Beranie Gagal Commercial










Cara Pasang Banner

Donasikan Blog Ini
Beranie Gagal Award
 
Beranie Gagal Partners







BERHADIAH 30 JUTA
KLIK DISINI
TDW Mastery - Sources to Skyrocketing Your Success
















Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami bila ada saran, kritik, pertanyaan, ingin kirim artikel ataupun tukeran link

Nama
Email
Judul
Pesan

Quote's Of The Day



   



Your Ad Here
Monday, February 28, 2011
Jangan Buang Waktu Anda
Ketika seorang sahabat yang salesman ditanya mengenai jam kerjanyanya, tenaga penjual tersebut menjawab dengan lantang, "Twenty four hours a day!"

Pernyataan di atas, bukanlah jam kerja sesungguhnya dari seorang penjual; tetapi ini merupakan sebuah refleksi kerja keras dari seorang penjual dalam memanfaatkan waktu. Waktu adalah uang (bagi banyak orang). Apabila kita membiarkan waktu berlalu, tanpa penggunaan yang efektif, maka kita akan membuang waktu dan usaha dengan percuma.


Seorang tenaga penjual, jelas harus merencanakan waktu kerjanya, setiap hari. Dimulai di pagi hari, mulai dari merencanakan jadwal kunjungan harian, mingguan, dan bulanan berdasarkan wilayah yang dicakup. Merencanakan pertemuan niaga dengan orang-orang yang mungkin berperan penting dalam menentukan pembelian, atau mengatur penyesuaian rencana kunjungan dengan jadwal yang ditetapkan oleh client-nya.

Pentingnya perencanaan waktu bagi seorang penjual adalah agar dapat memanfaatkan waktu dengan efektif; oleh karenanya hal yang harus diperhatikan adalah:

  1. Petakan potensi pasar. Memetakan potensi pasar, berdasarkan wilayah (geography) memudahkan untuk mengatur rute kunjungan. Peta ini tidak hanya berdasarkan wilayah, bisa juga berdasarkan tingkat pareto pelanggan, sehingga fokus kunjungan ke arah 20% pelanggan-pelanggan besar dan potensial, dan bisa juga dari80% pelanggan "kecil" yang memiliki potensi untuk dibesarkan.
  2. Atur rencana kunjungan (sales call) tiap harinya, agar kunjungan niaga dapat berjalan efektif. Bayangkan jika seorang penjual tidak mengatur rencana kunjungan, penjual tersebut akan membuang-buang waktu dengan aktivitas kunjungan yang tidak direncanakan, dan akan berputar-putar di wilayah kerjanya tanpa kepastian presentasi penjualan yang baik.
  3. Siapkan materi penunjang presentasi niaga, seperti mungkin laptop, LCD, materi presentasi (seperti contoh produk, katalog, brosur, daftar harga, dan apapun yang menunjang presentasi). Pastikan dengan materi penunjang ini, presentasi bisnis dapat berjalan lancar, teratur, dan usahakan agar tidak terlihat seperti "gudang berjalan" dengan bawaan yang terlalu banyak.
  4. Menfaatkan waktu luang, saat menunggu presentasi niaga ke client; dengan membaca buku-buku saku yang diminati. Ini akan menambah pengetahuan tentang banyak hal, dan mungkin menginspirasikan kerja agar lebih baik.
  5. Manfaatkan waktu menunggu tersebut untuk mencari tahu dan berkenalan dengan sesama penjual lain di sana, atau karyawan mitra yang dikunjungi. Ini akan membagun hubungan pribadi (personal)yang baik, dan networking yang membantu kelancaran bisnis & profesi.
  6. Presentasi bisnis pada orang yang tepat. Pastikan bahwa orang yang ditemui untuk presentasi bisnis adalah mereka yang benar-benar memiliki wewenang pembelian, mungkin marketing manager, purchasing manager, promotion manager, atau user-nya langsung. Hal ini dapat mencegah pemborosan waktu untuk bertemu dan melakukan presentasi kepada "orang yang tidak tepat."
  7. Re-remind sehari sebelumnya, untuk memastikan dan mengingatkan kembali client yang dikunjungi, bahwa hari yang telah disepkati, telah membuat janji untuk bertemu.
  8. Atur kembali waktu pengganti yang tepat jika presentasi niaga batal dengan client yang sudah ditetapkan pertemuannya.

Usahakan menggunakan waktusecara bijaksana, karena waktu akan berlalu begitu saja tanpa pernah kembali dan tidak akan menghasilkan hal yang berguna apabila tidak digunakan secara baik dan tepat.

Banyak contoh orang-orang berhasil seperti atasan kita, mungkin supervisor, manager, atau seorang direktur perusahaan. Sampai hari ini, mereka menggunakan waktu secara tepat dan bijaksana. Mereka menggunakan dan memanfaatkan waktu tersebut untuk karir dan pengembangan diri, sampai mereka dapat memperoleh karir yang bagus dan bahkan didukung oleh upaya mereka untuk memperbaiki jenjang akademik sampai kuliah master atau doktoral.


Semoga bermanfaat....

Penulis : Antoni Ludfi Arifin
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 1:53:00 PM   0 comments
Thursday, February 24, 2011
10 Kepribadian Luar Biasa
Untuk teman-teman di sini, berikut adalah kepribadian-kepribadian yang Luar Biasa! Kepribadian mana yang sudah/belum Anda miliki?

