Beranie Gagal Commercial

Aqiqah Saung Domba | Praktis Amanah Santun Sedap











Banner Animasi 250x250



Banner 250x250






Cara Pasang Banner

Donasikan Blog Ini
Beranie Gagal Award
 
Beranie Gagal Partners













Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami bila ada saran, kritik, pertanyaan, ingin kirim artikel ataupun tukeran link

Nama
Email
Judul
Pesan

Quote's Of The Day


Visitor since 18 Desember 2006

Web Counter
Web Counter

Statistics




   


Friday, January 08, 2010
Menikmati Permasalahan Hidup
"Kalau orang mengetahui menikmati permasalahan hidup itu enak,
pasti apa pun masalahnya, tetap bahagia".

Namun banyak orang susah dalam menikmati hidup. Apalagi dalam keadaan bermasalah; menjadi sulit makan, sulit tidur, sehingga penyakit berdatangan. Apa saja yang dilakukan, selalu bermasalah. Selagi hidup miskin mengeluh, begitu pun ketika kita telah memiliki segalanya, masih juga dikeluhkan.

Memang manusia itu tak pernah sepi dari masalah, siapapun orangnya. Orang kaya atau miskin, pejabat atau rakyat biasa, lelaki atau perempuan, pegawai atau pengusaha, pasti masalah selalu menghampiri. Hakim mempunyai masalah ketika harus memutuskan permasalahan berat, apalagi yang diadili saudara sendiri; orang tua mempunyai masalah, ketika tak ada uang saat menyekolahkan anak; guru pusing ketika anggaran pendidikan tak memadai; kita sendiri bermasalah, ketika tak mampu menghidupi keluarga, minimal dalam penyediaan makan sehari-hari atau masalah lain yang datang silih berganti.

Sehingga, masalah itu terus ada. Namun yang membedakan, adalah cara orang menghadapi masalah tersebut. Ada yang menganggap masalah merupakan ujian dalam rangka naik kelas. Namun, ada juga yang menganggap masalah sebagai balasan akibat kita tak berbuat baik selama ini. Dan, ada juga yang menganggap masalah sebagai tantangan untuk maju.

Sehingga bagi mereka yang menganggap masalah sebagai hal positif, mereka menyambut permasalahan dengan perbaikan-perbaikan-baik itu perilaku, ilmu pengetahuan, serta mental dalam menghadapi masalah.

Bagi yang berpikir positif, misalnya yang berkaitan dengan masalah kemampuan, mereka akan menghadapinya dengan berusaha meningkatkan ilmu pengetahuan. Ia mulai kuliah lagi, ia mulai belajar lagi, ia mengikuti kursus dan keterampilan. Sedang bagi orang yang bermasalah dalam keberanian, ia mengatasinya dengan mengikuti berbagai acara outbound, serta berbagai kegiatan yang mengandung petualangan serta penguatan mental. Dan bagi orang yang susah berbicara di depan umum, ia ikut kursus MC serta cara tampil menghadapi orang banyak. Sehingga kursus fashion, model, serta kegiatan abang none, ajang putri indonesia dan berbagai kegiatan tampil lainnya menjadi ramai diikuti.

Maka mereka yang semula tampil grogi, selanjutnya malah menikmati. Jika semula tak berani, malah jadi berpetualang, semula takut sama ulat, malah jadi ahli hama penyakit tanaman. Semula takut jenazah, malah jadi ahli forensik. Dan mereka bisa berhasil karena mereka bisa menaklukkan masalah dan selanjutnya menikmati pekerjaan serta kehidupan yang penuh dengan rintangan dan keganasan kehidupan.

Selain itu, bagi mereka yang menikmati, masalah kehidupan menjadi ringan; bagi orang menikmati, masalah bisa berubah menjadi kemajuan. Itulah mengapa dalam bekerja, sering perusahaan mensyaratkan pekerja yang mampu bekerja dalam tekanan.

Karena mereka bisa tahan banting, karena mereka mau menikmati hidup, sehingga segala permasalahan akan disikapi dengan kenikmatan.

Bagi mereka yang bisa berperilaku begitu, ketika berkunjung ke rumah orang, yang sempit dan di gang sempit, akan terasa enak, lega, tak ada beban. Ketika kita menghadapi panas, kedinginan, kesumpekan..., kita akan menikmati itu. Nah dengan menikmati, rasa panas, rasa sakit, rasa sumpek, stres akan berkurang. Akhirnya kita menjadi terbiasa. Selanjutnya, masalah akan hilang dengan sendirinya.

