bertumbuh dalam kasih kepada orang lain (terutama kpd yg jahat) sehingga lewat hidupnya, ia memberi dampak positif kepada hidup orang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita telah diajar untuk panjang sabar mengikuti filosofi Gandum dan Ilalang ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena segala sesuatu ada waktunya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus memberi kesempatan kepada setiap orang untuk berubah dan bertumbuh lebih baik, bukannya cepat2 menghakimi dan bahkan menghukum-nya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, pada waktunya nanti, Tuhan pasti akan membedakan mana yg kualitas "gandum" dan mana yg "ilalang". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat pagi..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadilah "gandum" dlm kehidupanmu.. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sumber: Anonymous&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-759554038404928208?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/759554038404928208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=759554038404928208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/759554038404928208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/759554038404928208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/gandum-dan-ilalang.html' title='Gandum Dan Ilalang'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1909044854422419255</id><published>2011-07-07T09:30:00.002+07:00</published><updated>2011-07-07T09:36:22.926+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sukses: Bob Sadino</title><content type='html'>Sosok berambut putih, bercelana pendek, dan kadang mengisap rokok dari cangklongnya ini begitu mudah dikenali. Gaya bicaranya blak-blakan tanpa tedeng aling-aling. Ia adalah Bob Sadino, pengusaha sukses yang terkenal dengan jaringan usaha &lt;b&gt;Kemfood &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Kemchick&lt;/b&gt;-nya. Beberapa kali wajahnya ikut tampil di beberapa sinetron hingga ke layar lebar, meski kadang hanya tampil sebagai figuran.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilannya yang serba cuek itu ternyata sejalan dengan pola pikirnya yang apa adanya. Sebab, menurutnya, apa yang diraihnya saat ini adalah berkat pola pikir yang apa adanya itu. Ia menyebut bahwa kesuksesannya didapat tanpa rencana, semua mengalir begitu saja. &lt;b&gt;Yang penting, adalah action dan berusaha total, dalam menggeluti apa saja. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Totalitas Bob memang patut diacungi jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Saat masa sulitnya, ia pernah hampir depresi. Tapi, ketika itu seorang temannya mengajaknya memelihara ayam. Dari sanalah ia kemudian terinspirasi, bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur, tentunya manusia juga bisa. Itulah yang kemudian mengawali langkahnya untuk berwirausaha. Ia pun kemudian memutuskan untuk makin menekuni usaha ternak ayam.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, ia menjual telur beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Mereka menjual telur itu awalnya dari pintu ke pintu. Dan, dengan ketekunan dan kemampuannya menjaga hubungan baik, telurnya makin laris. Dari sanalah kemudian usahanya terus bergulir. Dari hanya menjual telur, ia lantas menjual aneka bahan makanan. Itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal supermarket Kemchick miliknya. Ia kemudian juga merambah agribisnis khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur untuk dijual pada orang asing seperti orang Jepang dan Eropa. Hubungan baik dengan orang-orang asing inilah yang kemudian makin membesarkan usahanya hingga ia akhirnya juga memiliki usaha daging olahan Kemfoods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan setiap usahanya, Bob selalu menyebut dirinya tak punya kunci sukses. Sebab, ia percaya bahwa &lt;b&gt;setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, peras keringat, dan bahkan jungkir balik. Menurutnya, uang adalah prioritas nomor sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menciptakan kesempatan dan berani mengambil peluang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob menyebut,&lt;b&gt; kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga tidak segera melangkah.&lt;/b&gt; Ia mengatakan bahwa ketika orang hanya membuat rencana, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain, muncullah sifat arogan. Padahal, intinya sebenarnya sederhana saja, lakukan dan selalu dengarkan saran dan keluhan pelanggan. Bob membuktikan sendiri, ia yang hanya bermodal nekad, tapi berlandaskan niat dan keyakinan, serta kerja keras pantang menyerah, tanpa teori sukses ia pun bisa jadi seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sukses itu bukan teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras, serta dilandasi keyakinan kuat untuk mewujudkan cita-cita. Bob Sadino adalah contoh nyata bahwa setiap orang bisa sukses asal mau membayar ”harga” dengan perjuangan tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Team Andriewongso.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1909044854422419255?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1909044854422419255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1909044854422419255' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1909044854422419255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1909044854422419255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/kisah-sukses-bob-sadino.html' title='Kisah Sukses: Bob Sadino'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2195054897141977219</id><published>2011-07-05T10:23:00.001+07:00</published><updated>2011-07-05T10:25:50.930+07:00</updated><title type='text'>Everyone is Number One</title><content type='html'>Pada talkshow pagi hari ini di Radio Sonora saya membawa seorang "bintang tamu" yang sangat inspiratif perjalanan hidupnya. Beliau adalah &lt;b&gt;Pak Budiono Gondosiswanto&lt;/b&gt;, pengusaha yang sukses mengembangkan pembersih rumah tangga secara curah dengan merek Motto Curah. Produknya tak hanya dipercaya oleh jutaan rumah tangga di Indonesia, tetapi juga sudah diekspor ke mancanegara dan meraih sejumlah penghargaan seperti Piagam Penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia untuk kategori "Penjualan Produk Pembersih Rumah Tangga Ramah Lingkungan Secara Curah Terbanyak".&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah perjalanannya untuk meraih sukses. Beliau tipe pengusaha yang fokus pada keinginannya, pekerja keras, konsisten, tak mudah menyerah, dan tak pernah henti belajar. Seperti yang dituturkannya pagi tadi, Pak Budiono mengatakan, jika sekolah untuk meraih gelar sarjana saja perlu waktu 16 tahun, maka untuk sukses di bisnis pun memerlukan waktu yang tak sedikit. "Jika ada seseorang yang mencoba satu usaha tapi baru tiga tahun gagal lalu mencoba usaha jenis lainnya, maka ia akan terus seperti itu. Gagal ganti, gagal ganti," katanya. Sehingga waktunya habis hanya untuk berganti bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pak Budiono, fokus itu penting. Dialah sebagai buktinya. Beliau memulai usahanya 16 tahun lalu dengan modal tak seberapa. Ketika itu omset hariannya hanya Rp 15 ribu. Tetapi meski dengan omset sekecil itu, ia tak berkecil hati. Ia tetap tekun dan terus meyakinkan istrinya bahwa omset Rp 15 ribu itu hanya dari satu orang pembeli. Bagaimana jika seluruh dunia membelinya? Sekarang kita tahu, berkat ketekunannya dan kemauannya yang keras, gagal bangkit, gagal lagi bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi, akhirnya sukses pun bisa diraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teman-teman yang Luar Biasa,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber istimewa saya tadi pagi merupakan contoh nyata dari tema yang saya bawakan: &lt;b&gt;Everyone is Number One&lt;/b&gt;. Setiap orang punya peluang untuk sukses asalkan tekun menjalaninya. Tema itu saya ambil dari lagu Andy Lau yang sangat inspiratif (juga merupakan lagu tema Paralympic Games / Olimpiade Khusus untuk Para Penyandang Cacat di Beijing tahun 2008). Saya kutipkan baitnya yang menarik, berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Every one is number one,&lt;br /&gt;kunci sukses ada di tanganmu, mau atau tidak&lt;br /&gt;Alirkan keringat yang paling panas, genggamlah hati yang paling tulus&lt;br /&gt;Number one adalah milik setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanganku bukan tanganmu, mulutku bukan mulutmu&lt;br /&gt;Hanya dibutuhkan sebuah hati, badai dan hujan deras dapat menjadi kawan baik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah takut dinginnya perjalanan walaupun sampai pada sedikitnya kehangatan yang tersisa. Aku tetap akan menerjang dengan sekuat tenaga.&lt;br /&gt;Everyone is number one! Setiap orang adalah nomor satu!&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2195054897141977219?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2195054897141977219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2195054897141977219' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2195054897141977219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2195054897141977219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/everyone-is-number-one.html' title='Everyone is Number One'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-423367993921188376</id><published>2011-07-04T09:13:00.001+07:00</published><updated>2011-07-04T09:18:07.405+07:00</updated><title type='text'>Jangan Takut Terjatuh</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Dan ketika orang lain menyarankan Anda untuk membumikan mimpi anda, langitkanlah langkah Anda! Mimpi Anda terlalu berharga untuk dikecilkan. Ketika mimpi dapat hadir di pikiran Anda, ia selalu memiliki ruang untuk diwujudkan dalam kehidupan.'&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang &lt;b&gt;kita terlalu mengabaikan potensi diri kita sampai melupakan proses alami yang kita telah lewati; &lt;/b&gt;padahal ada nilai mendalam yang dapat kita pelajari di dalamnya. Bagi kebanyakan orang yang dilahirkan sempurna, berjalan sudah menjadi hal biasa bagi kita dalam menggunakan kedua kaki. Namun tidakkah Anda sadari kemampuan Anda berjalan, berlari, melompat, dan aktivitas-aktivitas dengan kaki lainya, tidak diperoleh dengan proses yang instan? Sadar atau tidak Anda sadari, kemampuan Anda meggunakan kaki Anda seperti saat ini diperoleh dengan proses yang panjang dan tidak mudah. Anda tidak langsung dapat menggunakan kaki Anda begitu saja, bahkan Anda harus belajar duduk dan merangkak dulu sebelum Anda berjalan. Ketika tulang kaki Anda sudah mulai kokoh, Anda pun harus belajar berjalan perlahan selangkah demi selangkah, baru lama-kelamaan dapat berjalan dengan lancar, berlari, bahkan melompat. Setelah lancar dengan kedua kaki pun terkadang bahkan Anda masih dapat terjatuh.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebenarnya hanya dituntut untuk belajar bagaimana menggunakan "organ-organ" yang telah Tuhan berikan kepada kita. Namun ketika kita beranjak dewasa dan berusaha menggapai impian kita, banyak dari kita yang menyerah di awal perjuangan. Mengapa bisa terjadi demikian?Karena waktu kecil, kita terlalu banyak melihat orang yang sudah bisa berjalan. Kita menjadi tidak memikirkan proses yang harus kita jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sewaktu dewasa, kita terlalu banyak melihat orang yang hidupnya tidak seperti tujuan hidup anda tersebut, banyak dari mereka juga malah menasihati anda untuk "mengecilkan" mimpi Anda. "Jangan bermimpi ketinggian, nanti kalau jatuh sakit!" Saya yakin kalimat tersebut sudah sering Anda dengar. &lt;b&gt;Lama-kelamaan kita pun merasa memang kita terlalu biasa untuk menjadi luar biasa. &lt;/b&gt;Pada akhirnya banyak dari kita memilih tidak terjatuh sama sekali, daripada terjatuh, bangkit, dan belajar dari kejatuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembaca yang budiman,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti belajar berjalan, kita membutuhkan waktu agar tulang kaki kita menjadi kuat, mulai berani berjalan selangkah demi selangkah, mengalami berbagai kejatuhan, sampai akhirnya bisa berjalan dan belajar untuk berhati-hati agar tidak lengah dan terjatuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itu jugalah kita dalam mencapai kesuksesan kita. &lt;b&gt;Dibutuhkan kesabaran untuk menunggu saat yang tepat untuk memulai langkah kita. Keberanian untuk memulai langkah kita. Kearifan untuk belajar dari kejatuhan. Ketika kita telah mencapai kesuksesan, dibutuhkan karakter, untuk tetap waspada dan tidak terjatuh karena terbuai dengan kesuksesan yang kita raih dengan susah payah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika orang lain menyarankan Anda untuk membumikan mimpi Anda, langitkanlah langkah Anda! Mimpi Anda terlalu berharga untuk dikecilkan. Ketika mimpi dapat hadir di pikiran, ia selalu memiliki ruang untuk diwujudkan dalam kehidupan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ivander Wijaya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;email : ivander_222@yahoo.co.id &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-423367993921188376?