1. Ketulusan
Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta.

2. Kerendahan Hati
Sikap rendah hati mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.


3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

5. Keceriaan
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini 'ringan'. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil atau berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stres dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.


Salam sukses, Luar Biasa!!


Penulis : Tim AndrieWongso.com
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 11:17:00 AM   0 comments
Wednesday, February 23, 2011
Kisah 3 Kaleng Coke
Ada 3 kaleng coke. Ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama di sebuah daerah Jawa Timur. Ketika tiba harinya (untuk didistribusikan), sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coke tersebut dan menuju ke tempat yang berbeda untuk dijual.

Pemberhentian pertama adalah sebuah mini market lokal. Kaleng pertama diturunkan di sini. Lalu, dipajang di rak bersama dengan kaleng minuman ringan lainnya. Ia diberi harga Rp.4.000


Pemberhentian kedua adalah sebuh pusat perbelanjaan besar. Di sana, kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp.7.500

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng ketiga diturunkan di sana. Tapi, ia tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Ia disimpan baik-baik, dan hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang memesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Kemudian, ia disajikan dengan rapi di atas baki. Pelayan hotel akan membuka kaleng coke itu, menuangkannya ke dalam gelas, dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp 40.000

Sekarang, pertanyaannya adalah: "Mengapa ketiga kaleng minuman ringan tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?"

Lingkungan kita mencerminkan harga kita. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP. Apabila kita berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan potensi/hal terbaik dari diri kita, maka kita akan menjadi cemerlang. Tapi bila kita berada di lingkungan yang mengerdilkan diri kita, maka kita juga akan menjadi kerdil.

Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA!

**

Catatan:
Lingkungan memang sangat berpengaruh dalam menbentuk pribadi seseorang. Jika kita "terjebak"/berada di lingkungan yg tidak kondusif, jangan mengeluh! Tetap semangat, dan berusaha menjadi diri sendiri untuk memacu potensi terbaik yang ada dalam diri kita. Salam sukses LUAR BIASA!!

Penulis : Tim AndrieWongso.com
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 5:42:00 PM   0 comments
Tuesday, February 22, 2011
Kisah Pemburu dan Peternak Domba
Dikisahkan, ada dua lelaki yang bertetangga. Lelaki pertama bekerja sebagai pemburu binatang dan memelihara beberapa anjing buas. Sedangkan seorang lagi bekerja sebagai petani dan memelihara puluhan domba.

Kegusaran petani peternak domba timbul ketika anjing-anjing pemburu milik tetangganya sering melompat pagar dan menyerang domba-dombanya hingga terluka parah. Petani tersebut sudah berusaha mengingatkan tetangganya agar merantai anjing-anjingnya dengan baik, tetapi sama sekali tidak ditanggapi. Petani itupun semakin gusar, lalu ia berusaha menemui seorang hakim di kota yang dikenal adil dan bijaksana dalam mengambil keputusan.


Hakim tersebut memberi 2 pilihan solusi, dan peternak domba itu setuju dengan solusi ke-2. Sesampai di rumah, petani itupun segera melaksanakannya. Ia memilih 3 anak domba terbaik, lalu menghadiahkan kepada ketiga anak tetangganya.

Ternyata pemberian tersebut diterima dengan suka cita. Sang pemburu dengan suka rela mengurung anjing-anjingnya agar tidak melukai ‘mainan' baru anak-anaknya. Sejak saat itu tak terjadi konflik diantara mereka, bahkan mereka semakin rukun dan sering berbagi.

Sepenggal kisah di atas menggambarkan betapa penting memengaruhi orang lain. Ada banyak cara untuk mempengaruhi orang lain. Salah satunya adalah melakukan kebaikan kepada orang lain. Karena memberi kebaikan kepada orang lain akan mendorong mereka untuk bersikap baik kepada kita. Hal ini juga dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan keinginan kita.

Kemampuan memengaruhi orang lain juga sangat bermanfaat dalam berbagai segi kehidupan, misalnya untuk memacu kemajuan penjualan dan bisnis, menjadikan keluarga bahagia, membangun hubungan persaudaraan yang erat, menciptakan pengaruh pada orang lain ke dalam satu visi yang sama dan lain sebagainya. Dalam dunia politik, kemampuan ini juga dapat digunakan untuk memenangkan kepercayaan publik. Kemampuan ini menjadikan kehidupan kita lebih mudah, dan sangat menguntungkan.

Coba bayangkan seandainya petani tersebut melancarkan kritik kepada tetangganya, mungkin dampak yang diterima mungkin berbeda. Pemburu tersebut mungkin akan merasa harga dirinya terlukai, perasaannya tersakiti atau merasa tidak nyaman. Jika hal itu terjadi mungkin dapat menimbulkan permusuhan dan masalah semakin berkepanjangan.

Mengkritik atau tindakan keras lainnya tidak memberikan efek yang permanen. Tetapi dengan salah satu trik memengaruhi orang lain, yaitu memberi sesuatu yang mereka sukai,maka mereka dengan senang hati melakukan hal yang kita inginkan. Terlebih jika Anda memberikannya dengan tulus, ini akan sangat membantu Anda mempengaruhi orang lain.

Selain itu, sikap yang positif dan konsisten ini akan sangat membantu Anda untuk mempengaruhi orang lain. Sebab orang lain akan dengan mudah mempercayai Anda dan melakukan tindakan yang Anda anjurkan jika Anda selalu bersikap positif dan konsisten. Sebaliknya, Anda akan kesulitan mengerahkan orang lain untuk melakukan sesuatu jika Anda sendiri bertabiat buruk.