Saya pernah diundang seorang teman yang akan berangkat naik haji. Ia tinggal di lorong sempit. Namun banyak undangan datang ke tempat itu, dari yang bergelar kiai, sampai rakyat biasa berbaur. Suasana sempit dan berdesakan begitu dinikmati, terasa enak. Kita bersatu dan merasa bahagia melihat teman yang bisa berangkat ke tanah suci, meskipun datang dari gang sempit.

Apapun masalahnya, ketika dinikmati, menjadi nikmat. Makan dengan apa adanya, bahkan hanya dengan garam dan minyak jelantah sisa penggorengan, bisa terasa nikmat. Sebaliknya, bagi mereka yang punya berbagai makanan namun hatinya gundah dan penuh dengan masalah, makanan yang tersedia menjadi tidak nikmat.

Dengan demikian, kalahkan permasalahan dengan cara dibalik, yaitu menikmati masalah. Setidaknya akan mengurangi masalah itu sendiri, bahkan masalah akan hilang dengan sendirinya.

Bayangkan, ketika tentara berlatih naik gunung turun gunung sambil membawa beban perbekalan! Kalau mereka tidak menikmati, apa jadinya? Yang ada, malah muntah-muntah atau uring-uringan kepada pelatihnya. Akan tetapi ketika mereka menikmati latihan, tenaga tambahan mendukung mereka, sehingga latihan menjadi gembira.

Mari, nikmati hidup ini. Meskipun keadaan Anda susah, dengan merasakan dan menikmati, kesusahan akan hilang, badai pasti berlalu, hujan pun ada bisa berhenti! Dan pada saat tertentu, keadaan bisa berbalik menjadi kegembiraan. Keadaan sakit menjadi sehat, prajurit jadi komandan, olahragawan jadi juara, guru jadi kepala sekolah, orang biasa jadi insinyur dan juga kebahagiaan lainnya. Intinya, kita mampu menikmati kehidupan, meskipun penuh masalah.

Gagan Gartika adalah Praktisi Silaturahmi Marketing (Simark), Pengusaha di bidang Forwarding, Transportasi dan Pengurusan Jasa Kepabeanan pada PT. Kumaitu Cargo dan PT. Penata Logistic. Ia pemilik Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Bisnis (LPPB) Sinergi Indonesia. Pendidikan terakhir, S2 Manajemen dari Ibii. Untuk bidang pengajaran, ia mengabdi sebagai Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti, Jakarta.

Gagan bisa dihubungi via e-mail: : gagan@kumaitucargo.co.id

posted by Ryan - Dodi @ 6:21:00 AM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 

©2006- Beranie Gagal


Inilah Kami


Nama: Ryan - Dodi
Kota: Depok, Jawa Barat, Indonesia
Tentang Kami:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hi Succesor call Us Dodi dan Ryan, Kami Berdua adalah salah satu dari kalian semua yang datang kesini. Kami hanyalah pejuang-pejuang yang mencoba untuk mewujudkan satu persatu cita-cita kami mejadi kenyataan. Sudah lama kami sangat menyenangi artikel-artikel motivasi yang akan dan selalu membuat kami optimis dan bahagia dalam menapaki satu persatu anak-anak tangga yang akan mengantarkan kami ke dalam dunia kesuksesan. Untuk itu kami sangat berharap kebahagian kami ini dapat kami bagi kepada teman-teman semua dengan meramu blog ini menjadi semacam arena rekreasi soul and mind teman-teman semua, sehingga setiap kali teman-teman keluar dari blog ini maka akan ada semangat baru yang mengiringi langkah teman-teman dalam menjalani kehidupan.

Satu kalimat yang selalu kami usung :

"Kesuksesan itu bukan hanya dari banyaknya harta akan tetapi berapa banyak yang telah kita lakukan untuk mencapai kesuksesan"

Salam sukses dari kami!

Walaikumsalam Wr Wb.

Lihat profil lengkap kami

Online






Sekarang jam berapa ya?

Artikel sebelumnya

Arsip artikel

Cari Artikel @ Beranie Gagal





 Berlangganan Artikel @
 Beranie Gagal

Masukkan email anda di sini, bila ada postingan baru di blog kami otomatis akan ke kirim ke email anda :


 Daftar Lewat RSS
E-book Beranie Gagal

Download Beranie Gagal
Versi PDF



Situs Mitra

Shout it out!




Help us to spread the world





Silahkan copy & paste kode banner di dalam box untuk di pasang di website atau blog anda
Terms
  • Boleh mengutip tulisan-tulisan dari blog kami, asal disebutkan sumbernya.
  • Dipersilahkan bagi yang hendak me-link blog kami. Tak perlu minta ijin. Justru kami akan berterima kasih.