Beranie Gagal Commercial

Aqiqah Saung Domba | Praktis Amanah Santun Sedap











Banner Animasi 250x250



Banner 250x250






Cara Pasang Banner

Donasikan Blog Ini
Beranie Gagal Award
 
Beranie Gagal Partners













Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami bila ada saran, kritik, pertanyaan, ingin kirim artikel ataupun tukeran link

Nama
Email
Judul
Pesan

Quote's Of The Day


Visitor since 18 Desember 2006

Web Counter
Web Counter

Statistics




   


Wednesday, March 31, 2010
Tidak Mengeluh "Ternyata" Lebih Baik
MENGELUH, sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita ucapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.

Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing, seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh dialah yang paling hebat.

"Bos gue kelewatan masa udah jam 6, gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue nginep di kantor!"

"Kerjaan gue ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan "job-des" gue"

"Anak buah gue memang bego, disuruh apa-apa salah melulu".

Mungkin kita semua pun melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya.

Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya.

Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang, hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.

Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri.

Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan. Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh Atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi atau paling tidak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru.

Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.

Mari Belajar:

1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri.

2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.

3. Anggaplah masalah besar adalah tanda Tuhan berkehendak menguji Anda untuk naik tingkat ke level yang lebih baik (kematangan, kedewasaan, dll.)

4. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali.

"Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."


Semoga Semua Hidup Berbahagia

Paul Tandi
posted by Ryan - Dodi @ 11:16:00 AM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 

©2006- Beranie Gagal


Inilah Kami


Nama: Ryan - Dodi
Kota: Depok, Jawa Barat, Indonesia
Tentang Kami:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hi Succesor call Us Dodi dan Ryan, Kami Berdua adalah salah satu dari kalian semua yang datang kesini. Kami hanyalah pejuang-pejuang yang mencoba untuk mewujudkan satu persatu cita-cita kami mejadi kenyataan. Sudah lama kami sangat menyenangi artikel-artikel motivasi yang akan dan selalu membuat kami optimis dan bahagia dalam menapaki satu persatu anak-anak tangga yang akan mengantarkan kami ke dalam dunia kesuksesan. Untuk itu kami sangat berharap kebahagian kami ini dapat kami bagi kepada teman-teman semua dengan meramu blog ini menjadi semacam arena rekreasi soul and mind teman-teman semua, sehingga setiap kali teman-teman keluar dari blog ini maka akan ada semangat baru yang mengiringi langkah teman-teman dalam menjalani kehidupan.

Satu kalimat yang selalu kami usung :

"Kesuksesan itu bukan hanya dari banyaknya harta akan tetapi berapa banyak yang telah kita lakukan untuk mencapai kesuksesan"

Salam sukses dari kami!

Walaikumsalam Wr Wb.

Lihat profil lengkap kami

Online






Sekarang jam berapa ya?

Artikel sebelumnya

Arsip artikel

Cari Artikel @ Beranie Gagal





 Berlangganan Artikel @
 Beranie Gagal

Masukkan email anda di sini, bila ada postingan baru di blog kami otomatis akan ke kirim ke email anda :


 Daftar Lewat RSS
E-book Beranie Gagal

Download Beranie Gagal
Versi PDF



Situs Mitra

Shout it out!




Help us to spread the world





Silahkan copy & paste kode banner di dalam box untuk di pasang di website atau blog anda
Terms
  • Boleh mengutip tulisan-tulisan dari blog kami, asal disebutkan sumbernya.
  • Dipersilahkan bagi yang hendak me-link blog kami. Tak perlu minta ijin. Justru kami akan berterima kasih.