Anda juga akan dengan mudah memengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang Anda inginkan, jika Anda mampu menjadi pendengar yang baik. Dengan menjadi pendengar Anda akan dapat melihat keinginan atau harapan orang lain. Dengan begitu, Anda dapat memilih cara yang tepat bagaimana bekerja sama dengan mereka.

Sementara itu, perhatikanlah sikap dan penampilan Anda. Jangan sampai kebaikan yang Anda berikan tidak berdampak apapun karena Anda kurang percaya diri, enggan tersenyum atau menyapa. Bersikaplah ramah dan selalu menyelipkanlah humor agar suasana bersama Anda menyenangkan dan berkesan, sehingga memudahkan Anda berkomunikasi dan mempengaruhi mereka.

Tips selanjutnya adalah mengasihi orang lain dengan setulus hati. Tunjukkan sikap mengasihi itu dalam bentuk nasihat yang berharga, uang, waktu, atau hal lain yang dapat menolong orang lain. Cinta kasih yang tulus pasti memudahkan Anda mempengaruhi orang lain dan mendapatkan dukungan mereka untuk mencapai visi dan misi Anda.

Dalam kehidupan kita bergaul dengan banyak orang, termasuk dengan orang yang sulit, musuh yang sering membuat masalah, menyepelekan dan menghambat kesuksesan kita. Beberapa pola bergaul yang terungkap di atas akan meningkatkan kemampuan Anda mempengaruhi orang lain dan membantu Anda untuk mendapatkan teman sejati yang dengan setia dan senang hati mendukung Anda. Dengan begitu, kehidupan Anda menjadi lebih memuaskan dan membahagiakan.


Penulis : Andrew Ho
Adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 1:11:00 PM   0 comments
Friday, February 11, 2011
Tutup Mata & Telinga Untuk Mencapai Goal
Di suatu kampung katak di pelosok daerah manusia, kabarnya terdapat sebuah Box ajaib yang diyakini dapat mengabulkan semua permintaan pembukanya. Box tersebut berada di puncak gunung yang mempunyai ketinggian 1000 kaki. Suatu ketika saat gosip tersebut mulai meluas, maka katak pun berkumpul di kaki gunung untuk bersiap-siap melompat ke puncak itu. Terdapat sekitar 500an katak di sana.

Dan tiba-tiba melompatlah seekor katak ke gunung tersebut dengan susah payah, akhirnya setelah beberapa saat katak itu jatuh dan terguling-guling turun. Lalu katak itu pun berkata kepada katak yang lain kalau ini mustahil untuk didaki katak. Katak-katak yang mencoba pun sudah banyak sekali yang gagal.


Tidak lama setelah itu muncul lagi seekor katak dari belakang dan langsung melompat ke gunung dengan penuh semangat, terus terus dan terus. Tapi setelah beberapa saat maka katak-katak yang gagal tersebut mulai meneriaki katak itu "oooiii... kmu ga mungkin bisa lah, kita ini cuma katak mana mungkin bisa mendaki gunung 1000 kaki!!!". Katak yang sedang melompat pun spontan menoleh ke belakang dan akhirnya.. buumm, ia terpeleset dan jatuh lagi ke bawah. Ia pun merasa gagal!!

Sudah hampir separuh katak yang mencoba dan gagal, tapi di satu sisi ada seekor katak yang sudah melompat setinggi 500 kaki lebih dengan sangat cepat. Sepertinya katak itu akan berhasil... tapi tiba-tiba semua katak yang di bawah berseru lagi "oooiii... jangan buang waktu lah kita nih cuma katak, mana mungkin bisa!! Belum tentu juga Box itu adalah Box ajaib!!!"

Si katak yang saat itu sudah mencapai 700 kaki pun, berhenti sambil berpikir. "Benar juga yah, belum tentu Box ini bisa mengabulkan permintaan saya. Lagian saya kan cuma katak". Tiba-tiba si katak pun turun ke bawah dengan sendirinya sambil banyak berpikir.

Setelah beberapa saat tidak ada katak yang mencoba mendaki gunung, dari kejauhan terlihat katak yang sedang melompat dengan sangat kuat sekali. Tiba-tiba wwuusshh si katak itu mulai melompat ke gunung dan terus melompat tanpa berhenti. Dengan sangat cepat ia sudah mendaki 200, 300, dan 500 kaki. Katak-katak yang di bawah pun mulai meneriaki dia!!

"oooiii... kmu ga akan bisa, kita ini cuma katak!! Belum tentu juga itu ada Box ajaibnya!!" Tapi si katak itu terus melompat tanpa menoleh ke belakang . Tinggal 200 kaki, 100, dan sampai lah katak itu di puncak. Dengan perasaan deg-degan katak itu membuka Box tersebut sambil meminta untuk menjadi manusia!! Dan tiba-tiba jadilah ia seorang pria yang tampan...

Wartawan dari berbagai kantor berita pun mulai menemui katak dan mewawancarainya "Hai katak kenapa kamu bisa sampai di atas sini??" Jawab katak "saya sampai di puncak!!!". Lalu wartawan pun bingung dengan jawaban katak dan mencoba bertanya lagi "Kenapa kamu bisa tapi teman-teman kamu ga bisa??" "saya jadi manusia sekarang..."jawab si katak. Karena jawabannya selalu tidak sesuai akhirnya ia pun dibawa wartawan ke RS dan akhirnya diketahui kalau katak yang menjadi orang tersebut ternyata adalah Seekor Katak Yang Tuli.

