Beranie Gagal Commercial

Aqiqah Saung Domba | Praktis Amanah Santun Sedap











Banner Animasi 250x250



Banner 250x250






Cara Pasang Banner

Donasikan Blog Ini
Beranie Gagal Award
 
Beranie Gagal Partners













Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami bila ada saran, kritik, pertanyaan, ingin kirim artikel ataupun tukeran link

Nama
Email
Judul
Pesan

Quote's Of The Day


Visitor since 18 Desember 2006

Web Counter
Web Counter

Statistics




   


Monday, March 29, 2010
Jika Saja Aku Memaknainya Sebagai Tantangan
Dear Prens, apa kabar dikau? Pastinya dengan membaca ini, dikau adalah manusia istimewa yang terus memompa semangat untuk mengejar impian dan cita-cita. Semoga hari demi hari, dikau makin mendekat kepada keduanya.

Berikut ini adalah sebuah cerita metafora yang inspiratif, yang bisa dikau jadikan sebagai penyemangat hari-harimu. Semoga bermanfaat.

Masyarakat Jepang, dikenal sangat menyukai ikan. Ikan segar tepatnya. Ikan adalah menu makanan mereka sehari-hari. Dengan fenomena ini, maka para pelautnya terus membuat kapal penangkap ikan yang makin besar dan makin besar lagi, sehingga mereka bisa berlayar makin jauh dan makin jauh lagi untuk menangkap ikan.

Semakin jauh para nelayan itu pergi, semakin lama pula perjalanan kembali untuk membawa ikan pulang ke kampung halaman. Jika perjalanan itu melebihi batas waktu yang normal, maka ikan-ikan yang mereka bawa pulang, akan sampai ke konsumen dalam keadaan sudah tidak segar lagi.

Dengan pengalaman yang mungkin ribuan tahun, masyarakat Jepang sangat peka dan pandai dalam membedakan mana ikan yang masih segar dan mana ikan yang sudah layu. Dan sebagaimana kita pada umumnya, mereka juga tidak menyukai ikan yang sudah tidak segar lagi.

Menghadapi masalah ini, para nelayan dan perusahaan perikanan memasang freezer (mesin pembeku) di kapal-kapal mereka. Dengan kemajuan ini, mereka bisa berlayar dan menangkap ikan di tempat-tempat yang lebih jauh lagi, dan bisa membawa pulang ikan dalam keadaan tetap segar.

Namun ternyata, masyarakat Jepang memang benar-benar piawai dalam soal cita rasa ikan. Tetap saja, mereka bisa membedakan mana ikan yang dibekukan dan mana ikan yang benar-benar masih segar.

Apa yang dilakukan oleh nelayan dan perusahaan perikanan, menyikapi fenomena yang berdampak pada turunnya harga ikan mereka ini?

Mereka kemudian memasang tangki-tangki penampung ikan di kapal-kapal mereka. Mereka menangkap ikan dari tempat yang jauh, menyimpannya di dalam tangki, dan kemudian membawanya pulang ke kampung halaman dalam keadaan tetap hidup.

Solusi menggembirakan ini ternyata tidak bertahan lama. Orang kampung halaman ternyata masih bisa merasakan bahwa ikan-ikan yang mereka bawa pulang tetap berbeda dan kurang segar dibandingkan dengan ikan-ikan yang baru saja ditangkap. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ikan-ikan yang mereka tangkap dan cemplungkan ke dalam tangki penampung, ternyata menjadi lebih banyak diam tak berapa lama setelah berada di dalam tangki. Dan ikan-ikan ini, bisa berhari-hari pasif tanpa gerakan lincah sebagaimana yang biasa mereka kerjakan di laut lepas. Ikan-ikan itu memang tetap hidup sampai di kampung halaman, tapi entah mengapa masyarakat konsumen tetap bisa membedakannya dari ikan yang benar-benar segar. Diam dan lebih pasif ini, ternyata membuat ikan-ikan itu kehilangan kesegarannya.

Lantas, bagaimana lagi para nelayan dan perusahaan perikanan menyikapi persoalan ini? Berbagai solusi profesional dan hi-tech yang ditawarkan, ternyata berbiaya tinggi alias mahal. Dan ternyata, solusi terbaiknya muncul dari fenomena alam sendiri.