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/423367993921188376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=423367993921188376' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/423367993921188376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/423367993921188376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/jangan-takut-terjatuh.html' title='Jangan Takut Terjatuh'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3990156735330303761</id><published>2011-07-01T13:41:00.000+07:00</published><updated>2011-07-01T13:45:17.739+07:00</updated><title type='text'>Kebiasaan Konsisten</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;Konsisten bukan sekadar berbuat sesuatu secara terus-menerus dan ajek. Dengan semangat yang membaja, konsistensi akan jadi kekuatan yang mampu mendobrak segala ujian kehidupan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsisten mengandung ketetapan hati terhadap apa pun yang diyakini, dilakukan, dan diperjuangkan. Kebiasaan konsisten akan menjadi landasan untuk bergerak maju dan terus maju, meski segala macam halangan dan tantangan menghadang.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kekuatan konsistensi, orang akan selalu fokus untuk mengejar impian, bahkan bagi yang dianggap mustahil sekali pun. Konsistensi akan menjaga langkah agar terus maju mencapai tujuan yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, bukan sekadar dengan konsisten kita akan langsung sukses! Namun, &lt;b&gt;konsisten pada kebenaran, konsisten dengan penuh ketekunan, konsisten dengan segala daya dan upaya perjuangan, konsisten dengan apa yang telah jadi tujuan, akan membuka setiap pintu sukses di depan. Terus berjuang, terus berkarya, terus bergerak maju. &lt;/b&gt;Maka, konsistensi kita akan mengantarkan pada pintu kemenangan yang kita dambakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3990156735330303761?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3990156735330303761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3990156735330303761' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3990156735330303761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3990156735330303761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/07/kebiasaan-konsisten.html' title='Kebiasaan Konsisten'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4481865047815340514</id><published>2011-06-27T11:40:00.001+07:00</published><updated>2011-06-27T11:42:58.879+07:00</updated><title type='text'>Kapan Sampainya?</title><content type='html'>Libur lebaran awal bulan , kami meluangkan waktu ke kota Bandung. Dalam perjalanan ternyata, ketika mobil dipacu dengan kencang, timbul masalah pada radiator yang menjadi sangat panas, sehingga sempat berhenti dan memperbaiki dulu sistim pendinginan kendaraan ke bengkel jaga di tepi jalan tol. Rupanya kipas nya bermasalah sehingga harus diakali dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hal ini tidak juga membawa perbaikan sempurna, karena ketika kendaraan dipacu di atas kecepatan tertentu, maka suhu menjadi panas dan air condition tak berfungsi mendinginkan. Akhirnya kami harus berjalan perlahan lahan, untuk menjaga kondisi suhu agar tetap dingin, baik untuk Air Condition maupun Radiatornya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di rumah juga tiba-tiba saat libur, lemari es juga terganggu, dan kebetulan masih banyak sayur dirumah yang harus dipanaskan (karena kulkas tak berfungsi), maka hari yang sama di malam hari kami putuskan untuk kembali ke rumah (agak memaksakan diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jalan dengan agak perlahan, maka anak saya yang besar langsung berkata; Wah, kapan sampainya Pa , kalau jalannya perlahan begini ? . Maka saya langsung menjawab " Yang penting kita harus tetap memulai dan terus melanjutkan perjalanan, tak usah terganggu  memikirkan kapan sampainya", kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini seringkali menjadi pertanyaan dalam perjalanan hidup kita semua.  Ketika memulai suatu karier atau usaha, karena saking kecilnya jabatan dan usaha kita , maka biasanya yang kita pikirkan :"Kapan kaya nya? ", atau " Kapan suksesnya? ",&lt;br /&gt;Bahkan banyak orang lain juga ikut berkomentar:" Sampai tuapun kau akan tetap sama! " , malah ada yang lebih kejam lagi :"Sampai kiamatpun kau tak akan pernah bisa kaya! ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi di atas lah yang membuat banyak di antara kita, menjadi lemah dan putus asa untuk meneruskan karier atau usaha . Ada peribahasa yang mengatakan :"Orang yang sukses adalah orang yang tetap meneruskan usaha atau karyanya , disaat orang lain sudah menyerah ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak contoh konglomerat baik di Indonesia maupun di dunia internasional, yang memulai usahanya dari garasi, Bill Gates katanya seperti itu , di Indonesia juga banyak nama yang memulai usahanya dari garasi atau tempat kecil (tidak usah disebutkan nama nama mereka disini, tetapi saya yakin banyak sekali yang tahu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika kita saat ini berusaha atau berkarier, kita boleh bermimpi menjadi besar, tetapi jangan melulu terganggu oleh pertanyaan "Kapan suksesnya ?". atau komentar orang lain yang melemahkan semangat kita , seolah olah kita tak akan pernah bisa mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani saja dulu karya dan usaha kita , meskipun "kecil"  , bila kita  tekun , tak mudah menyerah dan berputus asa , maka " Sukses " pasti menjadi milik kita .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Timotius Hendra Haes&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4481865047815340514?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4481865047815340514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4481865047815340514' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4481865047815340514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4481865047815340514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/kapan-sampainya.html' title='Kapan Sampainya?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2902248570612916478</id><published>2011-06-22T09:11:00.001+07:00</published><updated>2011-06-22T09:12:29.276+07:00</updated><title type='text'>Kisah Zhang Da</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sebuah Kisah yang sangat menyentuh dan bagus untuk dibaca, direnungkandan menjadi inspirasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan "Perbuatan Luar Biasa". Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China, ia adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Zhang Da &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2902248570612916478?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2902248570612916478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2902248570612916478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2902248570612916478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2902248570612916478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/kisah-zhang-da.html' title='Kisah Zhang Da'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-656135295908468918</id><published>2011-06-20T10:07:00.000+07:00</published><updated>2011-06-20T10:09:04.823+07:00</updated><title type='text'>The Power Of Smile</title><content type='html'>Apabila kita melihat 2 orang yang kita kenal berjalan menghampiri kita, lalu saat berpapasan orang pertama tersebut memasang muka datar seakan-akan ia tidak melihat kita ada di dekatnya dan orang kedua memasang muka ceria dengan senyumnya yang manis lalu menganggukkan kepalanya kepada kita. Dari 2 orang tersebut manakah yang akan anda sapa? Pasti semuanya menjawab orang yang kedua. Karena orang kedua memberikan senyuman yang ceria kepada kita dan otomatis menyejukkan hati kita.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya, ada 2 orang pedagang dipasar yang menjual kue basah. Pedagang pertama saat kedatangan pembeli tidak memberikan senyuman sama sekali dan hanya membiarkan pembeli tersebut memilih barang dagangannya sendiri. Lalu saat pembeli tersebut tidak sengaja menengok pedagang di toko sebelah, dan pedagang toko sebelah itu juga tidak sengaja menengok dan tersenyum manis kepada pembeli tersebut. Langsung si pembeli tersebut meninggalkan toko pedagang pertama dan pindah ke toko si pedagang kedua yang memberikan senyuman manis itu. Pembeli tersebut merasa sudah disambut dengan ramah walaupun ia belum masuk ke toko pedagang kedua. Dari cerita di atas kita bisa lihat dampak dari sebuah senyuman bisa mengubah sikap seseorang pada sesuatu. Maka ada kalimat, "Jika tidak bisa senyum jangan buka toko!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Senyuman adalah sesuatu yang terindah bagi siapa saja yang mendapatkannya, karena senyum merupakan ekspresi dari hati atas kesenangan atau kegembiraan yang dirasakan sang pemilik senyum itu sendiri. Berbagi senyuman sama juga dengan berbagi kebahagiaan kepada orang yang menerimanya. &lt;/b&gt;Sebuah senyumandapat menjadikan keadaan kita menjadi lebih baik. Dari yang tadinya sedih menjadi senang, dari murung menjadi ceria. Sebuah senyuman bisa membuat setiap detik yang berjalan terasa lebih bermakna, kita dapat merasakan bagaimana indahnya hidup ini dengan senyuman dan betapa buruknya hidup ini tanpa sebuah senyuman. Sebuah senyuman juga bisa meredakan ketegangan serta membuat lawan menjadi kawan. Tersenyumlah dan dunia akan membalas senyumanmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa membaca suasana hati dan perasaan seseorang yang kita jumpai, maka dari itu kita sudah seharusnya tersenyum pada tiap orang yang kita jumpai. Karena mungkin senyuman kita akan menjadi sangat bermaka bagi mereka yang menerimanya. Saat bertemu orang-orang yang bekerja menjadi satpam, penjaga pintu masuk di mall, penjaga karcis tol kita harus membiasakan memberikan senyuman kepada mereka. Mengapa? Karena sebuah senyuman dapat memiliki beribu arti bagi orang yang menerima nya. Mereka dapat merasa lebih dihargai, lebih dihormati, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berapa banyak orang yang memberikan senyuman kepada orang-orang kecil seperti mereka? Jumlahnya bisa dihitung oleh jari. Apakah kita hanya memberikan sebuah senyuman kepada mereka yang berpangkat tinggi? Atau kepada mereka yang memiliki hartabanyak? Bayangkan bila kita berada diposisi orang-orang sulit seperti mereka yang harus menjalani hidup lebih keras dibanding kita, lelah dan letih akibat bekerja seharian melayani orang yang keluar-masuk dengan wajah datar dan jutek. Tiba-tiba ada seseorang yang datang dengan memberikan senyuman manis dan berkata, "Terima kasih, Pak/Bu." Begitu senang dan sejuk rasanya mendapat senyuman kecil itu. Sebuah senyuman kecil dapat menghancurkan es beku yang keras. Artinya suasana hati seseorang yang sedang marah/tidak baik dapat membaik hanya dengan sebuah senyuman kecil yang kadang orang kira tidak ada artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Tersenyumlah dengan HATImu, dan kau akan mengetahui betapa dahsyat dampak yang ditimbulkan dari senyuman itu!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam menghadapi masalah seberat apapun dalam hidup ini; janganlah menyelesaikannya dengan emosi yang berlebihan, menyalahkan keadaan atau menyalahkan orang lain.&lt;b&gt; Dengan sebuah senyuman, kita bisa mengurangi beban dalam pikiran atau perasaan kita. Tersenyumlah dan ucapkan, "Masalah tidak akan menghancurkan senyumanku tapi senyuman inilah yang akan mengatasi masalahku."&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Setiap menit kita marah, berarti kita telah kehilangan 60 detik kebahagiaan.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mulai sekarang awali hari kita dengan sebuah senyuman dan akhiri hari kita dengan sebuah senyuman. Maka hidup akan terlihat begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Luar Biasa! Salam Juara!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Yasa Paramita Singgih &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-656135295908468918?