Moral cerita ini adalah :

Pembaca, disadari atau tidak seringkali pada saat kita ingin mencapai sesuatu banyak sekali halangan yang harus dihadapi. Mulai dari orang yang tidak dikenal, teman, bahkan sampai keluarga. Ada yang bilang kita ga bisa lah, ada yang bilang ga mungkin lah, dll. Banyak sekali orang-orang yang gagal ingin kita mengikuti kegagalannya!! Tapi iya, ini adalah goal kita sendiri jadi kalau kita benar-benar yakin dengan apa yang kita ingini, tutup mata kita, tutup telinga kita, dan jalani sesuai keyakinan kita!!!

Success is My Right!


Penulis : Phang Arie Susanto
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 5:10:00 PM   0 comments
Wednesday, February 09, 2011
Menjaga Harapan
"In all things it is better to hope than to despair. - Dalam segala hal, selalu lebih baik jika memiliki harapan daripada putus harapan." [Johan Wolfgang von Goethe]

Ide tulisan ini terinspirasi oleh kisah dua orang pria yang sedang sakit. Keduanya dirawat di dalam ruangan yang sama. Salah satu pasien yang berada di dekat jendela senang menceritakan tentang banyak hal menyenangkan yang ia saksikan di luar jendela. Pasien yang berada di ranjang lain dan hanya dapat berbaring merasa senang dan hidupnya terasa lebih berwarna oleh cerita-cerita tersebut, karena seakan dapat melihat dunia yang indah.


Pasien yang senang bercerita itu tidak lama kemudian meninggal dunia. Lalu pasien yang hanya dapat berbaring itu mendapat kesempatan berbaring di ranjang yang berdekatan dengan jendela. Akan tetapi ia kaget karena di balik jendela itu hanyalah dinding kosong belaka. Ia pun mencoba menanyakan hal tersebut. "(Cerita-ceritanya) mungkin hanya ingin membesarkan hati Anda," jawab salah seorang perawat.

Kisah tersebut menjelaskan betapa pentingnya sebuah harapan bagi kelangsungan hidup seseorang. Tak seorangpun dapat mengelak kebutuhan untuk menjaga harapannya. Bahkan pepatah bijak menyebutkan, "Manusia dapat bertahan hidup selama 40 hari tanpa makan, 3 hari tanpa air, 8 menit tanpa udara, tetapi hanya dapat bertahan hidup 1 detik tanpa harapan."

Sebab ketika seseorang kehilangan harapan, itu dapat menyebabkan depresi berat, kondisi kesehatan fisik atau mental menurun, tak mampu mengontrol emosi lalu melakukan perbuatan negatif, bahkan bunuh diri. Padahal dipandang dari banyak hal, kehidupan mereka sebenarnya mungkin masih jauh lebih baik dibandingkan kebanyakan orang. Jadi sebaiknya jangan sampai Anda memupuskan harapan, sebab implikasi negatifnya begitu besar.

Para ahli menyatakan bahwa pola berpikir yang positif akan membantu kita menjaga harapan tetap menyala. Sehingga kita tetap memiliki semangat hidup yang tinggi dan mampu bersikap lebih cerdas, walaupun sedang ditimpa cobaan hidup yang berat misalnya berupa sakit parah, terlilit hutang, putus cinta, dan lain sebagainya. Dengan fokus pada segala sesuatu yang positif dan menyenangkan, maka neuron dalam otak kita akan aktif dan perasaan kita akan terbawa senang dan optimis.

Shakespeare mengatakan, "Nothing is either good or bad but our thinking makes it so. - Tak ada sesuatu yang baik atau buruk, kecuali kita berpikir begitu." Tetapi memang tidak mudah untuk menjaga harapan tetap menyala. Jika memang Anda masih merasa kesulitan (menjaga harapan), mungkin beberapa tips berikut ini dapat membantu.

Pertama: meningkatkan kekuatan spiritual dengan beribadah sesuai agama masing-masing. Kekuatan spiritual akan membantu kita mampu mensyukuri kehidupan yang kita nikmati sekarang. Dengan selalu bersyukur, kita akan senantiasa menyapa harapan, merasa gembira setiap hari, tetap fokus pada pemecahan masalah dan waspada.

Kedua adalah melakukan afirmasi, yaitu mengulangi beberapa kalimat setiap hari hingga mempengaruhi pikiran bawah sadar. Salah satu contoh kalimat afirmasi untuk membantu Anda menumbuhkan harapan adalah ‘Saya pasti menemukan jalan.' Jika kalimat-kalimat dalam afirmasi tersebut tertanam dalam pikiran bawah sadar, itu akan mempengaruhi pikiran menjadi lebih optimis bahkan memberikan kekuatan untuk melakukan langkah-langkah solusi.

Ketiga: berusahalah untuk selalu belajar dari setiap proses kehidupan, entah dalam fase kehidupan senang atau pahit sekalipun. "Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow," kata Albert Einstein. Belajar dari proses kehidupan itu sangat penting agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan waktu. Sebab masih banyak kesempatan dan peluang yang dapat kita lakukan untuk menjadikan kehidupan ini lebih baik dan berarti bagi diri sendiri maupun orang lain.