Para nelayan dan perusahaan perikanan menceburkan seekor ikan hiu pemangsa ke dalam setiap tangki hasil tangkapan mereka. Beberapa ikan akan benar-benar menjadi mangsa sang hiu. Tapi ada lebih banyak ikan yang berhasil bertahan hidup, dengan struggle dan tetap bergerak lincah!

Setelah menempuh perjalanan yang lama, ikan-ikan itu akhirnya sampai di kampung halaman. Tapi kali ini, masyarakat di kampung halaman benar-benar puas, karena ikan hasil tangkapan mereka benar-benar terasa segar, persis seperti ikan yang baru saja diambil dari laut lepas.

Ya Prens, tantanganlah yang bisa memberi hasil paling baik. Hasil terbaik akan bisa dikau capai, hanya jika dikau benar-benar menyambut tantangan. Tantanganlah yang sesungguhnya membuat dikau tetap bergerak. Dan tetap bergerak adalah tanda bahwa dikau benar-benar hidup. Hukum alam ciptaan Tuhan telah menentukan, bahwa mereka yang hidup dan bergeraklah yang pantas untuk hasil yang lebih baik. Mereka yang hidup dan bergeraklah yang akan mendapatkan hasil yang paling baik.

Prens, jika dikau sedang dirundung masalah, terkendala atau terhambat oleh situasi dan keadaan, sedang kekurangan atau menghadapi berbagai persoalan, dihadapkan pada problem-problem pelik kehidupan, atau merasa tak kunjung jua berhasil mencapai apa yang dikau inginkan; bisakah dikau, maukah dikau, menyikapinya dan menyambutnya sebagai tantangan?

Sumber: Tips for success.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://www.motivasi-komunikasi-leadership.co.cc
http://www.facebook.com/pages/Motivasi-Komunikasi-Leadership/196571006305
posted by Ryan - Dodi @ 9:51:00 AM  
1 Comments:
Post a Comment
<< Home
 

©2006- Beranie Gagal


Inilah Kami


Nama: Ryan - Dodi
Kota: Depok, Jawa Barat, Indonesia
Tentang Kami:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hi Succesor call Us Dodi dan Ryan, Kami Berdua adalah salah satu dari kalian semua yang datang kesini. Kami hanyalah pejuang-pejuang yang mencoba untuk mewujudkan satu persatu cita-cita kami mejadi kenyataan. Sudah lama kami sangat menyenangi artikel-artikel motivasi yang akan dan selalu membuat kami optimis dan bahagia dalam menapaki satu persatu anak-anak tangga yang akan mengantarkan kami ke dalam dunia kesuksesan. Untuk itu kami sangat berharap kebahagian kami ini dapat kami bagi kepada teman-teman semua dengan meramu blog ini menjadi semacam arena rekreasi soul and mind teman-teman semua, sehingga setiap kali teman-teman keluar dari blog ini maka akan ada semangat baru yang mengiringi langkah teman-teman dalam menjalani kehidupan.

Satu kalimat yang selalu kami usung :

"Kesuksesan itu bukan hanya dari banyaknya harta akan tetapi berapa banyak yang telah kita lakukan untuk mencapai kesuksesan"

Salam sukses dari kami!

Walaikumsalam Wr Wb.

Lihat profil lengkap kami

Online






Sekarang jam berapa ya?

Artikel sebelumnya

Arsip artikel

Cari Artikel @ Beranie Gagal





 Berlangganan Artikel @
 Beranie Gagal

Masukkan email anda di sini, bila ada postingan baru di blog kami otomatis akan ke kirim ke email anda :


 Daftar Lewat RSS
E-book Beranie Gagal

Download Beranie Gagal
Versi PDF



Situs Mitra

Shout it out!




Help us to spread the world





Silahkan copy & paste kode banner di dalam box untuk di pasang di website atau blog anda
Terms
  • Boleh mengutip tulisan-tulisan dari blog kami, asal disebutkan sumbernya.
  • Dipersilahkan bagi yang hendak me-link blog kami. Tak perlu minta ijin. Justru kami akan berterima kasih.