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/656135295908468918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=656135295908468918' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/656135295908468918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/656135295908468918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/power-of-smile.html' title='The Power Of Smile'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3920667672877148456</id><published>2011-06-16T09:15:00.000+07:00</published><updated>2011-06-16T09:20:29.526+07:00</updated><title type='text'>Mendobrak Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Batasan, kadang hanya kita sendiri yang menciptakan. Karena itu, butuh keberanian, tekad, dan kematangan diri untuk mendobrak dan menciptakan kesuksesan demi kesuksesan sejati!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali menghadapi tantangan dan cobaan, sebenarnya kita sedang dipersiapkan untuk menjadi insan luar biasa yang mampu menjadi pemenang-pemenang sejati kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah Tiongkok kuno mengatakan: &lt;b&gt;zi wo tu po&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(mendobrak diri sendiri)&lt;/i&gt;! Maka sebenarnya setiap insan tercipta dengan segala macam potensi untuk mengatasi berbagai halangan &amp;amp; rintangan. Hanya saja, adalah pilihan bagi kita, untuk mau selalu "mendobrak", atau sekadar menerima kondisi kenyamanan yang telah diterima.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia pada dasarnya punya hawa nafsu yang membuatnya tak pernah puas. Jika dilihat dari sisi positif, sebenarnya sifat tak pernah puas ini justru akan mendorong orang menuju pada target yang selalu diperbarui. Sehingga, selalu ada kekuatan dan "daya dobrak" yang akan mengangkat derajat seseorang menuju pada level lebih tinggi yang terus diperbaiki. Namun sebaliknya, jika ia langsung berpuas diri saat menerima hasil yang telah diraih-kemudian bertahan di zona nyaman tersebut-bisa jadi ia hanya akan jadi "katak dalam tempurung" yang tak tahu dunianya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut gagal sebelum memulai, takut ditolak sebelum presentasi, takut jatuh sebelum berusaha. Semua itu memang mungkin terjadi. Ketakutan itu memang bisa saja nyata. Tapi, tanpa mencoba, kita tak pernah tahu, ada hal apa di balik ketakutan itu jika berhasil kita terobos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sebenarnya, &lt;i&gt;keberanian untuk mendobrak diri sendiri harus kita miliki.&lt;/i&gt; Sebab, sebagai manusia, kita diberikan berjuta potensi oleh Yang Maha Kuasa. Adalah tanggung jawab kita untuk memilih, potensi apa yang patut kita kedepankan agar mampu meraih prestasi demi prestasi. Atau, kita hanya berhenti pada satu titik dan kemudian menunggu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, dengan sikap &amp;amp; semangat mendobrak diri, kita&lt;b&gt; maksimalkan segala potensi untuk mencapai prestasi! &lt;/b&gt;Untuk itu, kita harus mau membayar lebih. Dengan berjuang lebih keras, bekerja lebih giat, berkarya lebih rajin pada titik di mana kita memiliki kemampuan. Berbekal kemauan kuat dan kekayaan mental, kita wujudkan rasa syukur atas karunia Tuhan, dengan memaksimalkan segala potensi yang telah diberikan-Nya. Sehingga, dengan semangat tersebut, saat sukses diraih, akan segera disusul sukses lain yang lebih tinggi. Begitu seterusnya hingga batasan itu berhenti pada titik ajal, sehingga kita bisa meninggalkan dunia ini dengan penuh arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3920667672877148456?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3920667672877148456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3920667672877148456' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3920667672877148456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3920667672877148456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/mendobrak-diri-sendiri.html' title='Mendobrak Diri Sendiri'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-4308543963339052022</id><published>2011-06-13T10:02:00.000+07:00</published><updated>2011-06-13T10:05:35.336+07:00</updated><title type='text'>Sukses = Paksa</title><content type='html'>Kita sudah begitu akrab dengan ungkapan-ungkapan kesuksesan seperti "sukses itu kerja keras", "sukses itu impian yang dibarengi tindakan", "sukses itu adalah menjadi lebih baik dari sebelumnya", dan sebagainya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang agak jarang kita sadari adalah ternyata sukses itu juga berarti "paksa/pemaksaan." Artinya kita HARUS melakukan hal-hal yang sebetulnya tidak enak, kita harus melakukan hal-hal yang sesungguhnya tidak nyaman, kita harus melakukan hal-hal yang senyatanya benar-benar "menyiksa diri".&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan! Sungguh tidak enak hidup berhemat dan bersahaja; lebih enak hidup penuh gaya, yang trendy, yang mengundang decak kagum tetangga kiri kanan, yang show-up, yang wah, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak nyaman kemana-mana menggunakan handphone (HP) "jadul". Semua mata kok rasanya memandang terheran-heran kalau kita masih menggunakan hape jadul ...malu ah! Sekarang kan, zamannya "BB."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh "tersiksa" rasanya kalau sukses itu ternyata artinya belajar tiada henti, artinya selalu melakukan evaluasi dan introspeksi, artinya selalu kerja yang giat, yang maksimal, yang gigih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenyataannya. Itulah realitanya mengenai kesuksesan, "terpaksa" melakukan hal-hal yang tidak enak,tidak nyaman yang kadang terasa "menyiksa diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapiii kabar baiknya adalah ... orang sukses melakukan semuanya itu tidak untuk selamanya!! Karena ketika uangnya bertambah banyak akibat terbiasa hidup hemat dia akan bisa "membeli apa saja" , sedangkan yang masa lalunya selalu boros mungkin tidak bisa lagi "membeli apa-apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pengembangan dirinya terus bertumbuh, dia pun siap untuk bisa bergabung dalam kelompok orang sukses. Sementara kebanyakan teman-temannya yang dulunya "nyaman" dengan sikap masa bodohnya, terbelenggu dengan kemalasannya dan bersikukuh dengan tabiat buruknya, toh hidupnya masih "begitu-begitu" saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Business Warriors yang perkasa!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sukses adalah memaksakan diri kita melakukan hal-hal yang terpaksa akan menjadikan kita sukses.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. Salam sukses selalu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : &lt;b&gt;Samuel Tan&lt;/b&gt; - &lt;i&gt;www.stantutorial.wordpress.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-4308543963339052022?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/4308543963339052022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=4308543963339052022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4308543963339052022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/4308543963339052022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/sukses-paksa.html' title='Sukses = Paksa'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3942366530495852405</id><published>2011-06-10T09:10:00.001+07:00</published><updated>2011-06-10T09:22:21.882+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Merpati</title><content type='html'>1. Merpati adalah burung yang tidak pernah &lt;b&gt;mendua hati&lt;/b&gt;. Coba perhatikan, apakah ada merpati yang suka berganti pasangan? Jawabannya adalah "tidak"! Pasangannya cukup 1 seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Merpati adalah burung yang &lt;b&gt;tahu kemana dia harus pulang.&lt;/b&gt; Betapapun merpati terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah lain? Jawabannya adalah "tidak"!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Merpati adalah burung yang&lt;b&gt; romantis.&lt;/b&gt; Coba perhatikan ketika sang jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci? Jawabannya adalah "tidak"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Burung merpati tahu bagaimana &lt;b&gt;pentingnya bekerja sama.&lt;/b&gt; Coba perhatikan ketika mereka bekerja sama membuat sarang. Sang jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang anak-anak mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka saling melempar pekerjaannya? Jawabannya adalah "tidak"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Merpati adalah burung yang tidak mempunyai empedu, ia tidak menyimpan "kepahitan" sehingga &lt;b&gt;tidak menyimpan dendam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika seekor burung merpati bisa melakukan hal-hal di atas, mengapa manusia tidak bisa? Hidup itu indah jika kita saling mengerti, berbagi, dan menghargai!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Tim AndrieWongso.com &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3942366530495852405?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3942366530495852405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3942366530495852405' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3942366530495852405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3942366530495852405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/belajar-dari-merpati.html' title='Belajar dari Merpati'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1284711089298641503</id><published>2011-06-09T09:13:00.000+07:00</published><updated>2011-06-09T09:24:46.479+07:00</updated><title type='text'>Kisah Nyata : Nasihat dari pak Mulyo Santoso</title><content type='html'>Saya tak tahu persis mengapa kami bisa sedemikian akrab. Usianya dan usia saya terpaut jauh, barangkali saya lebih cocok menjadi adik bungsu atau anaknya. Tapi kami akrab. Pak Mulyo Santoso, namanya. Saya mengenal dia, sebagai agen koran kecil di tahun-tahun 1994-1995, di awal karir saya sebagai tenaga penjualan koran di Republika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami terus bertemu, berinteraksi di tahun-tahun berikutnya, walau saya sudah bekerja di koran yang berbeda-beda.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia datang ke Jakarta tak berbekal apa-apa, selain nekad dan cita-cita besar menaklukan ibukota. "Karirnya" sebagai penjual koran dimulai di Terminal Pulogadung, sebagai pengecer dan loper untuk pelanggan di sekitar Kelapa Gading. naik turun bis berjualan koran adalah soal yang harus dijalaninya, ketika itu. Dan itu yang mengantarkan jodohnya, bertemu seorang gadis-karyawan sebuah bank plat merah, yang tentu jauh derajatnya dibanding seorang loper koran-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jodoh tentu tak ada yang menyangka. Gadis itu, kemudia menjadi Ibu Mulyo Santoso, sudah mendampingi beliau hingga kini di masa taunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulyo muda, adalah Mulyo yang berhati baja. Tak bisa masuk dunia kerja, hanya berjualan koran tak berarti mematahkan cita-citanya untuk menaklukan ibukota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berbisnis, tak selalu nampak mulus seperti aspal di jalan raya. Suatu ketika, dengan nekatnya, Mulyo Muda menggadaikan Vespa yang baru dibeli istrinya dengan mencicil, untuk menambah modal usaha. Tentu tak mudah bagi istri untuk menerima, tapi Mulyo muda tetap berhati baja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kisah Vespa itu menjadi manis kini. Di bilangan Jl Musik Raya Kelapa Gading, kini berdiri megah kantor operasional PT Gading Indah Agency, yang me-manajemeni cabang-cabangnya di berbagai perumahan elit di Jabotabek ini. Omzetnya kabarnya ratusan juta per bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Mulyo selalu menasehati saya : yang masih pemula. Jangan mudah tergoda, fokus saja. Konsisten pada mimpi lebih penting. Kadang kita banyak tergoda -untuk gagal dan berhenti - justru karena rasa khawatir yang kita buat sendiri. Rasa khawatir yang membuat kita setengah hati dan malau-malu. Khawatir gagal, khawatir diledek orang, khawatir tak ada lagi masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendalikan emosi. Pak Mulyo bilang, mencari 1000 musuh lebih mudah daripada mencari 1 kawan. Berprasangka baiklah terhadap kawan bisnis, karyawan dan rekanan. Prasangka buruk justru akan mempercepat kehancuran. Kalau uang yang kita kejar, maka "hanya uang" yang kita dapat; tanpa teman yang baik, kesehatan yang prima dan bisnis yang langgeng sampai kita tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi siang yang panas, di atas tikar, di rumah barunya yang sedang direnovasi di kawasan The ICON-BSD, lama lagi kami berbincang. Satu hal lagi yang pak Mulyo pesankan pada kita : sukses kita bukan diukur dari berapa jumlah rumah atau mobil yang kita punya, tapi sampai dimana anak-anak kita mampu menaklukan dunia. Dan terbukti, kini anak-anaknya sudah jadi "orang" semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Nasihat yang dalam, dari pak Mulyo Santoso yang berhati baja. Terima kasih pak Mulyo. Semoga menginspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Basri Adhi  &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1284711089298641503?