Jagalah harapan Anda, tak peduli meskipun Anda sedang dirundung masalah atau sedang sakit parah. Jadikanlah apa yang Anda miliki sekarang, entah kebahagiaan atau kesedihan, sebagai ‘bensin' untuk menggerakkan diri Anda melakukan sesuatu yang lebih baik dari hari ke hari. Kata Kenji Miyazawa (1896-1933), seorang pujangga dan penulis dari Jepang, "Kita harus merangkul rasa sakit dan membakarnya sebagai energi dalam perjalanan hidup kita."

Banyak sekali yang dapat kita peroleh jika kita konsisten menjaga harapan tetap hidup. Apalagi jika keberadaan kita juga dapat menjadikan harapan orang lain hidup kembali. Membangkitkan harapan adalah cara yang sangat ampuh untuk membantu orang lain dan salah satu hadiah terbesar yang dapat kita berikan. Mungkin beberapa hal berikut ini dapat kita lakukan untuk membantu membangkitkan harapan orang lain.

Pertama adalah memberikan contoh sikap positif. Perilaku dan perkataan Anda mungkin dapat menginspirasi orang lain untuk tetap optimis dan memiliki harapan yang tinggi. Sehingga mereka kembali bersemangat dan berusaha mencoba sampai impian mereka menjadi kenyataan.

Selain itu jangan segan meluangkan waktu untuk mendengarkan apa yang dirasakan orang lain dan sampaikan rasa empati. Tetapi jangan terlalu berfokus pada kehidupan mereka. Lakukanlah kebaikan sesuai dengan kemampuan.

Kepedulian seperti itu, walaupun kecil, mungkin menjadi secercah harapan bagi orang lain. Tetapi jangan kecewa jika apa yang Anda lakukan tidak dapat menciptakan perubahan, karena mungkin masih membutuhkan proses dan waktu.

Menjaga harapan diri kita sendiri maupun orang lain sama-sama penting, sebab tidak ada seorangpun dalam kehidupan ini yang selalu hidup penuh harapan. Jika kita mampu menjaga harapan tetap hidup, berarti kita meninggalkan kehidupan yang menyedihkan. Dengan segudang harapan yang besar, kita pasti selalu siap menatap hari-hari dengan optimis dan bahagia.

Penulis : Andrew Ho
Seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller.Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 2:54:00 PM   0 comments
Tuesday, February 08, 2011
Pelajaran Satu Juta Dolar
Cerita motivasi kali ini disadur dari buku A Million Dollar Lesson yang dikarang oleh Petey Parker. Petey Parker adalah seorang memberikan dasar-dasar bisnis inti melalui konsultasi dan seminar untuk semua kalangan. Dia membawa sebuah perspektif yang jujur sebagai pengamat, memberikan wawasan strategis, dan membantu perusahaan dalam menemukan solusi akan program dan agenda perusahaan. Berikut adalah ceritanya..

Seorang sopir taxi di Dallas telah mengajarkan saya bagaimana memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan. Sebuah pelajaran seharga satu juta Dollar. Mungkin anda harus mengeluarkan ribuan Dollar untuk membayar seorang keynote atau pembicara profesional dalam sebuah seminar atau pelatihan motivasi untuk karyawan perusahaan. Tapi kali ini saya hanya cukup mengeluarkan ongkos taxi seharga 12 Dollar saja.


Berikut ceritanya: Suatu hari saya terbang ke Dallas untuk bertemu seorang klien. Waktu sangat sempit, karena saya harus segera kembali ke airport. Saya menghentikan sebuah taxi. Begitu berhenti, dengan segera sopir taxi membuka pintu mobil untuk saya, dan memastikan bahwa saya telah duduk dengan nyaman di dalamnya.

Begitu saya duduk di belakang kemudi, dia menunjuk sebuah koran Wall Street Journal yang terlipat rapi di samping saya untuk dibaca. Kemudian dia menawarkan beberapa kaset, dan menanyakan jenis musik apa yang saya sukai. “Wow,” saya cukup terperanjat dengan pelayanannya. Saya menoleh ke sekeliling. Mungkin ada program “Candid Camera” yang ingin menjebak dan mengolok-olok saya. Dengan penasaran saya memberanikan bertanya pada sopir taxi itu, “Wah, kelihatannya anda sangat senang sekali dengan pekerjaan anda. Tentunya anda punya cerita yang panjang mengenai pekerjaan anda ini”

“Anda salah,” jawabnya, “Dulu saya bekerja di Corporate America (Perlu diketahui ini adalah sebuah perusahaan besar di Amerika). Tetapi saya merasa letih karena berapa pun kerasnya usaha untuk menjadi yang terbaik dalam perusahaan itu, ternyata tidak pernah memuaskan hati saya. Kemudian saya memutuskan untuk menemukan sebuah langkah dalam kehidupan saya dimana saya bisa merasa bangga dan puas karena mampu menjadi diri saya yang terbaik.”

“Saya tahu,” lanjutnya, “Saya takkan pernah bisa menjadi seorang ilmuwan roket, tetapi saya suka sekali mengendarai mobil dan memberikan pelayanan pada orang lain. Saya ingin merasa bahwa saya telah melakukan pekerjaan yang terbaik setiap harinya. Lalu, saya merenungi apa yang jadi kelebihan diri saya, dan wham.. saya menjadi seorang sopir taxi.”

“Satu hal yang saya yakini, supaya saya meraih keberhasilan dalam usaha saya ini, saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang saya. Tetapi agar bisnis saya ini menjadi luar biasa, saya harus melebihi harapan penumpang saya. Tentu saja saya ingin meraih hasil yang luar biasa, ketimbang yang biasa-biasa saja.”

Waw, ini adalah sebuah pelajaran nyata yang luar biasa. Menurut anda, apakah saya memberinya tip yang besar atas pelayanan yang diberikannya? Anda salah! Keluarnya dia adalah kerugian bagi CorporateAmerica, tetapi teman perjalanan yang baik.

Kata kata bijak motivasi kali ini

Bahagia bukanlah disebabkan oleh penghasilan dan jabatan tinggi, namun bahagia adalah karena suatu hal yang kita merasa bangga dan puas telah melakukannya (

Jika ingin usaha berhasil, penuhi kebutuhan customer. Jika ingin usaha luar biasa, lebihi apa yang menjadi harapan customer.

Sumber: Milis Archive
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 11:56:00 AM   0 comments
Monday, February 07, 2011
Kekuatan Fokus
"Jika dapat memusatkan dan menyatukan semua kekuatan di satu tempat, sementara musuh terpencar di sepuluh tempat yang berbeda, maka kita dapat menggunakan seluruh kekuatan untuk melawan sepersepuluh pasukan." Ucapan Sun Tzu yang terkenal ini menunjukkan pentingnya fokus dalam berperang.

Saat ini kita memang tidak dalam suasana perang. Tetapi dalam keseharian kita sebenarnya berperang dalam bentuk yang berbeda. Lihat saja dalam berbisnis, banyak orang yang menerapkan filosofi perang Sun Tzu karena berbisnis ibarat berperang dalam format lain. "Musuh" kita adalah para pesaing kita. Jika kita kalah berkompetisi maka usaha kita bisa gagal.


Di manakah fokus bisa dilakukan? Kita bisa fokus pada sebuah nilai tambah yang ada pada produk kita, dan kemudian memaksimalkannya sebagai kekuatan unggulan. Dengan cara ini produk kita akan menjadi pemenang dalam persaingan. Contoh paling nyata dan aktual bisa kita lihat dari maraknya smartphone merek BlackBerry (BB). BB sebenarnya masuk ke pasar smartphone yang sudah sesak. Tapi BB menggebrak pasar dengan inovasi yaitu komunikasi pesan pendek - semacam SMS - yang tak berbayar antar-BB. Terbukti gebrakan BB berhasil hingga menguasai pasar di beberapa negara termasuk di Indonesia.

Fokus juga bisa dilakukan pada bagian kehidupan lain selain bisnis, seperti berkarier, olahraga, dan sebagainya, agar kita mendapat prestasi lebih baik.

Netter yang Luar Biasa!!

Tadi pagi saya membahas tema "Kekuatan Fokus" saat talkshow di Radio Sonora. Cerita yang saya ambil, mengenai seorang raja bijak lanjut usia yang berkeinginan turun tahta dan mewariskan kerajaannya pada salah satu dari tiga anaknya. Tentu saja ia harus melakukan seleksi mana dari mereka yang pantas menduduki tahta. Bahwa ia kemudian memilih sang bungsu, karena setelah melalui satu ujian, sang bungsu itulah yang punya kemampuan bekerja dengan fokus.

Kisah sang raja di atas menunjukkan betapa kekuatan fokus sangat diperlukan untuk mencapai hal yang kita inginkan. Sebab, dengan memiliki fokus terhadap apa pun yang akan kita kerjakan, maka tubuh dan pikiran kita akan tercurah pada satu titik untuk memaksimalkan hasil yang ingin dicapai.

Karena itu, mari fokuskan pikiran pada hasil terbaik yang kita impikan. Dan lakukan tindakan serta segera melangkah menuju titik utama dari fokus tersebut. Makin cepat kita melangkah, makin cepat kita menuju titik sasaran, serta makin dekat pada impian kita.

Salam sukses, luar biasa!!

Andrie Wongso
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 8:20:00 PM   0 comments
Friday, February 04, 2011
Pensiun Muda Melalui Bisnis
Pensiun muda, yang penting dalam bisnis dan anda ingin pensiun muda. Model bisnis ini yang dikatakan Robert Kiyosaki, bukan berapa banyak. Tetapi yang penting seberapa cepat. Contohnya sewaktu saya ngajar di Jepang untuk nasabah City Goal, yang punya USD 1.000.000 keatas tabungannya lalu di bayari oleh City Bank dan Robert Kiyosaki ngajar disana.


Ada dua ratus orang waktu itu yang organiser nya. Tanya nanti si Robert Kiyosaki. Mau ngajar apa? Itu yang di ajar sudah kaya – kaya benar, salah satu yang di ajar dia ngomong gini, anda seneng mana punya penghasilan 100.000 US atau 10.000 US? kalau bisa dua – duanya, itu sudah ikut seminar saya. Tetapi begini ketika mereka ngomong Robert saya pilih 100.000 US, “you not get the idea” pantesan kamu miskin! 1.000.000 US di anggap miskin. Robert Kiyosaki keras sekali kalau mengajar terkadang bentak orang. pantesan kamu malas dan pantesan uang kamu di taruh di City Bank. Bunganya 0,1 persen tidak di kasih bunga juga mau, celaka besok tidak mau nabung lagi. Kamu ini bukan berapa besar, tapi seberapa cepat.