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1284711089298641503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1284711089298641503' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1284711089298641503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1284711089298641503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/kisah-nyata-nasihat-dari-pak-mulyo.html' title='Kisah Nyata : Nasihat dari pak Mulyo Santoso'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-7112610085711584921</id><published>2011-06-05T13:47:00.001+07:00</published><updated>2011-06-05T13:48:51.084+07:00</updated><title type='text'>Siapa Yang Lebih Bodoh?</title><content type='html'>Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pd tukang cukur yg berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari &amp;amp; melompat-lompat di depan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang cukur berkata, “Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia”&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha : “Apa iya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya &amp;amp; mengeluarkan lembaran uang Rp 1000 &amp;amp; Rp 500, lalu menyuruh Bejo memilih,&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang cukur : “Bejo, kamu boleh pilih &amp;amp; ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yg mana, ayo nih!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp 1000 &amp;amp; Rp 500, lalu dgn cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp 500.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tukang cukur dgn perasaan benar &amp;amp; menang lalu berbalik kpd sang pengusaha &amp;amp; berkata,&lt;br /&gt;“Benar kan yg saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yg pernah saya temui.”Sudah tak terhitung brp kali saya lakukan tes spt itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yg nilainya paling kecil”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sang pengusaha sudah selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dgn Bejo.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa penasaran dgn apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Bejo, tadi saya melht sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp 1000 &amp;amp; Rp 500, saya lihat kok yg kamu ambil uang yg Rp 500, kenapa tak ambil yg Rp 1000, nilainya kan lebih besar 2x lipat dari yg Rp 500?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bejo pun berkata, “Saya tdk akan dpt lagi Rp 500 setiap hari. Krn tukang cukur itu selalu penasaran. Knp saya tdk ambil yg seribu Rp. Kalau saya ambil yg Rp 1000, berarti permainannya akan selesai…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yg merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, shg mereka sering menganggap remeh orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yg mengetahuinya. Alangkah bijaksananya ki†a jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain.  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-7112610085711584921?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/7112610085711584921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=7112610085711584921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7112610085711584921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/7112610085711584921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/siapa-yang-lebih-bodoh.html' title='Siapa Yang Lebih Bodoh?'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-93182386309555730</id><published>2011-06-04T15:23:00.000+07:00</published><updated>2011-06-04T15:24:38.322+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Mei 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Mei 2011 versi PDF (offline)&lt;/b&gt;. Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator Beranie Gagal&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-93182386309555730?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/93182386309555730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=93182386309555730' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/93182386309555730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/93182386309555730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/beranie-gagal-mei-2011-versi-pdf-sudah.html' title='Beranie Gagal Mei 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2614933016185608879</id><published>2011-06-03T20:09:00.000+07:00</published><updated>2011-06-03T20:13:10.926+07:00</updated><title type='text'>Mempertahankan Orang-Orang Terbaik Anda</title><content type='html'>Sedikit sekali Pemimpin yang berhasil tanpa dukungan dari orang-orang berbakat yang mendukung mereka. Mempertahankan karyawan-karyawan bintang tidak hanya baik bagi perusahaan tapi juga bagi Anda sebagai Pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut 3 TIPS Cara utk mempertahankan orang-orang terbaik yang Anda miliki: &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Percaya kepada kemampuan TEAM Anda&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Berikan kesempatan kepada staff Anda utk menggunakan kekuatan-kekuatan unik yang mereka miliki setiap hari. Beri mereka kesempatan melakukan yang terbaik yang mereka bisa sesuai bidang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2 Tetap Terhubung. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sempatkan waktu setiap harinya melakukan kontak ke setiap individu untuk melihat bagaimana keadaan mereka -- secara pribadi dan profesional. Hindari topik-topik yang bersifat terlalu pribadi atau sensitif, kecuali staff anda yg lebih dulu menyinggung hal tersebut. (Optimalkan sms, email, BBM :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Hargai keunikan setiap Pribadi. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kenali kebutuhan individu masing-masing karyawan Anda, dan sesuaikan secara khusus pada saat memmberikan tugas-tugas, benefit dan pemberian penghargaan prestasi secara seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Translated from Harvard Business Management Tip of The Day  &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2614933016185608879?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2614933016185608879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2614933016185608879' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2614933016185608879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2614933016185608879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/mempertahankan-orang-orang-terbaik-anda.html' title='Mempertahankan Orang-Orang Terbaik Anda'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8295484180128183680</id><published>2011-06-01T09:44:00.000+07:00</published><updated>2011-06-01T09:53:49.211+07:00</updated><title type='text'>Sombong</title><content type='html'>Pada suatu hari, seorang pria bertamu ke rumah seorang guru yang terkenal bijaksana. Sesampai di sana, ia tertegun keheranan. Dia melihat sang guru sedang sibuk bekerja; beliau mengangkut air dengan ember-ember besar serta menyikat lantai rumahnya sekuat tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Guru, apa yang sedang Anda lakukan..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru menjawab, "Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat. Dan saya pun memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka. Tampaknya, mereka puas sekali! Namun, setelah rombongan itu pulang, tiba-tiba saja saya merasa menjadi orang yang amat hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Maka saya melakukan hal ini untuk menghilangkan perasaan sombong itu."&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sahabat yang Bijaksana!&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Sombong" adalah penyakit hati yang sering menghinggapi kita semua. Benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Di tingkat&lt;b&gt; pertama&lt;/b&gt;, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat&lt;b&gt; kedua,&lt;/b&gt; sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibanding orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di tingkat &lt;b&gt;ketiga&lt;/b&gt;, sombong disebabkan faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari setiap hari, kita &lt;b&gt;memeriksa hati kita.&lt;/b&gt; Karena hal-hal baik yang terjadi pada diri kita saat ini, sangat mungkin terjadi karena perbuatan baik/amal yang kita lakukan pada masa lampau. Dan masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan sekarang. Ada baiknya juga mengingat bahwa kita sebagai manusia punya harkat dan martabat yang sama, juga memiliki nilai sama di mata Sang Pencipta. Kesombongan hanya akan membawa kita pada "kejatuhan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Share and be happy...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Tim AndrieWongso.com &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8295484180128183680?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8295484180128183680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8295484180128183680' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8295484180128183680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8295484180128183680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/06/sombong.html' title='Sombong'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8690402754559857330</id><published>2011-05-30T16:23:00.000+07:00</published><updated>2011-05-30T16:25:01.593+07:00</updated><title type='text'>10  Kata Inspirasi  Tentang Kegagalan dan Kesalahan</title><content type='html'>1.  &lt;b&gt;Andreas Harefa,&lt;/b&gt; pendiri Sekolah Penulis Pembelajar dll antara lain mengatakan kegagalan merupakan pertanda masih ada yang perlu dipelajari dan sepanjang mereka bersedia belajar dengan baik, keberhasilan menanti di dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Tung Desem Waringin &lt;/b&gt;: tidak ada kata gagal,yang ada hanya sukses atau belajar.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  &lt;b&gt;Andri Wongso :&lt;/b&gt;  orang –orang yang gagal berani menatap kegagalan dengan kepala tegak siap belajar dan berusaha, berusaha dan belajar lagi Bangkit dan bangkit lagi adalah mereka yang telah siap menjadi dewasa dan sukses secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  &lt;b&gt;Gede Prana :&lt;/b&gt; cirri orang berhasil salah satunya selalu menjadikan kegagalan sebagai vitamin dan obat yang memperkuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;b&gt;Dale Carnegie : &lt;/b&gt;The Successfull man will profit  from his mistakes and try again in different way. (Orang yang sukses mengambil untung dari kesalahan dan mencoba lagi dengan jalan/cara/metode/strategi yang berbeda )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;b&gt;Bill Gates,&lt;/b&gt; pendiri Microsoft : Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, namun adalah lebih penting untuk memerhatikan pelajaran atas kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;b&gt;Richard Branson,&lt;/b&gt; pendiri Virgin grup : tidak ada cara yang lebih baik untuk belajar sukses dalam bisnis kecuali belajar dari kesalahan, baik itu kesalahan anda atau kesalahan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;b&gt;Billi PS Lim,&lt;/b&gt; Malaysia : sebagian orang apabila gagal terus terpuruk dalam kegagalan. Sebagian yang lain belajar darinya dan terus maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;b&gt;John  Naisbitt,&lt;/b&gt; penulis buku Megatrends : kita tidak belajar dari kesuksesan, kita belajar dari kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;b&gt;Sir Humphry Davy :&lt;/b&gt; saya lebih banyak belajar dari kesalahan daripada kesuksesan.Kegagalan tidak bisa dihindarkan, kegagalan  sebagai tanda  untuk merubah metode atau cara dan strategi, kegagalan adalah proses menuju kemajuan dan akhirnya kegagalan adalah proses menuju kepada kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses dan bahagia selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Hardi Tanu &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8690402754559857330?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8690402754559857330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8690402754559857330' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8690402754559857330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8690402754559857330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/10-kata-inspirasi-tentang-kegagalan-dan.html' title='10  Kata Inspirasi  Tentang Kegagalan dan Kesalahan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6506735620797939414</id><published>2011-05-26T11:50:00.001+07:00</published><updated>2011-05-26T11:54:32.314+07:00</updated><title type='text'>Ciri-Ciri Orang Kreatif</title><content type='html'>&lt;b&gt;1. Orang kreatif berupaya bekerja lebih baik &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Orang kreatif tidak begitu saja menerima segala sesuatu apa adanya.  