Percuma kalau kamu punya duit 100.000 US, dapetnya 50 tahun. Lebih baik 10.000 US permenit, anda selalu tanya berapa cepat kita bisa menghasilkan, dan bisa sampai lebih cepat anda baru bisa pensiun! Kalau anda tidak waspada tentang waktu anda tidak bisa sukses.

Action Plan :
1. Umur berapa Anda ingin pensiun?
2. Bagaimana Model bisnis Anda?
3. Seberapa cepat?

Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Anda bisa mendapatkannya di sini : TDW Mastery University,


Sumber: Tung Dengsem University
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 4:50:00 PM   0 comments
Thursday, February 03, 2011
Optimisme Hidup
Bob Butler kehilangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahlawan perang. Dua puluh tahun kemudian, ia sekali lagi membuktikan kepahlawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.

Pada suatu hari dalam musim panas, Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona, AS. Tiba-tiba, ia mendengar jeritan seorang wanita dari salah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu belakang. Maka, veteran itu keluar dari kursinya dan merangkak tanpa peduli debu dan semak yang harus dilewati.


"Aku harus sampai ke sana. Tak peduli bagaimanapun sulitnya," ucapnya dalam hati.

Ketika Butler tiba di rumah itu, ia tahu bahwa jeritan tersebut datang dari arah kolam. Di sana, seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahun sedang terbenam di dalamnya. Anak itu lahir tanpa lengan sehingga ketika ia jatuh ke dalam kolam, ia tidak dapat berenang. Sang ibu hanya bisa berdiri mematung sambil menangisi putri kecilnya. Butler langsung menceburkan diri dan menyelam ke dalam dasar kolam lalu membawanya naik. Wajah anak bernama Stephanie itu sudah membiru, denyut nadinya tidak terasa dan tidak bernapas.

Butler segera berusaha melakukan pernapasan buatan untuk menghidupkannya kembali sementara ibunya menghubungi pemadam kebakaran melalui telepon. Ia diberi tahu bahwa petugas kesehatan kebetulan sedang bertugas di tempat lain. Dengan putus asa, ia terisak-isak sambil memeluk pundak Butler.

Sementara terus melakukan pernapasan buatan, Butler dengan tenang meyakinkan sang ibu bahwa Stephanie akan selamat. "Jangan cemas," katanya. "Saya menjadi tangannya untuk keluar dari kolam itu. Ia akan baik-baik saja. Sekarang, saya akan menjadi paru-parunya. Bila bersama-sama, kita pasti bisa."

Beberapa saat kemudian, anak kecil itu mulai terbatuk-batuk, sadar kembali, dan mulai menangis. Ketika mereka saling berpelukan dan bergembira bersama-sama, sang ibu bertanya kepada Butler tentang bagaimana ia yakin bahwa anaknya akan selamat.

"Ketika kaki saya remuk terkena ledakan di Vietnam, saya sedang sendirian di sebuah ladang," ceritanya kepada perempuan itu. "Tidak ada orang lain di sekitar situ yang bisa menolong, kecuali seorang gadis Vietnam yang masih kecil. Sambil berjuang menyeretku ke desa, gadis itu berbisik dalam bahasa Inggris patah-patah, 'Tidak apa-apa. Anda akan hidup. Saya akan menjadi kaki Anda. Bersama-sama, kita pasti bisa.'"

"Ini kesempatan bagi saya untuk membalas yang pernah saya terima," katanya kepada ibu Stephanie.

Sahabat inspirasi yang Luar Biasa,

Saya sangat menyukai pernyataan bahwa "manusia adalah makhluk sosial". Karena sehebat apapun kita, saya yakin akan lebih hebat saat kita bekerja bersama-sama. Mungkin seorang pemain hebat mampu untuk memenangkan permainan seorang diri, tetapi untuk memenangkan sebuah kejuaraan itu adalah kerja sebuah tim.

Ingatlah kita tidak pernah sendiri dalam hidup ini. Kita selalu memiliki teman yang selalu ada dan siap membantu kita. Terlebih lagi kita memiliki Tuhan yang Maha Kuasa, jangan pernah lupakan kehadiranNya dalam setiap sisi kehidupan kita.


Bersama kita BISA!

Salam sukses Luar Biasa!

Dedi Hendriyanto
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 12:53:00 PM   0 comments
Beranie Gagal Januari 2011 Versi PDF Sudah Ada
Hi para pembaca setia blog Beranie Gagal!

Sekarang sudah tersedia Blog Beranie Gagal Januari 2011 versi PDF (offline). Silahkan download filenya di sebelah kanan pada bagian E-book Beranie Gagal > Arsip 2011.


Jadi anda bisa membaca blog Beranie Gagal tanpa harus online ke internet...menyenangkan bukan?!

Selamat Membaca!

Salam sukses!

Ryan - Dody
Founder & Moderator Beranie Gagal
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 2:18:00 AM   0 comments
Wednesday, February 02, 2011
Permennya Lupa Dimakan
Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah permen lolipop. Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama.

Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa. Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan mereka.


Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bisa diambil. Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut. Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak didepannya. Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas karungnya. Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya.

Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. Dia melihat gerbang bertuliskan "Selamat Jalan". Itulah batas akhir lembah permen lolipop. Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar. Lelaki itu bertanya kepada Bob, "Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah permen-permennya lezat? Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat." Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat lelah dan kehilangan tenaga. Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak permen lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya. Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu, "Permennya saya lupa makan!"

Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. "Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah sangat jauh di depan saya." "Kenapa kamu memanggil saya?" tanya Bob. "Saya ingin mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama. Rasanya lezat sekali. Juga saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!" Bib bercerita panjang lebar kepada Bob. "Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama." Bib menambahkan.

Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah. Ia terlalu sibuk mengumpulkan permen-permen itu. Tapi pun ia sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu untuk menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.

Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal dan ia bergumam kepada dirinya sendiri, "Perjalanan ini bukan tentang berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan. Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia." Ia pun berkata dalam hati, "Waktu tidak bisa diputar kembali." Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali perjalanannya.

Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita lewati begitu saja. Kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati kebahagiaan hidup. Kita menjadi Bob di lembah permen lolipop yang sibuk mengumpulkan permen tapi lupa untuk menikmatinya dan menjadi bahagia.

Pernahkan Anda bertanya kapan waktunya untuk merasakan bahagia? Jika saya tanyakan pertanyaan tersebut kepada para klien saya, biasanya mereka menjawab, "Saya akan bahagia nanti... nanti pada waktu saya sudah menikah... nanti pada waktu saya memiliki rumah sendiri... nanti pada saat suami saya lebih mencintai saya... nanti pada saat saya telah meraih semua impian saya... nanti pada saat penghasilan sudah sangat besar... "

Pemikiran ‘nanti' itu membuat kita bekerja sangat keras di saat ‘sekarang'. Semuanya itu supaya kita bisa mencapai apa yang kita konsepkan tentang masa ‘nanti' bahagia. Terkadang jika saya renungkan hal tersebut, ternyata kita telah mengorbankan begitu banyak hal dalam hidup ini untuk masa ‘nanti' bahagia. Ritme kehidupan kita menjadi sangat cepat tapi rasanya tidak pernah sampai di masa ‘nanti' bahagia itu. Ritme hidup yang sangat cepat... target-target tinggi yang harus kita capai, yang anehnya kita sendirilah yang membuat semua target itu... tetap semuanya itu tidak pernah terasa memuaskan dan membahagiakan.

Uniknya, pada saat kita memelankan ritme kehidupan kita; pada saat kita duduk menikmati keindahan pohon bonsai di beranda depan, pada saat kita mendengarkan cerita lucu anak-anak kita, pada saat makan malam bersama keluarga, pada saat kita duduk bermeditasi atau pada saat membagikan beras dalam acara bakti sosial tanggap banjir; terasa hidup menjadi lebih indah.

Jika saja kita mau memelankan ritme hidup kita dengan penuh kesadaran; memelankan ritme makan kita, memelankan ritme jalan kita dan menyadari setiap gerak tubuh kita, berhenti sejenak dan memperhatikan tawa indah anak-anak bahkan menyadari setiap hembusan nafas maka kita akan menyadari begitu banyak detil kehidupan yang begitu indah dan bisa disyukuri. Kita akan merasakan ritme yang berbeda dari kehidupan yang ternyata jauh lebih damai dan tenang. Dan pada akhirnya akan membawa kita menjadi lebih bahagia dan bersyukur seperti Bib yang melewati perjalanannya di lembah permen lolipop.

Penulis : nathalia sunaidi
Selengkapnya...
posted by Ryan - Dodi @ 9:34:00 AM   0 comments

©2006- Beranie Gagal


Inilah Kami


Nama: Ryan - Dodi
Kota: Depok, Jawa Barat, Indonesia
Tentang Kami:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hi Succesor call Us Dodi dan Ryan, Kami Berdua adalah salah satu dari kalian semua yang datang kesini. Kami hanyalah pejuang-pejuang yang mencoba untuk mewujudkan satu persatu cita-cita kami mejadi kenyataan. Sudah lama kami sangat menyenangi artikel-artikel motivasi yang akan dan selalu membuat kami optimis dan bahagia dalam menapaki satu persatu anak-anak tangga yang akan mengantarkan kami ke dalam dunia kesuksesan. Untuk itu kami sangat berharap kebahagian kami ini dapat kami bagi kepada teman-teman semua dengan meramu blog ini menjadi semacam arena rekreasi soul and mind teman-teman semua, sehingga setiap kali teman-teman keluar dari blog ini maka akan ada semangat baru yang mengiringi langkah teman-teman dalam menjalani kehidupan.

Satu kalimat yang selalu kami usung :

"Kesuksesan itu bukan hanya dari banyaknya harta akan tetapi berapa banyak yang telah kita lakukan untuk mencapai kesuksesan"

Salam sukses dari kami!

Walaikumsalam Wr Wb.

Lihat profil lengkap kami

Online





Sekarang jam berapa ya?

Artikel sebelumnya

Arsip artikel

Cari Artikel @ Beranie Gagal





 Berlangganan Artikel @
 Beranie Gagal

Masukkan email anda di sini, bila ada postingan baru di blog kami otomatis akan ke kirim ke email anda :


E-book Beranie Gagal

Download Beranie Gagal
Versi PDF


Situs Mitra

Shout it out!




Help us to spread the world





Silahkan copy & paste kode banner di dalam box untuk di pasang di website atau blog anda
Terms
  • Boleh mengutip tulisan-tulisan dari blog kami, asal disebutkan sumbernya.
  • Dipersilahkan bagi yang hendak me-link blog kami. Tak perlu minta ijin. Justru kami akan berterima kasih.

Visitor since 18 Desember 2006

Web Counter
Web Counter

Statistics