Mereka selalu mencari cara-cara untuk memperbaiki keadaan. Mereka melihat sesuatu yang dilihat oleh orang lain, tetapi seringkali memikirkan sesuatu yang tidak pernah dipikirkan oleh orang lain. Mereka memandang masalah sebagai peluang dan tantangan yang menggugah semangat untuk mencari inovasi. Seringkali hal-hal ini adalah hal-hal yang kecil, hal-hal yang kita terima apa adanya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Orang kreatif pencetus paradigma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Paradigma adalah seperangkat atau kerangka rujukan. Orang kreatif menerobos batas-batas baku dalam mencari solusi. Mereka mempelajari situasi dengan memanfaatkan banyak sudut pandang dan mampu melakukan pergeseran dramatis dalam pemikiran yang disebut pergeseran paradigma untuk mendapatkan solusi atau kesepakatan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Orang kreatif mempunyai pemikiran inkuisitif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Orang kreatif selalu ingin tahu. Ini menjadi kebiasaan. Mereka selalu bertanya “mengapa” dan memikirkan segala sesuatu yang tengah berjalan. Mengetahui cara kerja sesuatu berarti dapat mengembangkan berbagai hal daris sesuatu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Orang kreatif mempunyai kebiasaan bertindak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Orang kreatif tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, mereka juga bertindak mewujudkan ide mereka menjadi kenyataan. Mereka memiliki dorongan yang kuat bagaimana agar sesuatu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Orang kreatif mempunyai jawaban alternatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak hanya membuat satu alternatif solusi. Mereka mencoba untuk mendapatkan solusi-solusi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Orang kreatif menyukai berfikir lunak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Otak kiri bersifat keras terhadap ide. Otak kanan lunak terhadap batasan-batasan. Orang kreatif memanfaatkan dua belah otaknya secara seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Orang kreatif mencoba kemustahilan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka selalu memperhatikan ide-ide meskipun kelihatan mustahil. Merenungkan ide yang muncul dapat memicu berbagai kemungkinan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Orang kreatif melihat kesalahan sebagai peluang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak suka menghindar dari suatu tindakan meskipun mempunyai kemungkinan salah atau gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;i&gt;www.potensipreneur.com&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6506735620797939414?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6506735620797939414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6506735620797939414' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6506735620797939414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6506735620797939414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/ciri-ciri-orang-kreatif.html' title='Ciri-Ciri Orang Kreatif'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6417363478597804275</id><published>2011-05-24T09:00:00.002+07:00</published><updated>2011-05-24T09:32:10.190+07:00</updated><title type='text'>Perbuatan Baik Itu Membahagiakan</title><content type='html'>Dalam satu bulan saya rata-rata memberikan training atau seminar sebanyak 28 sesi bahkan pernah saya memberikan training 40 sesi lebih dalam satu bulan. Pernah pula mengisi di 3 kota dalam sehari; pagi di Jakarta, Siang di Yogyakarta dan malam di Bali. Nah, di saat jadwal training yang sangat padat, saya pernah menggunakan jasa pengawalan iring-iringan oleh polisi (voorijder).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena ketika itu hari Sabtu, saya harus memberikan pencerahan untuk para pimpinan PT Telkom di Cipanas, Puncak,Cianjur pukul 13.00 WIB dan malam harinya saya harus terbang ke Balikpapan. Anda tentu tahu, Sabtu dan Minggu kawasan Puncak Cianjur rawan macet. Untuk menghidari keterlambatan di acara selanjutnya saya  “terpaksa” menggunakan jasa voorijder.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu itu saya dikawal dua polisi bermotor.  Satu polisi di depan dan 1 di belakang mobil saya.  Begitu lancar perjalanan sehingga sebelum pukul 12 siang saya sudah hampir sampai lokasi.  Karena masih ada jeda waktu yang lama, saya mengajak makan siang 2 polisi itu di salah satu restoran favorit  di Puncak.  Awalnya mereka menolak ajakan untuk makan satu meja bersama saya, tapi setelah saya “paksa” mereka berkenan menikmati makanan khas Sunda di restoran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil makan kami ngobrol seputar keluarga, pekerjaan maupun jalur Puncak yang sering macet di hari libur.  Walau baru kenal kami ngobrol sangat akrab.  Usai makan siang kami segera menuju tempat seminar yang memang sangat dekat dengan  restoran asli Indonesia itu.  Ada kejadian menarik yang tak akan terlupakan dalam hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya hendak memasuki mobil, tiba-tiba salah satu polisi menghampiri saya dan berkata, “Mohon izin, pak” Saya bingung dan menjawab sekenanya, “Iya…”  Tapi polisi itu kemudian menghalangi jalan saya memasuki mobil dan dengan suara bergetar ia berkata lagi, “Mohon izin, pak….” Saya berhenti sejenak dan ada sedikit keraguan dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, tiba-tiba tangannya disodorkan ke arah saya pertanda mengajak perjabat tangan.  Walaupun ragu, saya jabat tangannya.  Tak terduga polisi itu menarik tangan dan kemudian memeluk saya sambil berkata pelan, “Terima kasih pak, bertahun-tahun saya bertugas, baru kali ini saya diajak makan satu meja dengan orang yang saya kawal.  Saya merasa sangat dihargai dan terhormat. Sekali lagi terima kasih, pak.” Mendengar kata-kata itu, sayapun membalas pelukannya dengan sepenuh hati tanpa ada keraguan sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa ketika itu saya meneteskan air mata dan merasakan aliran kebahagiaan dalam hati dan pikiran saya. Polisi itu telah memberikan pelajaran berharga, ternyata untuk membahagiakan diri kita dan orang lain bisa dilakukan dengan cara-cara yang sangat sederhana, salah satunya makan bersama….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insan SuksesMulia, jangan pernah tunda sekecil apapun perbuatan baik karena itu membahagiakan kita dan juga orang-orang di sekitar kita... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jamil Azzaini &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;jamil_azzaini@yahoo.com&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6417363478597804275?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6417363478597804275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6417363478597804275' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6417363478597804275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6417363478597804275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/perbuatan-baik-itu-membahagiakan.html' title='Perbuatan Baik Itu Membahagiakan'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-520430871544173329</id><published>2011-05-18T14:40:00.000+07:00</published><updated>2011-05-18T14:45:07.707+07:00</updated><title type='text'>Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Alkisah, ada seorang pianis yang sangat piawai memainkan tuts pianonya. Dia telah memenangi banyak kejuaraan dan telah menjalani pertunjukan di berbagai tempat. Tidak peduli penonton yang menyaksikan pertunjukkannya banyak atau sedikit, ataupun dia berhasil memenangkan pertadingan atau tidak, saat bermain piano, wajahnya tampak selalu berseri-seri, enjoy, seakan di sanalah letak segala kebahagiaannya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, saat reuni dengan teman-teman lamanya, seorang sahabat bertanya kepadanya, "Kami perhatikan, saat bermain piano, kamu terlihat begitu senang dan bahagia. Sepertinya tidak ada kesusahan sama sekali!"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, hidup memang seharusnya dihadapi dengan senang kan?" jawabnya si pianis sambil tersenyum. Lalu ia melanjutkan, "Yah, kalian tahu kan bagaimana masa remajaku dulu. Begitu banyak hobi dan aktivitas yang aku geluti. Mulai dari menggambar, bermain musik, juga berbagai cabang olah raga. Ambisiku satu, yaitu ingin selalu menjadi juara di setiap lomba. Aku rajin berlatih dan berusaha, tetapi karena begitu banyak kegiatan, akhirnya tidak mampu berprestasi secara maksimal dan gagal. Kegagalan-kegagalan itu membuatku kecewa, marah, sedih, dan frustasi pada diri sendiri. Aku pun mulai malas-malasan dan kehilangan motivasi sehingga pelajaran di sekolah pun ikut jatuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kamu bisa menjadi seorang pianis hebat yang tampak selalu happy. Bagaimana ceritanya?" tanya temannya penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Melihat raporku yang jelek dan kelakuanku yang menyebalkan, ayahku tidak marah dan berusaha menyadarkan aku. Suatu hari, saat kami sedang bersantai, ayah melakukan sedikit eksperimen. Beliau mengambil segenggam jagung dan sebuah corong kecil. Telapak tanganku diletakkan di bawah corong. 'Kamu tangkap jagung ini ya,' kata ayah.Lalu dilepaslah sebiji jagung, yang segera meluncur cepat dan tertangkap di telapak tanganku. Kemudian satu biji lagi, dan tertangkap lagi dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Nah, sekarang siap-siap ya!' seru ayah sambil melepas segenggam jagung ke corong. Apa hasilnya? Tidak ada satu biji jagung pun yang jatuh ke tanganku karena lobang corong kecil dan biji jagung tersumbat di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini penjelasan ayahku: 'Seperti itulah kehidupan ini; setiap hal atau pekerjaan harus dikerjakan satu persatu, fokus, dan penuh konsentrasi. Maka setiap pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal, sehingga kamu puas dan merasa bahagia.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Netter yang Luar Biasa!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita berkeinginan melakukan banyak pekerjaan sekaligus dan mendapatkan hasil yang memuaskan, namun dalam kenyataannya justru kekecewaan yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan sukses yang luar biasa, &lt;b&gt;kita harus fokus pada satu titik pekerjaan terlebih dahulu.&lt;/b&gt; Lakukan pekerjaan satu persatu dan fokuskan pada apa yang menjadi kelebihan kita. Jika kita melakukan pekerjaan dengan penuh cinta, konsentrasi, dan keyakinan, niscaya hasilnya akan memuaskan, bahkan tidak jarang dampaknya akan mengejutkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses Luar Biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-520430871544173329?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/520430871544173329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=520430871544173329' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/520430871544173329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/520430871544173329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/fokus-dan-nikmati-pekerjaanmu.html' title='Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8892920817061096533</id><published>2011-05-11T09:46:00.003+07:00</published><updated>2011-05-11T09:51:19.060+07:00</updated><title type='text'>Lihatlah Isinya Bukan Wadahnya</title><content type='html'>Saya dapat kiriman cerita dari teman saya tentang kisah seorang penasehat kerajaan yang sangat disegani.  Penasehat ini buruk rupa dan bongkok, namun kata-katanya sangat didengar oleh raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fakta ini, putri sang raja heran dan iri.  Suatu saat  sang putri mengejek dan bertanya kepada penasehat ini, &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Jika engkau bijaksana, beritahu aku mengapa Tuhan menyimpan kebijaksanaan-Nya dalam diri orang yang buruk rupa dan bongkok?”&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penasehat itu balik bertanya, &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Apakah ayahmu mempunyai anggur?” Sang putri langsung menjawab, &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Semua orang tahu ayahku mempunyai anggur terbaik, pertanyaan bodoh macam itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang penasehat kemudian bertanya lagi, “Dimana ia meletakkannya?” Dengan cepat sang putri menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang pasti di dalam bejana tanah liat.”  Mendengar itu, sang penasehat tertawa sambil berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang raja yang kaya akan emas dan perak seperti ayahmu menggunakan  bejana tanah liat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu putri raja berlalu meninggalkannya dengan rasa malu.  Ia segera memerintahkan pelayan memindahkan semua anggur yang ada di dalam bejana tanah liat ke dalam bejana yang terbuat dari emas dan perak.  Suatu hari sang raja mengadakan jamuan bagi para tamu kerajaan.  Alangkah terkejutnya raja karena anggur yang diminumnya rasanya sangat masam.  Akhirnya ia memanggil semua pelayan istana dan tahulah sang raja bahwa itu adalah ulah putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri raja berkata kepada penasehat kerajaan, &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Mengapa engkau menipuku? Aku memindahkan semua anggur ke dalam bejana emas tapi hasilnya semua anggur terasa asam.” Dengan tenang penasehat kerajaan menjawab, &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Sekarang engkau tahu mengapa Tuhan lebih suka menempatkan kebijaksanaan dalam wadah yang sederhana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, insan suksesmulia,  &lt;b&gt;jangan pernah tertipu wadah atau penampilan seseorang. &lt;/b&gt; Orang yang berpenampilan necis dan klimis jangan-jangan memiliki utang kartu kredit yang besar.  Sementara orang yang sederhana dan biasa ternyata justru sudah memiliki kebebasan finansial dan tidak terlilit hutang.  Oleh karena itu, biasakanlah melihat isinya bukan wadahnya.  Jadilah orang yang rendah hati, sederhana dan bersahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila cerita ini bermanfaat, silahkan dishare sebanyak-banyaknya. Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: &lt;b&gt;Jamil Azzaini&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8892920817061096533?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8892920817061096533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8892920817061096533' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8892920817061096533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8892920817061096533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/lihatlah-isinya-bukan-wadahnya.html' title='Lihatlah Isinya Bukan Wadahnya'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2069441318446117878</id><published>2011-05-09T10:02:00.000+07:00</published><updated>2011-05-09T10:03:04.886+07:00</updated><title type='text'>Mengapa Beruang Tumbuh Besar</title><content type='html'>Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai deras. Waktu itu memang tidak sedang musim ikan. Sejak pagi ia berdiri di sana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya... hup... ia dapat menangkap seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa," tanya sang beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu," rintih sang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu," kata ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai ikan, kau tahu mengapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa?" ikan balas bertanya sambil menggeleng-geleng kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena aku tak pernah menyerah walau sekecil apa pun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan!" jawab beruang sambil tersenyum mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ops!" teriak sang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi sebuah kesempatan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have a positive day!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ditulis kembali dari&lt;/i&gt; &lt;b&gt;Tsai Chih Chung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2069441318446117878?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2069441318446117878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2069441318446117878' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2069441318446117878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2069441318446117878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/mengapa-beruang-tumbuh-besar.html' title='Mengapa Beruang Tumbuh Besar'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8206131324595034559</id><published>2011-05-07T06:43:00.001+07:00</published><updated>2011-05-07T06:44:56.759+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal April 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal April 2011 versi PDF (offline)&lt;/b&gt;. Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator Beranie Gagal &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8206131324595034559?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8206131324595034559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8206131324595034559' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8206131324595034559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8206131324595034559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/beranie-gagal-april-2011-versi-pdf.html' title='Beranie Gagal April 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-8690665986654097174</id><published>2011-05-06T09:54:00.001+07:00</published><updated>2011-05-06T09:57:28.279+07:00</updated><title type='text'>Put Meaning in Your Job</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;Reaksi seperti apa yang Anda temukan dari seorang penjaga pintu tol setiap kali melintasi pintu tol dan membayar tiket? Hampir sebagian besar reaksi penjaga pintu tol berdiam diri saja sambil memberi karcis, memberikan uang kembalian, bahkan sama sekali tidak melihat wajah pengendara yang melintas.&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, pernah ketika melewati salah satu pintu tol, saya menemukan penjaga karcis yang sedang bertugas memberikan uang kembalian sambil tersenyum, dan sempat melontarkan sebuah kalimat yakni &lt;i&gt;"Terima kasih Pak. Hati-hati di jalan."&lt;/i&gt; Hal yang terkesan sederhana, tapi begitu bermakna untuk saya secara pribadi. Karena selama ini ketika melintas pintu tol, saya belum pernah menemukan pelayanan yang sedemikian ramah dan peduli dengan keselamatan pengemudi yang melintas.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan penjaga karcis tol tersebut tentu berbeda dari kebanyakan rekannya yang lain. Rekannya yang lain hanya berdiam diri, bahkan tidak menyapa pengemudi yang melintas, tapi hal tersebut tidak dilakukan penjaga karcis tol ini. Mengapa bisa berbeda cara kerja mereka? Padahal jika penjaga karcis tol ini mau, ia tentu bisa saja mengikuti cara kerja rekannya yang lain. Ini adalah masalah PILIHAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjaga karcis tol ini memilih untuk memaknai pekerjaannya dengan positif. Banyak orang menganggap pekerjaan sebagai penjaga karcis tol adalah pekerjaan yang menjenuhkan. Setiap menit, setiap jam harus melayani ratusan pengendara mobil yang melintas. Titik jenuh mungkin saja dialami oleh penjaga karcis tol tadi, tapi ia mencoba mengatasinya dengan menjalin hubungan yang positif dengan pengemudi yang melintas. Saat itu, ia tidak sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Ia bekerja tidak sekadar demi uang semata. Tapi ia bekerja karena ada sebuah makna yang ingin ia berikan kepada orang lain. Ia ingin menjadi orang yang punya pengaruh dan dampak yang positif untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang memberi arti terhadap pekerjaannya, maka ia akan jauh lebih bersemangat. Adakalanya manusia jenuh dan lelah dengan aktivitasnya sehari-hari, akan tetapi jika mau memaknai pekerjaannya, dan melihat bahwa apa yang dilakukannya setiap hari memiliki dampak yang luar biasa untuk orang lain, maka sebenarnya ia telah memberi nilai manfaat yang luar biasa untuk banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi refleksi bagi kita bersama untuk lebih memaknai apa yang kita kerjakan hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun. Meletakkan makna dalam sebuah profesi tidak sekadar berorientasi pada diri sendiri melainkan bagaimana lewat profesi kita mampu memberi dampak yang positif kepada orang lain. Apapun profesi kita saat ini, entah itu seorang karyawan, dokter, politisi, salesman, staf admin, manager, bankir, pengusaha, &lt;i&gt;public figure&lt;/i&gt;, pejabat negara, wakil rakyat: hendaknya mampu memberikan dampak yang positif untuk orang lain, tidak sekadar demi diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita lebih banyak memikirkan keuntungan pribadi atau justru lebih mengutamakan melayani dan membantu orang lain?Seorang salesman yang mengerti kebutuhan pelanggan dan memberikan solusi yang terbaik lewat produk dan jasa yang dijual, tanpa memikirkan komisi atau bonus sebagai prioritas. Seorang bankir yang berusaha menjaga dana nasabahnya dengan baik, tanpa berusaha untuk memanipulasi demi kepentingan diri. Seorang wakil rakyat yang berjuang keras untuk menyalurkan aspirasi rakyat lewat kinerja nyata, tanpa lebih dulu memikirkan kesenangan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian contoh di atas adalah bentuk perwujudan bagaimana setiap orang yang punya peran dan tanggung jawab di lingkungan di mana ia bekerja, seharusnya lebih memfokuskan kepada orang lain dan memberi nilai tambah bagi mereka. Banyak orang mungkin berpikir, "&lt;i&gt;Wah, idealis sekali? Kita di dunia ini butuh makan, perlu uang, apakah mungkin kita tidak bekerja demi mencari uang atau keuntungan?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang mungkin saja penting, tapi terkadang uang bukanlah segalanya! Cara yang kita lakukan untuk mencapai tujuan tentunya harus bijaksana, bukan dengan menghalalkan segala cara. Karena pada &lt;b&gt;akhirnya seseorang dinilai bukan dari seberapa besar kekayaan, harta, pengalaman, atau kebesaran pangkat yang dimilikinya, melainkan nilai manfaat dan makna yang telah dibagi kepada orang banyak selama ia masih berkarya di dunia ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip sebuah pepatah yang mengatakan: &lt;i&gt;"If you work just for money, you'll never make it. But if you love what you're doing and you always put the customer first, success will be yours."&lt;/i&gt; Jika Anda bekerja hanya demi uang, Anda tidak akan mendapatkannya, tapi jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan dan selalu meletakkan pelanggan sebagai yang utama, maka keberhasilan akan menjadi milik Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua mampu memberi arti positif buat sekitar kita lewat apa yang kita lakukan. Jadilah terang bukan gelap sehingga kehadiran kita di dunia ini mampu menyinari lingkungan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Muk Kuang - Professional Trainer, Book Author ("Amazing Life", "Think and Act Like a Winner") &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;mukkuang@gmail.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-8690665986654097174?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/8690665986654097174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=8690665986654097174' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8690665986654097174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/8690665986654097174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/put-meaning-in-your-job.html' title='Put Meaning in Your Job'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-2257606879985341827</id><published>2011-05-05T08:56:00.003+07:00</published><updated>2011-05-05T09:07:56.462+07:00</updated><title type='text'>Sandiaga Uno: Think Like an Entrepreneur</title><content type='html'>Salah satu pengusaha muda paling kaya di Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno bercerita soal jatuh bangun membangun usaha dan pendapatnya mengenai peluang usaha yang masih terbuka di Indonesia. Ditemui Yahoo! Indonesia di kantornya di Jakarta Selatan, Sandiaga mengaku sempat mendapatkan cobaan yang membuatnya berpikir untuk menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Apa kesibukan Anda sekarang?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Aku fokus di Kadin, tapi tahun ini lebih banyak ke pengembangan bisnis. Banyak waktuku habis di Saratoga tapi di Recapital juga masih menduduki jabatan. Juga sebagai komisaris di beberapa anak usaha, ikut membantu tapi nggak *day to day*, hanya *big picture* dan *strategy*, dan memantau sebagai pemegang saham.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;*T: Anda kan terpilih sebagai salah satu orang terkaya dan termuda di Indonesia versi majalah Forbes, bagaimana sih kisah suksesnya?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Memulai usaha itu, hampir semua orang termasuk saya tak pernah terpikir bahwa 10 atau 14 tahun ke depan akan mencapai pencapaian seperti ini. Bagi saya bisnis itu adalah *survival mode*. Betul-betul terpaksa karena di-PHK. Ada krisis tahun 1997-1998 yang memaksa banyak perusahaan melakukan PHK dan saya salah satunya. Tapi itu ternyata membuka satu peluang di tengah-tengah krisis tersebut. Kalau dilihat potretnya sekarang memang sukses tapi ketika dilihat sejarahnya, banyak jatuh bangun. Ini yang saya alami, kesulitan membangun usaha sangat terasa dalam tahun-tahun pertama sampai tiga tahun pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Apa perubahan yang terbesar dari karyawan menjadi pengusaha?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Sebagai pengusaha, kita harus mengubah paradigma dari seorang karyawan yang biasanya-- walaupun memberi yang terbaik-- pada akhir bulan sudah dijamin dengan segala tunjangan dan gaji yang bakal ada di rekening koran. Itu membentuk sifat karyawan yang tidak suka mengambil risiko. Seorang pengusaha jatuh bangun karena bisnis penuh risiko. Kami melihat bagaimana tanggung jawab membesarkan perusahaan dan menciptakan lapangan kerja itu tidak mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun-tahun pertama itu --Recapital maupun Saratoga-- saya mengalami susahnya menjalin usaha. Sulitnya mendapatkan kepercayaan dari klien dan investor. Ada suatu periode yang cukup lama, enam bulan kami sama sekali tidak mendapat *order*. Sampai terpikir apakah benar langkah kami menjadi pengusaha? Apakah memang mental kami lebih cocok jadi karyawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan kerja keras dan pantang menyerah, alhamdulillah. Itu nasihat orang tua selalu, ketika kita kerja keras tanpa pamrih dan ikhlas, rejeki yang akan menghampiri. Itu yang kami percaya terus. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun awalnya kami susah, jatuh bangun, hampir beberapa kali tak bisa bayar gaji pegawai. Kami jalani terus dan alhamdulillah sekarang sudah bisa membiayai 2 grup, Recapital dan Saratoga. Kami sekarang punya pondasi yang kuat dan bisa memberikan pekerjaan kepada 20 ribu karyawan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;*T: Apa titik balik dari saat jatuh bangun tersebut menjadi usaha yang  pondasinya kuat?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Titik baliknya saya rasa sekitar 4-5 tahun setelah mulai menapak jadi pengusaha. Saya melihat bahwa ternyata kalau kita berikan 100 persen dan *full comitment *terhadap usaha hasilnya akan baik. Para pelanggan, klien, nasabah maupun investor yang mempercayai kami untuk mengelola dana maupun perusahaan yang kami beri *advice* untuk melakukan restrukturisasi bisa memberikan kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sosok pengusaha muda, rupanya mereka tidak serta merta menilai pengusaha muda minim pengalaman. Ternyata mereka akan memberikan kepercayaan kalau pengusaha mudanya bisa menyerap begitu banyak pengalaman, bisa menghasilkan solusi dari permasalahan keuangan dan bisnis yang mereka hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Apakah Anda sempat berpikir untuk menyerah?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Tahun ketiga itu memang sempat terpikir untuk meneruskan atau mundur. Waktu itu sedang susah-susahnya melihat ada klien yang tak bayar tagihan, susah memotivasi karyawan. Ada seribu pertanyaan di kepala kami, teruskan atau mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situlah keteguhan dan loyalitas entrepreneur diuji. Apakah dia loyal terhadap tujuan menjadi entrepreneur. Tujuan saya waktu itu adalah sukses dan memberi manfaat yang lebih untuk sekitar dengan menciptakan lapangan kerja. Kalau kita fokus dan loyal di tujuan kita, insya allah kita akan mendapatkan titik balik di tujuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;*T: Saat Anda dipecat tahun 1997, apa ketakutan terbesar saat itu?**&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Waktu itu saya baru punya keluarga. Saya berpikir bagaimana kasih makan anak saya. Anak saya waktu itu baru berumur beberapa bulan. Saya sudah dibiasakan selama 8 tahun bekerja dan menerima *income* rutin dan nggak pusing terhadap uang belanjaan. Tiba-tiba saya mendapati kenyataan ini. Dunia betul betul gelap, pekat. Seperti nggak ada solusi.Akhirnya saya&lt;br /&gt;putuskan, *survival insting* saja, kembali ke Indonesia. Saya kembali ke rumah orang tua, karena rumah saya ludes. Harta saya habis dijaminkan ke bank untuk investasi di pasar saham. Waktu itu semua saham kan jebol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya putus asa, tak percaya diri, teman-teman saya memandang saya lain. Di kultur kita kegagalan dianggap sebagai akhir dari segalanya. Padahal di dunia entrepreneur, kegagalan adalah akhir dari suatu *chapter* yang baru. * Chapter* yang akan dimulai adalah dimana seseorang bisa belajar dari kegagalan dan menjadikannya sebagai anak tangga menuju kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Siapa yang paling berjasa dalam momen kebangkitan Anda?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Keluarga pastinya. Momen kebangkitan ini kalau saya nggak punya istri dan orang tua yang memberi kesempatan dan memberi dukungan, doa. Saya beruntung ketemu teman SMA saya Rosan (Rosan Perkasa Roeslani, Direktur Utama PT Recapital Advisors) dan kami memulai Recapital. Saya juga beruntung dipertemukan lagi dengan pak Edwin Suryajaya yang sudah saya kenal 5 tahun sebelumnya. Kami mulai menata bisnis apa yang menurut saya akan bisa berkembang. Bisnis yang bukan hanya survival tapi juga usaha yang akan memberi penghidupan pada orang banyak. Saya selain berhutang budi kepada ibu saya juga pada pak William Suryajaya yang memberikan mentorship selama 2 tahun intensif, tentang bagaimana pengusaha tidak hanya mencari keuntungan tapi juga menjadi aset bangsa, saya belajar banyak soal itu.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;*T: Apakah peluang industri ekstraktif di Indonesia masih terbuka?**&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Masih terbuka luas, lihat saja kita nomor satu pengekspor batubara thermal di dunia, emas mungkin nomor dua. Kakao kita nomor dua, kelapa sawit nomor satu, tembaga juga sangat potensial. Semua sumber mineral penting yang akan dipakai oleh produk industri dapat ditemui di Indonesia, semua itu belum digarap. Jadi peluangnya masih terbuka lebar. Tapi saya ingin mengajak pengusaha yang bergerak di bidang sumber daya alam untuk melihat bagaimana meng-*capture* nilai tambahnya di Indonesia. Selain memberikan pajak lebih besar, tapi juga memberi yang lebih besar kepada rakyat.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;*T: Kemiskinan di Indonesia masih tinggi, bagaimana cara mengatasinya?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Kemiskinan hanya bisa disolusikan dengan memberdayakan rakyat yang masih *on the bottom of the pyramids*, mereka dengan pendapatan di bawah 2 dolar sehari. Bagaimana memberdayakan mereka? Dengan memberikan peluang. Bagaimana berikan peluang? Menurut saya masalah kelompok *bottom of the pyramids*adalah peluang. Kita harus bisa menghadirkan peluang dalam bentuk akses pada *microfinance*. Tiba-tiba teman-teman di *bottom of the pyramids* ini punya alat untuk menangkap peluang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kita sebut sekarang lebih dari 42 juta unit usaha mikro kecil menegah yang telah lahir di Indonesia. 60 persen pendapatan domestik bruto disumbang UMKM, yang disebut *bottom* itu. Nah dengan memberi *microfinance*maka tiba-tiba hadir semua peluang pada mereka. Di situ adalah cikal bakal mereka melahirkan suatu usaha yang bisa mengangkat harkat martabat mereka dan menaikkan derajat mereka dari *bottom of the pyramids* ke kelas menengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Kuncinya wiraswasta?*&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;J: Kuncinya entrepreneurship. dan ini saya sudah bicara di kampus, SMA-SMA. *Think like an entrepreneur.* memang nggak semua orang harus jadi entrepreneur, tapi berpikirlah sebagai seorang wirausaha untuk mengatasi berbagai masalah dalam keseharian kita. Bagaimana kita melihat peluang yang terus ada di balik setiap krisis. Bagaimana kita menghadapi hidup dengan penuh komitmen dan tak mudah putus asa. itu kan sifat-sifat dari seorang pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau punya kemampuan hadirkan pola pikir itu kepada akademisi, birokrat, pegawai pemerintah, pegawai swasta, maka akan terbentuk* culture *kewirausahaan, maka inovasi bangsa akan meningkat dan perekonomian pada ujungnya akan menghasilkan nilai* growth rate *yang lebih tinggi untuk bangsa tersebut. Indonesia hanya punya 0,18 persen populasi yang menjadi enterpreneur, kalau tak salah kurang dari 500 ribu. Tugas kita untuk pada 2020 mencetak setidaknya 5 juta entrepreneur yang sanggup mengisi pembangunan dan menciptakan lapangan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Jika masyarakat sudah menjadi entrepreneur dan sejahtera, lalu di mana peran pemerintah?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Pemerintah posisinya tak seperti zaman sebelum krisis, di mana ada keterbatasan sumber daya, keterbatasan dana. Tugas pemerintah adalah menghadirkan iklim dunia usaha yang paling kondusif di mana perizinan dipermudah, anak-anak muda yang punya ide dalam hitungan 3 hari dapat meregistrasi ide tersebut dan memulai usahanya atau mendirikan perusahaannya. Kalau mendirikan perusahaan sudah dibuat begitu mudah, juga bagaimana memberikan akses permodalan yang paling baik terhadap perusahaan-perusahaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kemampuan pengusaha untuk berinovasi, bagaimana *human capacity*pengusaha ini. Kalau tiga aspek ini bisa diberikan, pemerintah tak perlu terlalu repot memberi budget besar pada setiap sektor usaha. Cukup diberi insentif, cukup diberi iklim yang sangat ramah terhadap kegiatan dunia usaha, akan tumbuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*T: Apa masalah terbesar pemerintah dalam memberi iklim yang kondusif buat dunia usaha?*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J: Pemerintah juga harus menyelesaikan masalah infrastruktur yang dihadapi karena indonesia adalah negara yang infrastrukturnya sangat lemah. Mengirim barang dari Surabaya ke Jakarta lebih mahal daripada dari Surabaya ke Hongkong, padahal jaraknya sangat berbeda. Tapi karena infrastruktur lemah ini menggerus daya saing dunia usaha. Saya yakin kalau pengusaha bahu membahu dan pemerintah maka ekonomi kita bisa tumbuh 8-10 persen dan indonesia bisa menjadi bukan hanya Macan Asia tapi juara dunia dan ada beberapa pandangan bahwa Indonesia akan jadi ekonomi terbesar di Asia tahun 2050&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber: http://id.berita.yahoo.com/think-like-an-entrepreneur.html&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-2257606879985341827?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/2257606879985341827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=2257606879985341827' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2257606879985341827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/2257606879985341827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/sandiaga-uno-think-like-entrepreneur.html' title='Sandiaga Uno: Think Like an Entrepreneur'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-1719400427025365900</id><published>2011-05-04T09:30:00.000+07:00</published><updated>2011-05-04T09:33:53.979+07:00</updated><title type='text'>Perilaku Dari Penjual yang  Sukses</title><content type='html'>Para penjual hebat selalu menunjukan konsistensi  perilaku yang dapat menghantarkan mereka  menjadi jago jago penjualan. Apapun yang dijual oleh para  top sales, mereka rata rata memiliki ciri dan karakter yang sama. Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Bertindak seperti wirausahawan. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Para tenaga penjual yang hebat selalu memposisikan dirinya sebagai wirausahawan yang sedang menjalankan bisnisnya sendiri, walaupun mereka berada dibawah naungan perusahaan.  Tenaga penjual yang berpikir sebagai pebisnis terlihat " sangat termotivasi, Fokus dan terorganisir". &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Selalu mengembangkan PROSES &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Para penjual sukses selalu mengembangkan  proses dan sangat memahami proses yang membuat mereka sukses, dan terus menjalani proses tersebut untuk selalu mengembangkan kesuksesannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Berfikir Tentang KLIEN, bukan KUOTA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penjual sukses selalu fokus pada pelanggan ,mereka selalu mengenal pelanggannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Menjual Solusi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka selalu melihat bahwa menjual tidak hanya sekedar menjual produk / jasa yang mereka jual, Namun mereka menjual solusi. Mereka mereka ini akan selalu menyesuaikan tawarannya untuk memberi solusi atas masalah yang dihadapi pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Tidak takut menjadi KREATIF &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan kreatifitas, penjual sukses mampu menemukan apa yang diharapkan pelanggan, dan  memberikan nilai (value) bagi pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Selalu aktif keluar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penjual sukses tidak hanya menunggu bola,  berharap pembeli  yang membutuhkan barang /  jasa mendatangi mereka. Penjual sukses selalu keluar untk menemui prospek dan pelanggan. Mereka selalu menciptakan pertemuan-pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Tahu kapan harus bergerak &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak pernah menyia nyiakan waktunya, merekapun sangat pakar dalam membidik target  market yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Selalu Up to date &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mereka selalu mempunyai info terbaru tentang   produk dan  perusahaan, nya, tentang karakter  bisnis pelanggan dan sangat mengetahui apa yang dilakukan pesaing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Cinta pekerjaan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Para sales sukses sangat mencintai apa yang  dikerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Happy Selling!&lt;br /&gt;Have a positive day! &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mohamad Yunus CPHR Cht MNLP&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;i&gt;"You create your own reality" &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-1719400427025365900?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/1719400427025365900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=1719400427025365900' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1719400427025365900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/1719400427025365900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/perilaku-dari-penjual-yang-sukses.html' title='Perilaku Dari Penjual yang  Sukses'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-3467019199923647975</id><published>2011-05-03T09:20:00.001+07:00</published><updated>2011-05-03T09:22:16.089+07:00</updated><title type='text'>Keep Fighting!</title><content type='html'>Tahukah anda, Jika kita masukan seekor burung elang dalam sebuah kandang ukuran 2 x 2,5 m dan bagian atapnya terbuka sekalipun, tetap elang itu tidak bisa terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata elang akan memulai terbang dari tanah dengan berlari sejauh 3 - 3,5m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa tempat untuk berlari, elang ini tidak akan mampu terbang, dan terjebak selamanya dalam kandang kecil tanpa penutup.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda, Jika seekor lebah yang jatuh kedalam cangkir kopi yang terbuka, juga akan tetap di sana sampai mati, kecuali jika kita karna tidak tega anda keluarkan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebah tidak pernah lihat jalan keluar pada bagian atasnya, melainkan terus berusaha cari jalan keluar lewat pinggir dekat dasarnya, Cari jalan di mana tidak ada jalan, hingga ia menghancurkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...&lt;br /&gt;Ternyata banyak dari kita, juga seperti burung elang dan lebah itu, &lt;b&gt;bergumul dengan masalah, fokus terus dengan masalah, mengeluh terus sampai akhirnya frustasi sendiri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa jawaban dari masalah kita adalah&lt;b&gt; selalu DI ATAS, yaitu TUHAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menengadahlah, Ucapkanlah DOA, dan lepas landaslah dalam BERTINDAK mencari solusi.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LAKUKAN dan LAKUKAN LAGI dan TERUS BERJUANG... !!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Keep fight... !!!&lt;br /&gt;Keep the Dreams... !!!&lt;br /&gt;Be a Winner...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Anonymous &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-3467019199923647975?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/3467019199923647975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=3467019199923647975' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3467019199923647975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/3467019199923647975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/keep-fighting.html' title='Keep Fighting!'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-6079416737845823936</id><published>2011-05-02T10:07:00.000+07:00</published><updated>2011-05-02T10:11:44.808+07:00</updated><title type='text'>Burung Berbakat yang Sombong</title><content type='html'>Setiap orang tercipta dengan bakat masing-masing. Karena itu, jangan sombong hanya karena merasa punya kelebihan. Dan, jangan pula merasa rendah diri karena merasa belum berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, seperti biasa, burung kutilang berkicau dengan indahnya menyambut datangnya pagi. Banyak burung lain yang sebenarnya iri dengan kicauan kutilang. Sebab, ia bisa bernyanyi dengan merdunya sehingga banyak makhluk yang mengaguminya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang sangat mengaguminya adalah burung pipit. Karena itu, pipit yang bisanya hanya bercuit-cuit, ingin berguru pada kutilang. Pipit juga ingin bisa bernyanyi semerdu burung kutilang. Maka, ia pun meminta agar Sang Kutilang mau mengajarinya menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Kutilang yang aku kagumi! Aku sangat ingin mempunyai suara merdu semerdu kicauanmu. Selama ini, aku hanya bisa bercuit-cuit dengan satu buah nada saja. Apakah kamu bisa mengajariku agar juga mampu bernyanyi dan ikut mengiringi indahnya terbitnya mentari pagi?" pinta pipit dengan sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar permintaan itu, kutilang yang merasa dirinya paling merdu suaranya bukannya menerima, tapi malah mengejek si pipit. "Wahai Pipit. Kamu itu memang tercipta hanya sebagai burung yang bisanya hanya bercuit-cuit saja. Sedangkan aku, aku itu memang diciptakan untuk bisa bernyanyi merdu. Sedari lahir, aku sudah punya bakat menyanyi. Jadi, mana mungkin aku mengajarimu menyanyi seperti diriku?" elak Sang Kutilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, paling tidak, ajarilah aku satu lagu saja. Siapa tahu, aku bisa mengubah kicauanku lebih indah," desak pipit pilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm... Sia-sia saja kamu memintaku. Kamu itu tidak punya bakat menyanyi! Percuma saja aku mengajarimu. Pergi sana. Biarkan aku menyanyi kembali. Ada banyak makhluk yang merindukan kicauanku. Jangan ganggu nyanyianku dengan permintaanmu," seru sang Kutilang pongah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipit pun sangat sedih saat diusir kutilang. Ia pun pergi dan segera terbang menjauh dari kutilang. Namun, belum terlalu jauh dari sana, ia mendengar suara kutilang yang tak seperti biasanya. Kicauannya justru bernada sedih dan ketakutan. Sayup-sayup pipit kemudian mendengar, "Tolong... tolong.. tolong... Keluarkan aku dari sini. Aku mau bebas terbang. Tolong aku..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipit yang mengenali itu suara kutilang, segera mendatanginya. Dilihatnya Sang Kutilang terjebak masuk ke dalam sangkar yang disiapkan pencari burung. Pipit pun segera menghampiri kutilang yang tak bisa keluar dari sangkar jebakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Pipit. Maafkan aku. Bisakah kamu menolongku keluar dari sangkar ini? Saat hendak bernyanyi tadi, aku sangat lapar. Agar suaraku tetap merdu dan tetap nyaring, aku harus mencari makanan. Dan, saat aku melihat buah yang ranum di sangkar ini, aku segera masuk memakannya. Tapi, ternyata, aku tak bisa keluar lagi. Tolong aku pipit. Bisakah kamu menolongku agar keluar dari sini? Aku berjanji akan mengajarimu lagu apa saja," rayu Kutilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipit pun merasa iba. Akhirnya, ia pun berusaha melepaskan kutilang dari sangkar itu. Berulang kali ia mencoba. Namun, karena kurang hati-hati, ia malah ikut terjebak dalam sangkar itu. Kedua burung itu pun berteriak ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore harinya, saat menjelang matahari terbenam, seorang pencari burung menemukan jebakannya berhasil menangkap dua burung. Satunya kutilang, satu lagi pipit. Namun, karena suara pipit tak semerdu suara kutilang, pipit pun dilepaskannya. Burung pipit terbebas dari sangkar. Kini, kutilang yang sombong hanya bisa menatap kepergian pipit dengan sedih. Kutilang tak sebebas dulu lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembaca yang luar biasa...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap makhluk yang diciptakan Sang Mahakuasa pasti mempunyai talentanya masing-masing. Bahkan, orang yang merasa tak punya bakat sekali pun, jika mau menggali dan mencari, serta dengan tekun mengasahnya, pasti memiliki kelebihan yang barangkali tak dimiliki oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jangan pernah merasa sombong dan tinggi hati karena kita merasa punya kelebihan dibandingkan orang lain. Sebab, bisa jadi, apa yang kita kuasai, tak akan jadi sesuatu yang bermakna tanpa bantuan orang lain. Pemain bulu tangkis berbakat tak kan jadi hebat tanpa polesan pelatih yang tahu kelebihan dan kelemahan sang pemain. Seorang maestro lukisan tak kan jadi pelukis hebat tanpa mendapat kritikan dan masukan dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jangan pula merasa rendah diri hanya karena merasa tak punya kelebihan yang menonjol yang bisa dibanggakan. Sebab, bisa jadi, peran kecil dalam kehidupan yang kita jalani, bisa berarti banyak bagi orang lain. Seorang penata lampu di panggung meski tak tampak oleh penonton, ia menjadikan tata lampu pertunjukan jadi lebih indah sehingga penonton lebih terpuaskan. Seorang penyapu jalanan bisa jauh lebih berarti karena ia mampu mencegah sampah bertumpuk yang berpotensi mengundang penyakit dan bahkan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mari, syukuri setiap kelebihan dan potensi yang kita miliki. Jangan patah arang jika merasa belum menemukan bakat yang kita miliki. Terus gali dan kembangkan hal apa saja yang bisa kita kuasai. Sebaliknya, jangan pula terjatuh dalam "kubangan" kesombongan layaknya Sang Kutilang, sehingga akan merugikan diri sendiri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses, luar biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-6079416737845823936?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/6079416737845823936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=6079416737845823936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6079416737845823936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/6079416737845823936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/burung-berbakat-yang-sombong.html' title='Burung Berbakat yang Sombong'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5265885931300930891.post-932849506475398341</id><published>2011-05-01T10:12:00.000+07:00</published><updated>2011-05-01T10:13:53.018+07:00</updated><title type='text'>Beranie Gagal Maret 2011 Versi PDF Sudah Ada</title><content type='html'>Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tersedia Blog &lt;b&gt;Beranie Gagal Maret 2011 versi PDF&lt;/b&gt; (offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book Beranie Gagal &amp;gt; Arsip 2011.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ryan - Dody&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Founder &amp;amp; Moderator Beranie Gagal &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5265885931300930891-932849506475398341?l=beranigagal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://beranigagal.blogspot.com/feeds/932849506475398341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5265885931300930891&amp;postID=932849506475398341' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/932849506475398341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5265885931300930891/posts/default/932849506475398341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://beranigagal.blogspot.com/2011/05/beranie-gagal-maret-2011-versi-pdf.html' title='Beranie Gagal Maret 2011 Versi PDF Sudah Ada'/><author><name>Ryan - Dodi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00868014101058896491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/-xkegiTRxVJc/TxfzI3JjkkI/AAAAAAAAAIs/t1jo1yKAM6s/s220/dodiryan4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
